
" Swusshh...." Xu Tian terus bergerak bergerak dengan cepat membunuh pasukan bangsa iblis dan pasukan aliansi aliran hitam.
" Dhuaaarrrr...."
" Dhuaaarrrr...."
Suara ledakan terus terdengar di tempat tersebut, membuat pertempuran sangat mencekam.
Kehadiran Xu Tian sendiri menarik perhatian pasukan lawan, mereka mencoba mencari tahu sosok yang dengan mudahnya membunuh pasukan mereka.
" Siapa dia sebenarnya? Aku bahkan tidak dapat mengikuti pergerakannya sedikit pun." Ucap salah satu tetua aliran hitam.
" Sebaiknya kita bergerak mundur, atau kita akan bernasib sama seperti mereka." Ucap tetua yang lainnya menimpali dengan wajah ketakutan.
" Jika begitu, kita akan segera pergi sekarang!" Ucap tetua lainnya yang bersiap pergi meninggalkan pertempuran.
Namun, tiba-tiba sebuah serangan tapak keemasan muncul dari kehampaan melesat dengan tajam ke arah mereka.
" Booms...." Ledakan keras terjadi, terlihat lima tetua yang terlempar memuntahkan darah segar.
" Kalian terlalu percaya diri, berfikir ingin meninggalkan pertempuran tanpa kehilangan nyawa? Sepertinya itu semua tidak akan terjadi!" Ucap sebuah suara pemuda, hingga cahaya putih yang cukup menyilaukan muncul di hadapan mereka.
" Swusshh..." Cahaya itu menghilang bersamaan dengan terlihat nya seorang pemuda yang berdiri dengan penuh senyum yang terpancar di wajahnya.
" Siapa kau?" Tanya tetua aliran hitam dengan waspada.
" Dewa Yama! Ya, aku Dewa kematian untuk kalian semua!" Ucap Xu Tian dengan tersenyum tipis, lalu menghilang dari tempatnya.
" Plakkkk...."
" Plakkkk..."
Suara tamparan terdengar sangat nyaring, dengan tetua-tetua aliran hitam yang terlempar satu persatu.
Xu Tian bergerak dengan cepat menampar wajah para tetua aliran hitam.
" Arghhh.....!" Teriak salah satu tetua aliran hitam dengan marah.
" Jangan pernah mengeluarkan suara!" Ucap Xu Tian yang tiba-tiba muncul di sampingnya, dengan cepat dia mematahkan tangan kanan tetua tersebut.
" Arghhh...!" Teriak tetua itu sekali lagi.
" Sudah aku katakan untuk tidak mengeluarkan suara!" Ucap Xu Tian dengan mematahkan tangan kirinya.
Tetua tersebut terdiam menahan rasa sakit yang sangat luar biasa.
Xu Tian tersenyum tipis, kemudian menargetkan tetua lainnya.
" Dhuaaarrrr...."
" Dhuaaarrrr...."
Hal yang sama Xu Tian lakukan kepada para tetua aliran hitam. Setiap tetua yang mengeluarkan suara, akan Xu Tian patahkan anggota tubuhnya satu persatu.
Beberapa saat kemudian, terlihat puluhan tetua yang tergeletak di bawah tanah dengan darah yang terus mengalir di tubuhnya.
Xu Tian yang berdiri di hadapannya, melihat mereka dengan tatapan tajam.
" Kalian benar-benar bodoh! Berkerja sama dengan bangsa iblis yang berusaha untuk menguasai Dunia kalian sendiri. Apa kalian berfikir dengan berkerja sama dengan mereka membuat hidup kalian menjadi lebih baik?" Xu Tian dengan pandangan mengitari semua orang.
" Kalian hanya di jadikan boneka oleh mereka! Setelah tujuan mereka berhasil, kalian akan sama-sama mati, atau menjadi budak bangsa iblis itu sendiri!" Lanjut Xu Tian dengan kesal, menatap para tetua aliran hitam itu.
Sedangkan Pasukan bangsa Iblis sendiri telah terbunuh semua, begitu juga dengan pasukan aliansi sekte aliran hitam.
Di barisan paling depan pasukan itu sendiri, berdiri Yuan Qi dan Xu Guang, sedangkan pasukan yang terluka sedang memulihkan diri.
" Tuan muda, mohon maafkan kami. Kami berjanji akan memperbaiki kesalahan yang telah kami lakukan." Ucap salah satu tetua aliran hitam memohon, tetua yang lainnya mengikuti apa yang di lakukan oleh tetua tersebut.
