
Sementara Xu Tian yang sedang menghancurkan sebagian bangunan sudah menghentikan kegiatannya saat melihat kejadian di mana kedua orang tersebut bersujud meminta pengampunan.
Dia sebenarnya juga tidak ingin berbuat seperti ini dan membunuh banyak orang yang tidak bersalah karena hanya mengikuti perintah tuan nya yang serakah akan kekuatan serta kekuasaan.
Saat Xu Tian sedang memikirkan apa yang harus di lakukan nya tiba-tiba Long Hei menghampiri dan membisikan sesuatu kepada nya.
Setelah mendengar apa yang di katakan oleh Long Hei kemudian Xu Tian melihat ke arah Xu Han yang juga sedang melihat ke arahnya.
" Huft.. jika memang ini yang terbaik maka aku tidak boleh egois dengan keinginan diriku sendiri, bagaimana pun mereka layak untuk hidup dan yang utama adalah kebahagian orang-orang ku sendiri." Desah Xu Tian kemudian segera menghampiri Lin Dong dan Lin Zuan lalu berdiri di sampingnya.
Sebenarnya kerajaan Mo hanya sedang di manfaatkan oleh kerajaan Tang yang menginginkan kehancuran keluarga nya maka dari itu Xu Tian pun berfikir memberikan kesempatan bagi kerajaan Mo jika mereka bersedia tunduk dengan nya.
Xu Tian kemudian melihat keduanya yang masih setia bersujud, kemudian dia melepaskan Aura Naga nya yang menyebar ke seluruh penjuru istana.
" Kalian berdua bangunlah.." Ucap Xu Tian meminta kedua orang tersebut untuk berdiri.
Namun keduanya masih saja bersujud dan tidak bergerak.
" Apa kalian tuli sehingga tidak mendengar ucapan tuan ku!." Ucap Long Hei dengan melepaskan Aura penindasan mengarah kepada keduanya karena dengan berani menghiraukan perintah tuan nya.
" Uhuukk...uhuukk.." keduanya memuntahkan seteguk darah akibat aura yang di keluarkan oleh Long Hei.
Dengan ekspresi penuh ketakutan akhirnya mereka berdiri dengan susah payah karena Long Hei masih belum menarik auranya.
" Long Hei! " Ucap Xu Tian mengingatkan, mengerti maksud Xu Tian barulah dia menarik kembali auranya.
" Maafkan kami.." Ucap Mo Yeng setelah berdiri dengan tubuh bergetar ketakutan dengan Long Hei yang menatapnya dengan tajam.
" Aku bisa saja mengampuni kesalahan kalian semua yang dengan berani ingin mengusik keluargaku, tetapi aku mempunyai syarat yang harus kalian lakukan untuku dan aku juga ingin melihat bagaimana cara kalian untuk meyakinkan diriku jika kalian tidak akan pernah berhianat kepada kami semua." Ucap Xu Tian dengan tenang penuh wibawa.
" Aku akan bersumpah setia kepada tuan muda, jika aku menghianati sumpah ku sendiri maka langit akan menghukum ku dengan menghancurkan tubuhku serta seluruh orang-orangku menggunakan petir nya." Mo Haocun berkata dengan tegas.
Kemudian Mo Haocun bersama dengan Mo Yeng mengucapkan sumpah setia kepada Xu Tian tidak akan pernah berhianat kepadanya berserta orang-orang nya dan akan menjadi pelayan yang patuh terhadap perintah tuan nya.
Setelah mendengar sumpah keduanya kini Xu Tian mempercayai mereka dan dia berencana akan membangun pasukan nya agar semakin besar.
" Baik karena kalian sudah bersumpah maka aku Xu Tian akan mengampuni kalian." Ucap Xu Tian dengan penuh senyum karena akhirnya satu masalah telah selesai.
Meski dirinya tidak menghancurkan kerajaan Mo tetapi setidaknya dia kini mempunyai pasukan baru yang akan membantunya di masa depan.
Kemudian Mo Haocun dan Mo Yeng mengajak semua orang untuk masuk ke dalam istana kerajaan.
Sedangkan para prajurit di perintahkan untuk mengumpulkan mayat mereka yang telah tewas lalu memberikan pemakaman yang layak kepadanya.
Begitupun untuk yang terluka mereka semua segera menyembuhkan diri mereka dengan bantuan dari prajurit lainnya.
________
Beberapa pelayan segera menghidangkan makanan dan minuman untuk semua orang yang kini tengah duduk di dalam salah satu ruangan yang berada di dalam istana kerajaan.
" Tuan muda jika aku boleh tau apa syarat yang akan tuan muda berikan kepada kami?." Ucap Mo Yeng setelah para pelayan pergi dari ruangan tersebut lalu melihat ke arah di mana Xu Tian duduk.
