
Hari berjalan begitu cepat, tidak terasa hari ini tepat dimana kompetisi kekaisaran akan segera di laksanakan.
Terlihat di setiap sudut kota sudah di penuhi oleh para kultivator dari berbagai kelompok serta para orang biasa yang datang ke Ibu kota khusus untuk menyaksikan kompetisi.
" Aku dengar Sun Ming dan Liang Gu dari Sekte Langit Abadi telah mencapai Ranah Raja 2." Ucap seseorang yang sedang menuju arena kompetisi.
" Bukan hanya mereka yang telah mencapai tingkat raja, yang aku tahu setiap Sekte besar masing-masing kini telah memiliki jenius yang berada pada ranah Raja.", Ucap rekannya.
" Jika aku lebih memilih We Lin dari Sekte Bunga Persik, dia begitu kuat dan cantik." Yang lainnya menimpali
" Tetapi We Lin tidak akan memilih dirimu." Ucap rekannya.
" Biarkan saja, apa salahnya aku mengagumi We Lin sang Dewi Bunga Persik." Jawabnya dengan sinis.
Semua orang telah mempunyai jagoan mereka masing-masing, mereka semua rela melakukan perjalanan jauh hanya untuk menyaksikan kompetisi kekaisaran tersebut yang di adakan setiap lima tahun sekali.
******
Xu Tian kini sedang menuju tempat dimana kompetisi akan di laksanakan bersama klan Xu.
" Kakak.. ternyata begitu ramai." Ucap Xu Mei saat melihat sepanjang jalan di penuhi orang-orang dari berbagai kalangan.
" Tentu saja, karena ini adalah kompetisi terbesar di kekaisaran Qing yang di adakan setiap lima tahun sekali." Jawab Xu Tian dengan tersenyum geli melihat tingkat adiknya.
" Apakah nanti aku juga dapat mengikuti kompetisi ini?"
" Emm.. menurut kakak tidak, karena jika Mei'er ikut maka tidak akan ada yang mampu mengalahkan. Jadi bukankah percuma saja?"
Xu Mei pun kemudian diam mencoba mencerna kata-kata kakaknya.
" Kakak benar, mungkin yang seumuran denganku hanya baru Mei'er yang berkultivasi." Ucap Xu Mei saat menyadari mengapa kakaknya mengatakan hal seperti tadi.
Sedangkan yang lainnya hanya dapat tersenyum mendengarkan obrolan mereka.
******
Setibanya di Arena pertarungan, Xu Tian yang lainnya segera menuju tempat yang sudah di sediakan.
Terlihat sudah banyak peserta lainnya yang juga telah berada pada tempatnya masing-masing.
" Bukan dia Liang Gu dari Sekte Langit Abadi?" Tunjuk salah satu penonton yang berada di tribun.
" Kau benar, dia adalah Liang Gu saingan dari Sun Ming." Jawab seorang pemuda di sebelahnya.
" Bukankah mereka sama-sama berasal dari Sekte Langit Abadi?"
" Memang benar, tetapi mereka tetap bersaing untuk menjadi jenius nomor satu di Sekte."
Bukan hanya Sekte Langit Abadi saja yang sudah datang, Sekte-sekte besar lainnya pun telah berada pada tempatnya dengan membawa para jenius yang mereka miliki.
Seperti Sun Ming dan Liang Gu dari Sekte Langit Abadi, We Yan dan We Lin dari Sekte Bunga Persik, Ma Guang dan He Liu dari Sekte Pedang Tunggal, Li Fang dan Biao Lin dari Sekte Awan.
Bukan hanya dari sekte besar saja, sekte-sekte menengah dan kecil pun juga ikut berpartisipasi dalam kompetisi.
Sedangkan untuk klan yang berpartisipasi dalam kompetisi ada Klan Xu, Klan Xia, Klan Yan, Klan Shen, Klan Hu, Klan Cao, Klan Chu, Klan Ye, Klan Yuan, Klan Wu, dan Klan Chen. Yang mewakili beberapa kota yang berada di kekaisaran Qing.
" Karena pertandingan awal adalah pertarungan kelompok, jadi kalian berlima segeralah menuju tempat duduk yang sudah di sediakan." Ucap Xu Yuan melihat ke arah Xu Feng, Xu Han, Xu Cang, Xu Meng, dan Xu Ying.
" Baik Patriak.." Ucap mereka serempak kemudian menunduk memberi hormat kepada para tetua yang lainnya.
