
Kemudian dari balik pintu terlihat lima prajurit yang di bawa masuk oleh prajurit sebelumnya.
Sesampainya di dalam Lin Dong langsung saja memberikan tamparan kepada kelimanya.
" Apakah kalian mengetahui apa kesalahan dan bagaiman sikap yang telah kalian lakukan sebelumnya?" Tanya Lin Dong menatap tajam kelima prajurit yang hanya dapat meringis kesakitan.
" Maafkan kami yang mulia kami mengaku salah atas tindakan yang sudah kita lakukan." Ucap salah satu prajurit dengan menahan sakit di wajahnya.
Di dalam hati para prajurit tersebut begitu marah karena di perlakukan seperti ini, tetapi mereka semua tidak dapat berbuat apa-apa.
" Paman serahkan mereka kepadaku, biar aku yang mengurusnya." Ucap Xu Tian kepada Lin Dong.
Lin Dong dan lainya bingung kenapa Xu Tian begitu menginginkan prajurit tersebut apalagi Lin Hao yang sudah mengetahui apa yang di lakukan Xu Tian sebelumnya.
Xu Tian kemudian melangkahkan kakinya ke arah kelima prajurit, Kemudian berhenti setalah berada di depannya.
" Katakan kepadaku siapa yang memberikan kalian semua perintah?" Xu Tian menatap tajam kelimanya.
Yang lainnya begitu bingung apa maksud Xu Tian bukankah mereka adalah prajurit kerajaan Lin lalu mengapa dia menanyakan hal tersebut, namun mereka masih menahan rasa penasaran nya itu dan terus memperhatikan apa yang akan Xu Tian lakukan.
" Tuan muda kami adalah prajurit kerajaan Lin lalu mengapa tuan muda menanyakan hal tersebut. Dan untuk kesalahan kami itu semua memang murni kesalahan kami yang terlalu menganggap tinggi diri kami sebagai seorang prajurit kerajaan." Ucap salah satu prajurit menjelaskan kepada Xu Tian karena bingung atas pertanyaan nya.
Sedangkan dua prajurit yang bersama mereka hanya bisa membasahi dirinya dengan keringat saat mendengar pertanyaan Xu Tian.
" Aku mengerti.." Lalu Xu Tian mengalihkan pandangannya kepada kedua prajurit yang telah dia curigai sebelumnya. " Kalian berdua maju kesini dan untuk kalian bertiga silahkan kembali dan pulihkan diri kalian." Lanjut Xu Tian lalu memberikan cincin penyimpan yang berisi pil penyembuhan dan lima pil tingkat perak kepada mereka.
" Terimakasih tuan muda." Ucap ketiga nya dengan hormat lalu pamit kepada yang lainnya setelah itu segera keluar dari aula keluarga.
" Tuan muda lalu bagaimana dengan kami." Ucap salah satu dari dua prajurit tersebut dengan ketakutan.
" Kalian boleh pergi setelah kalian menjawab pertanyaanku sebelumnya." Melihat keduanya dengan tersenyum tipis.
" Nak apa yang kau maksud sebenarnya?" Ucap Lin Zuan yang sudah tidak dapat menahan rasa penasarannya.
" Kakek tenang saja aku hanya sedang mencoba menguji sampai mana mereka mampu untuk tetap diam." Melihat sang kakek dengan tersenyum.
Akhirnya mereka semua hanya pasrah dan menunggu apa yang sebenarnya terjadi namun tidak dengan Long Hei yang mengerti maksud tuan nya tersebut karena bagaimana pun dia sudah hidup lama dan sudah sering melihat hali seperti ini.
" Baiklah jika kalian masih tetap diam aku akan membawa keluarga kalian untuk datang kesini, bagaimana?" Tanya Xu Tian kepada keduanya.
" Tuan muda ampuni kami, kami melakukan hal ini karena terpaksa dan jika kami tidak menerimanya maka keluarga kami yang akan menjadi jaminan nya." Prajurit tersebut begitu ketakutan dan serba salah.
Awalnya mereka tidak mau untuk menerima tugas tersebut namun orang tersebut mengancam nya akan melukai keluarga mereka maka dari itu akhirnya prajurit tersebut mau tidak mau harus menerimanya.
