
Dua jam kemudian.
Kini Jenderal Kun dan keempat tetua telah selesai memulihakan diri mereka.
" Tuan muda..." Ucap mereka saat berada di dekat Xu Tian.
" Kita tunggu Komandan Ru, setelah itu kita segera menuju Sekte Elang Hitam."
" Baik..."
Mereka pun kemudian menunggu kabar Komandan Ru yang sedang mempersiapkan pasukan.
Hingga salah satu tetua yang begitu penasaran dengan identitas Xu Tian pun memberanikan diri untuk bertanya.
" Tuan muda, jika boleh tahu, dari mana tuan muda berasal?" Tanya tetua tersebut, dengan pandangan penuh harap.
Xu Tian tersenyum menatap tetua tersebut. " Mohon maaf karena sebelumnya tidak mengenalkan diri kepada kalian semua. Aku Xu Tian, dari Klan Xu yang berada Benua Timur."
Jenderal Kun dan keempat tetua pun begitu kaget saat mengetahui jika Xu Tian berasal dari benua timur.
" Tuan muda, lalu kemana tujuan anda?" Tanya Jenderal Kun.
" Benar, karena jarak antara Benua Timur dan Benua Utara cukup jauh.." Tetua Hu menimpali.
Xu Tian menganggukkan kepala. " Kalian benar, jarak Benua Timur dan Benua Utara memang terbilang cukup jauh, namun kedatangan diriku ketempat ini karena ada misi rahasia yang akan aku lakukan di Benua ini."
Jenderal Kun dan keempat tetua pun menganggukan kepala, tanpa bertanya lebih jauh lagi tentang misi yang akan di lakukan oleh Xu Tian.
Hingga saat mereka sedang berbincang-bincang santai, Komandan Ru datang dengan terburu-buru.
" Tuan muda..."
Xu Tian menatap kearah Komandan Ru. " Bagaimana dengan persiapan para pasukan?"
" Tuan muda.. saya telah menyiapkan pasukan yang di miliki kota Chuan, hanya saja..." Komandan Ru menjeda ucapannya, dirinya merasa bingung ingin menjelaskan dari mana.
" Bicaralah..."
" Sepertinya tidak semua pasukan bisa ikut dalam penyerangan Sekte Elang Hitam, di tambah lagi dengan kota Chuan yang hanya memiliki sedikit prajurit tingkat tinggi."
" Tidak masalah, aku pun tidak berniat membawa semua pasukan milik kota Chuan. Bagaimana pun keselamatan penduduk kota Chuan lebih utama."
" Tap-..."
" Tenanglah, aku sudah memiliki rencana." Ucap Xu Tian, mencoba meyakinkan mereka semua.
Mereka semua pun menganggukan kepala, dan mencoba percaya dengan apa yang sudah di rencanakan oleh Xu Tian.
Setelah mengobrol dengan Xu Tian beberapa saat, mereka kini sedikit mengetahui bagaimana sosok Xu Tian, meski mereka semua tidak benar-benar mengetahui semuanya.
Dengan melihat gaya bertarung dan kekuatan yang di miliki olehnya, itu sudah membuat mereka lebih tenang dan percaya diri mampu mengalahkan Sekte Elang Hitam.
" Jika begitu, kita akan segera berangkat." Ucap Xu Tian, kemudian meminta kepada Komandan Ru untuk membagi pasukan yang di miliki oleh Kota Chuan menjadi dua.
Mereka semua pun kemudian segera keluar dari aula istana, tidak lupa juga mereka membawa Tuan Walikota dan Tetua Jun yang kini tidak sadarkan diri.
Jenderal Kun kemudian meminta seorang Prajurit untuk membawa Tuan Walikota dan Tetua Jun kedalam penjara kota.
Mereka pun akhirnya tiba di tempat para prajurit yang telah berbaris dengan rapih.
" Tuan muda, silahkan..." Jenderal Kun mempersilahkan Xu Tian untuk memimpin pasukan.
" Tapi Jenderal.."
" Tuan muda, kami mohon tuan muda bersedia untuk memimpin pasukan kota Chuan dalam penyergangan kali ini." Ucap Tetua Hu, yang di setujui oleh ketiga tetua yang lainnya.
Xu Tian pun menganggukan kepala, kemudian segera maju kedepan.
Setelah beberapa langkah kemudian, dirinya menghentikan langkah kakinya.
Dengan tenang Xu Tian menatap semua prajurit yang ada di hadapannya.
Xu Tian melepaskan aura naga miliknya.
