
Di perjalanan menuju istana kekaisaran, Kaisar Qing Jiang dan lainnya melihat Xu Tian yang sedang bersama dengan salah satu Jenderal.
Mereka semua segera mendekat ke arah Xu Tian. " Nak, apa yang kau lakukan dengan jenderal kepercayaan ku?" Ucap Kaisar Qing Jiang yang sudah berada di hadapan keduanya.
Xu Tian tersenyum. " Sepertinya pihak kekaisaran begitu ceroboh sehingga tidak dapat mengetahui mana kawan dan mana lawan?"
" Apa maksudmu? Mengapa dirimu mengatakan hal demikian?" Tanya salah satu komandan yang ikut dalam rombongan Kaisar Qing Jiang dengan marah.
Xu Tian pun tertawa melihat salah satu komandan yang begitu marah tersebut.
Semua orang menatap Xu Tian dengan bingung, bagaimana bisa dia masih bersikap santai di depan mereka semua.
" Menarik." Batin Matriak Xin Xia yang melihat bagaimana Xu Tian masih bersikap tenang dan santai.
" Sebaiknya kita lanjutkan pembicaraan kita di istana." Ucap Xu Yuan mencoba menengahi ketegangan yang terjadi.
Sang komandan segera berjalan ke arah Jenderal, namun baru saja dia menyentuh sang jenderal, tiba-tiba dirinya terpental hingga beberapa meter.
" Lancang!" Teriak salah satu petinggi kekaisaran, Dengan menatap tajam Xu Tian.
Para Patriak Sekte maupun Klan begitu kaget melihat hal yang terjadi di depannya.
" Nak." Ucap Xu Yuan khawatir, bukan Xu Yuan takut, hanya saja dia tidak ingin ketegangan ini terus berlanjut.
" Ternyata benar, apa yang dikatakan oleh orang-orangku." Ucap Xu Tian menatap tajam petinggi kekaisaran yang sedang menatapnya penuh amarah.
" Apa maksudmu?" Tanya petinggi kekaisaran mencoba tetap bersikap tenang.
" Louzhi! " Panggil Xu Tian, hingga tidak lama kemudian Feng Louzhi berada di dekatnya.
" Bawa mereka menuju istana kekaisaran." Perintah Xu Tian.
" Baik tuan muda." Feng Louzhi segera bergerak menuju Komandan yang sebelumnya terlempar.
Semua orang hanya menatap dengan diam.
" Kaisar dan semuanya, mari kita bicarakan hal ini di istana. Aku akan menjelaskan kepada kalian semua tentang apa yang terjadi sebenarnya." Ucap Xu Tian melihat Kaisar Qing Jiang dan lainnya.
Kaisar Qing Jiang dan lainnya pun menyetujui, kemudian mereka semua segera berjalan ke arah istana kekaisaran.
*******
Istana Kekaisaran.
" Ling'er, apa kau yakin jika nak Tian akan baik-baik saja?" Tanya Yan Li Wei begitu cemas.
" Ibu tenang saja, aku bahkan sangat yakin. Bukan begitu bibi?" Ucap Qing Ling kemudian melihat ke arah Lin Hua yang masih duduk dengan tenang.
" Apa yang di katakan Putri Qing Ling benar, Permaisuri tidak perlu terlalu cemas." Ucap Lin Hua mencoba menenangkan Yan Li Wei yang terus saja merasa cemas.
" Emm.. baiklah." Yan Li Wei mencoba menenangkan dirinya.
Hingga beberapa saat kemudian datang seorang prajurit.
" Permaisuri, Kaisar Qing Jiang beserta para Patriak baru saja tiba di istana." Lapor seorang prajurit setelah memberikan hormat.
" Sekarang di mana mereka?"
" Jika begitu, mari kita semua segera menuju kesana." Ucap Yan Li Wei melihat Lin Hua, Qing Ling, Xu Mei dan Han Zishu.
Mereka semua setuju, lalu segera melangkahkan kakinya menuju aula istana.
Di Aula Istana.
Semua orang kini telah duduk pada tempat yang di sediakan, dengan Feng Louzhi dan Xu Tian yang berada di tengah-tengah ruangan bersama Jenderal dan Komandan yang telah di tangkap sebelumnya.
Kaisar Qing Jiang segera melihat ke arah Xu Tian. " Nak, jelaskan kepada kami, apa yang terjadi sebenarnya?"
Semua orang segera mengalihkan pandangannya menatap Xu Tian, mereka semua sudah tidak sabar menunggu penjelasan darinya.
