Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch198-Penghianatan Leluhur Bing


Dengan tenang Xu Tian menatap semua orang yang berada di dalam ruangan itu.


" Sudah berapa lama kalian kehilangan para leluhur kalian yang lainnya?" Tanya Xu Tian yang kemudian menatap ke arah leluhur Bing yang kini mulai membasahi dirinya.


" Tuan muda, untuk apa anda menanyakan hal ini?" Tanya Jenderal besar, yang di angguki oleh Tetua Ji di sampingnya.


" Aku hanya ingin mengetahuinya, namun jika kalian tidak ingin memberitahukan kepada ku juga tidak apa-apa."


Jenderal besar menatap ke arah Kaisar Bing. Kaisar Bing yang di tatap oleh Jenderal besar pun memberikan isyarat.


" Tuan muda, sudah sepuluh tahun yang lalu kami kehilangan tiga leluhur lainya." Jelas Jenderal besar.


" Apa hanya itu?"


Jenderal besar menarik nafasnya, kemudian menghembuskan secara perlahan. Namun saat dia ingin mengatakan sesuatu, tiba-tiba leluhur Bing berdiri dari tempat duduknya.


" Untuk apa kau bertanya mengenai masalah Klan ku?" Tanya Leluhur Bing dengan menatap tajam ke arah Xu Tian.


Bai Luan yang berada di samping Xu Tian dapat merasakan aura yang sengaja di arahkan menuju tuan mudanya pun dengan tenang mengibaskan tangannya, kemudian energi berwarna kuning keemasan muncul menghancurkan aura itu.


" Lancang!" Teriak Shang Hai, Shang Gou bersamaan. Kemudian langsung melesat ke arah leluhur Bing.


Leluhur Bing yang melihat hal itu segera mengeluarkan pedang dari dalam cincin penyimpanan.


" Swusshh...." Aura yang cukup kuat tiba-tiba muncul, semua orang-orang dari Kekaisaran Bing menatap kaget melihat pedang yang di gunakan oleh Leluhur Bing.


" Pedang Es Suci!" Batin mereka semua dengan begitu kaget, dengan segera mereka menatap ke arah Xu Tian.


Xu Tian yang melihat raut wajah penuh keterkejutan dari mereka pun hanya tersenyum tipis.


" Bodoh!" Ucap pelan Xu Tian, kemudian melepaskan formasi untuk menyegel ruangan itu.


" Swusshh....." Energi transparan menyelimuti ruangan, dengan di ikuti tatapan kaget semua orang.


" Jadi..." Kaisar Bing dengan gagap, saat melihat bagaimana Xu Tian dengan mudahnya membuat Formasi tingkat tinggi.


Begitupun para Jenderal dan Tetua yang ada di dalam ruangan. Kini mereka mulai mengerti tentang siapa yang sebelumnya melindungi ibu kota, karena dari yang di lakukan Xu Tian saat ini membuat pertanyaan tentang identitas pelindung ibu kota sebelumnya mulai terlihat.


Sedangkan di tempat lain, Shang Hai dan Shang Gou saling berkerja sama untuk mengalahkan leluhur Bing.


Mendapatkan serangan dari keduanya secara terus menerus, membuat leluhur Bing semakin terpojokkan.


Leluhur Bing tersenyum, kemudian bergerak dengan cepat ke arah Xu Tian.


Bai Luan yang melihat hal itu hanya menggelengkan kepala, dia berfikir jika leluhur Bing ini begitu bodoh.


" Pedang Penghancur Es!" Leluhur Bing saat jaraknya dengan Xu Tian semakin dekat.


Pedang di tangannya di selimuti es yang begitu dingin membentuk sebuah gerigi tajam.


" Tubuh Dewa Naga!" Armor berwarna emas dengan sisik naga menyelimuti tubuh Xu Tian, kemudian dengan gerakan menghindar, Xu Tian menggunakan teknik Langkah Dewa Naga.


" Swushh...." Xu Tian bergerak ke arah kanan, kemudian melesat ke atas.


" Dhuaaarrrr....." Serangan Leluhur Bing mengenai Perisai formasi yang di buat oleh Bai Luan


Bai Luan sebelumnya segera membuat formasi saat melihat Xu Tian bergerak. Jika tidak, maka daya hancur di dalam ruangan itu akan membuat seisi ruangan menjadi reruntuhan.


