
Di tempat lain.
Xu Tian kini telah selesai memulihkan diri, lalu segera bangkit dari posisinya.
Dengan tenang dia berjalan menuju tanaman herbal yang ada di dalam ruangan itu, lalu memilah tanaman herbal yang sudah siap untuk di panen.
" Aku tidak menyangka, orang yang mengambil sumber daya ini ternyata aku sendiri." Ucap pelan Xu Tian dengan memasukkan tanaman herbal ke dalam cincin penyimpanan miliknya.
Sebelumnya, Xu Tian sengaja menyisakan beberapa tanaman herbal yang ada di tempat itu. Dia mengira suatu saat nanti reruntuhan kuno itu akan di masuki kembali oleh para kultivator di Benua Utara ini.
" Aku harus segera pergi dari tempat ini, sudah lama aku tidak melihat keadaan di Dunia Kultivator." Xu Tian kemudian melesat pergi dari perut gunung menuju gerbang teleportasi yang sebelumnya dia gunakan bersama Bai Luan.
" Swusshh...." Kilatan cahaya melesat dengan kecepatan tinggi.
Di perjalanan, Xu Tian terus mengawasi tempat-tempat yang di lewati, namun dia merasa sedikit aneh setelah tidak merasakan aura kehidupan di sekitarnya.
" Kemana kawanan hewan buas yang ada di tempat ini?" Batin Xu Tian dengan bingung.
Hingga tidak lama kemudian, Xu Tian akhirnya tiba di gerbang teleportasi. Dia segera masuk ke dalam.
" Swusshh...." Tubuh Xu Tian lenyap masuk ke dalam gerbang teleportasi.
******
Ibu Kota Kekaisaran Bing.
Tidak jauh dari Ibu kota, terdapat sebuah hutan yang menjadi batas Ibu kota dengan kota lainnya yang ada di Benua Utara ini.
Di pinggiran hutan, tempat di mana pertama kali Xu Tian dan Bai Luan tiba sebelumnya, terlihat sebuah cahaya muncul.
" Swusshh..." Hingga tidak lama kemudian, cahaya itu menghilang bersamaan dengan sosok pemuda tampan yang berdiri di udara.
Tatapan mata yang tenang, mengawasi tempat di sekitarnya dengan seksama.
" Sangat aneh, udara di sekitar sini tercium bau darah." Batin Xu Tian, lalu melesat lebih tinggi ke atas langit.
" Swusshh..." Xu Tian berdiri di atas langit dengan ketinggian mencapai awan.
Tatapan matanya melihat tempat di sekitarnya, hingga dia dapat merasakan aura pertempuran di berbagai tempat setelah menyebarkan persepsinya.
" Apa yang sebenarnya terjadi? Atau jangan-jangan..." Xu Tian menghentikan kata-katanya, tanpa menunda waktu, dia mengeluarkan Yuan Qi, Bai Mo, dan Fu Li Guan dari dalam Dunia Jiwa.
" Swusshh...." Yuan Qi, Bai Mo, dan Fu Li Guan muncul di depan Xu Tian.
Terlihat ketiganya yang kebingungan, namun mereka mulai menyadari sesuatu yang telah terjadi di kota-kota terdekat.
" Tuan muda, apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Yuan Qi dengan serius.
Xu Tian menggelengkan kepalanya. " Aku juga tidak mengetahui dengan pasti, tetapi sepertinya telah terjadi pertempuran di beberapa titik." Ucap Xu Tian dengan serius.
Lalu memberikan perintah kepada ketiganya.
" Yuan Qi, kau pergi menuju Utara. Bai Mo, kau pergi ke selatan. Fu Li Guan ke arah Barat. Aku sendiri akan pergi menuju Timur." Ucap Xu Tian memberikan perintah, lalu menjelaskan beberapa hal lainnya.
" Baik tuan muda!" Ucap ketiganya yang sudah memahami penjelasan Xu Tian.
" Bergerak!"
" Swusshh...." Mereka semua lenyap dari tempat tersebut dengan memisahkan diri menuju tempat yang sudah di tentukan.
********
Benua Utara, Bagian Timur.
Suara ledakan maupun dentingan senjata tajam terdengar memenuhi tempat itu, terlihat kedua pasukan besar yang saling menyerang untuk menjatuhkan lawan.
" Swusshh...." Shang Hai bergerak dengan melepaskan serangan tapak.
Tetua aliran hitam yang melihat serangan Shang Hai, segera mempersiapkan diri untuk menyambutnya.
" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terjadi melempar mereka, namun Shang Hai dengan cepat bangkit.
