Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Bab 239. Pembicaraan Di Istana Xufelong


Pagi hari.


Sinar matahari mulai menampakkan sinarnya. Terlihat sepasang kekasih yang berada di taman. Sepanjang malam, mereka menikmati kebersamaan untuk melepas rindu di bawah rembulan.


Xu Tian tersenyum menatap wajah Qing Ling yang sedang tertidur di pangkuannya. Di usap wajah cantik kekasihnya dengan penuh kelembutan dan juga kasih sayang.


" Aku tidak mengetahui apa yang kamu lakukan saat aku pergi. Kamu terlihat sangat lelah. Maafkan aku, aku tidak akan mengulangi hal yang sama lagi. Kita akan selalu bersama, berpetualang menjelajahi dunia yang luas ini." Ucap pelan Xu Tian dengan tersenyum, dengan perlahan Xu Tian mencium kening Qing Ling.


Qing Ling yang sedang tertidur, membuka matanya saat merasakan ciuman Xu Tian.


" Gege... apa yang sedang Gege lakukan." Ucap Qing Ling dengan mendorong tubuh Xu Tian.


Terlihat wajahnya yang memerah, secepat mungkin Qing Ling menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Xu Tian yang melihat Qing Ling malu-malu terkekeh kecil.


" Baiklah, segera bersihkan dirimu. Aku akan menemui yang lain untuk membahas beberapa hal yang belum aku ketahui tentang keadaan di Dunia ini." Ucap Xu Tian dengan mengusap rambut Qing Ling.


Qing Ling segera bangkit dari posisinya, tanpa menatap ke arah Xu Tian, dia langsung berlari ke arah di mana kamarnya berada.


Xu Tian sendiri hanya tersenyum sambil menggelangkan kepalanya. Lalu segera menghilang dari tempatnya.


" Swusshh...."


*******


Di aula Istana Xufelong.


Feng Huang dan Long Hei saat ini tengah duduk bersama dengan Kaisar Qing Jiang dan Permaisuri Yan Li Wei.


Tidak la kemudian, datang dua orang wanita anggota Istana Xufelong yang membawakan makanan serta minuman.


Mereka berdua memberikan hormat kepada keempat nya, lalu menghidangkan makan dan minuman di tempat yang sudah di sediakan.


" Kaisar, Permaisuri, Jenderal Huang, Jenderal Hei, kami berdua pamit undur diri." Ucap mereka berdua berpamitan setelah menghidangkan makanan dan minuman.


Mereka berempat menganggukkan kepala dengan tersenyum.


Setelah kepergian kedua wanita anggota Istana Xufelong, mereka berempat segera menyantap hidangan yang ada sembari menunggu Xu Tian dan Qing Ling.


" Apa mereka masih lama?" Tanya Kaisar Qing Jiang di sela menikmati hidangan di atas meja.


Permaisuri Yan Li Wei mencubit Kaisar Qing Jiang dengan tatapan mata yang tajam.


" Oke oke... maafkan aku. Aku tidak terlalu mengerti cara mereka melepas rindu." Ucap Kaisar Qing Jiang dengan menggaruk-garuk belakang kepalanya.


Feng Huang dan Long Hei sendiri hanya tersenyum melihat keduanya.


" Sepertinya tuan muda sebentar lagi akan datang." Ucap Feng Huang yang merasakan aura di taman telah menghilang.


Saat mereka sedang menikmati hidangan yang ada. Pintu aula terbuka, semua orang segera mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk.


Terlihat Xu Tian yang masuk ke dalam ruangan seorang diri.


" Tuan muda,"


" Nak Tian,"


Ucap mereka bersamaan saat melihat Xu Tian berjalan ke arah mereka.


Xu Tian tersenyum. " Salam Kaisar Qing Jiang, Salam Permaisuri Yan Li Wei." Ucap Xu Tian memberikan hormat kepada keduanya.


Kaisar Qing Jiang dan Permaisuri Yan Li Wei saling menatap satu sama lain, lalu tersenyum menatap ke arah Xu Tian.


" Hm... itu..,"


" Hahahaha..." Tawa semua orang pecah saat melihat bagaimana Xu Tian yang terlihat salah tingkah.


" Baiklah, mari duduk nak. Kita sarapan terlebih dulu." Ajak Permaisuri Yan Li Wei mencoba mencairkan suasana.


