Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch183-Rencana Qing Ling


Hingga beberapa saat kemudian, kini sepuluh orang yang tidak lain adalah anggota dari Sekte Racun telah terluka dengan parah.


Dapat terlihat dari darah yang mengalir dari kedua tangan, kaki dan wajah yang sudah tidak dapat di kenali lagi.


" Cih! Awalnya aku tidak ingin membunuh kalian semua di tempat ini, namun kalian dengan berani menggunakan racun rendahan seperti ini kepadaku? Kalian terlalu naif dan percaya diri!" Ucap Long Hei dengan segera menggunakan energi Qi nya untuk menetralisir racun yang mencoba merangsang masuk ke dalam tubuhnya.


Setelah mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya, Long Hei segera mengeluarkan api dari tangannya.


" Sampah seperti kalian memang pantas mendapatkan kematian!" Kemudian segera melemparkan api yang terus membesar, kemudian segera melesat ke arah mereka semua.


" Dhuaaarrrr....." Api yang di lemparkan Long Hei mengenai mereka semua dengan daya ledakan yang cukup besar, lalu mengubah mereka semua menjadi abu.


Setelah menyelesaikan para pengganggu, Long Hei kemudian segera meninggalkan tempat itu untuk kembali mengawasi pasukan yang akan menuju Kota Yan.


" Swusshh...." Long Hei melesat dengan kecepatan tinggi, terlihat senyum tipis yang menghiasi wajahnya.


Setelah kepergian Long Hei, tidak lama kemudian muncul tiga orang di tempat tersebut.


" Sangat mengerikan!" Ucap salah satu dari mereka.


" Kau benar, pantas saja Jenderal Qing meminta kita untuk berhati-hati." Rekannya menimpali.


" Jika begitu sebaiknya kita segera kembali." Ucap salah satu dari mereka yang kemudian segera melesat menuju Benua Tengah. Tepatnya menuju hutan kematian.


***********


Di tempat lain.


Benua Timur.


Feng Huang yang sedang bersantai di kagetkan dengan kehadiran Feng Louzhi yang tiba-tiba muncul di hadapannya.


Dengan tersenyum tanpa dosa, Feng Louzhi segera mengambil gelas yang telah terisi dengan arak.


" Masih saja tidak berubah kebiasaan burukmu itu." Ucap Feng Huang dengan menggelangkan kepala.


" Huang, ayolah... sudah lama aku tidak melakukan hal memalukan seperti ini lagi setelah mengikuti tuan muda."


" Cih! Alasan macam apa itu."


" Dari pada kalian berdua berdebat sesuatu yang tidak penting, sebaiknya kita segera membahas rencana selanjutnya." Ucap sebuah suara yang begitu halus terdengar.


Feng Huang dan Feng Louzhi yang mendengar suara itu pun segera menatap menuju sumber suara.


" Tuan putri." Ucap mereka berdua dengan hormat.


Qing Ling menganggukan kepala, kemudian terus berjalan ke arah mereka berdua.


" Bagaimana?" Tanya Qing Ling, yang kemudian duduk di depan mereka berdua.


" Tuan putri tenang saja, semuanya berjalan sesuai dengan rencana tuan muda." Ucap Feng Louzhi, kemudian menjelaskan hasil kerja sama yang di lakukan olehnya dengan rumah lelang.


Hingga setengah jam kemudian, Feng Louzhi menyelesaikan penjelasannya.


" Karena kerja sama ini sudah di sepakati, maka aku akan menugaskan pasukan langit untuk mengurusnya agar kau bisa melakukan misi yang lainnya." Ucap Qing Ling setelah mendengarkan penjelasan Feng Louzhi.


" Baik tuan putri." Feng Louzhi dengan hormat.


Feng Huang yang masih tenang mendengarkan pembicaraan keduanya pun segera melihat batu komunikasinya yang bergetar.


Qing Ling dan Feng Louzhi segera menatap Feng Huang dengan penasaran.


" Long Hei." Ucap Feng Huang kepada keduanya, kemudian segera mendengarkan pesan yang di sampaikan oleh Long Hei.


Beberapa menit kemudian, Feng Huang memasukkan kembali batu komunikasi ke dalam cincin.


" Jika begitu kita akan segera mempersiapkan pasukan untuk pergi menuju kedua benua yang lainnya." Ucap Qing Ling kemudian menatap Feng Louzhi.


