
" Aku hanya seorang pemuda yang ingin melindungi Dunia ini dari bangsa kalian! Aku akan menghancurkan dan menghapuskan bangsa Iblis dengan tanganku ini." Ucap Xu Tian dengan terus berjalan mendekat.
Sang Iblis tertawa dengan menahan rasa sakit. " Kau begitu naif! Dengan terjadinya kekacauan di setiap benua yang ada, akan menyebabkan banyak darah yang mengalir. Itu semua akan mempermudah rencana kami untuk membebaskan segel yang saat ini menyegel Kaisar Iblis. Hanya tinggal menunggu waktu hingga Kaisar terbebas dan menghancurkan kalian semua."
Xu Tian terdiam, tidak lama kemudian dia mendapatkan pesan dari Feng Huang yang menjelaskan tentang keadaan di Benua yang ada.
Setelah mendengar hal itu, Xu Tian menatap Iblis yang mencoba memulihkan diri dengan tatapan tajam.
" Sekalipun Kaisar Iblis terbebas! Aku akan tetap akan menghancurkan kalian semua tanpa sisa!" Xu Tian kemudian mengeluarkan tombak Naga dari cincin penyimpanan.
Dengan gerakan cepat, Xu Tian menghancurkan tubuh Iblis tersebut menjadi kabut darah.
Di tempat lain.
Pertarungan antara Qing Ling dan Patriak Sekte Racun benar-benar terjadi. Qing Ling terlihat terus melesatkan serangan ke arah Patriak Sekte Racun menggunakan energi Es miliknya.
Patriak Sekte Racun sendiri terlihat sangat kaget dengan kemampuan serta teknik yang di gunakan Qing Ling.
" Wanita ini benar-benar sangat menakutkan. Memiliki kekuatan tinggi dan teknik tingkat tinggi membuat ku sangat kesulitan untuk menghadapinya." Batin Patriak Sekte Racun dengan terus menghindari pedang maupun tombak yang terbuat dari es.
Hingga beberapa saat kemudian, Patriak Sekte Racun terlihat sangat kaget saat tombak yang sebelumnya selalu dia hindari kini mulai mengurungnya.
Qing Ling tersenyum menatap rencananya untuk mengurung Patriak Sekte Racun berhasil.
" Swusshh...." Qing Ling mengangkat tangannya ke atas langit.
" Swusshh...." Ribuan Tombak es muncul di atas langit dengan aura yang menekan Patriak Sekte Racun.
Melihat hal itu, Patriak Sekte Racun segera membuat perisai pertahanan berwarna hijau pekat. Kemudian melemparkan ribuan jarum-jarum kecil ke atas langit.
" Lemah!" Teriak Qing Ling saat jarum itu hancur bertemu dengan tombak es miliknya.
Saat tombak es hampir mengenai perisai pertahanan, tiba-tiba asap tipis berwarna ungu muncul dari bawah tanah yang kemudian membentuk tubuh Patriak Sekte Racun.
" Dhuaaarrrr....." Ribuan Tombak menghancurkan perisai.
" Kemampuan mu cukup tinggi, tetapi itu semua belum cukup untuk membunuhku." Patriak Sekte Racun kemudian menghilang kembali dari tempatnya.
" Swusshh....."
Qing Ling terus fokus, lalu membuat perisai es yang mengelilingi tubuhnya.
Di dalam perisai es, Qing Ling menutup kedua matanya mencoba mencari keberadaan Patriak Sekte Racun dari pantulan es di sekitarnya. Hingga beberapa saat kemudian Qing Ling tiba-tiba berada di luar perisai dengan pedang di tangannya.
Dengan gerakan cepat, Qing Ling mengayunkan pedang ke bawah tanah membuat tempat di sekitarnya bergetar dengan kemunculan energi es yang sangat dingin.
" Dhuaaarrrr....." Patriak Sekte Racun terlempar puluhan meter saat energi es tiba-tiba melesat dari bawah tanah.
Dengan gerakan cepat, Qing Ling menggunakan teknik es dengan membungkus tubuh Patriak Sekte Racun menjadi patung es.
" Ledakan!"
" Dhuaaarrrr....."
Tubuh Patriak Sekte Racun yang menjadi patung es hancur berkeping-keping.
********
Di tempat lain.
Pergerakan secara besar-besaran terjadi di seluruh Dunia Kultivator. Itu semua terjadi setelah terjadinya penyerangan yang di lakukan Xu Tian dan Pasukan Istana Xufelong di Sekte Racun.
Yang tidak di ketahui Xu Tian, jika sosok yang di lawan olehnya adalah sosok yang mengendalikan semua Iblis di seluruh benua.