Begitupun semua orang yang penasaran dengan rencana yang akan Xu Tian lakukan kepada kerajaan Mo.
Xu Tian mengalihkan pandangannya setelah itu melihat ke arah semua orang lalu berhenti kepada Mo Yeng.
" Aku ingin kalian semua menjadi lebih kuat lagi karena mungkin di masa depan aku membutuhkan bantuan dari kalian, aku mempunyai sebuah Faksi yang kini berdiri di belakang klan Xu memiliki sekitar seribu anggota yang memiliki usia di bawah dua puluh tahun kebawah." Menghentikan ucapannya lalu melihat kearah semua orang.
" Mungkin kalian semua mengira bahwa pasukan yang aku bentuk terlihat lemah karena hanya berisikan kultivator muda tetapi kalian semua jangan salah karena aku mempunyai dua jendral yang mampu menghancurkan kekaisaran dengan kekuatan di antara salah satu dari mereka, dan saudara ku yang ikut bersama ku saat ini berasal dari klan Xu adalah komandan dari faksi yang aku bentuk sekitar satu setengah tahun yang lalu."
" Mereka semua berkembang dengan pesat dan hanya tinggal menunggu waktu saja hingga nama Faksi Naga Phoenik Langit akan di takuti oleh semua orang. Aku mengatakan ini semua karena aku ingin kerajaan Mo berada di bawah perintahnya dan kalian semua akan bergabung menjadi anggota Faksi ku, kalian semua tenang saja aku akan memberikan sumber daya untuk kalian." Xu Tian menjelaskan syarat yang harus mereka penuhi untuk menjadi bagian dari Faksi yang dia bentuk.
" Tuan muda kami bersedia menjadi bagian dari Faksi tuan muda." Ucap Mo Yeng yang di setujui oleh Mo Haocun.
" Karena kalian sudah bersedia, aku juga masih memiliki permintaan kepada kalian." Kemudian melihat kearah putri dari Mo Haocun.
Semua orang mengikuti arah pandangan Xu Tian dengan berbagai pertanyaan di dalam pikiran mereka masing-masing setelah mengetahui arah pandangan Xu Tian.
Sedangkan Long Hei hanya tersenyum tipis karena mengetahui apa yang kini tengah di rencanakan oleh Xu Tian, sedangkan Xu Han melihat ke arah Long Hei dan seperti mengerti apa yang akan saudaranya lakukan.
" Saudara Hei jangan bilang jika kau.." Ucapan Xu Han berhenti setelah melihat senyum Long Hei yang semakin lebar.
Mengerti apa yang ingin di bicarakan oleh Xu Han, Long Hei hanya bersikap bodoh dan terus tersenyum sedangkan Xu Cang kini mulai memahami apa yang terjadi setelah melihat keduanya.
Di sisi lain Mo Feifei yang menjadi pusat perhatian menjadi salah tingkah serta malu dan hanya mampu menundukkan kepalanya.
Mengetahui apa yang di rasakan oleh putrinya kemudian Mo Haocun bertanya kepada Xu Tian. " Tuan muda, jika aku boleh tahu apa permintaan tuan muda?"
" Emm..Aku tau bahwa perasaan seseorang tidak bisa di paksakan, tetapi aku hanya ingin menyampaikan bahwa salah satu saudaraku menyukai putri anda, aku hanya berharap jika saudaraku dan putrimu saling menyukai nantinya kau harus merestui hubungan mereka tetapi jika memang putri mu tidak menyukai saudaraku kau boleh menolak nya." Jelas Xu Tian kemudian dengan senyum hangat melihat ke arah Xu Han.
Semua orang kini mengerti dan yang membuat mereka bingung sejak kapan Xu Han menyukai putri dari Mo Haocun karena setau mereka ini adalah pertama kalinya mereka bertemu.
Yang mereka semua tidak ketahui di saat Long Hei, Xu Han dan Xu Cang mencari informasi kerajaan Mo awalnya Xu Han bertemu dengan Mo Feifei hingga mereka menjadi saling kenal di situ lah awal Xu Han jatuh cinta kepada Mo Feifei.
Awalnya Mo Feifei begitu membenci Xu Han setelah mengetahui maksud dia mendekati dirinya hanya untuk mempermudah jalan untuk mencari informasi dari kerajaan Mo.
Namun setelah mendengar apa yang di ucapkan Xu Tian kini dia mengubah lagi pendapatnya tentang Xu Han dan mungkin saja karena inilah salah satu alasan kerajaanya di berikan pengampunan.
Mo Haocun kemudian melihat ke arah putrinya." Fei'er apakah kau juga menyukainya?" Ucapnya yang sudah mengetahui maksud dari Xu Tian dan siapa saudaranya yang menyukai putrinya tersebut.
" Emm... Aku..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...