
" Arghhh... Xu Ying kau selalu saja seperti itu." Teriak Xu Han saat kepalanya tiba-tiba di pukul oleh Xu Ying.
" Cih.. Kau kira aku tidak tahu jika kau sudah bangun tetapi pura-pura terus tidur." Dengus Xu Ying begitu kesal karena memperhatikan Xu Han yang berpura-pura tidur padahal dia mendengar semua pembicaraan mereka.
" Tetapi bukankah kau tidak perlu untuk memukul kepalaku ini." Dengan gerakan mengelus-ngelus kepalanya.
" Cih..Jangan bertindak bodoh dan berpura-pura kesakitan seperti itu, dan jika kau masih tidak berhenti aku akan benar-benar menghajarmu."
" Oke oke aku akan diam saja." Dengan wajah memelas.
" Haiss.. kalian ini mengganggu tidur kami saja." Ucap Xu Feng karena mendengar perdebatan mereka berdua.
" Bukan aku ta.." belum selesai Xu Han menyelesaikan ucapannya dia sudah melihat Xu Ying akan menghajarnya kembali dia pun segera menutup mulutnya.
" Sudahlah sebaiknya kalian segera bersihkan tempat ini lalu membersihkan diri kalian." Ucap Xu Tian menengahi mereka agar tidak terus berdebat.
Akhirnya mereka semua bangun dan membersihkan tempat tersebut kemudian segera saja membersihkan diri.
Untuk Xu Cang dan Xu Jin sudah membaik kondisi nya, kini mereka sudah kembali seperti semula seperti sebelum mereka terluka.
Setelah semua selesai membersihkan diri kini mereka sedang berkumpul bersama.
" Saudara Cang saudara jin bagaimana kondisi kalian?" Tanya Xu Tian melihat ke arah mereka berdua.
" Saudara kami sudah jauh lebih baik saat ini." Jawab Xu Cang yang di angguki oleh Xu Jin.
" Syukurlah jika kalian sudah baik-baik saja karena kita harus segera melanjutkan perjalanan kita."
" Memang tuan dan lainnya akan pergi kemana?" Tanya Long Hei yang penasaran.
" Aku dan saudaraku akan pergi menuju kerajaan Lin karena yang kami dengar akan ada reruntuhan kuno yang akan muncul di sana sekitar 2 minggu lagi."
" Untuk sampai Kerajaan Lin paling tidak membutuhkan 2 hari lagi masih banyak waktu untuk tuan dan lainnya sampai di sana namun jika tuan ingin sampai di sana dengan lebih cepat dan tidak mendapatkan masalah di perjalanan aku dapat membantu tuan dengan kalian naik ke atas punggung ku." Ucap Long Hei memberikan tawaran agar bisa lebih cepat sampai di sana.
" Itu ide yang bagus karena aku berniat ingin mengunjungi keluarga ibuku." Karena sudah lama dia tidak datang ke kerajaan Lin untuk menemui keluarga ibunya.
" Jika begitu kapan kita akan berangkat." Tanya Xu Feng sambil memakan buah-buahan.
Xu Tian berfikir lebih cepat lebih baik karena mereka akan mempunyai banyak waktu untuk bersantai terlebih dahulu." Emm.. mungkin sebentar lagi kita akan segera berangkat."
Kekaisaran Qing mempunyai 5 kerajaan yaitu.
Kerajaan Lin di pimpin Raja Lin Dong.
Kerajaan Wu di pimpin Raja Wu Liang.
Kerajaan Ye di pimpin Raja Ye Jianheeng
Kerajaan Yuan di pimpin Raja Yuan Lou.
Kerajaan Mo di pimpin Raja Mo Haocun.
Dan untuk kota awan biru masuk kedalam kerajaan Yuan tetapi kota awan biru berada di pinggiran kerajaan.
Kini Xu Tian dan yang lainnya sudah bersiap-siap untuk segera melanjutkan perjalanan mereka.
" Sudah saatnya kita melanjutkan perjalanan kita." Ucap Xu Tian kemudian melihat kearah yang lainnya dan berhenti ke arah Long Hei.
Mengerti maksud pandangan Xu Tian, Long Hei kemudian segera berubah menjadi seekor Naga.
Setelah Long Hei berubah kemudian mereka semua segera naik ke atas punggung kemudian Long Hei segera terbang menuju ke arah di mana kerajaan Lin berada.
