Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Bab 238. Kebahagiaan dan kerinduan


Kabar mengenai kembalinya Xu Tian, kini mulai menyebar ke seluruh Istana Xufelong.


Begitu juga dengan Klan Xu dan Kekaisaran Qing yang mendapatkan kabar dari Feng Huang maupun Long Hei.


Klan Xu.


Saat ini, Feng Huang sedang berada di Klan Xu untuk memberitahukan kembalinya Xu Tian setelah selama dua tahun menghilang tanpa kabar.


" Feng Huang, apakah benar yang kau katakan?" Tanya Lin Hua dengan semangat.


" Tentu saja nyonya. Saat ini tuan muda sedang bersama tuan putri." Ucap Feng Huang dengan cepat.


" Syukurlah jika dia telah kembali," Ucap Xu Yuan dengan senyum kebahagiaan.


Hingga tidak lama kemudian, Xu Mei dan Han Zishu datang ke tempat mereka dengan berlari. Terlihat Bai Hu yang berada di atas kepala Xu Mei sedang menutup kedua matanya.


" Mei'er... Shu'er.., Jangan lari!" Ucap Lin Hua kepada kedua gadis nakal itu.


Xu Mei dan Han Zishu tidak memperdulikan peringatan Lin Hua, mereka segera bertanya pada Feng Huang.


" Paman Huang! Apa benar kakak telah kembali?" Tanya keduanya dengan semangat.


" Benar nona kecil. Tuan muda telah kembali." Jawab Feng Huang dengan menatap ke arah Xu Yuan dan Lin Hua.


Xu Yuan dan Lin Hua menggelengkan kepalanya, lalu Lin Hua segera berjalan mendekati kedua gadis nakal itu.


" Mei'er... Shu'er...., Sebaiknya kita menunggu kakakmu di sini saja." Ucap Lin Hua, agar mereka berdua tidak segera pergi menemui Xu Tian.


Lin Hua khawatir mereka akan mengganggu kebersamaan Xu Tian dan Qing Ling yang sedang melepas rindu.


Mereka mengetahui bagaimana terpuruk nya Qing Ling, meski Qing Ling sendiri mencoba selalu menyembunyikannya dari semua orang.


" Yang di katakan Ibu mu benar. Sebaiknya kita tunggu saja Kakak kesini." Ucap Xu Yuan mencoba membantu istri nya.


Xu Mei dan Han Zishu saling menatap satu sama lain.


" Baiklah, aku akan memberikan waktu untuk kakak Ling terlebih dulu. Setelah itu giliran kita berdua." Ucap Xu Mei yang di setujui oleh Han Zishu.


Lin Hua dan Xu Yuan tersenyum kecut mendengar ucapan Xu Mei.


Mereka akhirnya duduk sambil menikmati teh bersama.


******


Di tempat lain.


Istana Kekaisaran Qing.


Saat ini Kaisar Qing Jiang dan Permaisuri Yan Li Wei sedang bersiap untuk menuju Istana Xufelong.


Setelah mendapatkan kabar kedatangan dari salah satu Jenderal nya yang juga mendapatkan kabar dari Long Hei, mereka berdua segera bersiap untuk menemui Xu Tian di Istana Xufelong.


" Qing Longzi, Ayah akan segera pergi. Kau jaga Istana dengan benar, jika terjadi sesuatu yang mendesak segera kabari ayah." Ucap Kaisar Qing Jiang kepada putra pertamanya.


" Baik Ayah," Jawab Qing Longzi dengan malas.


Dia sebenarnya juga ingin menemui Xu Tian, namun Ayahnya melarang dan malah memberikan tugas kepada dirinya.


Setelah mengatakan beberapa hal lainnya kepada Qing Longzi, Kaisar Qing Jiang dan Permaisuri Yan Li Wei akhirnya pergi meninggalkan Istana Kekaisaran di kawal oleh Dua orang Jenderal dan puluhan prajurit kekaisaran.


*********


Kerajaan Lin.


Di kerajaan Lin, saat ini Lin Zuan, Xie Mayleen, Lin Dong dan Shen Xiayu sedang berkumpul di ruang keluarga.


Sedangkan Lin Hao dan Lin Zhang sendiri sedang berada di Benua Tengah bersama pasukan Istana Xufelong yang di tugaskan di Benua tersebut.


Saat mereka sedang berbincang membahas rencana untuk menuju Ibu Kota, tiba-tiba cincin penyimpanan milik Lin Dong bergetar.


