Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch179-Di Dalam Perut Gunung


" Dhuarrrr....." Serangan yang di lepaskan Xu Tian menabrak perisai pertahanan yang di buat oleh Beruang Es.


" Sekarang!" Beruang Es segera melesat dengan kecepatan penuh ke arah Xu Tian.


Namun belum sempat mereka tiba di tempat Xu Tian, tiba-tiba terlihat cahaya yang begitu terang keluar dari dalam formasi.


Beruang Es yang melihat itu pun segera mempercepat pergerakannya.


" Dhuaaarrrr...." Beruang Es yang berusaha tiba di tempat Xu Tian dengan cepat terlempar menabrak sebuah dinding transparan.


" Arghhh! B*jingan!" Teriak Beruang Es Mahayana 5 yang tiba terlebih dahulu namun gagal masuk ke dalam formasi.


" Bagaimana sekarang?" Tanya Beruang Es yang lain dengan menatap ke arah yang rekannya.


" Aku tidak tahu." Ucap Beruang Es Mahayana 4.


Beruang Es yang terlempar segera berdiri kembali lalu berkumpul bersama yang lainnya.


" Serang secara bersamaan!" Ucapannya memberikan perintah.


" Baik!" Kemudian mereka semau segera melepaskan serangan secara bersamaan.


" Swusshh...., Swusshh...." Kilatan cahaya melesat menuju formasi.


" Dhuaaarrrr...., Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terdengar, membuat puncak gunung bergetar dan membuat para kultivator yang masuk ke dalam makam kuno segera menuju arah ledakan.


Asap tebal pun muncul menghalangi pandangan.


" Trarkk.... Trakkk... Trakkk..." Ledakan petir dengan aura yang cukup kuat tiba-tiba muncul dari dalam formasi.


" Swusshh..." Petir tersebut melesat ke atas dengan angin kencang menyapu tempat di sekitarnya.


" Oh tidak!" Ucap salah satu Beruang Es dengan gemetar.


Petir hitam membentuk seekor naga dengan panjang ratusan meter meliuk dengan tajam melesat ke arah Beruang Es.


Dari jauh ratusan kultivator yang melihat seekor naga yang terbuat dari petir itu pun segera menjauh.


" Teknik yang sangat mengerikan!"


" Kau benar, aku begitu penasaran dengan sosok yang melepaskan teknik tersebut." Rekannya menimpali dengan terus mengarahkan pandangannya ke naga petir.


" Siapa sebenarnya dia." Bing Zhou membatin dengan bertanya-tanya.


Karena ini kali pertama dirinya melihat seseorang yang menggunakan teknik petir seperti yang di lihatnya saat ini.


Di atas puncak gunung.


Beruang Es kembali membuat Formasi pertahanan untuk yang kedua kalinya.


Bahkan kali ini mereka melepaskan semua kekuatannya untuk menahan naga petir yang terlihat begitu menakutkan.


Xu Tian yang sudah masuk ke dalam formasi segera menutupnya kembali.


" Berhasil!" Batinnya, lalu segera menuju lubang yang sepertinya pintu masuk ke dalam perut gunung.


Naga petir yang melesat ke arah Beruang Es tiba-tiba menghilang dari kehampaan.


Beruang Es yang sudah bersiap-siap pun terkejut melihat hal yang terjadi di hadapannya.


" Arghhhh.....!" Beruang Es Mahayana 5 berteriak dengan marah saat melihat hal itu.


" Pemuda licik! Menggunakan formasi Ilusi untuk mengalihkan perhatian kita!"


Pada saat asap tebal muncul, Xu Tian telah membuat formasi Ilusi untuk mengalihkan perhatian mereka.


Xu Tian berfikir tidak akan meladeni para Beruang Es. Dirinya yakin jika bahaya yang sesungguhnya berada di dalam perut gunung, maka dari itu Xu Tian hanya menggunakan formasi Ilusi untuk mengalihkan mereka saat dirinya menutup kembali formasi yang dirinya buka.


**********


Xu Tian dengan tenang melangkahkan kakinya, dengan sesekali dia membuat segel tangan untuk membuka formasi yang menutupi jalur masuk ke dalam perut gunung.


Hingga satu kilometer kemudian, Xu Tian merasakan tekanan yang luar biasa berada sekitar tiga kilometer dari tempatnya.


