
Di dalam formasi sangkar abadi, kini Xu Tian dan Ming Gong saling berhadapan dengan jarak sekitar sepuluh meter.
Terlihat beberapa kali Ming Gong mencoba menghancurkan formasi yang di buat Xu Tian, namun berapa kali dia mencoba tetap gagal dan hanya mampu membuat goresan saja.
" Nak, lebih baik kau hilangkan formasi ini. Atau kau hanya akan mendapatkan kematian!" Teriak Ming Gong dengan kesal, sambil menatap Xu Tian yang masih berdiri dengan tenang.
" Menghancurkan formasi yang telah aku buat saja kau tidak mampu, lalu ingin membunuhku? Bukankah kau terlalu percaya diri?"
" Cih! Jika begitu, aku akan menghancurkan tubuhmu."
" Swushh....." Aura hitam pekat kembali keluar dari dalam tubuh Ming Gong, bahkan aura yang di lepaskan lebih kuat dari sebelumnya.
" Selagi tidak berhadapan dengan ranah Mahayana 5, aku yakin dapat mengalahkannya." Batin Xu Tian, kemudian mengikuti apa yang di lakukan oleh Ming Gong.
" Swushh..." Kali ini Aura berwarna emas keluar dari dalam tubuh Xu Tian, memancarkan energi yang lebih kuat dari aura milik Ming Gong.
Di luar formasi, semua orang menatap dengan takjub dan ngeri, bagaimana kedua aura yang di keluarkan dari keduanya begitu menakutkan.
" Aku harap tuan muda Tian mampu menghadapinya." Batin anggota Klan Ming, Patriak serta para tetua.
" Nak, semoga kau baik-baik saja." Desah Xu Yuan dengan begitu khawatir.
*******
Di tempat lain, kini Kaisar Qing Jiang masih terus berhadapan dengan Kaisar Tang Shan, setelah merasakan aura yang begitu luar biasa, mereka segera mengalihkan perhatiannya.
Namun Kaisar Qing Jiang masih fokus dan bersikap waspada, sedangkan Kaisar Tang Shan begitu kaget setelah melihat hal yang terjadi, di tambah lagi kini hanya tersisa dirinya dan Ming Gong yang berada di dalam formasi.
Melihat lawanya lengah, Kaisar Qing Jiang segera melesat dengan kekuatan penuh melepaskan pukulan tapak.
" Tapak Api Langit! " Energi tapak api melesat dengan tajam ke arah Kaisar Tang Shan yang mulai gelisah.
" Dhuaaarrrr...." Karena tidak fokus, Kaisar Tang Shan terlempar hingga lima meter.
Kaisar Qing Jiang segera melesat kembali dengan menggunakan pedang yang berada di tangan kanannya.
" Tusukan Pedang Api! " Ujung pedang Kaisar Qing Jiang mengeluarkan api kehitaman, kemudian menancap di bagian dada.
" Arghh....!!!!"
Kaisar Tang Shan akhirnya terbunuh setelah menerima serangan dari Kaisar Qing Jiang.
Kaisar Qing Jiang sendiri tidak lama kemudian terjatuh karena telah kehabisan energi.
Long Hei segera bergerak untuk membantu Kaisar Qing Jiang, lalu membawanya ke tempat di mana semua orang sedang berkumpul.
" Kaisar." Ucap pasukan Kekaisaran Qing saat melihat Kaisar Qing Jiang yang terluka dan kehabisan energi.
Long Hei segera membantu Kaisar Qing Jiang dengan mengalirkan energi ke dalam tubuhnya.
*********
Di dalam formasi, kini Ming Gong terlihat lebih berhati-hati kepada Xu Tian setelah melihat bagaimana arah pertempuran dapat di ubahnya dengan mudah.
Jika di lihat dari kekuatan di antara keduanya, maka seharusnya pasukannya yang akan memenangkan, namun hanya karena Xu Tian yang bertempur dengan begitu luar biasa, akhirnya pasukannya harus di kalahkan.
" Aku tidak boleh menganggap remeh pemuda ini, bukan hanya memiliki kemampuan yang tinggi, bahkan gaya bertarungnya pun begitu luar biasa. Memiliki kemampuan yang tinggi, tenang dalam menghadapi situasi, memiliki otak cerdas dan cerdik, jika ini akhir dari kehidupanku, semoga saja kau dapat mengalahkan orang itu di masa depan nanti." Batin Ming Gong, terlihat kesedihan yang begitu dalam.
" Nak, mari kita selesaikan ini semua. Aku berharap banyak kepadamu."
Xu Tian tersenyum penuh hormat dengan sosok yang ada di hadapannya.