" Hamba siap menjalankan tugas." Ucap Feng Louzhi dengan tegas.


" Jika begitu, pimpin pasukan menuju benua selatan. Karena dari informasi yang kita dapatkan telah terjadi sesuatu yang mencurigakan di sana." Ucap Qing Ling, yang kemudian menjelaskan siapa saja pasukan yang akan pergi bersama Feng Louzhi.


Feng Louzhi akan pergi menuju benua selatan dengan membawa seribu pasukan dan juga tiga Komandan. Xu Guang, Xu Jin, dan Xu Lou.


" Untuk benua barat biarkan Jingmi dan Wuya yang akan pergi bersama Lin Hao." Kemudian Qing Ling menjelaskan lebih detail apa saja yang harus di lakukan.


" Baik." Ucap Feng Huang dan Feng Louzhi, dengan menatap kagum Qing Ling.


" Karena semua telah di tentukan, maka segera persiapkan diri kalian." Kemudian Qing Ling segera berdiri dari duduknya untuk menemui Xu Ying dan Xu Meng.


************


Xu Ying dan Xu Meng yang sedang berlatih bersama pun menghentikan latihannya saat melihat kedatangan Qing Ling.


" Saudari." Ucap keduanya, Kemudian berjalan ke arah Qing Ling.


" Apa aku mengganggu latihan kalian?" Tanya Qing Ling dengan menatap keduanya yang terlihat begitu kelelahan.


" Tidak, kami hanya sedang mencoba teknik baru dari buku yang di berikan oleh Jenderal Feng Huang." Ucap Xu Ying dengan tersenyum.


" Sepertinya peningkatan kalian semakin pesat setelah mendapatkan bimbingan langsung dari Feng Huang."


" Saudari benar, kini kami sudah yakin dengan kemampuan yang kami miliki jika harus pergi menuju benua barat." Ucap Xu Meng dengan bersemangat.


Qing Ling menggelengkan kepala. " Sepertinya kalian tidak akan pergi menuju benua barat untuk saat ini."


Xu Ying dan Xu Meng pun mengerutkan keningnya dengan bingung.


" Lalu?" Tanya Xu Meng, dengan menatap Qing Ling.


" Aku ingin meminta kalian untuk menuju Penginapan Langit."


" Saudari, bukankah kita berdua baru saja dari sana." Ucap Xu Ying dan Xu Meng dengan tidak bersemangat. Mereka berdua berharap dapat berpetualang seperti saudara yang lainnya.


Ini lah alasan mereka berlatih lebih keras lagi agar tidak menjadi beban dan dapat membantu rencana yang sudah di buat oleh Xu Tian.


" Benar, tetapi kepergian kalian kali ini dengan tujuan yang berbeda." Kemudian Qing Ling menjelaskan apa saja yang harus mereka lakukan di sana.


Hingga berapa menit kemudian, Qing Ling menyelesaikan penjelasan mengenai apa yang harus mereka lakukan.


" Apa kau yakin?" Tanya Xu Ying dengan cemas.


" Tentu saja, karena mereka telah melakukan pergerakan, maka kita juga akan segera mengambil tindakan."


" Jika begitu aku akan melakukan dengan sebaik mungkin, saudari tidak perlu khawatir dengan hal itu." Ucap Xu Meng dengan semangat, karena kali ini dirinya akan menemukan hal yang selama ini di tunggu-tunggunya.


" Aku juga akan melakukan dengan sebaik mungkin." Ucap Xu Ying dengan tegas, keraguan dan rasa cemas yang sebelumnya di rasakan tiba-tiba menghilang.


" Jika begitu mohon bantuannya." Ucap Qing Ling dengan tersenyum, kemudian mengeluarkan sesuatu dari cincin penyimpanan.


" Kalian dapat menggunakan lencana ini saat pergi melewati kota-kota di benua timur."


" Apa ada sesuatu lagi yang harus kami lakukan nanti?" Tanya Xu Meng yang menerima lencana yang di berikan oleh Qing Ling.


" Aku akan mengabari kepada kalian rencana selanjutnya, karena bagaimanapun rencana itu tergantung dengan misi yang akan kalian laksanakan." Ucap Qing Ling dengan tersenyum.


Mereka pun kemudian membahas beberapa hal lainnya, hingga tidak lama kemudian segera membubarkan diri untuk kembali ke tempat masing-masing.