Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch181-Meninggalkan Makam Kuno


Mendengar apa yang di katakan oleh Xu Tian, membuat Bai Luan semakin percaya jika sosok pemuda yang ada di hadapannya adalah orang yang akan mengubah tatanan Alam ini dengan lebih baik lagi dari sebelumnya.


Namun sebelum itu, Xu Tian harus menyelesaikan segala masalah yang ada sebelum dirinya menjadi Penguasa dari seluruh alam yang ada.


" Tuan muda, saya Bai Luan bersumpah setia akan mengabdi kepada tuan muda." Ucap Bai Luan dengan tulus dan bersungguh-sungguh.


" Bai Luan, sebelum aku menerimamu menjadi salah satu orang-orangku. Kau harus mampu membuat aku merasakan jika kau memang pantas berada di sampingku." Ucap Xu Tian dengan menatap Bai Luan yang masih bersujud di bawahnya.


Bai Luan menganggukan kepala, kemudian segera berjalan ke salah satu batu yang ada di dalam ruangan tersebut.


Hingga setelah tiba, Bai Luan membuat segel tangan dengan gerakan cepat.


" Swusshh...." Sebuah cahaya terlihat memancarkan aura dingin yang begitu kuat.


Bai Luan dengan tenang membuat segel tangan kembali, hingga beberapa saat kemudian terlihat sebuah buku usang dengan tulisan kuno sebagai sampulnya.


Bai Luan segera berjalan menuju Xu Tian.


" Tuan muda pasti sudah tidak asing dengan kotak yang pertama kali tuan muda lihat." Ucap Bai Luan dengan tersenyum.


Xu Tian menganggukan kepala. " Aku tidak menyangka jika kau memang sengaja melakukan hal itu."


" Tuan muda, aku juga dapat merasakan aura tidak asing dari tubuh tuan muda. Meski tipis tapi Indra penciuman ku lebih tajam dari mereka semua." Ucap Bai Luan dengan percaya diri.


" Apa kotak yang ada di pelelangan juga rencanmu?"


" Bisa di katakan iya, dan bisa di katakan tidak."


" Aku mengerti. Sejak awal aku sudah mencurigai sesuatu yang mencurigakan dari makam kuno ini, apa-..?


" Yang tuan muda pikirkan benar, makam kuno ini adalah tempat pertama kali para Iblis datang ke dunia ini. Namun karena kehadiran mereka di ketahui, rencana mereka gagal dan kedua sosok itu mengubah tempat ini menjadi makam kuno yang di selimuti salju dan aura dingin." Ucap Bai Luan menjelaskan.


" Dan untuk buku teknik ini adalah milik salah satu orang yang sudah terlebih dulu ikut dengan tuan muda. Meski dia mampu menjadi kuat dengan cepat, namun dia harus kehilangan potongan ingatan yang penting untuk perkembangan dirinya."


" Apa Klan Dong mengetahui hal ini?"


" Aku tidak mengetahui dengan pasti, namun leluhur mereka mengetahui hal ini dan bisa saja generasi mereka sedang mencari peninggalan milik leluhurnya yang di bunuh oleh tuanku sebelumnya."


" Apa ada sesuatu yang berharga lagi di tempat ini?"


" Tuan muda tidak perlu berada di makam kuno ini lagi, karena di tempat ini hanya ada sumber daya yang tidak terlalu berharga untuk perkembangan tuan muda."


Kemudian Bai Luan menjelaskan apa saja isi dari makam kuno, dari tanaman spiritual tingkat cukup tinggi untuk para kultivator yang masuk ke dalamnya, dan juga beberapa harta yang memang sengaja di letakan.


Alasan makam kuno di jadikan tempat seperti ini adalah untuk menarik perhatian semua orang dan mencari sosok yang mampu menyadari rahasia yang ada di dalamnya.


Bai Luan tidak dapat keluar dari tempat ini karena dirinya harus terluka saat terjadi pertempuran melawan bangsa iblis.


Awalnya dia akan di bawa kembali menuju dunia atas, namun karena jiwa Bai Hu saat itu dalam keadaan tidak memungkinkan untuk melewati ruang dimensi yang menjadi pembatasan dunia bawah dengan dunia atas memaksa Bai Luan tetap tinggal di tempat ini.