Xu Tian segera berjalan ke arah bangku kosong, lalu duduk. Mereka semua menikmati makanan dan minuman yang ada tanpa berbicara.


Setelah tiga puluh menit kemudian, mereka telah selesai menyantap hidangan yang ada.


Xu Tian menatap ke arah Feng Huang dan Long Hei secara bergantian.


" Mungkin saat ini bukan waktu yang tepat untuk kita membahas masalah ini. Tapi alangkah lebih baiknya jika kita tidak membuang-buang waktu terlalu lama," Ucap Xu Tian dengan serius.


Feng Huang dan Long Hei menganggukan kepala, lalu menatap ke arah Kaisar Qing Jiang.


Kaisar Qing Jiang tersenyum, lalu mempersilahkan Feng Huang untuk membuka pembicaraan.


" Tuan muda, saat ini sekitar dua ratus dua puluh lima ribu pasukan Istana Xufelong yang terbagi menjadi pasukan Langit, pasukan Naga dan pasukan Phoenix telah melakukan pergerakan di berbagai benua yang ada. Dengan adanya para Jenderal dan Komandan bersama mereka, akan membuat pasukan tersebut terorganisir atas perintah mereka. Untuk Benua Timur sendiri, Klan Xu, pihak Kekaisaran dan Aliansi sekte aliran putih juga mulai mempersiapkan diri. Sudah lebih dari dua bulan kami menyebarkan pasukan Istana Xufelong menuju kota-kota besar maupun kota-kota kecil yang ada di Benua Timur. Penyebaran pasukan itu sendiri di pimpin oleh Xu Meng dan Xu Ying yang menjadi ketua Pasukan Langit." Feng Huang menjelaskan secara detail tentang kesiapan dan pergerakan pasukannya.


Xu Tian dengan serius mendengarkan informasi yang di berikan oleh Feng Huang. Hingga satu jam kemudian, Feng Huang menutup penjelasannya bersamaan dengan pintu ruangan yang terbuka memperlihatkan sosok wanita cantik yang tidak lain Qing Ling.


Semua orang menatap ke arah Qing Ling, Qing Ling sendiri yang mendapatkan tatapan dari semua orang berjalan dengan tenang. Terlihat kali ini aura kepemimpinan nya.


Qing Ling memberikan hormat kepada semua orang, lalu duduk di samping Xu Tian.


" Untuk strategi dan beberapa pergerakan rahasia sendiri, tuan muda dapat bertanya kepada tuan putri." Ucap Feng Huang dengan menatap Qing Ling.


Qing Ling tersenyum, lalu menjelaskan tentang strategi yang sebelumnya telah dia pikirkan.


Qing Ling berniat berkerja sama dengan berbagai pihak di setiap kota, lalu mengambil alih kepemimpinan di tempat-tempat tersebut.


Setelah itu, Qing Ling akan membuat formasi untuk melindungi setiap kota. Dengan banyak nya penduduk, akan memakan banyak waktu bila mereka di ungsikan di satu titik.


Qing Ling terus menjelaskan strategi dan rencananya. Hingga setengah jam kemudian Qing Ling selesai menjelaskan kepada semua orang.


Xu Tian terdiam, dia mencoba memikirkan cara untuk mengatasi kekacauan yang akan segera terjadi.


" Swusshh...." Dengan tenang Xu Tian mengibaskan tangannya.


Terlihat sebuah lubang dimensi muncul di dalam ruangan dengan memancarkan cahaya keemasan.


" Swusshh...."


" Swusshh..."


" Swusshh..."


Tiga sosok pria dewasa yang terlihat gagah, tiba-tiba berada di dalam ruangan dengan berdiri tegak.


Ketiganya segera memberikan hormat kepada Xu Tian.


Semua orang nampak mengerutkan keningnya dengan bingung, mereka mulai bertanya-tanya tentang identitas ketiganya.


Untuk Feng Huang sendiri sudah sedikit mengetahui tentang identitas ketiganya. Dia tersenyum dengan ramah menatap mereka.


" Yuan Qi, Bai Mo, dan Fu Li Guan. Perkenalkan, mereka adalah Kaisar Qing Jiang, Permaisuri Yan Li Wei, Qing Ling, Feng Huang, dan Long Hei." Ucap Xu Tian mengenalkan semua orang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Like & Komentar!...