Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch44-Memulai Pergerakan dan Qing Ling


Istana Xufelong


Kini terlihat semua orang sedang berkumpul di lapangan beladiri, untuk anggota Faksi Naga Phoenik Langit kini sudah mencapai seribu orang.


Semua anggota kini sudah berkultivasi dengan rata-rata mereka berada pada ranah Penyempurnaan Roh sedangkan untuk anggota yang baru berkultivasi masih berada di ranah Pembentukan Inti.


" Karena semua orang sudah berkumpul aku disini akan menyampaikan kepada kalian semua bahwa hari ini adalah hari di mana faksi naga phoenik langit akan segera melakukan tugas serta misi yang sudah di berikan oleh pemimpin kita." Feng Louzhi menatap semua orang yang berbaris rapih.


" Untuk kalian yang sudah tergabung dalam kelompok Langit segera lakukan tugas kalian untuk mencari informasi di dunia luar, dan untuk kalian kelompok Naga dan Phoenik akan bergerak setelah Kelompok langit mendapatkan informasi yang harus kalian lakukan nantinya, dan aku peringatkan untuk tetap berhati-hati jangan terlalu memaksakan diri kalian. Karena bagaimanpun ini adalah awal untuk kita semua, Apakah kalian semua mengerti."  Dengan suara tegas menatap semua orang.


" Mengerti Jendral! " Ucap mereka semua dengan semangat yang berkobar di mata mereka.


" Dan untuk kalian yang sudah aku berikan tugas untuk menjaga penginapan segera lah bersiap-siap karena sekitar dua Minggu lagi penginapan yang kita bangun akan segera selesai, dan untuk sebagian dari kalian bisa segera berangkat menuju penginapan yang sebelumnya saudara Feng Huang beli dari pemilik sebelumnya." Lanjut Feng Louzhi melihat ke arah para tawanan bandit sebelumnya.


" Baik itu saja yang ingin saya sampaikan segera laksanakan tugas kalian dengan sebaik mungkin dan jangan sampai kalian mengecewakan pemimpin." Kemudian segera membubarkan semua anggota.


Semua anggota segera melaksanakan tugas mereka masing-masing.


_________________


Klan Xu


Kini para tetua tingkat tinggi dan tetua tingkat rendah sudah berkumpul di aula klan Xu, terlihat juga di sana ada Lin Hua.


" Para tetua sekalian aku mengumpulkan kalian semua karena aku ingin menyampaikan beberapa hal kepada kalian, yang pertama hari ini adalah hari di mana Faksi Naga Phoenik langit bergerak melaksanakan tugas mereka dan aku meminta kepada para tetua untuk membantu mereka jika di butuhkan, yang kedua aku mendengar dari mata-mataku bahwa klan Tang melakukan pergerakan yang mencurigakan. Aku meminta kepada kalian semua untuk berhati-hati dan laporkan segala sesuatu yang terjadi." Ucap Xu Yuan melihat semua tetua yang duduk di tempat nya masing-masing.


" Dan aku juga ingin menyampaikan kepada kalian semua bahwa Kerajaan Lin akan melakukan penyerang terhadap Kerajaan Mo beberapa Minggu kedepan." Ucap Lin Hua yang berada di samping suaminya.


" Nyonya Lin mengapa kerajaan Lin ingin menyerang kerajaan Mo?" Tanya Xu Peng dengan bingung, begitupun tetua yang lainnya.


" Aku mendapatkan informasi bahwa kerajaan Mo telah berkerja sama dengan kerajaan Tang di benua Tengah untuk menjadi mata-matanya, yang aku takutkan adalah jika itu akan berimbas kepada Klan Xu. Aku sebagai salah satu anggota kerajaan Lin meminta maaf kepada kalian semua karena semua ini adalah salahku." Menjelaskan kepada para tetua tentang apa yang terjadi, Lin Hua pun meminta maaf kepada mereka karena semua ini berhubungan dengan dirinya.


" Nyonya Lin tidak perlu meminta maaf karena semua itu bukan kesalahan nyonya, dan saat ini nyonya adalah bagian dari kami maka sudah menjadi kewajiban kami untuk saling melindungi anggota klan kami." Ucap Xu Long dengan tegas tanpa rasa takut sedikit pun.