" Jangan memaksakan diri." Ucap tetua Xu Peng yang di balas anggukan kepala oleh kelimanya.
" Saudara.." Ucap Xu Feng melihat ke arah Xu Tian yang masih menutup matanya.
" Lakukan yang terbaik." Ucap Xu Tian yang kemudian membuka matanya untuk melihat mereka berlima.
Mereka berlima pun kemudian segera turun menuju ruangan khusus para peserta, dengan tekad dan penuh semangat.
" Aku tidak akan mengecewakan kalian, dan akan aku buktikan bahwa Klan Xu bukanlah Klan yang mudah di usik." Batin mereka berlima.
Semua peserta kini sudah memisahkan diri menuju tempat yang sudah di sediakan oleh pihak penyelenggara.
Tidak lama kemudian datang seorang pria dewasa dengan membawa secarik kertas di tangannya.
" Baiklah, karena kalian semua telah berkumpul disini, maka aku sebagai wasit yang memimpin pertandingan akan menjelaskan apa saja peraturan yang harus kalian ketahui.."
" Dalam kompetisi kekaisaran akan terbagi menjadi dua kategori, yaitu pertarungan kelompok dan pertarungan Individu, untuk pertarungan pertama akan kita mulai dengan pertarungan kelompok yang terdiri dari lima orang di setiap perwakilannya. Pertarungan akan di mulai dengan lima kelompok yang akan langsung naik ke atas arena untuk bertarung, dari kelima kelompok tersebut akan menyisakan satu kelompok yang akan lolos ke fase selanjutnya."
" Hingga pertempuran menyisakan dua puluh kelompok, baru setelah itu kalian akan saling bertarung dengan kelompok A dan kelompok B hingga terus berlanjut menjadi sepulu kelompok, lima kelompok, dan seterusnya hingga ada salah satu dari kelompok menjadi pemenang."
" Ada beberapa aturan yang harus kalian pahami dan patuhi, pertama, tidak boleh menggunakan pil jenis apapun saat pertarungan sedang dimulai karena siapapun yang melanggar akan kami diskualifikasi langsung. Yang kedua, tidak boleh menggunakan dua senjata sekaligus dalam pertempuran dan hanya dapat menggunakan satu senjata saja. Dan untuk yang terakhir kalian semua di larang untuk saling membunuh, menggunakan racun jenis apapun yang dapat membahayakan nyawa orang lain."
" Untuk hadiah sendiri kalian semua pasti telah mengetahui nya, karena pihak kekaisaran telah memberitahukan kepada kalian tentang hadiah yang kalian peroleh saat menjadi juara."
Untuk hadiah sendiri pihak kekaisaran telah menuliskan pada surat undangan yang sebelumnya di sebar, jadi mereka semua telah mengetahui nya, apa saja yang akan mereka peroleh jika menjadi juara.
Wasit kemudian menghentikan ucapannya, sang wasit melihat ke arah Kaisar Qing Jiang yang juga sudah berada di tempat khusus bersama keluarganya yang di temani oleh para petinggi kekaisaran.
Mengerti arti tatapan wasit, Kaisar Qing Jiang pun kemudian menganggukan kepalanya.
" Baiklah, tidak perlu berlama-lama lagi, karena aku mengetahui jika kalian sudah tidak sabar. Maka dengan ini aku umumkan Kompetisi Kekaisaran Di Mulai!"
Suara gemuruh terdengar di setiap sudut bangku penonton saat wasit selesai mengatakan jika kompetisi kekaisaran di mulia.
" Ayo Sekte Abadi Langit!"
" Ayo Sekte Pedang Tunggal!"
" We Yan Aku cinta padamu!"
" We Lin kau Bidadari ku!
Teriakan para penonton terdengar, mereka semua saling meneriaki nama-nama jagoan mereka, dan bahkan banyak pemuda yang datang karena hanya ingin melihat para jenius dari Sekte Bunga Persik yang mayoritas Wanita.
Kompetisi kekaisaran adalah ajang untuk mereka memperlihatkan para jenius yang mereka miliki dengan menjadi juara, Acara itu diadakan setiap lima tahun sekali. Dengan batas usia di bawah Delapan belas tahun.
Sebagai ajang kompetisi terbesar di kekaisaran Qing, kompetisi ini jelas menjadi pusat perhatian dari seluruh kalangan, dengan hadiah yang besar dan juga keuntungan lainnya yang mereka dapatkan.