Xu Tian terdiam cukup lama, kemudian menatap Bai Luan dengan penuh makna.


" Jangan katakan jika pria sepuh itu adalah dirimu?"


" Hahaha... maaf tuan muda, aku tidak bermaksud untuk melakukan hal itu, hanya saja aku sangat penasaran saat pertama kali melihat pertempuran yang di lakukan oleh tuan muda."


" Hais... kau ini." Ucap Xu Tian, dirinya merasa terbebas dari rasa penasaran dengan sosok yang sebelumnya muncul secara tiba-tiba di penginapan.


" Kita akan segera pergi, namun sebelum itu aku ingin dirimu pergi menuju tempat di mana temanku yang masuk ke dalam makam kuno ini."


" Baik.." Bai Luan kemudian segera menghilang dari tempatnya.


Xu Tian kemudian segera duduk mengambil sikap kultivasi.


Dirinya meminta Bai Luan untuk menemui rekanya dan memberikan sumber daya untuk meningkatkan kemampuan mereka.


Meski Xu Tian baru mengenalnya, namun dari sikap dan keramahan yang mereka tunjukkan kepada dirinya, membuat Xu Tian menyukai rekan barunya itu yang tidak sombong terhadap orang lain.


Dengan memberikan mereka sumber daya, Xu Tian yakin mereka akan menjadi sosok yang dapat di andalkan kemudian hari, apalagi dengan sifat dan sikap yang di tunjukan olehnya.


***********


Di tempat lain.


Bai Luan yang sedang mencari keberadaan pemuda yang di maksud oleh tuan mudanya pun melesat dengan kecepatan cahaya.


Hingga tidak lama kemudian, dia melihat kelompok Du Liang, Go Fan, Lie Ryu, Hyun Di, Cao Gu yang sedang mencoba mengambil beberapa tanaman spiritual.


Dengan kibasan tangan, tiba-tiba muncul sumber daya tingkat tinggi di hadapan mereka berlima.


" Saudara!" Teriak Go Fan dengan kaget, saat melihat tumpukan sumber daya tingkat tinggi di hadapannya.


Du Liang, Lie Ryu, Hyun Di dan Cao Gu pun memiliki ekspresi yang sama dengan Go Fan.


" Dari mana sumber daya ini?" Ucap Du Liang dengan bingung.


Hingga tiba-tiba terdengar sebuah suara yang begitu asing untuk mereka.


" Terimalah hadiah pertemanan dari tuan muda Xu Tian. Setelah itu, segera pergi dari tempat ini." Ucap suara Bai Luan terdengar.


Kelimanya yang mendengar suara itu pun segera mencari keberadaan sosok tersebut.


" Dimana dia?" Lie Ryu dengan melihat tempat di sekitarnya.


" Aku pun tidak mengetahui." Hyun Di, yang juga menatap tempat di sekitarnya.


" Kalian tidak perlu tahu siapa aku, yang harus kalian ingat, berlatihlah dengan giat, karena kita tidak mengetahui bahaya apa yang akan kita temui di depan sana. Segera pergi dari tempat ini sebelum orang-orang yang juga masuk ke makam kuno menyadari jika kalian memiliki sumber daya tingkat tinggi." Ucap Bai Luan, kemudian menghilang dari tempatnya untuk kembali menuju di mana Xu Tian berada.


Mereka berlima pun saling memandang satu sama lain, kemudian menganggukan kepala secara bersamaan sebelum melesat pergi dari tempat itu untuk keluar dari makam kuno.


" Swusshh..., Swusshh..." Setelah kepergian kelimanya, tidak lama kemudian datang beberapa kelompok lainnya.


" B*jingan! Aku merasakan sumber daya yang cukup tinggi di sekitar tempat ini." Ucap salah satu dari mereka.


Hingga tiba-tiba sebuah ledakan terjadi di tempat tersebut.


" Dhuaaarrrr....."


" Dhuaaarrrr....."


" Pergi! Ini formasi jebakan!" Ucap salah satu dari mereka segera melesat pergi meninggalkan tempat itu.