" Aku mengerti sebaiknya kalian katakan kepadaku siapa yang memberikan kalian perintah, aku akan menjamin keselamatan kalian berdua dan juga keluarga kalian." Xu Tian kini mengerti mengapa mereka berani melakukan hal tersebut.
" Terimakasih tuan muda, kami di berikan perintah oleh Raja Mo Haocun untuk menjadi mata-mata mengawasi pergerakan kerajaan Lin Dan melaporkan segala sesuatu yang terjadi kepada mereka." Prajurit kemudian menjelaskan semuanya kepada mereka semua yang ada di dalam ruangan tersebut.
" Paman apa yang sebenarnya terjadi." Tanya Xu Tian yang tidak mengetahui permasalahan yang sebenarnya.
Kemudian Lin Zuan dan Lin Dong memberitahukan semua nya tentang apa yang terjadi di antara kedua kerajaan tersebut dan penyebabnya adalah kerajaan Tang yang menginginkan Lin Hua ibu dari Xu Tian.
Setelah mendengar semua yang sebenarnya Xu Tian begitu marah tiba-tiba aura yang begitu besar muncul dari dalam tubuhnya dan membuat semua orang merasakan seperti tertimpa gunung karena Xu Tian tidak mengontrol aura tersebut jadi semua orang merasakan tertekan.
Long Hei kemudian segera menyadarkan Xu Tian karena aura tersebut benar-benar menindas dirinya.
" Maafkan aku..." Ucap Xu Tian setelah dapat mengontrol dirinya merasa bersalah karena tidak dapat menahan emosinya.
Semua orang pun tidak menyalahkan Xu Tian dan mengerti bagaiman perasaannya, begitupun mereka semua juga begitu marah dengan apa yang di lakukan kerajaan Tang.
" Long Hei pergi ke kerajaan Mo dan cari informasi tentang mereka." memberikan perintah kepada Long Hei.
" Baik tuan muda..." Ucapnya lalu segera melangkahkan kakinya.
" Saudara biarkan aku ikut dengan saudara Hei." Ucap Xu Han meminta izin untuk ikut bersama Long Hei.
" Benar saudara biarkan aku dan saudara Han ikut dengan saudara Hei." Ucap Xu Cang menimpali ucapan Xu Han sebelumnya.
" Emm... Baiklah kalian pergilah dan tetap berhati-hati..." Xu Tian pun akhirnya mengizinkan kedua saudaranya tersebut karena melihat ketegasan mereka serta dia juga mengerti apa yang di pikirkan saudaranya tersebut.
Kemudian Xu Han dan Xu Cang segera menyusul Long Hei yang masih menunggu mereka karena saat dia ingin keluar mendengar percakapan mereka.
" Nak apa yang akan kau lakukan.." Ucap Xie Mayleen yang khawatir.
" Nenek tenang saja siapapun yang mengganggu serta mengusik keluarga dan orang-orang ku tidak akan aku biarkan untuk tetap hidup dengan tenang bahkan kematian adalah hukuman yang ringan untuknya." Ucap Xu Tian dengan tegas karena sudah ada yang berani mengusik nya.
" Untuk kalian berdua segera kembali kerumah kalian bawa keluarga kalian untuk tinggal di dalam istana. Xu Lou, Xu Guang temani mereka berdua." Lanjutnya melihat kedua prajurit tersebut.
Sedangkan Lin Zuan dan lainnya hanya bisa melongo melihat bagaimana Xu Tian melakukan hal itu semua dengan begitu tegas dan mereka semua seperti melihat seorang pemimpin yang begitu berwibawa.
Xu Feng dan lainnya hanya dapat tertawa di dalam hati mereka masing-masing melihat wajah mereka semua.
" Paman tidak perlu kaget dia sudah sering melakukan hal tersebut dan jika paman mendengar apa saja yang sudah dia lakukan mungkin paman akan lebih kaget lagi." Ucap Xu Feng kepada Lin Dong lalu dia pun menceritakan beberapa hal tentang Xu Tian kepada Lin Dong.
" Apa....!!!!" Teriak Lin Dong dengan kaget.
" Hahahaha....." Tawa Xu Feng begitu kencang saat melihat ekspresi Lin Dong.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Yuk bantu kasih Like biar author semakin semangat buat terus update nya.
see you...