Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch129-Istana Kekaisaran Ming


Istana Kekaisaran.


Xu Tian terus melangkahkan kakinya masuk ke dalam istana, setiap kali dirinya bertemu dengan prajurit atau pelayan, maka mereka akan memberikan hormat kepada Xu Tian.


Untuk orang-orang yang berada di istana kekaisaran Ming, mereka sudah mengetahui siapa sosok Xu Tian sebenarnya.


Xu Tian sendiri selalu tersenyum hangat untuk membalas hormat mereka semua.


Hingga tidak lama kemudian, saat sedang menuju Aula, Xu Tian bertemu dengan tetua Ming Zhu.


"Tuan muda." Sapa tetua Ming Zhu dengan hormat, menatap kedatangan Xu Tian.


"Tetua Zhu, apa Kaisar ada?" Tanya Xu Tian saat sudah berada tepat di depan tetua Ming Zhu.


"Ada tuan muda, saat ini kami sedang melakukan pertemuan di aula."


"Ouh, apa yang sedang kalian rencanakan?"


"Pihak kekaisaran akan memilih beberapa menteri baru untuk menggantikan menteri sebelumnya tuan muda, serta pengangkatan Jenderal maupun komandan untuk pasukan kekaisaran."


Xu Tian dia beberapa saat, mencoba berfikir jika dirinya terlalu lama di benua tengah, maka perjalanan untuk berpetualang ke benua lain akan semakin lama tertunda.


"Apa Kaisar masih lama?"


"Jika tuan muda ingin bertemu, maka aku akan menyampaikan kepada Kaisar Ming Li Fang, pasti beliau akan segera menemui tuan muda."


Merasa tidak enak karena harus mengganggu pertemuan itu, Xu Tian akhirnya lebih memilih untuk menunggu beberapa saat.


"Biar aku menunggu saja. Tetua Ming Zhu, nanti akan ada seorang komandan yang membawa beberapa orang luar menuju penjara, dan aku meminta tetua untuk membawa pemuda yang ikut denganku ini ikut bersama tahanan yang lain." Ucap Xu Tian dengan melihat pemuda yang berada di belakangnya.


Tetua Ming Zhu mengerutkan dahinya, dia merasa bingung, namun tidak berani bertanya lebih jauh lagi. Segera saja tetua Ming Zhu menatap pemuda yang ada di belakang Xu Tian.


"Baik tuan muda." Jawab Tetua Ming Zhu, kemudian memanggil pelayan yang berada tidak jauh darinya.


"Lebih baik tuan muda beristirahat terlebih dulu, nanti aku akan mendatangi tuan muda jika Kaisar sudah selesai melakukan pertemuan." Tetua Ming Zhu kemudian meminta pelayan untuk membawa Xu Tian ke ruangan yang pernah di tempatinya.


"Tuan muda, mari." Ucap sang pelayan.


Xu Tian menganggukan kepala, kemudian berjalan di belakang mengikuti pelayan.


Setelah kepergian Xu Tian, tetua Ming Zhu mengalihkan pandangannya ke arah pemuda yang saat ini tengah menundukkan kepalanya.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya tetua Ming Zhu menatap tajam.


"Tetu-"


"Hais... sudahlah, aku tidak ingin mendengar penjelasanmu. Aku yakin apa yang telah kau lakukan sudah membuat tuan muda begitu marah." Kemudian Tetua Ming Zhu membawa pemuda itu menuju ruang tahanan.


Setelah mengantarkan pemuda menuju penjara, Tetua Ming Zhu segera menuju Aula istana.


Aula Istana Kekaisaran.


"Salam Kaisar." Tetua Ming Zhu memberikan hormat.


Semua orang segera mengalihkan pandangannya ke arah Tetua Ming Zhu yang terlihat terburu-buru.


"Tetua, apa telah terjadi sesuatu?" Tanya Kaisar Ming Li Fang.


"Tidak ada Kaisar, hanya saja kita kedatangan tuan muda Xu Tian." Lalu menjelaskan semua yang dia ketahui.


"Jika begitu, maka pertemuan untuk hari ini cukup sampai di sini saja." Ucap Kaisar Ming Li Fang, lalu segera keluar untuk menuju tempat Xu Tian.


Tetua Ming Zhu pun mengikuti Kaisar Ming Li Fang, sedangkan orang-orang yang berada di aula begitu penasaran dengan apa yang telah terjadi.


