Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Bab 268. Mempersiapkan Pasukan


Xu Tian yang berada di dalam Markas Istana Xufelong, segera memasuki salah satu ruangan yang ada.


Di dalam ruangan.


" Aku harus membuat beberapa pil penawar racun. Meski anggota Istana Xufelong memiliki kekebalan tubuh yang lebih kuat di bandingkan kultivator biasanya, ini semua aku lakukan untuk berjaga-jaga. Jangan sampai dalam pertempuran ini banyak korban yang tewas." Ucap pelan Xu Tian, kemudian memasuki dunia jiwa.


Di dalam dunia jiwa.


" Swusshh...." Xu Tian muncul di Istana Naga, dengan tenang dia masuk ke dalam.


Setelah berjalan selama beberapa waktu, Xu Tian kini telah berada di ruangan pribadinya yang di dalamnya terdapat banyak bahan herbal maupun sumber daya tingkat tinggi.


Dengan tenang Xu Tian mengumpulkan beberapa bahan yang di perlukan untuk membuat penawar racun.


" Swusshh...." Barang-barang telah di letakkan di atas meja bersamaan dengan tungku bercorak naga, berwarna emas.


Xu Tian dengan tenang mencari resep penawar racun tingkat tinggi yang ada di dalam ingatannya.


Hingga beberapa saat kemudian, Xu Tian telah menentukan pil yang akan di buat.


" Wushhh...." Api berwarna merah keemasan muncul, dengan cepat Xu Tian memasukkan bahan-bahan herbal ke dalam tungku.


Dengan penuh konsentrasi Xu Tian fokus dalam penyulingan.


Waktu terus berlalu dengan cepat, Xu Tian terus saja fokus membuat pil penawar.


Hingga kini telah tiga jam Xu Tian melakukan pekerjaannya. Namun tidak ada tanda-tanda Xu Tian akan menghentikan.


Lima jam kembali berlalu, Xu Tian masih terus fokus membuat banyak pil. Sudah ribuan pil yang di buat oleh Xu Tian.


Terlihat keringat yang membasahi tubuhnya.


" Masih ada waktu, setidaknya aku harus membuat lebih banyak lagi." Batin Xu Tian dengan terus berkosentrasi.


Hingga waktu kini telah menunjukkan hampir memasuki pagi. Xu Tian terlihat cukup kelelahan karena harus menggunakan banyak energi Qi nya untuk menyuling pil.


" Swusshh...." Api merah keemasan lenyap.


" Sudah cukup, waktunya memulihkan diri."


Xu Tian berjalan ke arah sudut, di mana biasa dia berkultivasi. Dengan tenang dia menutup matanya untuk mengembalikan energi Qi yang cukup banyak terkuras.


Dengan menelan beberapa pil yang berguna untuk memulihkan energi Qi.


Waktu terus berlalu, sudah dua jam terlewati. Xu Tian yang sedang berkultivasi membuka matanya.


" Sudah cukup. Aku akan melihat Xu Mei dan Han Zishu terlebih dulu." Xu Tian bangkit, lalu berjalan keluar menuju Istana Langit.


Istana Langit.


Di ruangan kultivasi.


Di dalam ruangan, Xu Mei dan Han Zishu masih menutup matanya. Hingga setengah jam kemudian terlihat cahaya putih yang terpancar dari dalam tubuhnya.


Xu Tian yang berada tidak jauh masih dengan tenang mengawasi kedua gadis itu.


" Akhirnya mereka memahami dengan sempurna teknik yang aku berikan." Batin Xu Tian saat melihat cahaya yang keluar dari tubuh mereka.


Hingga beberapa saat kemudian, Xu Mei dan Han Zishu membuka kedua matanya.


Xu Mei dan Han Zishu tersenyum senang, lalu menatap ke arah Xu Tian yang juga sedang menatap ke arahnya.


" Mei'er, Shu'er.. Akhirnya kalian berhasil memahami teknik itu." Ucap Xu Tian yang berjalan mendekatinya.


Xu Mei dan Han Zishu tersenyum, lalu berjalan ke arah Xu Tian.


" Kakak... Terima kasih," Ucap keduanya dengan memeluk Xu Tian.


Xu Tian membalas pelukan mereka berdua.


" Mei'er, Shu'er.., ada yang ingin Kakak katakan," Ucap Xu Tian dengan melepaskan pelukan.