Pergerakan itu menimbulkan gejolak di setiap kota dan kekaisaran yang ada, sehingga membuat mereka segera menurunkan pasukannya untuk melawan pasukan Iblis yang mulai mencoba merangsak masuk ke kota-kota.
Benua Utara.
Di perbatasan hutan Benua Utara, tempat yang sebelumnya tenang kini mulai terlihat sangat kacau saat kedua pasukan besar yang saling berdatangan.
Pasukan Iblis yang mencoba memasuki kota di tahan oleh Pasukan Istana Xufelong yang berkerja sama dengan pihak Kekaisaran maupun pihak Aliansi sekte aliran putih yang ada di Benua Utara.
" Swusshh..... Swusshh....." Ribuan pasukan besar terus berdatangan ke tempat itu yang langsung turun dalam pertempuran yang terjadi.
" Swusshh....." Ribuan serangan terus memenuhi hutan membuat kawah besar dan menghancurkan tempat itu menadi tanah lapang.
" Swusshh...." Pasukan Istana Xufelong yang datang segera membuat formasi cincin langit.
" Dhuaaarrrr.... Dhuaaarrrr...." Kombinasi Pasukan Istana Xufelong berhasil mendorong ratusan bangsa Iblis.
Kehadiran Pasukan Istana Xufelong benar-benar membuat perhatian para petinggi dari bangsa Iblis dan Aliansi sekte aliran hitam menargetkan mereka.
Hingga tidak lama kemudian, udara di sekitarnya kembali bergetar dengan kemunculan Bai Luan, Xu Jin, Xu Lou, Xu Guang, Shang Hai, Shang Gou, Shang Lou, Fu Li Guan dan dua tetua dari Klan Xu.
" B*jingan! Siapa mereka sebenarnya?" Ucap Salah satu Patriak Sekte aliran hitam dengan kesal.
*********
Benua Barat.
Benua Barat juga mengalami hal yang sama, di mana Kedua pasukan besar kini saling berhadapan di dekat Gunung yang ada di Benua tersebut.
Pasukan Istana Xufelong yang datang bersama dengan Xu Feng, Xu Cang, Xu Han, Bai Mo, dan Tetua Xu Hou segera turun ke medan pertempuran.
Gaya bertarung yang mereka tunjukkan benar-benar membuat Pasukan musuh begitu kalang kabut. Terlihat setiap detiknya akan ada pasukan yang tewas dengan keadaan tubuh hancur maupun kepala yang terlepas dari tubuhnya.
********
Benua Tengah.
Kaisar Ming Li Fang bersama para petinggi Klan Ming berkerja sama dengan Lin Hao, Lin Zhang, Tetua Xu Gou, Xu Jian, dan Yuan Qi.
Terlihat juga Jenderal Qing bersama dengan Tetua Ji yang bergabung bersama pasukan besar itu untuk melawan Pasukan Iblis yang muncul di dekat Hutan Kematian.
*******
Benua Timur.
Di Benua Timur sendiri, terlihat lebih tenang di bandingkan dengan keempat Benua yang lainnya.
Saat ini, di Istana Kekaisaran sudah hadir para petinggi maupun Patriak Sekte dan Klan yang ada di Benua Timur.
" Kaisar, meski keadaan di Benua Timur terlihat lebih tenang di bandingkan Benua lainnya, kita harus tetap bersikap waspada dan mempersiapkan pasukan." Ucap Patriak Ling Chen dari Sekte Langit Abadi.
" Yang di ucapkan Patriak Chen benar. Kita harus segera membagi pasukan menuju kota-kota besar maupun kota kecil untuk membantu pihak kota." Patriak Xin Xia menimpali.
Kaisar Qing Jiang menganggukkan kepala, lalu menatap ke arah Xu Yuan.
" Patriak Xu, bagaimana dengan pendapat anda?" Tanya Kaisar Qing Jiang.
Semua orang yang hadir dalam pertemuan mendadak itu segera mengalihkan pandangan ke arah Patriak Xu Yuan.
" Aku setuju. Hanya saja, aku ingin semua pihak hanya mengirimkan mereka yang memiliki tingkat kultivasi tinggi. Itu semua agar generasi muda kita masih bisa terus berkembang untuk menjadi pilar kekuatan di Dunia ini. Dan untuk kota-kota yang ada di Benua Timur, saat ini pasukan Istana Xufelong telah menyebar dan membagi kelompok di setiap kota yang ada. Kalian semua dapat bergabung bersama mereka nantinya." Ucap Xu Yuan berpendapat.
Semua orang yang ada di dalam ruangan setuju, kemudian mereka kembali melanjutkan pertemuan untuk membagi tugas masing-masing.