
"Hancurkan!!!"
"Wushhh...." Tombak Naga kini mulai memanjang, dengan energi emas yang menyelimuti mengakibatkan aura di sekitarnya begitu mencekam untuk lawan.
"Roarrrgghhhh....!! " Teriakan seekor Naga terdengar dari dalam tombak yang terus berputar di udara.
Lalu tidak lama kemudian, tombak naga melesat dengan tajam menerjang Iblis yang ada di sekitarnya.
"Dhuaaarrrr....."
"Dhuaaarrrr....."
Suara ledakan terdengar hingga ke seluruh penjuru hutan kematian, jangankan bergerak untuk menghindari tombak naga, hanya sekedar untuk mengeluarkan suara kesakitan saja para iblis tidak mampu. Setiap tombak naga mengenai iblis langsung mengubahnya menjadi kabut darah.
Meski saat ini Xu Tian masih berada pada tingkat Nirwana 3, namun untuk serangan Tombak Penguasa Naga mampu menghancurkan apa saja, selagi masih berada di bawah tingkat Mahayana.
Meski mampu menghancurkan apa saja, namun selama tombak naga di gunakan dengan jangka waktu yang lama, maka akan semakin membebani tubuh Xu Tian.
Jenderal Qing, Pemimpin Iblis, dan Pria bertopeng bahkan kini telah membuat perisai pertahanan.
"Sungguh mengerikan." Batin mereka semua bergedik ngeri melihat tombak yang bergerak dengan begitu liar.
Merasa energi Qi miliknya tidak mampu untuk terus-menerus menggunakan teknik Tombak Penguasa Naga, Xu Tian pun segera melesat menggunakan teknik yang lainnya.
"Tapak Dewa Naga!"
"Wushhh..." Tapak berwarna emas muncul dari kehampaan melempar Iblis yang sedang lengah.
"Hentikan dia!" Ucap salah satu Iblis, berteriak meminta Iblis yang masih berdiam diri untuk menyerang Xu Tian.
Iblis yang tidak jauh dari Xu Tian segera melesat. Mereka mulai menyadari jika tidak ingin terbunuh dengan sia-sia, maka harus menyerang Xu Tian terlebih dulu agar tombak yang sedang bergerak menyerang rekannya berhenti.
Melihat belasan iblis sedang menuju ke arahnya, Xu Tian pun tidak tinggal diam.
"Auman Dewa Naga!"
"Roarrrgghhhh...." Teriakan seekor naga keluar, melengking begitu dahsyat hingga menggetarkan tanah di bawahnya.
"Boooommmsss...." Belasan Iblis yang sedang menuju ke arah Xu Tian terlempar terkena energi dari gelombang suara yang di hasilkan teknik Auman Dewa Naga.
"Arghhhh...!!" Teriak kesakitan iblis, gendang telinga mereka hancur, bahkan terlihat darah yang mulai mengalir.
Keadaan Xu Tian sendiri kini mulai kehilangan keseimbangannya, energi Qi miliknya mulai menipis.
Jenderal Qing segera meminta bawahannya untuk membantu Xu Tian. Pria bertopeng putih pun segera melesat untuk menghabisi ratusan iblis yang tersisa.
Salah satu dari mereka beregerak ke arah Xu Tian.
"Tuan muda, pulihkan diri tuan muda, aku akan berjaga." Pria bertopeng berdiri di depan Xu Tian.
Xu Tian pun tidak ingin menunda waktu, lalu segera mengeluarkan beberapa pil dari cincin penyimpanan, kemudian segera berkultivasi untuk memulihkan energi Qi yang telah hilang.
Pemimpin Iblis tersenyum licik, berniat untuk menyerang Xu Tian yang sedang memulihakan diri secara diam-diam.
Namun Jenderal Qing yang berada di hadapannya telah mengetahui niat jahat pemimpin Iblis pun tidak ingin membuang waktu, kemudian segera menggunakan teknik terkuatnya untuk menyerang.
" Dhuaaarrrr...."
" Dhuaaarrrr...."
Serangan dari berbagai arah terlihat begitu dahsyat, ledakan akibat kedua serangan yang saling bertabrakan pun menggetarkan seisi hutan kematian.
Membuat para penghuni Hutan kematian sendiri mulai berlarian mencari tempat untuk bersembunyi.
***********
"Siapa sebenarnya mereka." Sosok tersebut bertanya-tanya.
Karena tidak seperti biasanya, dirinya memang sudah sering mengalami hal seperti ini, bagaimana pertempuran yang terjadi di hutan kematian bukan hanya sesekali saja, karena pertempuran di hutan kematian sudah sangat sering terjadi.