" Yang di katakan tetua agung benar, siapa pun yang mengusik ketenangan anggota klan Xu adalah musuh kami maka dari itu kita tidak akan pernah tinggal diam jika ada orang luar yang berani melukai anggota kita." Ucap Xu Chen yang di angguki semua tetua.


" Jika begitu aku beserta keluargaku mengucapkan banyak terimakasih kepada kalian semua." Ucap Xu Yuan memberi hormat dengan tulus atas perlakuan para tetua yang begitu membela keluarganya terutama istri tercinta.


" Patriak tidak perlu sungkan seperti itu, mau bagaimana pun kita semua adalah keluarga jadi sudah menjadi kewajiban kami semua." Ucap Xu Long melihat ke arah Xu Yuan kemudian para tetua yang lainnya yang menganggukan kepala.


" Jika begitu maka pertemuan ini sampai di sini saja, kita akan mengadakan pertemuan di lain waktu lagi." Xu Yuan kemudian membubarkan pertemuan tersebut.


Satu persatu para tetua kemudian keluar dari aula klan Xu begitupun Xu Yuan dan Lin Hua.


__________________


Istana Kekaisaran Qing.


Gerakan yang halus serta lekukan tubuh yang begitu indah di sertai paras yang begitu cantik seperti seorang dewi mampu membuat semua pemuda akan jatuh cinta pada sosok tersebut.


" Ling'er....." Terdengar suara wanita memanggilnya yang sedang sibuk berlatih dengan pedangnya.


Dia pun kemudian menghentikan latihanya lalu segera menengok melihat ke arah asal suara yang memanggilnya.


" Ibu.." Ucap nya kepada sosok tersebut.


" Kemarilah, jangan terlalu keras berlatih ibu khawatir dengan keadaanmu." Ucap Yan Li Wei ibu dari wanita cantik tersebut.


" Ibu jangan khawatir, aku baik-baik saja." Jawab Qing Ling kepada ibunya, kemudian duduk di samping Ibunya.


Ya wanita tersebut adalah Qing Ling putri dari Kaisar Qing Jiang dan permaisuri Yan Li Wei Kekaisaran Qing.


Kaisar Qing Jiang mempunyai dua anak, anak pertama seorang pemuda bernama Qing Longzhi sebagai putra mahkota kekaisaran Qing dan Qing Ling sebagai tuan putri kekaisaran Qing.


" Baiklah, ibu percaya denganmu tetapi ibu meminta jangan terlalu lelah karena kondisimu masih belum membaik dan ibu khawatir terjadi sesuatu denganmu." Yan Li Wei khawatir dengan kondisi putrinya tersebut karena terkadang keadaanya akan memburuk.


Sejak kecil Qing Ling akan sering merasakan sakit pada tubuhnya karena energi es yang ada di dalam tubuhnya begitu ganas, sudah banyak tabib yang mencoba menyembuhkannya namun hanya mampu untuk meredakan rasa sakitnya saja bukan menyembuhkan secara total.


Maka dari itu Yan Li Wei dan suaminya begitu sedih saat melihat putrinya selalu berlatih dengan keras.


Saat ini Kaisar Qing sudah mencoba mencari cara untuk menyembuhkan putrinya namun hingga saat ini dia belum menemukan cara tersebut.


" Baik ibu Ling'er mengerti, jika begitu Ling'er akan kembali ke kamar terlebih dahulu." Kemudian pamit kepada ibunya untuk segera menuju kamarnya untuk beristirahat.


Setelah kepergian sang putri kemudian Kaisar Qing Jiang menghampiri istrinya yang terlihat sedih dengan keadaan anaknya.


" Wei'er kau tenang saja aku akan terus berusaha untuk dapat menyembuhkan putri kita." Qing Jiang duduk di samping istrinya kemudian segera memeluk mencoba menenangkannya.


" Aku mengerti Jiang Gege." Lalu membalas pelukan sang suami.


Sebenarnya kaisar Qing Jiang mempunyai sedikit harapan untuk menyembuhkan putrinya tetapi dia harus mengorbankan kebahagiaan putrinya dengan permintaan dari kekaisaran Tang.


Maka dari itu dia ingin mencari cara lain dari pada harus menerima permintaan dari kekaisaran Tang tersebut.


Setelah beberapa berpelukan mereka berdua pun kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam istana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yuk bantu author kasih like kalian biar author semakin semangat buat nulis novel ini , jangan lupa juga bantu kritik karya author yah.


See you...