
" Swusshh....." Layar itu tiba-tiba menghilang bersamaan dengan tubuh Xu Tian yang saat ini berdiri di sebuah altar kino.
" Apa ini." Ucap pelan Xu Tian dengan menatap tempat di sekitarnya.
Hingga tiba-tiba, sebuah pilar cahaya muncul di bawah kaki Xu Tian lalu menyelimuti tubuhnya bersamaan dengan tubuh Xu Tian yang secara perlahan naik ke atas.
Sembilan warna muncul dari kehampaan membentuk butiran-butiran kecil yang berputar 360 derajat memutari pilar yang menyelimuti tubuh Xu Tian.
Xu Tian yang melihat kejadian itu sangat takjub, dengan berusaha untuk tetap bersikap tenang, Xu Tian mulai menyelimuti tubuhnya menggunakan energi miliknya.
Perlahan pandangan Xu Tian menggelap bersamaan dengan tekanan yang sangat kuat di sekitarnya.
" Swusshh...." Tubuh Xu Tian terlempar terbang ke dalam sebuah lorong cahaya keemasan, bergerak dengan kecepatan tinggi. Xu Tian segera menggunakan formasi perlindungan pada tubuhnya, lalu menggunakan tubuh dewa naga untuk memperkuat fisiknya.
Angin berhembus kencang seperti jarum dan silet yang siap menggores tubuh, untung saja saat ini Xu Tian telah melindungi tubuh nya.
Di luar lorong itu sendiri, terlihat jutaan orang maupun hewan yang berdiri dengan memberikan hormat.
" Siapa mereka sem-..." Xu Tian menghentikan ucapannya, dia segera memegangi kepalanya.
" Arghhh....!" Rasa sakit yang luar biasa seperti ribuan jarum panas, tiba-tiba Xu Tian rasakan.
Xu Tian terus berteriak kesakitan, dia mencoba menahan keseimbangan nya agar tetap berdiri, namun tidak lama kemudian dia tersungkur ke bawah altar dengan posisi bersujud memegangi kepalanya.
" Arghhh.....!" Sekali lagi Xu Tian berteriak kesakitan, dia mencoba mengangkat wajahnya untuk menatap ke arah luar lorong.
Terlihat semua orang yang sebelumnya memberikan hormat kini tersenyum menatap Xu Tian. Mereka semua memancarkan ekspresi kebahagiaan.
Tidak lama kemudian, dari dalam tubuh Xu Tian keluar cahaya keemasan yang melesat ke atas langit dengan kecepatan tinggi.
Cahaya itu terus melesat ke atas langit, hingga beberapa saat kemudian membentuk sebuah mahkota besar di atas sana.
Semua orang dan hewan-hewan yang berada di luar lorong segera bersujud saat melihat hal itu.
Dengan tubuh bergetar menahan rasa sakit, Xu Tian mencoba untuk bangkit berdiri. Sebuah ingatan dan informasi masuk ke dalam pikiran Xu Tian seperti air yang mengalir dengan deras.
Secara perlahan tubuh fisik Xu Tian mengalami perubahan, dengan bola mata keemasan dan pupil mata merah, rambut panjang berwarna emas, dan sajak kuno yang berada pada keningnya.
" Swusshh...." Xu Tian melesat dengan kecepatan tinggi menembus lorong.
Dengan gerakan tangan, segala sesuatu yang menghalangi jalan Xu Tian menghilang.
Xu Tian kemudian berhenti tepat di bawah mahkota itu, dengan pandangan mata yang tenang namun sangat mendominasi itu, Xu Tian mengitari pandangannya ke seluruh tempat yang ada.
Namun yang membuatnya sangat bingung, Xu Tian tidak dapat merasakan kekuatan pada dirinya, bahkan untuk mengeluarkan suara untuk berbicara saja tidak mampu.
Saat sedang sibuk dengan pikirannya sendiri, Xu Tian melihat sebuah layar memperlihatkan sebuah pertarungan yang sangat luar biasa besar.
Bahkan hanya dengan gerakan sederhana membuat tempat di sekitarnya hancur berkeping-keping. Terlihat juga jutaan orang maupun hewan yang berada di belakang pemuda yang sangat mirip dengannya.
Gambar di layar kemudian menghilang memperlihatkan seorang pemuda yang lagi-lagi sama dengan wajahnya, pemuda itu sendiri saat ini sedang fokus berkultivasi, hingga pada akhirnya sebuah ledakan keras terdengar saat orang tersebut meledakan dirinya sendiri.
Namun, sebelum pria itu meledakan diri, terdengar sebuah teriakan.
