Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch69-Menyembuhkan Qing Ling


Setelah selesai sarapan, mereka semua kini tengah berkumpul di salah satu ruangan yang ada di dalam istana kekaisaran.


" Nak, lalu kalian akan memulai nya kapan?" Kaisar Qing Jiang menanyakan rencana penyembuhan yang akan di lakukan Xu Tian kepada putrinya.


" Emm.. Lebih cepat lebih baik." Jawab Xu Tian, kemudian menatap Qing Ling.


Mengerti arah pandangan Xu Tian, kemudian Qing Ling pun menyetujuinya dengan menganggukan kepala.


" Jika begitu maka kita akan memulainya sekarang." Ucap Xu Tian setelah melihat Qing Ling yang juga sudah siap.


Kemudian mereka semua menuju kamar Qing Ling.


" Jika begitu kami akan menunggu kalian di luar." Ucap Kaisar Qing Jiang setelah tiba di depan kamar Qing Ling.


Kaisar Qing Jiang dan keluarganya telah percaya terhadap Xu Tian, maka dari itu mereka memutuskan untuk menunggu di luar kamar Qing Ling karena takut mengganggu kosentrasi Xu Tian.


" Emm.. Sebaiknya untuk Permaisuri Yan Li Wei ikut kedalam, karena aku tidak ingin nantinya ada sesuatu hal yang akan membuat kalian berfikir yang tidak-tidak terhadap diriku, meski aku tahu kalian semua telah percaya kepadaku tetapi alangkah lebih baiknya jika salah satu dari kalian ada yang ikut masuk ke dalam." Ucap Xu Tian karena merasa kurang nyaman jika hanya berada di dalam kamar berdua saja dengan Qing Ling.


" Hahaha.. Jika begitu maka Istriku akan menemani kalian berdua di dalam." Kaisar Qing Jiang tertawa lucu saat mendengar ucapan Xu Tian, tetapi di dalam hatinya dia merasa begitu menyukai Xu Tian yang mempunyai sifat begitu luar biasa.


" Baiklah, ayo kita segera masuk kedalam." Ucap Permaisuri Yan Li Wei dengan menahan senyum.


Sedangkan Xu Tian dan Qing Ling wajahnya sudah memerah menahan malu karena Kaisar Qing Jiang yang menggoda mereka.


Kemudian mereka bertiga pun masuk ke dalam kamar, sedangkan kaisar Qing Jiang dan Qing Longzi menunggu di depan kamar.


Di dalam kamar Permaisuri Yan Li Wei kemudian duduk di sudut ruangan, sedangkan Qing Ling segera naik ke atas tempat tidurnya mengikuti perintah Xu Tian.


" Duduklah di atas kasur, kemudian duduk dengan sikap kultivasi lalu buka pakaian belakangmu, agar dapat mempermudah aku melakukan prosesnya."


" Baik.." Qing Ling yang begitu gugup.


Qing Ling kemudian duduk dengan sikap kultivasi, lalu membuka pakaian belakangnya. Terlihat kulit putih yang begitu halus terpampang di depan mata Xu Tian.


" Huh..Aku harus tetap fokus." Batin Xu Tian yang begitu takjub melihat kulit putih bersih milik Qing Ling, meski dia masih muda tetapi ini kali pertama dia melihat kulit seorang wanita, apalagi wanita tersebut memiliki paras yang begitu cantik seperti seorang Dewi.


Xu Tian duduk di belakang Qing Ling, kemudian dia mengeluarkan kotak jarum berwarna emas dari cincin penyimpanan nya yang telah dia dapatkan dari Tabib Yao sebelumnya.


Dengan kemampuan serta pengetahuan yang telah diberikan oleh Tabib Yao, kini Xu Tian dapat mengetahui titik-titik Meridian pada tubuh manusia.


Secara perlahan Xu Tian mengambil jarum dari dalam kotak, dengan gerakan cepat menempatkannya di beberapa titik Meridian Qing Ling.


Qing Ling yang sedang menutup matanya dapat merasakan aliran energi mengalir secara halus di dalam tubuhnya.


Tidak lama kemudian Qing Ling merasakan sesuatu yang begitu menyakitkan, melihat hal tersebut Xu Tian segera membantu mengirim energi nya ke dalam tubuh Qing Ling untuk membantu proses penyebaran energi yang semula membekukan beberapa titik Meridian.


