
Di tempat lain.
Tepatnya di Benua Utara, saat ini Xu Tian tengah berkultivasi dengan tenang.
Hingga tidak lama kemudian, dirinya membuka kedua matanya.
" Sepertinya aku harus mulai mencari informasi di tempat lain, selagi Jenderal Kun dan Komandan Ru masih belum memberikan kabar." Ucap pelan Xu Tian.
Kemudian segera membersihkan diri terlebih dulu, setelah selesai, dirinya segera keluar dari dalam kamar.
" Tuan muda.." Sapa pelayan yang sebelumnya menyambut kedatangan dirinya, saat pertama kali tiba di penginapan.
Xu Tian tersenyum, lalu menganggukan kepala dan terus berjalan melewati pelayan tersebut.
" Tuan muda, tunggu..." Ucap pelayan tersebut sekali lagi, dengan mengikuti Xu Tian di belakangnya.
Xu Tian pun kemudian menghentikan langkah kakinya, lalu berbalik badan.
" Pelayan, ada apa?"
" Sebelumnya saya meminta maaf kepada tuan muda, karena telah menghalangi tuan muda. Namun diriku hanya menjalankan perintah untuk menyampaikan kepada tuan muda, jika manager penginapan ingin bertemu dan mengundang tuan muda untuk datang ke ruangannya." Ucap pelayan, menjelaskan kepada Xu Tian.
" Emm...apa harus sekarang?"
" Benar tuan muda, manager kami sudah menunggu."
Xu Tian pun diam beberapa saat, kemudian menganggukan kepala.
" Baiklah, jika begitu antarkan saya menuju ruangan manager."
" Baik tuan muda, Mari.." Ucap Pelayan dengan tersenyum, lalu segera membawa Xu Tian menuju ruangan manager.
Setelah berjalan beberapa saat, mereka berdua pun tiba di depan ruangan manager.
" Tuan muda, silahkan masuk, manager sudah menunggu di dalam." Ucap pelayan, dengan membukakan pintu.
" Baik.." Xu Tian segera masuk ke dalam ruangan tersebut.
Pelayan kemudian segera menutup kembali pintu tersebut, lalu meninggalkan Xu Tian bersama manager.
Di dalam ruangan manager, terlihat seorang wanita cantik menggunakan pakaian berwarna hijau sedang duduk.
Saat melihat kedatangan Xu Tian, dirinya tersenyum ramah menatap pemuda yang sedang berjalan ke arahnya.
" Tuan muda, akhirnya anda datang." Ucapnya, lalu meminta Xu Tian untuk duduk di hadapannya.
Xu Tian tersenyum. " Sebaiknya nona segera menjelaskan tujuan nona memanggil diriku untuk datang ke tempat ini."
" Tuan muda sepertinya sudah tidak sabar mendengar apa yang akan diriku sampaikan.." Ucap manager dengan tersenyum tipis.
" Nona, aku sudah mengetahui jika anda selalu mengawasi keberadaanku di kota ini, bahkan saat aku baru saja tiba di penginapan."
" Tuan muda benar, aku meminta maaf karena telah dengan lancang melakukan hal itu, namun aku juga memiliki alasan. Sebelumnya, perkenalkan namaku An Xialin manager penginapan Lotus."
" Baik nona Xialin, aku Xu Tian.." Ucap Xu Tian dengan tenang, memperkenalkan dirinya.
An Xialin pun kaget saat mendengar nama Xu Tian. " Xu Tian, aku seperti pernah mendengar nama itu beberapa minggu yang lalu." Batinnya, dengan menatap wajah Xu Tian.
" Nona Xialin..." Ucap Xu Tian, sekali lagi menyadarkan An Xialin yang masih saja diam.
Xu Tian menganggukan kepala.
" Sepertinya nona memiliki begitu banyak informasi penting, bahkan dapat mengetahui dari mana asal diriku."
An Xialin tersenyum tipis. " Siapa yang tidak mengenal pemuda yang begitu luar biasa seperti anda, meski penduduk benua timur tidak semuanya mengenali tuan muda, namun tidak demikian dengan berbagai kekuatan besar maupun kecil yang ada di benua timur."
Xu Tian menganggukkan kepala, dirinya berharap An Xialin mampu memberikan informasi yang dia butuhkan.