" Ada apa?" Tanya Lin Zuan dengan penasaran.


" Keponakanku telah kembali." Ucap Lin Dong dengan tersenyum bahagia.


Xie Mayleen yang mendengar ucapan putranya terdiam, hingga kemudian terlihat air mata yang menetes.


" Benarkah yang kau katakan itu nak?"


" Benar Ibu, aku baru saja mendapatkan kabar dari tetua agung Klan Xu." Ucapnya dengan memberikan batu komunikasi miliknya.


Xie Mayleen yang belum memercayai ucapan Lin Dong, dengan segera memeriksa nya secara langsung.


Lin Zuan dan Shen Xiayu sendiri hanya diam memperhatikan Xie Mayleen yang memang sangat merindukan cucunya itu.


Hingga beberapa saat, Xie Mayleen bangkit dari tempat duduknya.


" Aku akan segera menuju Istana Xufelong." Ucapnya dengan berjalan keluar.


Lin Zuan menggelengkan kepala melihat tingkat istrinya.


" Aku akan menemani Ibumu." Ucap Lin Zuan segera mengejar Xie Mayleen yang sudah keluar dari ruangan tersebut.


Lin Dong menatap ke arah Shen Xiayu. " Apa kau tidak ikut?"


" Tidak, aku menemani Gege saja di sini." Jawab Shen Xiayu dengan tersenyum.


Sebenernya dia juga ingin ikut bersama Xie Mayleen dan Lin Zuan, hanya saja di istana tidak ada orang. Kedua putra mereka sedang berada di Benua Tengah, jadi mau tidak mau Shen Xiayu lebih baik menemani sang suami.


*******


Kabar mengenai kembalinya Xu Tian juga di dengar oleh semua anggota Istana Xufelong yang berada di luar Benua Timur.


Feng Louzhi dan para saudara Xu Tian terlihat sangat senang dan bahagia mendengar kembalinya Xu Tian.


Mereka ingin segera menyelesaikan masalah yang ada di tempat mereka agar bisa kembali dengan cepat dan bertemu dengan Xu Tian yang sudah sangat lama tidak mereka lihat. Bahkan mengenai kabarnya saja mereka tidak pernah mendengarnya selama dua tahun ini.


Benua Selatan.


Feng Louzhi menatap pasukan yang di bawanya dengan tersenyum.


" Dengarkan aku, saat ini pemimpin telah kembali. Jadi, segera lakukan misi kalian dengan cepat! Kita hancurkan mereka, lalu kembali untuk mengadakan pesta besar-besaran. Apa kalian semua siap?"


" Siap Jenderal!" Jawab pasukan Istana Xufelong dengan semangat berkobar di matanya.


******


Benua Barat.


Xu Feng, Xu Han, dan Xu Cang yang sedang berada di markas, saling menatap satu sama lain.


" Bagaimana?" Tanya Xu Feng kepada keduanya.


" Semua terlihat tenang, tidak ada pergerakan yang mencurigakan akhir-akhir ini." Ucap Xu Cang dengan serius.


" Jangan lengah, tetap waspada. Kalian harus tetap ingat nasehat yang pernah saudara Tian katakan." Ucap Xu Feng dengan mengingat nasehat yang pernah Xu Tian katakan.


" Tentu saja. Ketenangan sebelum badai adalah ketika kamu bersiap untuk menghadapinya. Ketenangan setelah badai adalah ketika kamu menyadari bahwa kamu mengalahkannya. Jika hanya badai yang mengerikan yang dapat menghancurkan kastil iblis, maka biarkan badai menang! Tidak jarang surga datang setelah neraka." Ucap Xu Han dan Xu Cang dengan tegas.


Xu Feng tersenyum mendengar ucapan mereka berdua.


" Saatnya kita menunjukkan kemampuan yang kita miliki. Setelah ini, kita akan kembali untuk mengadakan pesta terbesar yang pernah ada."


" Tentu saja, bukankah kata saudara Tian ketika badai telah berlalu, gunakan energimu untuk membangun kembali hidupmu, jangan buang waktu untuk melihat ke belakang. Jadi kita akan benar-benar melihat kedepan, dan mempersiapkan segalanya sebelum badai yang lain datang." Ucap Xu Cang dengan tertawa kecil.


" Baiklah, segera bersiap. Perintahkan semua pasukan untuk bersiap di tempatnya masing-masing, kita akan segera datang menemui Aliansi sekte aliran hitam untuk menghancurkan mereka!"