Permaisuri Yan Li Wei melihat semua yang terjadi dengan perasaan khawatir karena melihat bagaimana putrinya seperti merasa begitu kesakitan, tetapi setelah beberapa saat dia merasa tenang kembali saat melihat hal yang di lakukan oleh Xu Tian kini membuat Qing Ling mulai dapat menahan rasa sakitnya.


Proses yang dilakukan oleh Xu Tian terus berjalan, hingga satu jam kemudian kini seluruh energi yang membekukan meridian Qing Ling telah pulih sepenuhnya.


Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan dari dalam tubuh Qing Ling yang menandakan ranah kultivasi nya meningkat, bahkan bukan hanya sekali.


Setelah ledakan ke lima baru berhenti, yang awalnya Qing Ling berada pada Ranah Surga 1 kini menjadi Surga 6.


Xu Tian kemudian memasukan sebuah Pil yang telah dia buat sebelumnya ke dalam mulut Qing Ling.


Qing Ling yang sedang merasakan bahagia dan mencoba menstabilkan pondasinya pun membuka mulutnya.


Setelah memberikan Pil kepada Qing Ling, Xu Tian kini mulai mengalirkan energinya kembali untuk membantu penyerapan Pil Yin agar dalam proses penyerapan nya berjalan dengan lancar.


" Kini putriku telah mempunyai seorang yang akan menjaganya, semoga langit selalu menjaga kalian berdua." Batin Yan Li Wei begitu merasa bahagia melihat putrinya bersama Xu Tian yang begitu perhatian.


Meski mereka berdua masih baru mengenal dan tidak saling mencintai, tetapi Yan Li Wei dapat merasakan bagaimana keseriusan mereka untuk membangun sebuah hubungan. Yan Li Wei percaya bahwa cinta akan segera datang kepada mereka berdua.


Di luar kamar kini Kaisar Qing Jiang dan Qing Longzi begitu gelisah menunggu mereka semua.


" Ayah, apakah Ling'er akan berhasil." Ucap Qing Longzi dengan khawatir.


" Ayah percaya adikmu akan sembuh, karena ayah dapat melihat keseriusan dari Nak Tian."


" Semoga saja." Ucap pelan Qing Longzi dengan penuh harap.


Di dalam kamar, setelah tiga jam kemudian Qing Ling membuka kedua matanya.


Matanya yang indah segera melihat ke arah Xu Tian yang berada di belakangnya, Qing Ling segera memeluk Xu Tian.


" Terima kasih banyak Gege." Ucap Qing Ling dengan bahagia, cairan bening pun mengalir dari mata indahnya.


Karena merasa kaget, Xu Tian hanya diam tanpa membalas. Namun saat merasakan bajunya basah, dia pun membalas pelukan Qing Ling hingga beberapa saat kemudian mereka melepaskan pelukan di antara keduanya.


" Tidak perlu berterimakasih, karena bagaimanpun ini sudah menjadi tanggung jawab diriku terhadapmu." Ucap lembut Xu Tian menghapus air mata yang mengalir membasahi pipi wanita yang saat ini akan menjadi masa depannya.


Qing Ling terus saja menatap wajah tampan yang saat ini tengah mengusap air matanya, tanpa menyadari bahwa di dalam ruangan bukan hanya mereka berdua saja.


" Ehem.." Suara Permaisuri membuyarkan kemesraan mereka berdua.


" Ibu.." Ucap Qing Ling yang malu karena telah melupakan keberadaan Ibunya, lalu segera turun memeluk Yan Li Wei yang juga bergerak menuju dirinya.


" Ibu, Ling'er sudah sembuh." Ucap Qing Ling menangis di pelukan Yan Li Wei.


" Ibu begitu bahagia mendengarnya, kini putri ibu sudah bebas untuk melakukan apapun yang dia inginkan." Yan Li Wei yang juga ikut menangis mengelus punggung sang putri.


Melihat kedua wanita yang sedang saling berpelukan membuat Xu Tian merindukan Ibu serta Adiknya.


" Apakah mereka sudah tiba di ibu kota." Batin Xu Tian yang merasa sudah tidak sabar bertemu kedua wanita yang begitu berharga di hidup nya.