" Kakak, apa yang ingin kakak katakan?" Ucap Xu Mei menatap Xu Tian.


" Kakak tidak bisa melatih kalian berdua. Masih ada urusan yang harus kakak kerjakan," Xu Tian dengan rasa bersalah.


Sebelumnya dia telah berjanji untuk melatih Xu Mei dan Han Zishu, namun saat ini keadaan Xu Tian masih fokus untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi kekacauan.


Xu Mei dan Han Zishu tersenyum.


" Kakak, tidak perlu merasa bersalah. Kita tidak boleh egois dengan menahan Kakak di sini, bagaimana pun kehadiran Kakak lebih di butuhkan untuk dunia ini. Kami berdua berjanji akan berlatih dengan serius agar kelak nanti dapat membantu Kakak." Ucap Xu Mei dengan tersenyum manis.


" Benar kata Mei, Kakak hanya tinggal menunggu hasil latihan kita berdua. Oke..." Ucap Han Zishu dengan mengacungkan jempol telunjuk.


Xu Tian tersenyum menatap keduanya. " Kalian semakin dewasa, Kakak akan menunggu kejutan dari hasil latihan kalian."


Mereka terus mengobrol, hingga beberapa saat kemudian Xu Tian berpamitan kepada kedua gadis kecil itu.


" Kakak akan keluar sekarang. Jangan terlalu memaksakan diri," Ucap Xu Tian dengan mengecup kening keduanya.


Xu Mei dan Han Zishu menganggukan kepala, lalu memeluk Xu Tian untuk beberapa saat.


Setelah berpamitan kepada keduanya, Xu Tian segera keluar dari dalam Istana Langit.


********


Di Dalam ruangan.


" Swusshh.... " Xu Tian muncul kembali di dalam ruangan yang ada di Markas Istana Xufelong.


Dengan langkah tenang, dia keluar dari dalam ruangan tersebut untuk menemui yang lainnya.


Hingga tidak lama kemudian, Xu Tian menemukan keberadaan yang lainnya.


Terlihat Qing Ling, Feng Louzhi, Long Hei, Tetua Xu Peng, Tetua Xu Chen yang sedang berbincang di tempat tersebut.


" Tuan muda..." Ucap mereka saat melihat kedatangan Xu Tian.


Xu Tian menganggukkan kepala, lalu menatap Long Hei.


" Bagikan pada pasukan kita, satu jam lagi kita akan berangkat!" Ucap Xu Tian dengan melemparkan cincin penyimpanan yang berisi pil penawar racun.


" Baik tuan muda." Long Hei menerima cincin yang di berikan Xu Tian, lalu keluar untuk menjalankan perintahnya.


Xu Tian kemudian menatap semua orang. " Sudah saatnya kita menghancurkan Sekte Racun! Jangan biarkan satu pun dari mereka lolos. Feng Louzhi, pimpin pasukan untuk menyerang dari arah berlawanan bersama Tetua Xu Peng dan Xu Chen, untuk penyerang utama biar aku dan Ling'er," Ucap Xu Tian dengan serius.


" Baik tuan muda." Jawab Feng Louzhi dan dua tetua Klan Xu.


Qing Ling menatap ke arah Xu Tian, Xu Tian yang mendapatkan tatapan dari Qing Ling tersenyum.


" Apa ada yang ingin Ling'er sampaikan?"


Qing Ling menganggukkan kepala. " Apa aku boleh untuk melawan Patriak Sekte Racun?" Tanya Qing Ling dengan serius.


Semua orang yang mendengar ucapan Qing Ling saling menatap satu sama lain.


" Apa Ling'er memiliki alasan?"


Qing Ling menggelengkan kepala. " Aku hanya ingin menunjukkan hasil latihanku selama ini. Kalian semua harusnya mengetahui, hingga saat ini aku belum pernah menunjukkan kemampuan sesungguhnya yang aku miliki. Jadi aku mohon kepada Gege, untuk mengizinkan keinginan aku." Ucap Qing Ling dengan menundukkan kepalanya.


Xu Tian menarik nafasnya, lalu menyentuh puncak kepala Qing Ling.


" Berhati-hatilah. Jangan memaksakan diri," Ucap Xu Tian, lalu bangkit dari tempat duduknya.


Qing Ling tersenyum senang. " Baik."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Like & Komentar!