" Kau dapat percaya denganku, mungkin jalan yang kau pilih salah, tetapi aku yakin kau memiliki sebuah alasan yang tidak di ketahui oleh orang lain."
" Terima kasih nak." Ucap Ming Gong dengan tersenyum.
Ming Gong mengeluarkan pedang, begitupun Xu Tian yang mengeluarkan tombak Naganya.
" Swushh...."
Ming Gong melesat ke arah Xu Tian dengan gerakan yang begitu cepat.
" Tombak Naga Penghancur! "
" Roarrrgghhhh...." Lengkingan suara naga terdengar dari dalam tombak Xu Tian yang mengeluarkan energi berwarna emas.
Kedua serangan teknik tingkat tinggi melesat dengan kecepatan yang begitu luar biasa.
" Dhuaaarrrr....." Kedua serangan saling bertabrakan.
" Boooommmsss..." Xu Tian dan Ming Gong sama-sama terlempar menabrak dinding formasi.
" Langkah Dewa Naga! "
" Swushh..." Xu Tian segera melesat ke arah Ming Gong yang berusaha untuk menstabilkan tubuhnya.
Merasakan sebuah bahaya mendekat ke arahnya, Ming Gong segera membuat perisai pertahanan.
" Tubuh Iblis Hitam! " Aura hitam pekat membentuk sebuah dinding pertahanan.
" Tombak Penguasa Alam! "
" Whung.... Whung..." Tombak Xu Tian kini melesat ke atas langit, kemudian berdengung kencang hingga menghasilkan suara yang begitu menyakitkan.
Tidak berhenti di situ saja, kali ini Xu Tian kembali mengeluarkan teknik Dewa Naga Surgawi.
" Auman Dewa Naga! "
" Roarrrgghhhh....!"
Krak...krak....
" Boommmss....." Perisai pertahanan yang di buat oleh Ming Gong hancur, tidak mampu menahan suara Auman Dewa Naga yang menimbulkan gelombang energi yang begitu luar biasa.
" Swushh..." Tombak yang sebelumnya berdengung di atas langit, kini mulai melesat ke arah Ming Gong yang kehilangan fokus akibat Auman Dewa Naga.
" Tapak Dewa Naga! " Xu Tian kembali melesat mengikuti tombaknya.
Hingga kedua serangan kini mengarah menuju Ming Gong.
Melihat kedua serangan tersebut, membuat Ming Gong hanya tersenyum, meski dirinya mengeluarkan perisai pertahanan sekalipun tidak akan mampu menahan kedua serangan yang begitu mengerikan tersebut.
" Jiwa Iblis Hitam! " Tiba-tiba sebuah bayangan iblis bertanduk dengan tubuh hitam pekat muncul di belakang Ming Gong.
Melihat hal tersebut, Xu Tian yang sedang mengarah menuju Ming Gong segera meningkatkan auranya untuk menekan iblis bertanduk.
" Aura Dewa Naga! "
Kini posisi Ming Gong semakin terdesak, hingga serangan Xu Tian menghantam tubuhnya.
" Dhuaaarrrr....." Ming Gong terpukul mundur, memuntahkan begitu banyak darah.
" Dhuaaarrrr....." Tombak naga menghancurkan bayangan iblis.
Ming Gong kini sudah tidak dapat berdiri kembali, bahkan untuk menggerakkan badannya saja sudah begitu sulit.
Bukan hanya tubuhnya yang terluka, karena setelah menggunakan teknik jiwa iblis, kekuatan jiwa Ming Gong juga terluka dengan sangat parah.
Xu Tian segera melangkahkan kakinya menuju tempat Ming Gong.
" N..a.k, Hanc..u.rk..an me..r..ekk.a. kata...kan ke..p..adaa Kl..a..n M..i..n.g j..ika a..ku mem..in..ta ma..af a.t..as ke..ja..dian.. ini."
Setelah berusaha untuk menyampaikan sesuatu kepada Xu Tian, Ming Gong akhirnya tewas. Terlihat sebuah senyum dari wajahnya menyiratkan kebahagiaan.
" Paman tenang saja, semua orang memiliki jalan kehidupannya sendiri, aku dapat melihat jika selama ini paman telah mengalami masa-masa yang begitu sulit. Aku akan berusaha untuk melakukan apa yang paman minta, semoga di kehidupan selanjutnya paman dapat menjadi orang yang bijak dalam mengambil segala keputusan." Batin Xu Tian menatap Ming Gong, lalu segera membawa jasadnya.
Dengan mengibaskan tangannya, Xu Tian menghilangkan formasi yang di buatnya. kemudian berjalan menuju yang lainnya.
Semua orang segera mendekat ke arah Xu Tian.
" Nak.."