
Xu Tian saat ini tengah berada di dalam kamar, setelah pertemuan di Aula Istana selesai, Xu Tian berniat untuk segera menaikan tingkat kultivasinya.
Maka dari itu Xu Tian memutuskan untuk melakukan latihan tertutup selama beberapa waktu kedepan, dan mencoba untuk menembus Ranah Nirwana.
Setelah mendengar tentang informasi yang di berikan oleh Penasehat Zeng, bahwa ada kekuatan lain yang berada di belakang Kekaisaran Tang, maka mau tidak mau Xu Tian harus segera naik tingkat.
Setelah membersihkan diri, Xu Tian segera memasuki Dunia Jiwa.
" Semoga saja lawan yang akan aku hadapi tidak terlalu merepotkan, jika saja aku sudah berada pada Ranah Nirwana, maka aku akan merasa lebih tenang." Kemudian segera duduk dan menutup matanya untuk berkultivasi.
Xu Tian sudah bertekad untuk menembus Ranah Nirwana, dengan sumber daya yang di milikinya, dia tidak terlalu khawatir meski harus menghabiskan banyak sumber daya sekalipun.
Karena bagaimanapun, keluarga serta orang-orang yang dia sayangi lebih berharga dari apapun itu.
Xu Tian pun kini mulai fokus untuk menerobos ke tingkat selanjutnya.
Bukan hanya Xu Tian saja yang melakukan latihan tertutup, bahkan semua Patriak serta para jenius milik mereka pun sedang mencoba naik tingkat.
Sedangkan untuk keamanan Ibu kota sendiri, di serahkan kepada para Jenderal dan Pasukan Kekaisaran. Feng Louzhi pun ikut membantu mengawasi Ibu Kota dari bayang-bayang.
*******
Istana Xufelong.
" Apa kalian semua mengerti?" Tanya Feng Huang, yang saat ini tengah memberikan tugas kepada Pasukan Langit, Pasukan Naga dan Pasukan Phoenix.
" Kami mengerti Jenderal!" Teriak mereka semua.
Pasukan Langit terdiri dari Seratus orang, Pasukan Naga seratus lima puluh orang, Pasukan Phoenix seratus orang.
Mereka semua di berikan tugas atau misi khusus untuk menyebar ke seluruh tempat yang ada di kekaisaran Qing, dengan tujuan mengawasi tempat-tempat yang sudah di tentukan oleh Feng Huang.
" Jika begitu segera bergerak!" Ucap Feng Huang, kemudian mereka semua segera melesat ke berbagai arah dengan membentuk kelompok.
Meski pasukan yang di miliki oleh Faksi Naga Phoenix Langit masih rendah, tetapi mereka adalah orang-orang pilihan yang sudah di bekali dengan teknik tingkat tinggi dan kemampuan khusus lainnya.
Untuk saat ini mungkin nama mereka belum di kenal banyak orang, namun hanya tinggal menunggu waktu saja hingga tiba saatnya nama mereka menjadi momok yang menakutkan untuk mereka semua.
Penginapan Langit sendiri, kini sudah memiliki banyak cabang yang tersebar di beberapa kota yang ada di kekaisaran Qing.
*********
Satu Minggu Kemudian.
Waktu pun berjalan begitu cepat, hingga tidak terasa hari ini sudah memasuki hari ketujuh mereka semua melakukan latihan tertutup.
Xu Tian sendiri masih terus fokus berkultivasi, hingga hari ketujuh Xu Tian hanya mampu naik dua tingkat, yang awalnya berada pada Ranah Kaisar 4 kini menjadi Kaisar 6.
Namun tidak ada tanda-tanda dia akan menghentikan kultivasinya, Xu Tian terus saja menggunakan sumber daya yang dia miliki agar mampu menembus Ranah Nirwana.
Jika sebelumnya Xu Tian mampu naik hingga beberapa tingkat dalam semalam, maka berbeda dengan saat ini, bagaimana dirinya baru saja naik tingkat namun keesokan harinya harus melakukan hal yang sama, maka dari itu Xu Tian harus melakukan lebih keras lagi agar mampu naik tingkat.
Hal ini seperti sebuah beton yang sudah kokoh kemudian kembali di paksa untuk di perbaiki lagi, sehingga membutuhkan proses yang lebih panjang serta waktu yang lebih lama.
Meski mengetahui hal ini, namun Xu Tian lebih memilih untuk tetap melakukan hal tersebut. Jika saja dia tidak mengetahui informasi penting dari Penasehat Zeng, maka dia akan mengahadapi masalah yang lebih merepotkan lagi nantinya.