" Sangat kuat!" Batin para tetua Aliansi sekte aliran hitam dengan kaget.
Namun, hingga detik ini tidak terlihat raut wajah kelelahan dari Shang Hai yang terus bergerak melepaskan serangan secara membabi buta.
Hingga tiba-tiba, udara di sekitarnya menjadi sangat mencekam bersamaan ledakan aura hitam yang memancarkan kematian.
" Swusshh...." Sebuah lubang hitam muncul dari kehampaan di tengah-tengah pertempuran.
" Hahaha... Sudah lama aku tidak merasakan saat-saat seperti ini!" Teriak sebuah suara dari dalam lubang hitam.
Beberapa saat kemudian, terlihat ribuan bangsa iblis yang di pimpin seorang komandan datang ke tengah-tengah pertempuran yang kini terhenti.
Dengan tatap mata tajam bersamaan dengan ledakan aura hitam, bangsa iblis segera melesat ke berbagai arah.
" Habisi mereka!" Teriak sang Komandan dengan tertawa kencang.
Kemudian sang komandan menatap ke arah tetua Aliansi sekte aliran hitam. " Jika kalian tidak ingin menjadi makanan ku, bertarung lah dengan sungguh-sungguh!" Ucapnya dengan penuh intimidasi.
Para tetua tersebut menganggukkan kepala dengan patuh, kemudian melesat ke arah pertempuran.
Sekali lagi pertempuran yang lebih besar terjadi di tempat itu.
Shang Hai dan Pasukan Istana Xufelong mulai terlihat khawatir. " Dengarkan perintahku! Jika hari ini adalah hari terakhir kita, bawa masing-masing dari kalian seratus orang untuk ikut mati bersama!" Shang Hai dengan lantang.
" Swusshh...." Ledakan aura dari pasukan Istana Xufelong membuat tempat di sekitarnya menjadi sangat mencekam.
" Swusshh...."
" Swusshh..."
Pasukan Istana Xufelong bersama Aliansi sekte aliran putih mulai berkerja sama untuk menghancurkan lawan.
Ledakan keras bersamaan cipratan darah terus membasahi tanah di bawahnya, membuat tempat di sekitarnya menjadi sangat mengerikan.
Shang Hai dan Pasukan Istana Xufelong benar-benar bertarung mati-matian melawan bangsa iblis dan Aliansi sekte aliran hitam.
" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras dengan terlemparnya tiga orang tetua aliansi sekte aliran hitam.
" Swusshh...." Dengan bersiap melepaskan serangan tapak, Shang Hai kembali melesat menyerang ketiga tetua tersebut.
Sang Komandan bangsa Iblis yang melihat gaya bertarung Shang Hai, menyeringai dengan tajam, dengan gerakan cepat melesat ke arah Shang Hai.
Sedangkan Bangsa Iblis yang lain benar-benar membuat Aliansi sekte aliran putih sangat kerepotan, hal itu membuat pihak Aliran putih mulai berjatuhan dan tewas.
" Saudara, Komandan Hai dalam bahaya!" Teriak salah satu Pasukan Istana Xufelong yang melihat serangan mengarah pada Shang Hai.
Shang Hai sendiri yang merasakan adanya serangan dari arah belakang, segera bersiap membalikkan badan.
Tetapi gerakan Shang Hai sedikit terlambat, sehingga membuat dirinya terkena serangan dari sang Komandan bangsa iblis.
" Dhuaaarrrr....." Tubuh Shang Hai terlempar belasan meter.
Terlihat pakaian yang di gunakan kini hancur bersamaan dengan darah yang mengalir di sekujur tubuhnya.
" Hahahaha! Kau akan mati di tanganku!" Teriak Komandan bangsa Iblis dengan tertawa penuh kemenangan.
" Swusshh...." Komandan bangsa Iblis segera melesat kembali ke arah Shang Hai yang mencoba untuk bangkit berdiri.
Pasukan Istana Xufelong mencoba bergerak menolong Shang Hai, namun mereka langsung mendapatkan hadangan dari pasukan iblis.
" Tidak!" Teriak Pasukan Istana Xufelong dengan sedih saat melihat serangan tersebut hanya berjarak lima meter dari Shang Hai.
" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terjadi membuat pertempuran yang sebelumnya pecah menjadi tenang.
" Booms....." Komandan bangsa Iblis tiba-tiba terlempar puluhan meter dengan keadaan tangan yang hancur.
" Apa!" Semua orang menatap dengan kaget.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Buat kalian yang ingin mengikuti perjalanan Xu Tian di Bumi, dapat mengikutinya di Novel The Strongest Mr. Max
Like & komentar!