Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch125-Menuju Tempat Tetua Ji


Keesokan pagi harinya, Xu Tian dan Jenderal Qing bersama dengan pria bertopeng segera menuju tempat yang sudah di beritahukan oleh Long Hei sebelumnya.


Mereka pun mulai menelusuri hutan kematian dengan masuk lebih dalam lagi, untuk mencari Goa yang di tempati oleh Tetua Ji.


Di sepanjang jalan, mereka menemui banyak hewan buas yang berada pada ranah Nirwana awal.


Melihat hal itu, Xu Tian berfikir jika mereka seperti telah di berikan perintah oleh seseorang untuk menjaga kawasan tersebut.


Mereka pun terus melesat dengan menghindari kawanan hewan buas yang berada di tempat itu.


"Apa kita mengarah pada jalan yang benar? Aku merasa bahwa kita hanya bergerak di tempat ini saja, seakan kita hanya terus berputar di tempat ini." Ucap salah satu pria bertopeng, yang lainnya pun merasakan hal yang sama.


"Aku juga mulai merasakannya, kita seakan hanya berdiam diri dan berputar di tempat ini saja." Sahut Jenderal Qing sambil melihat pohon yang selalu sama dan selalu di lewati olehnya.


Xu Tian menarik nafasnya dalam-dalam, kemudian mengangkat tangannya kedepan dada dengan jari telunjuk yang mengarah ke udara. Ia mulai mengalirkan energi Qi nya lalu memusatkan pada jari telunjuknya.


Dengan gerakan cepat, Xu Tian mulai menggerakkan tangannya membentuk sebuah tulisan kuno di udara, hingga beberapa saat kemudian.


"Formasi Ilusi! Lepas!"


Huruf-huruf kuno yang terbuat di udara mulai berubah menjadi cahaya, kemudian melesat menuju tubuh Jenderal Qing dan Pria bertopeng. Lebih tepatnya menuju ke arah mata mereka.


Jenderal Qing dan Pria bertopeng tiba-tiba merasakan sebuah energi asing yang memasuki matanya, hingga tidak lama kemudian terlihat sebuah jalan lebar yang membentang berada di depan mereka.


Mereka terperangah kaget serta tak percaya setelah melihat hal yang terjadi di depan matanya, ternyata selama ini mereka mengarah pada jalan yang benar sesuai dengan informasi yang telah mereka dapatkan.


Hanya saja mereka telah terkena sebuah ilusi, di mana sebuah formasi berjenis ilusi yang membuat pandangan mereka selalu tampak sama.


Mereka juga merasa heran dengan ilusi ini, karena biasanya formasi Ilusi di gunakan untuk mengarahkan jalan yang salah agar orang yang terkena tersesat, namun ilusi kali ini malah sebaliknya.


Akhirnya mereka mulai mengetahui alasan mengapa Xu Tian sangat percaya diri dalam melangkah dan tetap bersikap tenang saat mereka semua merasakan jika telah terjadi sesuatu hal yang salah.


Saat mereka masih berdiam diri, tiba-tiba suara Xu Tian terdengar menyadarkan.


"Sebaiknya kita segera bergerak, aku merasakan sebuah energi yang cukup kacau berada sekitar tiga kilometer dari tempat kita saat ini."


Mendengar ucapan Xu Tian, mereka sekali lagi di buat kaget, bahkan saat ini mereka semua begitu terkejut dengan mulut sedikit terbuka. Bagaimana tidak, pasalnya Xu Tian dapat merasakan serta mengetahui keberadaan orang dari jarak yang cukup jauh.


Namun mereka segera sadar dari kebodohan yang telah mereka lakukan, kemudian segera mengikuti Xu Tian yang terlebih dahulu pergi meninggalkan.


Hingga tidak lama kemudian, Xu Tian tiba-tiba menghentikan pergerakannya saat merasa jika jarak antara dirinya dan tempat yang sedang di carinya hanya tersisa sekitar belasan meter lagi.


Jenderal Qing berjalan mendekati Xu Tian."Kenapa kita berhenti di tempat ini?" Tanyanya dengan penasaran, pasalnya dia hanya melihat sebuah jalan yang luas, dan tidak melihat sebuah tempat yang sedang di carinya.


Xu Tian menunjuk ke arah depan.


"Goa yang kita cari ada di depan sana, hanya saja di lindungi oleh sebuah formasi." Jelas Xu Tian.


Jenderal Qing dan Pria bertopeng menganggukan kepala, meski mereka tidak dapat melihat serta merasakan apapun, namun meraka percaya dengan apa yang di katakan oleh Xu Tian.


