Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch107-Di Mulainya Kekacauan


Dua hari Kemudian.


Saat ini Xu Tian, Long Hei dan Leluhur Chen beserta anggota Klan Ming yang lainnya tengah berkumpul di halaman Klan Ming.


Untuk Xu Jin, Xu Lou sudah di berikan tugas oleh Xu Tian untuk menuju hutan Huyang, di mana pasukan kekaisaran Qing berada.


Bukan hanya mereka saja yang sudah di berikan tugas. Saat ini Wuya, Jingmi, Xu Cang dan lainnya pun sudah menuju Kerajaan Tang.


Leluhur Ming Cheng sendiri kini sudah bersumpah menjadi pelayan Xu Tian, dengan ini Klan Ming resmi menjadi pelayan Xu Tian. setelah bertemu dan mengobrol beberapa hal, Xu Tian mendapatkan beberapa informasi dari Leluhur Ming Cheng.


Saat Xu Tian mengatakan jika dirinya dan kekaisaran Qing ingin menyerang Kekaisaran Tang, leluhur Ming Cheng begitu semangat.


Xu Tian juga mengatakan ingin mengembalikan kedudukan Klan Ming untuk menjadi penguasa benua tengah kembali, leluhur Ming Cheng pun menyetujui keinginan Xu Tian.


" Dengarkan apa yang ingin aku ucapkan, Aku Ming Cheng dengan ini bersumpah akan menjadi abdi atau pelayan tuan muda Xu Tian, begitupun dengan kalian seluruh anggota Klan Ming. Jika di antara kalian ada yang menolak keputusanku, maka silahkan kalian semua pergi dari Klan Ming." Ucap leluhur Ming Cheng dengan lantang dan tegas.


Semua orang hanya diam, mereka sudah mengetahui hal ini. Jadi mereka tidak terlalu kaget dan tidak menolak hal tersebut.


Melihat semua orang setuju, kemudian leluhur Ming Cheng segera mempersilahkan Xu Tian untuk berbicara.


" Baik, terima kasih karena kalian telah berkumpul di sini. Aku tidak ingin semuanya merasa tertekan terhadap status baru kalian. Mari kita bangun kembali kekuatan Klan Ming yang telah runtuh, dan menjadikan Klan Ming sebagai penguasa benua tengah kembali." Xu Tian menghentikan ucapannya, lalu menatap semua orang yang ada di depannya.


" Jika kalian siap, maka segera persiapkan diri kalian untuk melakukan pertempuran pertama, karena hari ini kita akan menuju kerajaan Tang untuk menghancurkan mereka." Ucap Xu Tian dengan tegas.


Mendengar hal tersebut, membuat mata semua orang berapi-api penuh semangat. Sudah sekian lama mereka menunggu saat-saat seperti ini, membalaskan rasa sakit yang selama ini hanya mampu mereka tahan.


Kehilangan apa yang seharusnya mereka miliki, kehilangan orang tua, saudara, dan harus merasakan kehidupan yang begitu sulit.


Bahkan di antara mereka ada yang mulai meneteskan air mata.


" Ayah, Ibu. akan aku pastikan, bahwa aku akan menghancurkan mereka yang telah membunuh kalian. Terima kasih tuan muda Xu Tian." Batin Ming Zhou yang tidak lain pemuda yang menjaga Xu Tian saat dalam latihan tertutup.


" Apa kalian semua siap!" Teriak lantang Xu Tian, mencoba membangkitkan semangat semua orang.


" Kami siap tuan muda!" Teriak mereka semua. Bahkan Leluhur, Patriak, dan para tetua pun ikut berteriak dengan lantang.


" Bagus! Jika begitu, kita akan berangkat sekarang!" Ucap Xu Tian, kemudian semua anggota Klan Ming segera mengikuti Xu Tian.


**********


Hutan Huyang.


Saat ini pasukan kekaisaran sudah sampai, karena jarak yang mereka tempuh tidak terlalu jauh.


Merasa jika ada seseorang yang akan datang, semua orang segera bersikap waspada.


" Tenanglah, mereka bukan musuh." Jelas Feng Louzhi meminta semua orang untuk tenang, dan menurunkan senjata mereka.


Hingga tidak lama kemudian datang Xu Lou dan Xu Jin. Keduanya kemudian memberi hormat kepada semua orang.


" Bukankah mereka anggota Klan Xu?" Ucap salah satu Patriak.


" Benar, mereka anggota klan Xu." Timpal Patriak yang ada di sampingnya.