Tiga Minggu Kemudian.
Terlihat, kini sebuah energi yang begitu besar berputar di sekitar Xu Tian yang sedang fokus dalam kultivasinya.
Hingga beberapa saat kemudian, energi tersebut seperti masuk ke dalam sebuah tempat yang tak berujung.
Hingga beberapa jam kemudian Xu Tian membuka matanya, terlihat asap tipis keluar dari rongga hidung dan mulut Xu Tian.
" Akhirnya." Ucap Xu Tian dengan tersenyum senang, setelah perjuangannya selama satu bulan penuh, kini terbayar dengan ranah kultivasinya yang telah menembus Nirwana 1.
Xu Tian kemudian berdiri. " Sebaiknya aku segera keluar, sudah saatnya menjalankan rencana selanjutnya.".
*****
Di tempat lain, kini Xu Yuan dan seluruh anggota Klan Xu sedang berkumpul bersama, terlihat juga Qing Ling yang sedang duduk di samping Lin Hua.
" Patriak, apakah anda mengetahui kapan tuan muda keluar dari latihan tertutupnya?" Tanya Tetua Xu Peng dengan penasaran.
" Entahlah, aku pun tidak mengetahuinya." Jawab Xu Yuan, karna dirinya pun tidak mengetahui berapa lama lagi putranya akan keluar dari latihan tertutupnya.
Yang lainnya pun hanya dapat diam, mereka semua tidak ada yang mengetahui kapan Xu Tian akan keluar.
Hingga beberapa saat kemudian, Feng Louzhi masuk ke dalam ruangan, lalu segera memberi hormat.
Semua orang segera menatap Feng Louzhi dan berharap jika dia mengetahui tentang Xu Tian.
Mengetahui arti tatapan mereka semua, Feng Louzhi pun kemudian menjelaskan bahwa Xu Tian kini sudah selesai dalam kultivasinya, mungkin sebentar lagi akan segera bergabung bersama mereka untuk membahas rencana selanjutnya.
Dan benar saja, setengah jam kemudian Xu Tian masuk ke dalam ruangan dengan menggunakan pakaian berwarna putih.
" Sepertinya kalian semua begitu merindukanku." Ucap Xu Tian, setelah memberikan hormat kepada semua orang.
Mereka semua tertawa mendengar ucapan Xu Tian.
" Bukan kita, tetapi Putri Ling yang merindukanmu." Ucap Tetua Xu Chen dengan tertawa.
Mendengar ucapan Tetua Xu Chen, membuat Qing Ling begitu malu.
" Kakak Ling, kenapa wajah kakak memerah?" Ucap Xu Mei yang berada di sampingnya.
Gelak tawa semua orang semakin pecah mendengar ucapan Xu Mei yang begitu polos, Xu Tian sendiri hanya tersenyum melihat reaksi Qing Ling yang semakin malu.
" Mei'er, jangan menggoda Kakak Ling." Ucap Lin Hua menggelengkan kepala dengan tersenyum tipis.
Lin Hua menatap Xu Yuan dengan tajam, meminta agar suaminya itu berhenti tertawa.
" Emm... Baiklah, Cukup sampai di sini saja." Ucap Xu Yuan, meminta semua orang menghentikan tawa mereka.
Mereka semua kemudian menghentikan tawa mereka, dan meminta maaf kepada Qing Ling karena telah menggodanya.
Qing Ling pun menganggukan kepala, dia tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, karena dia mengetahui jika mereka hanya bercanda.
" Nak, bagaimana?" Tanya Xu Yuan menatap ke arah Xu Tian yang masih berdiri.
" Sepertinya sudah saatnya untuk kita bergerak."
" Apa kau yakin?" Tanya Xu Yuan dengan serius, mencoba memastikan.
" Tentu saja. Aku sudah tidak sabar untuk menghancurkan mereka yang telah mencoba mengusik ketenangan kita."
Xu Yuan dan Lin Hua mengetahui pasti tentang siapa yang di maksud oleh Xu Tian. Yang di maksud mereka oleh Xu Tian adalah Raja Tang yang selama ini telah mengusik ketenangan kedua orang tuanya.
Bahkan saat ini Long Hei dan orang-orangnya telah berada di Kerjaan Tang, mereka mendapatkan perintah khusus oleh Xu Tian.
" Jika begitu, maka lebih baik kita segera menemui yang lainya." Ucap Xu Yuan lalu berdiri, semua orang pun kemudian mengikuti Xu Yuan.