" Nona, sebaiknya anda segera mengatakan tujuan anda, karena aku masih memiliki beberapa urusan yang harus aku kerjakan."
An Xialin menarik nafasnya dalam-dalam, kemudian menghembuskan secara perlahan dengan mengubah raut wajahnya yang semula tersenyum, kini mulai serius menatap ke arah Xu Tian.
" Tuan muda, aku tidak mengetahui maksud kedatangan tuan muda ketempat ini. Namun aku sangat yakin, jika dengan adanya tuan muda, maka kota Chuan dapat kembali seperti semula."
" Jelaskan.." Ucap Xu Tian, dengan mengubah posisi duduknya.
An Xialin menganggukan kepala. " Tuan muda, ini semua berawal dari beberapa tahun yang lalu. Saat itu putri tuan walikota yang sedang berlatih di hutan bersama para jenderal, tidak sengaja melihat Patriak Sekte Elang Hitam yang juga sedang berada di tempat tersebut.."
" Dirinya melihat Patriak Sekte Elang Hitam yang sedang bersama sosok bertanduk. Setelah orang-orangku melakukan penyelidikan, ternyata sosok bertanduk itu lah yang menginginkan tuan Putri walikota..."
" Namun hal ini tidak ada yang mengetahuinya, aku sendiri pun merasa bingung, karena tiba-tiba Putri wali kota tidak dapat mengingat hal tersebut.."
Xu Tian yang mendengar hal itu pun merasa bingung, dirinya belum mampu memahami apa yang di katakan oleh An Xialin.
An Xialin yang melihat Xu Tian masih terlihat bingung pun kembali melanjutkan penjelasannya.
" Tuan muda... sebenarnya Komandan Kun adalah orangku sendiri.." Ucap An Xialin dengan tersenyum kecut.
Mendengar hal itu, Xu Tian pun menghembuskan nafasnya. kini dirinya mulai memahami semua yang di katakan oleh An Xialin.
" Aku mulai memahaminya, jika aku tidak salah, maka kalian yang berasal dari Klan An memiliki sebuah teknik tingkat tinggi yang berfokus untuk bergerak dalam kegelapan. Tidak salah jika dirimu dapat mengetahui dari mana asalku."
" Tuan muda benar, dan teknik tersebut pun memiliki kelemahan. Dan itu lah yang terjadi pada Jenderal Kun yang harus merelakan tingkat kultivasinya turun tiga tingkat."
" Itu semua karena kalian terlalu memaksakan diri, sehingga dalam keadaan darurat, kalian mau tidak mau harus melakukan hal itu."
An Xialin tersenyum kecut. " Tuan muda benar, bahkan tuan muda mampu mengetahui dengan detail mengenai teknik rahasia klan kami."
" Aku hanya mengetahui sedikit." Ucap Xu Tian dengan tersenyum.
" Sepertinya aku tidak dapat membuang banyak waktu lagi berada di tempat ini, awalnya aku ingin bertanya beberapa hal lainnya kepada nona Xialin, namun sepertinya aku harus segera membereskan masalah ini secepat mungkin." Ucap Xu Tian, yang kemudian bangkit dari duduknya.
" Maksud tuan muda?" Tanya An Xialin dengan bingung.
" Aku tidak terlalu yakin, hanya saja aku memiliki firasat buruk tentang hal ini, terutama kepada Putri walikota." Xu Tian dengan serius.
Mendengar apa yang di katakan oleh Xu Tian, An Xialin pun menyadari jika masalah yang terjadi memang sudah sangat rumit.
Bahkan Xu Tian pun kini begitu serius mengatakan hal tersebut.
" Tuan muda, lalu apa yang harus aku lakukan."
" Persiapkan orang-orang yang kau punya, perintahkan mereka untuk menyebar ke seluruh sudut kota. Karena musuh yang di hadapi Kota Chuan ini, bukan hanya orang luar saja, tetapi para petinggi kota ini pun ikut di dalam kekacauan ini." Jelas Xu Tian, lalu segera melangkahkan kakinya keluar dari dalam ruangan.
" Baik...." Ucap An Xialin, lalu memanggil pelayan untuk segera mengumpulkan orang-orangnya, dan melakukan apa yang di katakan oleh Xu Tian sebelumnya.