Hal itu membuat Xu Tian sedikit kesulitan, bukan hanya formasi yang menjadi perisai penghalang saja yang di pasang di dalam goa, bahkan kini mulai terlihat formasi serangan yang membuat pergerakan Xu Tian semakin terbatas.


" Tidak heran jika gunung ini tidak dapat menarik perhatian orang-orang yang masuk ke dalam makam kuno. Dari luar hanya dapat di rasakan aura dingin dan bongkahan es yang membuat pengalihan orang-orang yang masuk ke dalam makam kuno." Ucap Xu Tian dengan terus bergerak masuk lebih dalam.


Andai saja dirinya tidak memiliki kemampuan formasi dan memiliki kekuatan jiwa yang rendah, mungkin Xu Tian juga tidak akan mengetahui hal ini.


Hingga beberapa saat kemudian, dari jarak sekitar lima ratus meter Xu Tian merasa adanya sosok kuat yang sedang menunggu kedatangannya.


" sepertinya dia sudah mengetahui kehadiranku, tetapi?" Batin Xu Tian dengan bingung.


Merasa bahaya ada di depannya, Xu Tian segera melepaskan aura dewa naga dan menggunakan tubuh dewa naga untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan.


Hingga jarak sekitar lima puluh meter, Xu Tian melihat sosok Harimau yang menatapnya dengan tajam.


" Roarrrgghhhh..." Harimau itu meraung keras dengan menatap Xu Tian tajam yang terus berjalan mendekat ke arahnya.


" Tingkat Saint!" Batin Xu Tian dengan kaget saat melihat lingkaran kekuatan Harimau yang ada di hadapannya.


Di hadapan Xu Tian terlihat sosok Harimau setinggi tiga meter, dengan panjang tubuh hampir sepuluh meter dengan waspada.


Xu Tian mencoba untuk tetap bersikap dengan tenang di hadapan Harimau itu.


Sedangkan Harimau yang berada di hadapan Xu Tian merasa begitu bingung saat melihat Xu Tian masih bersikap tenang itu.


Pandangan Xu Tian mengarah menuju salah satu kotak yang berada tepat di belakang sosok Harimau.


" Aku seperti mengenalinya." Batin Xu Tian, dengan terus mencoba mengingatnya.


Namun tiba-tiba Harimau yang ada di hadapannya bergerak menyerang ke arahnya.


Dengan ayunan cakarnya, Harimau tersebut melepaskan serangan menuju ke arah Xu Tian.


Tidak ingin berdiam diri, Xu Tian menggunakan langkah dewa naga untuk menghindari serangan tersebut.


" Swusshh..." Xu Tian menghilang dari tempatnya, kemudian muncul sekitar sepuluh meter dari tempatnya berdiri sebelumnya.


" Dhuaaarrrr...." Cakar harimau menabrak dinding dan membuat ruangan itu bergetar dengan sangat keras.


Harimau yang melihat Xu Tian dapat menghindari serangannya pun semakin bersikap waspada dengan pemuda yang ada di hadapannya.


Dengan gerakan cepat, Harimau itu tiba di sebelah Xu Tian.


" Tubuh Dewa Naga!" Sisik naga menyelimuti tubuh Xu Tian, kemudian membentuk sebuah jubah yang memancarkan cahaya keemasan.


Melihat teknik yang di gunakan oleh Xu Tian, membuat Harimau segera mengarahkan serangan menuju dinding.


" Dhuarrrr..." Sekali lagi serangan itu tidak mengenai tubuh Xu Tian.


Hanya saja serangan kali ini memang di sengaja di alihkan oleh Harimau saat melihat teknik Tubuh Dewa Naga yang dirinya kenali.


Xu Tian yang melihat itu pun begitu bingung dengan alasan Harimau yang tidak lagi menyerangnya.


" Katakan siapa dirimu sebenarnya?"


Xu Tian mengerutkan keningnya. " Apa seperti itu cara dirimu bertanya?"


" Tidak usah banyak bicara omong kosong! Jika kau tidak ingin mengatakan yang sebenarnya, maka aku akan membunuhmu saat ini juga." Harimau dengan tegas menatap Xu Tian.


Xu Tian sama sekali tidak takut dengan ancaman Harimau tersebut pun segera mengeluarkan tombak naga dari dalam cincin penyimpanan.


" Lakukanlah jika kau mampu!" Ucap tenang Xu Tian.