
Setelah keempat hewan buas itu tewas, Xu Tian kemudian segera mengambil mutiara jiwa yang tidak hancur.
" Sebaiknya aku segera mencari tempat untuk memulihkan diri, semoga saja dengan mutiara jiwa ini aku bisa menembus ranah Immortal." Batin Xu Tian, yang kemudian segera melesat pergi meninggalkan tempat itu.
" Swusshh...." Tubuhnya melesat dengan kecepatan ekstrem membelah angin.
Hingga satu jam kemudian Xu Tian menghentikan gerakannya. Matanya yang tajam mengitari tempat di sekitarnya.
" Aura yang cukup kuat." Ucapnya membatin, kemudian kembali bergerak menghindari aura tersebut ke arah timur.
Hingga lima kilometer kemudian, Xu Tian melihat sebuah tempat yang begitu luas dengan hamparan hutan hijau memancarkan aura ketenangan.
Terlihat juga bukit-bukit tinggi yang menjulang ke atas langit.
" Tempat yang sangat indah." Batin Xu Tian dengan takjub, kemudian mencoba mencari tempat untuk memulihkan dirinya.
" Swusshh...." Xu Tian melesat dengan cepat ke arah salah satu bukit, hingga beberapa saat kemudian Xu Tian akhirnya turun di salah satu bukit yang ada.
" Sebaiknya aku segera memulihkan diriku dan mencoba menyerap mutiara jiwa yang ada. Semoga saja kali ini aku bisa menembus ranah Immortal." Xu Tian kemudian segera mencari tempat.
Setelah menemukan tempat yang di rasa aman, Xu Tian kemudian segera membuat formasi untuk menyamarkan keberadaan nya.
Setelah selesai membuat formasi, Xu Tian kemudian masuk ke dalam dunia jiwa.
**********
" Swusshh...." Xu Tian muncul di depan istana naga, lalu segera masuk ke dalam menuju tempat yang biasa dia gunakan untuk berkultivasi.
Setelah tiba, Xu Tian segera mengambil sikap kultivasi, lalu mengeluarkan mutiara jiwa yang dia simpan.
Secara perlahan Xu Tian mulai fokus menyerap mutiara jiwa di genggamannya.
Tiga jam kemudian, terlihat pancaran cahaya keemasan yang berputar di sekitarnya. Energi itu terus berputar dengan cepat, hingga tidak lama kemudian secara perlahan masuk ke dalam tubuh.
" Apa ini." Batin Xu Tian dengan bingung saat sebuah ingatan dan beberapa informasi masuk ke dalam pikirannya.
Terlihat pancaran cahaya yang begitu menyilaukan membentuk siluet seorang pria.
" Akhirnya aku kembali." Ucap pria itu dengan dengan tersenyum menatap Xu Tian.
Xu Tian sendiri hanya terdiam tanpa dapat mengatakan apapun.
" Aku tau apa yang kau pikirkan, namun kau harus mengetahui hal ini." Ucap pria itu kemudian menyentuh kening Xu Tian.
" Swusshh...." Cahaya yang begitu menyilaukan muncul, lalu tiba-tiba Xu Tian berada di suatu tempat yang memiliki energi yang begitu kuat.
" Swusshh...." Xu Tian dapat melihat kejadian yang ada di tempat itu, dan pria di sampingnya pun mulai menceritakan kepada Xu Tian.
" Memiliki kemampuan serta kejeniusan yang begitu tinggi, membuat semua orang yang tidak menyukainya menganggap bahwa kehadirannya membahayakan diri mereka -.." Pria itu tersenyum, kemudian kembali melanjutkan.
" Hingga suatu kejadian, membuat dia yang sedang mencoba menerobos ke tingkat selanjutnya harus mendapatkan gangguan yang mengakibatkan dirinya terluka dengan cukup parah, karena terjadi kesalahan dalam proses kenaikan tingkat, membuat energi di dalam tubuhnya menjadi liar dan tak terkendali."
" Kejadian itu di manfaatkan oleh mereka orang-orang yang tidak menyukainya, mereka dengan sengaja mengganggu proses kenaikan tingkat kultivasi yang tidak ada satu pun yang mampu mencapainya, hingga dia akan menjadi satu-satunya orang yang mampu mencapai tingkat tersebut."