Sosok tersebut mulai menyebarkan persepsinya untuk mencari tahu tentang pertempuran yang sedang terjadi.
Hingga tidak lama kemudian, raut wajahnya mulai terlihat berubah.
"Iblis Musho, lagi-lagi mereka!" Ucapnya dengan marah. "Semoga saja Jenderal Qing mampu menghadapi mereka." Dengan tidak berdaya penuh keputusasaan.
Sosok tersebut hanya mampu berharap Jenderal Qing mampu menghadapi utusan dari Iblis Musho, dia merasa tidak berdaya dengan keadaan seperti ini, bahkan kini mulai putus asa dengan keadaan dirinya.
Sudah lebih dari ratusan tahun lamanya dia hanya bersembunyi di hutan kematian, dan berusaha dengan keras untuk bertahan hidup berharap suatu saat nanti dapat sembuh dari lukanya.
Bahkan kini tingkat kultivasinya terus menurun, hanya tinggal menunggu waktu saja hingga kehilangan semua tingkat kultivasinya, menjadi manusia biasa, kemudian tewas.
"Tuan, mungkin diriku tidak mampu menjaga keturunanmu, maafkan diriku yang tidak berguna." Batinnya, terlihat cairan bening yang membasahi wajahnya.
Penyesalan, itu lah yang kini dia rasakan, bagaimana tidak mampu menjalankan tugas yang di berikan oleh orang yang di anggap sebagai tuannya.
Tidak memiliki keluarga sejak kecil, hingga akhirnya bertemu dengan sosok yang di panggilnya tuan. Kehidupan nya mulai berubah, yang awalnya di anggap sampah, hingga menjadi seorang kultivator yang di takuti.
Mendapatkan kehidupan yang lebih baik, di latih dengan sabar oleh sang tuan hingga mampu memiliki tingkat kultivasi melebihi tingkat di dunia fana.
Namun setelah kepergian sang tuan, kini hidupnya mulai berubah, terluka dengan parah, dan hanya mampu berdiam diri di satu tempat. Bahkan hingga kini tidak pernah lagi menjaga keturunan sang tuan.
"Aku tidak boleh menyerah, aku yakin suatu saat nanti dapat bertemu kembali dengan tuan." Ucapnya penuh tekad, jika dia sekarang menyerah, maka akan lebih mengecewakan sang tuan yang telah sangat mempercayai dirinya.
***********
Satu jam berlalu, kini arah pertempuran di kuasai oleh Xu Tian dan lainnya, pasukan Iblis sendiri kini hanya menyisakan Pemimpin Iblis saja yang masih bertahan hidup.
"Dhuaaarrrr....." Pemimpin Iblis dan Jenderal Qing sama-sama terlempar.
"Arghh....!!! B*jingan! Meski aku harus mati di sini, tapi aku percaya pemimpin utama akan mampu bangkit kembali dan menguasai dunia ini!" Teriak dengan marah.
"Cih! Kau terlalu percaya diri."
"Dhuaaarrrr....."
"Arghhhh....!!" Pemimpin Iblis berteriak kesakitan, kini luka yang di dapatkan semakin parah.
"Swushh...."
Berdiri seorang pemuda berparas tampan, pemuda itu tidak lain Xu Tian yang kini telah berhasil mengembalikan energi Qi miliknya.
"Pemimpin utama Iblis juga akan mengalami hal yang sama denganmu! Anggap saja aku memberikan kalian hadiah, dengan mengumpulkan kalian di neraka nanti." Ucap Xu Tian dengan tenang, hingga tidak lama kemudian sebuah energi berwarna emas mulai menyelimuti tangan Xu Tian.
"Swushh...." Energi tersebut semakin terang, hingga tidak lama kemudian energi itu terlihat membentuk sebuah pedang.
"Elemen cahaya!" Teriak kaget Jenderal Qing dan Pria bertopeng.
Bahkan Pemimpin Iblis kini semakin ketakutan melihat sosok Xu Tian, bukan hanya memiliki kemampuan yang luar biasa, bahkan dia mempunyai elemen yang paling di takuti bangsa Iblis.
Bahkan kini mereka semua memiliki pemikiran yang sama tentang Xu Tian, karena sangat jarang seseorang memiliki elemen cahaya.
"Apa kau...."
"Crasshh...." Sebelum mengatakan sesuatu, tiba-tiba pedang cahaya melesat ke arah dada pemimpin Iblis, dan seketika membunuhnya.