Xu Tian melangkahkan kakinya ke depan, kemudian mengangakat tangannya melakukan hal yang sama seperti sebelumnya untuk melepaskan formasi Ilusi.


Hanya saja kali ini sedikit berbeda, karena setelah ilusi yang menutupi pintu berhasil di lepaskan, tiba-tiba terlihat sebuah batu besar yang berada di tengah-tengahnya.


Jenderal Qing dan Pria bertopeng segera menanyakan apa yang terjadi.


"Nak, kenapa tempat ini begitu banyak formasi yang terpasang?"


"Aku tidak tahu pasti, namun aku yakin jika Tetua Ji mempunyai alasan mengapa melakukan hal ini semua."


Xu Tian mengerutkan keningnya. "Sepertinya ada sesuatu yang belum tetua jelaskan kepadaku?"


Jenderal Qing menarik nafasnya dalam-dalam, kemudian mulai menjelaskan.


"Kau benar, awalnya aku berniat menceritakan masalah ini saat kita telah berkumpul dengan tetua Ji."


"Ouh benarkah? mengapa tetua tidak mengatakan saja sekarang?"


Jenderal Qing diam dan mulai berfikir, apakah dia akan memberitahukan informasi ini atau tidak, karena dirinya telah mendapatkan pesan untuk tidak memberitahukan masalah ini kepada siapapun.


"Tidak masalah, jika tetua tidak dapat mengatakan nya." Ucap Xu Tian, setelah melihat jika Jenderal Qing merasa berat untuk menjelaskan kepadanya.


"Sekali lagi aku minta maaf, karena ini adalah sebuah informasi yang begitu rahasia. Namun saat kita sudah bertemu dengan Tetua Ji, aku akan menjelaskan kepadamu." Jenderal Qing yang merasa tidak enak dengan Xu Tian.


Xu Tian hanya menganggukan kepala dengan tersenyum.


"Mari kita mulai." Ucap Jenderal Qing, kemudian mengeluarkan pedang dari dalam cincin penyimpanan. Lalu segera mengayunkan pedangnya untuk menghancurkan bongkahan batu raksasa tersebut.


"Swushh..." Dengan gerakan yang begitu cepat Jenderal Qing mengayunkan pedangnya dengan mengalirkan energi Qi.


Tebasan pedang Jenderal Qing membelah batu itu, bersamaan dengan suara ledakan yang begitu dahsyat.


"Brak.." Batu itu terbelah menjadi dua. Namun tidak lama berselang, bongkahan batu raksasa yang terbelah itu, tiba-tiba utuh kembali.


"Apa!" Ucap Jenderal Qing dan Pria bertopeng dengan kaget. Namun tidak dengan Xu Tian yang sudah merasa sedikit aneh dengan bongkahan batu raksasa itu saat pertama kali melihatnya.


"Nak, apa yang terjadi?" Tanya Jenderal Qing menatap Xu Tian.


Xu Tian pun mendekati bongkahan batu raksasa itu, kemudian segera memeriksa batu tersebut.


Hingga tidak lama kemudian, dirinya mulai memahami. "Sepertinya batu ini juga di pasangi sebuah formasi jenis segel, jika kita ingin masuk maka harus mendapatkan izin dari orang yang berada di dalamnya, atau kita mengaktifkan segel di dalamnya" Jelas Xu Tian setelah memeriksa dengan seksama.


"Lalu bagaimana?" Tanya Jenderal Qing dengan bingung.


"Aku akan mencoba mengaktifkan segelnya agar kita dapat memasukinya, hanya saja kita harus bergerak dengan cepat." Ucap Xu Tian.


kemudian segera membuat sajak kuno dengan gerakan tangan yang sangat cepat.


"Swushh....." Xu Tian segera menempelkan kedua tangannya pada bongkahan batu, hingga tiba-tiba sajak kuno menempel di permukaan batu tersebut.


Sekali lagi Xu Tian menggerakan tangannya untuk mulai mengaktifkan.


"Segel! Aktif!"


"Swushh..." Batu itu bergetar, hingga tidak lama kemudian terbuka.


"Sekarang!" Teriak Xu Tian memberikan perintah untuk segera masuk.


"Swushh....Swushh..." Mereka semua segera melesat masuk ke dalam Goa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


1 Chapter dulu kak. Karena aku lagi kurang fit dan gak enak badan, jadi cuman bisa buat 1 chapter, semoga kalian suka. 🙏🙏🙏


Jangan Lupa Like, Komen, Dan Rate ❤️