" Swushh...." Suasana di sekitarnya tiba-tiba menjadi hening, pandangan semua orang kini mulai fokus menatap Xu Tian yang terlihat sebagai seorang pemimpin besar.
" Perkenalkan namaku Xu Tian. Aku di sini ingin mengatakan kepada kalian, bahwa hari ini adalah hari dimana Kota Chuan akan memperjuangkan kebebasannya dari bayang-bayang Sekte Elang Hitam yang selama ini menjadi penyebab kesulitan yang kalian hadapi, dan yang paling penting adalah musuh utama kota Chuan."
" Aku meminta kesediaan kalian semua untuk bersama-sama berjuang di medan pertempuran, jadilah prajurit yang gagah berani, dan menjalankan tugas dengan penuh keyakinan dan kepercayaan. Angkat senjata kalian, mari kita hancurkan musuh-musuh di depan sana!" Ucap Xu Tian, dengan mengitari pandangannya.
" Jika kalian bersedia ikut bersama dengan diriku, maka angkat senjata kalian, karena kita tidak mempunyai banyak waktu lagi." Ucap Xu Tian, dengan mengeluarkan seluruh aura dewa naganya, yang membuat semua orang terbius dan kemudian segera mengangkat senjata.
" Hancurkan semua musuh!" Teriak mereka semua dengan semangat yang berkobar.
" Bagus!" Ucap Xu Tian dengan senang.
Kemudian Komandan Ru pun segera membagi tugas, setengah pasukan akan tetap berjaga di kota Chuan dan setengah lagi akan ikut menuju Sekte Elang Hitam.
Setelah selesai membagi kedua pasukan, Xu Tian menatap ke arah Komandan Ru.
" Komandan, kau tetap berada di sini dan pimpin pasukan untuk menjaga keamanan kota Chuan."
" Tapi tuan muda.."
Xu Tian menggelengkan kepala, lalu mencoba meyakinkan Komandan Ru.
" Jika bukan Komandan, lalu siapa yang akan memimpin mereka semua? Kita sama-sama berjuang, hanya saja tempat kita yang berbeda."
" Tuan muda, izinkan saya untuk ikut bertempur bersama tuan muda.." Ucap sekali lagi Komandan Ru, dirinya berharap dapat ikut dalam penyerangan tersebut dan bertarung bersama Xu Tian.
" Komandan, ternyata apa yang aku pikirkan tentang dirimu tidak sepenuhnya benar.." Xu Tian dengan menggelengkan kepala, menatap Komandan Ru dengan kecewa.
Mendengar apa yang di katakan oleh Xu Tian, membuat Komandan Ru menundukkan kepala.
" Tuan muda, maaf karena telah mengecewakan tuan muda.." Ucap Komandan Ru dengan bersalah.
" Aku akan memaafkan dirimu jika kau mampu menjalankan tugasmu. Jadilah Komandan yang tegas dan pemberani, pimpin pasukan untuk menjaga keamanan kota Chuan. Aku sangat berharap pada dirimu." Ucap Xu Tian, dengan menatap Komandan Ru.
" Baik tuan muda..." Jawab Komandan Ru dengan tegas, dirinya bertekad tidak akan mengecewakan Xu Tian kembali.
" Baik... Jika begitu, kita akan segera berangkat." Ucap Xu Tian, lalu meminta Jenderal Kun untuk menunjukkan tempat Sekte Elang Hitam.
" Swushh...."
" Swushh..." Pasukan dengan jumlah sepuluh ribu prajurit, satu Jenderal, dan Keempat Tetua melesat keluar dari istana kota.
Para pejalan kaki yang melihat hal tersebut pun menjadi gempar, mereka semua bertanya-tanya tentang tujuan mereka.
" Saudara, apa kau mengetahui kemana perginya pasukan kota Chuan?"
" Aku bahkan begitu kaget saat melihat pasukan kota Chuan yang tiba-tiba pergi."
" Haiss...kemana sebenarnya mereka pergi? apa telah terjadi sesuatu?"
" Semoga saja bukan sesuatu yang membahayakan keselamatan kita semua."
" Kau benar, semoga saja."
Komandan Ru dan pasukan yang berada di istana kota pun memandang kepergian mereka dengan harapan besar.
" Semoga saja mereka mampu menghancurkannya." Komandan Ru membantin, kemudian segera mengarahkan pasukan untuk menyebar keseluruhan penjuru kota Chuan.
" Swushh...." Sekali lagi, pasukan dengan jumlah besar keluar dari istana kota, lalu membuat kelompok yang meleset ke berbagai arah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa tinggalkan Like dan Komentar. Biar semangat Crazy Up hari ini. See You..
Lanjut Siang