" SUATU SAAT NANTI AKU AKAN KEMBALI, PADA SAAT ITU TIBA, AKU AKAN MENGHANCURKAN KALIAN SEMUA PARA PENGHIANAT!"
Setelah itu, tiba-tiba pandangan Xu Tian menggelap. Sebuah perasaan yang sangat menyakitkan Xu Tian rasakan, dia seakan merasakan apa yang di rasakan pemuda yang sebelumnya berada di layar tersebut.
" Swusshh...." Angin berhembus dengan kencang, hingga cahaya yang sangat menyilaukan menerpa wajahnya.
***********
Di alam kekacauan.
Di alam kekacauan, di dalam ruangan tubuh Xu Tian yang sebelumnya melayang di udara secara perlahan turun ke atas ranjang.
Dengan hembusan angin yang menenangkan, tubuh Xu Tian kini telah kembali ke atas ranjang dengan wajah penuh senyum indah.
Namun beberapa detik kemudian, terdengar suara ledakan dari dalam Xu Tian yang menandakan jika dia mengalami kenaikan tingkat kultivasi.
" Boom..."
" Boom..."
Monarch Puncak.....
Holy Monarch Awal....
Holy Monarch Menengah...
Holy Monarch Puncak....
Emperor Awal....
Emperor Menengah....
Emperor Puncak....
Holy Emperor Awal...
Holy Emperor Menengah...
Holy Emperor Puncak....
Hingga akhirnya tingkat kultivasi Xu Tian berhenti pada Supreme Emperor Awal.
Aura yang sangat besar menyebar ke seluruh ruangan membuat formasi yang sebelumnya di buat oleh Yuan Qi, Bai Mo, Fu Li Guan hancur berkeping-keping.
Yuan Qi, Bai Mo, dan Fu Li Guan yang berada di luar ruangan segera membuat kembali formasi agar bangunan yang mereka tempati tidak hancur.
" Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Fu Li Guan dengan terus fokus membuat formasi.
" Aku juga tidak mengetahuinya, namun energi ini sangat kuat." Ucap Yuan Qi dengan bingung.
" Benar, bahkan aku merasa jika energi ini hampir menyamai tingkat yang lebih tinggi dari ranah Immortal." Bai Mo menimpali.
Mereka bertiga terus membuat formasi dengan kecepatan tinggi, namun sudah beberapa kali saja mereka membuatnya akan hancur kembali.
" Aku sudah tidak kuat lagi!" Teriak Yuan Qi dengan keringat yang membasahi dirinya.
Begitu juga dengan Bai Mo dan Fu Li Guan yang sama-sama terlihat sangat kacau, energi mereka benar-benar di kuras habis.
" Tahan! Atau sesuatu yang besar akan terjadi jika bangunan ini hancur!" Teriak Bai Mo memberikan arahan dan semangat kepada keduanya.
Fu Li Guan dan Yuan Qi yang mendengar teriak Bai Mo segera kembali fokus, namun tiba-tiba aura yang sangat besar itu lenyap bersamaan dengan pintu ruangan yang terbuka.
Mereka bertiga jatuh ke lantai dengan nafas yang tidak beraturan.
Bai Mo sendiri menatap ke arah pintu, lalu meminta Yuan Qi dan Fu Li Guan untuk melihat nya juga.
Mereka bertiga terdiam dengan ekspresi terkejut.
Dapat di lihat seorang pemuda tampan dengan menggunakan pakaian berwarna emas bercorak sisik naga berdiri.
Pemuda itu tersenyum menatap mereka, lalu secara perlahan berjalan mendekat.
" Terima kasih atas bantuan kalian bertiga." Ucap pemuda itu yang kemudian menyentuh kening ketiganya.
" Swusshh...." Energi berwarna emas muncul memasuki Kening ketiganya.
Bai Mo, Fu Li Guan dan Yuan Qi dapat merasakan kehangatan yang masuk ke dalam tubuhnya.
Mereka bertiga dapat merasakan energi miliknya seakan di isi oleh sesuatu. Dengan raut wajah kebahagiaan, mereka bertiga kemudian memberikan hormat dengan bersujud.
" Salam pada Penguasa Alam!" Ucap mereka secara bersamaan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Marhaban ya ramadhan.
Bulan suci Ramadhan sudah di depan mata, bulan yang penuh keberkahan, bulan yang penuh dengan ampunan. Perlu kesiapan mental yang matang dan kejernihan hati tuk menyambutnya. Dengan segala kerendahan hati, mohon maaf lahir dan batin. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