Mereka tidak mengetahui jika orang-orang Klan Xu lah yang telah mencari informasi-informasi penting, mereka semua mengira jika Xu Tian berkerja sama dengan kekuatan lain untuk mencari informasi.


Feng Louzhi sendiri tidak memperdulikan obrolan mereka, Feng Louzhi segera berjalan menghampiri keduanya.


" Jelaskan kepada kami, apa rencana selanjutnya?" Tanya Feng Louzhi menatap keduanya.


Semua orang dengan serius mendengarkan penjelasan dari keduanya. Hingga beberapa saat kemudian Xu Jin dan Xu Lou menyelesaikan penjelasan mengenai rencana yang akan dilakukan.


" Apa itu tidak berbahaya?" Tanya Patriak Wang Dunrui.


" Akan lebih berbahaya lagi jika kita terlalu lama berada di tempat ini, kita tidak mengetahui situasi yang sedang terjadi di Istana Kekaisaran Tang, bisa saja mereka telah mempersiapkan diri." Jelas Feng Louzhi.


" Benar, tetapi apa itu tidak membahayakan untuk penduduk benua tengah. Dengan jumlah pasukan yang kita bawa akan menarik perhatian mereka semua. Aku hanya takut jika mereka akan terkena dampaknya."


" Dari informasi yang kami dapatkan, jika penduduk benua tengah banyak yang tidak menyukai Kaisar Tang Shan karena bersikap semena-mena terhadap mereka. Aku yakin mereka akan menghindari pertempuran ini dengan menyelamatkan diri mencari tempat yang aman." Jelas Xu Jin menatap semua orang.


" Asalkan kita tidak membuat kekacauan di setiap kota yang kita lewati, itu tidak akan terlalu menjadi masalah." Ucap Xu Yuan menimpali.


" Benar, kita akan bergerak dengan tenang tanpa membuat kekacauan. Jika begitu sebaiknya jangan membuang waktu terlalu lama." Ucap Kaisar Qing Jiang.


Semua orang pun kemudian segera bersiap, hingga beberapa menit kemudian segera bergerak menuju ibu kota kekaisaran Tang.


" Aku tidak menyangka, jika mereka akan mengawasi hingga tempat ini." Batin Feng Louzhi dengan tersenyum tipis, namun semua orang tidak menyadari hal tersebut.


********


Di salah satu sudut Hutan Huyang, terlihat enam orang yang sedang berada di balik sebuh formasi yang menyamarkan keberadaan mereka.


Namun mereka begitu kaget saat melihat Feng Louzhi menatap ke arah mereka.


" Pemimpin." Ucap salah satu dari mereka.


" Seperti yang kau katakan, aku yakin jika dia memiliki kemampuan yang lebih tinggi dari kita." Ucap sang Pemimpin dengan tenang.


" Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya?" Tanya salah satu dari mereka.


" Sepertinya kita lebih baik kembali, karena keberadaan kita tidak terlalu di perlukan. Dengan adanya orang tersebut, maka kita tidak perlu terlalu mengkhawatirkan pasukan kekaisaran Qing." Jelas pemimpin, lalu segera kembali menuju benua timur. Kelimanya pun mengikuti sang pemimpinnya.


" Klan Xu, bukan sesuatu yang mengagetkan jika mereka memiliki orang-orang seperti dia." Batin pemimpin tersenyum sendiri saat sedang dalam perjalanan menuju Kekaisaran Qing.


Sedangkan kelima bawahnya hanya menatap dengan bingung.


*************


Kerajaan Tang.


" Saudara, bagaimana?" Tanya Xu Guang menatap Xu Cang.


" Tenanglah, saudara Tian dan lainnya sedang menuju kesini. Kita hanya tinggal menuggu mereka tiba."


" Syukurlah, karena aku sudah tidak sabar ingin menghancurkan kerajaan ini." Ucap Xu Guang dengan semangat.


Sedangkan Jingmi, Wuya, dan anggota Faksi yang lain hanya tersenyum melihat tingkat Xu Guang yang sedari tadi begitu heboh.


" Hentikan senyum kalian, atau aku akan menghukum kalian." Ucap Xu Guang menatap tajam ke arah anggota Faksi.


" Maaf Komandan." Ucap mereka serempak, segera menundukkan kepala.


" Hahahaha....." Xu Guang, Xu Cang, Jingmi, dan Wuya tertawa melihat anggota Faksi yang begitu ketakutan.


" Tenanglah, aku hanya bercanda."


Semua anggota Faksi hanya mampu mengumpat di dalam hati mereka masing-masing.