Karena dari penjelasan tetua Ming Zhu sebelumnya seperti ada sesuatu yang penting, namun tetua Ming Zhu tidak dapat menjelaskan kepada mereka secara rinci.


Di tempat lain.


Saat ini di depan gerbang istana telah kedatangan komandan dan prajurit kekaisaran yang membawa anggota Sekte Racun.


"Komandan." Sapa prajurit yang menjaga gerbang.


Tanpa bertanya lagi, prajurit itu segera membukakan gerbang istana. "Baik."


Komandan dan lainnya segera membawa masuk anggota Sekte Racun. Namun sebelum melangkahkan kaki menuju ruang tahanan, sang komandan berbalik menatap prajurit yang menjaga gerbang.


"Prajurit, jika tuan muda Tian datang, segera mengabari diriku."


"Maaf Komandan, tetapi tuan muda Tian telah berada di istana beberapa waktu yang lalu."


Sang komandan kaget setelah mengetahui bahwa Xu Tian telah berada di istana kekaisaran terlebih dulu.


"Apa tuan muda datang seorang diri?"


"Tidak komandan." Lalu menjelaskan kejadian saat Xu Tian datang.


"Baik. Terima kasih." Sang komandan lalu segera meminta prajurit untuk membawa anggota Sekte Racun ke ruang tahanan. Sedangkan dirinya segera masuk ke dalam istana.


Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu saat ini sudah berada di depan ruangan Xu Tian.


Tok...tok...


Di dalam kamar.


Xu Tian yang sedang memberikan kabar kepada Feng Louzhi pun segera melangkah menuju pintu.


Ceklek...


"Tuan muda." Sapa Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu dengan hormat.


"Kaisar, Tetua ." Ucap Xu Tian menatap keduanya dengan ramah.


"Tuan muda, sepertinya ada masalah penting yang telah terjadi, sehingga membuat tuan muda kembali lagi ke istana."


"Ouh, apa aku tidak boleh untuk datang ke tempat ini?" Tanya Xu Tian dengan raut wajah yang berubah kesal, namu di dalam hatinya dia hanya sedang mencandai kedua orang yang ada di hadapannya.


Kaisar Ming Li Fang dan Tetua Ming Zhu berkeringat dingin.


"Kaisar." Suara Tetua Ming Zhu terdengar di dalam pikiran Kaisar Ming Li Fang.


"Tetua, bantu aku." Kaisar Ming Li Fang dengan nada memohon.


"Tuan muda, buk-"


"Tidak apa-apa, aku hanya bercanda." Ucap Xu Tian memotong ucapan Tetua Ming Zhu dengan tertawa kecil.


"Hais...tuan muda." Batin keduanya, seakan beban berat yang sebelumnya menimpa tubuh mereka terangkat.


"Lalu bagaimana dengan pemuda yang berada di penjara?" Tanya Kaisar Ming Li Fang.


"Sebaiknya kita duduk terlebih dulu, sebentar lagi akan datang orang yang akan menjelaskan kejadian yang telah terjadi kepada kalian."


"Ah...maafkan kami tuan muda." Kaisar Ming Li Fang merasa bersalah karena saat ini mereka masih berdiri di pintu.


Kemudian mereka segera mencari tempat untuk menunggu komandan yang akan menjelaskan.


Hingga tidak lama kemudian, komandan yang sebelumnya di bantu oleh Xu Tian datang menemui mereka.


"Salam tuan muda, salam Kaisar, Salam tetua." Komandan memberikan hormat kepada ketiga orang yang tengah menikmati teh.


"Komandan Fu, jelaskan kepadaku, apa yang terjadi?"


"Baik Kaisar." Lalu mulai menjelaskan, bagaimana awal mereka bertarung dengan anggota sekte Racun, lalu kedatangan Xu Tian saat pasukan kekaisaran sudah dalam keadaan putus asa.


Setelah mendengar penjelasan dari komandan Fu, kemudian Kaisar Ming Li Fang menatap ke arah Xu Tian.


"Tuan muda, lalu apa yang harus kami lakukan?"


"Tahan mereka, jangan sampai mereka keluar dari benua ini."


"Baik tuan muda." Jawab Kaisar Ming Li Fang dengan nada sedikit ketakutan. Dia sedikit takut jika sekte Racun mengetahui jika ada anggota nya yang di tahan di istana nya.