Xu Tian hanya tersenyum menanggapi permohonan ampun dari mereka. Lalu berjalan mendekat ke arah mereka dengan tersenyum ramah.
" Mengaku salah dan mohon maaf, pertanda jiwa ksatria. Berani mengubah kesalahan ke arah yang lebihan baik adalah awal dari perjalanan dalam lembaran baru. Bagi seorang ksatria, gugur dalam pertempuran lebih membahagiakan dari pada mati dalam kenistaan sebagai pengkhianat. Kalian datang ke tempat ini dengan tujuan buruk, maka seharusnya aku memberikan kalian jalan menuju kebenaran agar dapat memperbaiki semuanya. Namun, semua itu tidak akan pernah kau berikan kepada kalian. Lihat dan perhatikan baik-baik mayat dan darah yang berada di atas tanah. Mereka semua adalah orang-orang yang kalian bawa, mereka hanya mengikuti perintah dari sang pemimpinnya. Jika mereka tewas dan tidak mendapatkan pengampunan dariku, begitu juga sebaliknya. Aku akan membawa kalian ke tempat pasukan yang sebelumnya datang bersama kalian." Ucap Xu Tian dengan menatap ke arah mereka.
" Swusshh....." Aura yang sangat mendominasi Xu Tian lepaskan.
" Kalian akan mendapatkan pengampunan dariku, aku akan membunuh kalian tanpa rasa sakit yang akan kalian rasakan kembali."
" Roarrrgghhhh....." Terlihat bayangan Naga yang menggunakan mahkota di atas kepalanya.
Matanya yang tajam, menatap para tetua aliran hitam dengan penuh aura yang mengintimidasi.
Xu Tian mengangkat tangannya ke atas langit, dengan memejamkan mata.
" Aku berdoa, semoga di kehidupan selanjutnya kalian akan mendapatkan takdir baik!"
Dengan perlahan Xu Tian menurunkan tangan yang terbuka ke arah para tetua aliran hitam, hingga beberapa saat kemudian, tiba-tiba energi yang sangat besar menyelimuti tubuh tetua aliran hitam.
" Swusshh...." Tempat itu kembali tenang, bersamaan dengan tubuh para tetua aliran hitam yang menghilang dari tempatnya.
Semua orang yang berada di belakang Xu Tian menatap dengan tidak percaya, mereka benar-benar tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Hingga akhirnya Xu Guang membuyarkan pikiran mereka dengan meminta semua orang membereskan kekacauan yang terjadi setelah berakhirnya pertempuran.
Tanpa menunda waktu lagi, semua orang segera membersihkan bekas pertempuran.
Xu Guang dan Yuan Qin mendekat ke arah Xu Tian.
" Tuan muda.."
" Saudara..."
Ucap mereka berdua, setelah tiba di dekat Xu Tian.
Xu Tian tersenyum ramah menatap keduanya. Lalu melihat ke arah Xu Guang yang juga sedang menatap ke arahnya.
" Xu Guang, bagaimana kabar saudara yang lainnya?" Tanya Xu Tian dengan senyum yang tidak pernah lepas dari wajah tampannya.
" Kabar mereka baik-baik saja. Aku yakin, setelah mereka mengetahui jika saudara telah kembali, mereka akan sangat bahagia." Ucap Xu Guang, kemudian menceritakan secara singkat tentang keadaan saudara, Klan Xu, dan yang paling penting Qing Ling.
Xu Tian terus diam mendengarkan ucapan dari Xu Guang, sedangkan Yuan Qi bergerak agak menjauh dari mereka berdua.
" Saudara, kapan kau akan kembali ke Klan?" Tanya Xu Guang dengan serius.
" Setelah masalah di tempat ini selesai, aku akan segera kembali menuju Klan."
" Lebih baik saudara kembali sekarang juga. Untuk masalah di tempat ini, biar menjadi urusanku bersama yang lainnya. Tetua Bai Luan juga bersama kami."
Xu Tian terdiam sejenak, hingga beberapa saat kemudian menatap ke arah Yuan Qi.
" Baiklah, aku akan segera kembali. Titipkan salamku kepada yang lainnya." Ucap Xu Tian dengan memberikan cincin penyimpanan yang berisi sumber daya.
" Baik saudara, terima kasih."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf Othor semalem ketiduran, jadi baru sempet Up sekarang.