" Jika aku menjelaskan sekarang, maka kalian semua tidak akan percaya kepadaku. Maka dari itu, lebih baik kita menunggu beberapa orang yang sedang menuju tempat ini." Ucap Xu Tian dengan tenang.
Kaisar Qing Jiang mengerutkan dahinya" Siapa mereka?" Tanyanya.
Namun belum sempat Xu Tian membalas pertanyaan Kaisar Qing Jiang, tiba-tiba pintu aula terbuka.
" Akhirnya mereka tiba." Ucap Xu Tian saat melihat kelima wanita yang dia maksud masuk ke dalam ruangan.
Yan Li Wei dan lainnya yang baru saja tiba begitu bingung, karena tiba-tiba menjadi pusat perhatian.
" Karena mereka telah berada di sini, maka aku akan menjelaskan kepada kalian." Ucap Xu Tian mengalihkan perhatian semua orang.
" Aku akan menjelaskan kepada kalian mengapa aku menangkap Jenderal dan komandan kekaisaran, Mereka berdua adalah para penghianat kekaisaran ini sendiri, mereka berkerja sama dengan pihak kekaisaran Tang untuk menjadi mata-mata kekaisaran Qing. Jika kalian tidak percaya, maka kalian dapat menanyakan langsung kepada permaisuri Yan Li Wei dan Putri Qing Ling." Jelas Xu Tian kemudian melihat ke arah Yan Li Wei dan Qing Ling.
Yan Li Wei dan Qing Ling pun akhirnya mengerti, mengapa mereka yang baru saja tiba menjadi pusat perhatian.
" Apa yang di katakan Nak Tian benar..." Lalu Yan Li Wei segera menjelaskan kronologi yang terjadi pada saat dia dan putrinya tengah menuju istana di temani oleh Jenderal Guang.
Semua orang fokus mendengarkan apa yang di katakan oleh Permaisuri Yan Li Wei, hingga beberapa saat kemudian penjelasan tersebut selesai.
Kaisar Qing Jiang begitu marah setelah mendengar bahwa salah satu Jenderal kepercayaannya telah berkhianat kepada dirinya dan juga kekaisaran Qing.
Namun dia masih mencoba menahan diri, agar penjelasan dari Xu Tian selesai terlebih dahulu.
" Nak, lanjutkan penjelasanmu itu." Ucap Kaisar Qing Jiang, Xu Tian pun menganggukan kepala.
" Bukan hanya Jenderal Guang yang telah berkhianat, masih ada beberapa orang dan salah satunya adalah komandan yang saat ini berada di tengah-tengah kita semua." Kemudian Xu Tian segera menjelaskan informasi apa saja yang telah dia ketahui.
Mendengar semua informasi yang di katakan Xu Tian, membuat semua orang begitu kaget, karena ternyata masalah yang sedang terjadi begitu besar.
Mereka semua tidak menyadari hal ini, jika saja tidak ada Xu Tian, mungkin mereka semua saat ini tengah masuk dalam perangkap musuh.
Namun yang membuat mereka bingung, dari mana Xu Tian mampu mendapatkan informasi yang begitu berharga ini, karena mereka para sekte besar saja tidak mengetahui jika ada pergerakan musuh.
" Kalian semua tidak perlu memikirkan bagaimana aku bisa mendapatkan informasi ini, karena yang paling penting saat ini adalah mempersiapkan diri kita dengan segala kemungkinan yang akan terjadi." Ucap Xu Tian yang mengetahui jalan pikiran semua orang.
" Apa yang dikatakan Nak Tian benar." Ucap Kaisar Qing Jiang, lalu segera mengalihkan pandangannya kepada para Patriak." Para Patriak sekalian, aku meminta kesediaan kalian semua untuk ikut membantu pihak kekaisaran menjaga keamanan kekaisaran kita ini." Lanjut Kaisar Qing Jiang.
" Kaisar tenang saja, bagaimanapun kekaisaran Qing adalah tanah kelahiran kita, maka sudah seharusnya kita semua membantu pihak kekaisaran." Ucap Patriak Ling Chen yang di angguki oleh semua orang.
" Jika begitu, aku Kaisar Qing Jiang berterima kasih kepada kalian semua."
Lalu mereka semua segera membahas tentang rencana yang akan mereka lakukan, karena hal ini tidak bisa dianggap dengan remeh, maka mereka semua siap mengeluarkan segala kemampuan yang mereka miliki.