" Lihat dan dengarkan baik-baik."
Xu Tian segera fokus memperhatikan kejadian di depannya.
"Aku tidak menyangka mereka akan begitu tega melakukan hal ini kepadaku, setelah apa yang aku berikan kepada mereka semua." Batin seorang pria dewasa yang wajahnya tertutupi cahaya.
Namun Xu Tian dapat mengetahui bagaimana perasaan pria dewasa itu, bukan hanya merasakan sakit akibat ledakan energi yang kacau, bahkan dirinya merasa lebih sakit saat melihat orang-orang yang selama ini dia lindungi dan dia bantu mengkhianati dirinya.
Begitu menyakitkan, saat orang yang kita anggap berharga ternyata tidak lebih buruk dari sampah. Menusuk dari belakang, bahkan melupakan semua yang sudah mereka lewati bersama, senang, susah, sedih, duka. Dan kini berakhir dengan penghianatan.
Melihat semua orang yang berada di depannya semakin mendekat ke arah dirinya, pria itu mulai bersumpah untuk memutuskan tali persaudaraan terhadap mereka semua.
"Aku harus melakukannya, meski aku harus kehilangan ingatanku sekalipun, tetapi aku masih dapat mengingat semua pengetahuan tentang teknik-teknik yang sudah aku pelajari."
Semua orang semakin mendekat ke arah pria itu, namun baru saja berjarak sekitar 5 meter dari tempatnya, tiba-tiba sebuah energi yang begitu besar muncul di sertai cahaya yang begitu menyilaukan mata.
"AKU SEORANG PENGUASA ALAM DAN SANG DEWA NAGA. Suatu saat nanti akan membalaskan dendam ini!" Teriak pria tersebut, yang kemudian meledakan dirinya.
Semua orang segera pergi menghindar dari tempat ledakan, namun sebagian dari mereka terkena dampak ledakan dan mengakibatkan terluka sangat parah.
" Wushhh...." Tiba-tiba tempat Xu Tian berada saat ini menjadi gelap, hingga tidak lama kemudian muncul sebuah cahaya keemasan.
" Cukup sampai di sini aku membantumu, jalan yang akan kau lalui masih panjang. Dengan berjalannya waktu semua yang dulu pernah kau capai akan kembali dan apa yang belum kau capai akan kau dapati. Jadi jaga dirimu baik-baik, berlatih lebih keras dan jangan pernah mempercayai orang-orang di sekitarmu terlalu jauh."
" Swusshh....." Pria itu berubah menjadi bintang-bintang kecil yang kemudian melesat ke arah kening Xu Tian.
Xu Tian sendiri masih terdiam mencoba mencerna semua informasi tersebut, hingga tiba-tiba rasa sakit yang begitu luar biasa dia rasakan.
" Aaarrgghhhh...." Xu Tian berteriak kesakitan, terlihat darah keluar dari hidung dan kedua matanya.
Bukan hanya itu saja, tubuhnya juga mengeluarkan darah segar.
Proses itu terjadi hingga dua jam, terlihat tubuh Xu Tian yang tergeletak dengan nafas tersisa.
" Apa aku akan mati." Batin Xu Tian dengan tersenyum miris saat tidak dapat merasakan apapun.
" Sangat lucu! Sudah dua kali aku mengatakan hal ini." Xu Tian dengan memejamkan matanya.
Beberapa saat kemudian, sebuah angin berhembus dengan memancarkan kehangatan.
Hingga energi emas yang sebelumnya masuk ke dalam tubuhnya tiba-tiba kembali keluar, lalu membungkus dan menyembuhkan luka yang ada di tubuhnya.
Secara perlahan luka di tubuh Xu Tian tertutup dan menampakkan sisik naga yang memancarkan emang keemasan dan energi yang begitu besar.
" Booommss...." Terdengar suara ledakan dari dalam tubuh Xu Tian yang menandakan jika dirinya berhasil naik tingkat.
Xu Tian yang merasakan energi yang begitu besar tiba-tiba masuk ke dalam tubuhnya itu lalu mengambil sikap kultivasi.
" Akhirnya." Xu Tian dengan senang karena berhasil naik ke ranah Immortal.