Sebelum mereka pergi Long Hei sudah mengambil semua sumber daya serta benda berharga lainnya lalu memberikan kepada Xu Tian. Bukan hanya itu Xu Tian pun sudah melindungi tempat tinggal Long Hei dengan Formasi tingkat illahi agar tidak ada orang lain yang memasukinya.
Kemudian Long Hei segera turun sekitar lima ratus meter jauhnya dari gerbang kota Lin.
" Akhirnya kita sampai, sebaiknya kita segera mencari penginapan karena sudah malam maka kita akan pergi ke Kerajaan Lin besok pagi." Ucap Xu Tian kemudian mereka semua segera menuju gerbang kota.
Setelah masuk di dalam kota mereka segera mencari sebuah penginapan untuk beristirahat dan menunggu pagi.
Penginapan Anggrek Putih.
" Pelayan aku ingin memesan 5 kamar apakah masih ada?" Ucap Xu Tian kepada pelayan penginapan tersebut.
" Ada tuan muda. Untuk berapa malam?" Jawab sang pelayan dengan ramah.
" Hanya untuk malam ini."
" Untuk satu malamnya sepuluh koin emas, karena tuan muda memesan lima kamar jadi totalnya lima puluh koin emas itu sudah mendapatkan makan satu kali."
" Baik..." Ucap Xu Tian lalu mengeluarkan kantong kecil berisi seratus koin emas. " Lebihnya ambil saja."
" Tuan muda terimakasih." Yang di balas senyum dan anggukan kepala.
Lalu pelayan memberikan 5 kunci dan memberitahukan letak kamar tersebut.
Sesampainya di lantai 3 mereka semua segera menuju kamar mereka masing-masing dengan satu kamar dua orang.
Di dalam kamar Xu Tian segera saja membersihkan diri kemudian beristirahat karena sudah beberapa hari dia tidak tidur. Sedangkan Long Hei dia duduk berkultivasi.
Begitupun Xu Feng dan lainnya yang segera berkultivasi karena mendapatkan sumber daya dari Xu Tian mereka semua mencoba menerobos ke tingkat selanjutnya serta ingin meningkatkan kekuatan jiwa mereka.
Pagi hari pun tiba kini mereka semua sedang sarapan bersama sebelum menuju kerajaan Lin.
Untuk saat ini semua orang sudah naik 1 tingkat dan kekuatan jiwa mereka pun sedikit mengalami peningkatan.
" Baiklah karena kita semua sudah siap sebaiknya kita segera menuju kerajaan Lin." Ucap Xu Tian saat mereka sudah menyelesaikan sarapan.
" Saudara Tian benar lebih baik kita segera berangkat." Ucap Xu Feng menimpali ucapan Xu Tian.
Kemudian mereka semua segera pergi menuju kerajaan Lin.
____________________
Istana kerajaan Lin
Sesampainya di depan pintu gerbang kerajaan mereka semua di periksa oleh seorang prajurit.
" Mohon maaf sebelumnya tetapi ada keperluan apa kalian semua mendatangi istana kerajaan? Karena tempat ini tidak bisa di masuki oleh sembarangan orang jika tidak memiliki kepentingan." Ucap salah satu Prajurit yang berjaga di pintu gerbang melihat ke arah Xu Tian dan lainnya.
" Tetapi aku datang kemari karena ingin bertemu dengan kakek dan keluarga ibuku." Xu Tian kemudian mencoba menjelaskan kepada prajurit tersebut namun mereka tidak mau mengizinkan nya untuk masuk.
" Lebih baik kalian semua segera pergi karena aku tidak percaya apa yang kau katakan..." Prajurit tersebut dengan tegas menolak kehadiran Xu Tian dan lainnya.
" Prajurit Bodoh..." Ucap Xu Han yang sudah geram dengan tingkah prajurit tersebut.
" Bocah apa yang kau katakan hah!!.." Bentak prajurit tersebut dengan marah saat mendengar ucapan Xu Han.
" Kau prajurit B O D O H..!" Dengan nada yang mengejek tanpa rasa takut sedikit pun.
" B*jingan..." Prajurit tersebut kemudian segera ingin menyerang tetapi sebelum dia bergerak sudah terdengar sebuah suara.
" Berhenti....!!"