Leluhur Bing yang melihat Xu Tian menghilang dari tempatnya pun segera mengambil sikap waspada.


Dari kehampaan tiba-tiba muncul tapak berwarna emas yang di selimuti petir.


" Dhuaaarrrr....." Leluhur Bing yang tidak dapat merasakan serangan yang mengarah kepadanya pun terlempar dengan luka yang cukup parah.


Kaisar Bing dan orang-orangnya hanya dapat terdiam dengan mulut terbuka.


" Bagaimana bisa." Batin mereka semua, saat melihat bagaimana leluhur Bing dapat di kalahkan dengan mudah oleh Xu Tian.


Sedangkan di tempat lain, Leluhur Bing juga merasa begitu terkejut saat terkena serangan tunggal dari Xu Tian membuat dirinya terluka dengan cukup parah.


Terlihat tubuhnya yang berlumuran darah, baju yang terkoyak akibat petir yang berderak dengan liar.


Shang Hai dan Shang Gou segera melesat menghampiri Leluhur Bing yang mencoba bangkit.


" Plak....., Plak...." Suaran tamparan menggema di dalam ruangan, bagaimana Shang Hai dan Shang Gou yang sama-sama melakukan tamparan di wajah Leluhur Bing.


Leluhur Bing hanya dapat meringis kesakitan, namun di dalam hatinya begitu marah dan ingin sekali menghabisi keduanya.


Shang Hai yang melihat Leluhur Bing seperti menahan amarah pun kembali menampar wajahnya.


" Jangan menatapku dengan tatapan seperti itu! Seorang penghianat yang rela mengorbankan orang lain demi kepentingan diri sendiri, apa kau masih pantas untuk tetap hidup hah!!" Shang Hai dengan penuh kemarahan.


Seperti yang sebelumnya dia ucapkan kepada Bai Luan, bagaimana dirinya dan kedua saudaranya masih begitu menginginkan kedamaian untuk Benua Utara. Hingga sebuah kenyataan yang begitu menyakiti hatinya terbongkar setelah mengetahui apa yang di lakukan oleh Leluhur Bing.


Shang Gou menatap tajam ke arah Kaisar Bing. " Katakan padaku, apa kalian melihat jasad dari ketiga leluhur yang lainnya?"


Kaisar Bing Qing yang mendapatkan pertanyaan itu hanya menggelengkan kepala, karena semua orang hanya mengetahui kematian ketiga leluhurnya dari apa yang di katakan oleh leluhur Bing Ho.


" Cih! Bahkan kau melakukan tindakan yang begitu terkeji dengan melenyapkan orang-orang mu sendiri." Shang Hai dengan melesatkan pukulan secara membabi buta.


Hingga tindakannya itu di hentikan oleh Xu Tian yang meminta Shang Hai menghentikan.


" Baik tuan muda." Shang Hai dan Shang Gou kemudian membawa tubuh tidak berdaya Leluhur Bing kehadapan Xu Tian.


" Aku serahkan dia kepada kalian, aku dan orang-orangku akan segera pergi dari ibu kota." Ucap Xu Tian, yang kemudian segera berjalan keluar.


Shang Hai bersaudara dan Bai Luan yang tidak mengetahui rencana Xu Tian pun hanya diam dan mengikutinya.


Sedangkan Kaisar Bing Qing dan semua orang hanya terdiam menatap kepergian mereka.


Hingga suara Jenderal besar terdengar.


" Tuan muda, Saya Jenderal besar Kekaisaran Bing meminta bantuan kepada tuan muda." Ucapnya dengan bersujud ke lantai.


Tetua Ji pun yang melihat itu segera melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan oleh Jenderal besar.


" Tuan muda, saya Tetua Ji dari Kekaisaran Bing meminta bantuan kepada tuan muda." Ucapnya dengan hormat.


Xu Tian yang sudah tiba di pintu keluar pun menghentikan langkah kakinya. " Meminta bantuan denganku? Apa kalian begitu bodoh sehingga tidak mampu menyelesaikan masalah ini sendiri? Lalu apa gunanya kalian semua!" Xu Tian mengatakan hal yang begitu menusuk tanpa membalikan badannya.


Bai Luan dan Shang bersaudara hanya dapat menahan tawanya mendengar bagaimana tuan mudanya mulai berakting di depan mereka semua.