
Hari demi hari telah terlewati begitu cepat kini Xu Tian dan lainnya akan segera pergi meninggalkan kerajaan Mo untuk kembali menuju kerajaan Lin.
Mereka semua kini telah berkumpul di depan istana kerajaan untuk segera melanjutkan perjalanan.
Sebelum itu Xu Tian telah memberikan banyak sumber daya kepada Mo Haocun dan Mo Yeng untuk memperkuat mereka serta kerajaan Mo, tidak lupa juga dia memberikan sebuah lencana bergambar Naga dan Phoenik sebagai identitas bahwa mereka saat ini telah resmi menjadi anggota Faksi Naga Phoenix Langit.
" Kami semua akan segera kembali menuju kerajaan Lin, jika kalian membutuhkan sesuatu kalian dapat memberikan kabar terhadapku atau kalian bisa langsung menuju istana Xufelong dengan menunjukkan lencana yang telah aku berikan sebelumnya." Ucap Xu Tian melihat ke arah Mo Yeng dan Mo Haocun.
" Baik tuan muda, kami mengerti dan akan melaksanakan perintah tuan muda dengan baik." Ucap Mo Yeng dengan penuh hormat.
" Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada tuan muda, karena telah memberikan banyak bantuan terhadap kerajaan Mo kami." Ucap Mo Haocun menimpali yang kemudian di balas anggukan serta senyum oleh Xu Tian.
Setelah berpamitan, kemudian mereka segera bergerak menuju kerajaan Lin sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kekaisaran.
Sebelumnya para prajurit telah menuju kerajaan Lin terlebih dahulu bersama Lin Hao, untuk rombongan Xu Tian kini bertambah satu orang yaitu Mo Feifei yang ikut dalam rombongan tersebut dan berencana ikut menuju kekaisaran.
Xu Tian tidak menolak nya saat Mo Feifei mengatakan ingin ikut menuju kekaisaran karena selama berada di kerajaan Mo hubungan di antara Xu Han dengan Mo Feifei berjalan dengan baik.
" Kakek Paman, mungkin aku hanya akan berada di kerajaan Lin satu hari setelah itu aku berniat melanjutkan perjalanan ku kembali." Ucap Xu Tian yang sedang terbang di samping Lin Dong dan Lin Zuan.
" Aku tidak bisa memaksa mu untuk tetap tinggal, karena bagaimana pun kau sudah mempunyai rencana mu. Jadi aku hanya berharap jika ada waktu kau harus sering mengunjungi kami." Ucap Lin Zuan melihat ke arah Xu Tian dengan senyum, meski di hatinya masih menginginkan Xu Tian untuk tinggal lebih lama lagi.
" Jika ada waktu pasti aku akan mengunjungi kalian kembali, dan kalian juga dapat mengunjungi klan Xu untuk menemui Mei'er di sana."
Setelah menempuh waktu sekitar lima jam perjalanan dengan kekuatan penuh akhirnya mereka tiba di kerajaan Lin.
Istana kerajaan Lin.
Mereka semua segera masuk ke dalam istana, terlihat di sana sudah ada Xie Mayleen dan Shen Xiayu yang menyambut kedatangan mereka.
" Oh cucuku.. Akhirnya kau kembali juga." Ucap Xie Mayleen lalu segera memeluk Xu Tian, Xu Tian kemudian membalas pelukan neneknya.
" Aku sudah mendengar semua yang terjadi di kerajaan Mo dan kau memang cucuku yang luar biasa." Lanjut Xie Mayleen setelah melepas kan pelukan nya.
" Ibu.. sebaiknya, biarkan keponakan ku untuk beristirahat terlebih dahulu." Ucap Lin Dong karena dia mengetahui bahwa selama berada di kerajaan Lin, Xu Tian dan lainnya tidak mempunyai banyak waktu untuk istirahat.
" Oh.. baiklah, mari nenek akan mengantarmu ke kamar agar bisa segera beristirahat." Xie Mayleen kemudian berjalan dengan memegang tangan Xu Tian.
Mereka semua akhirnya segera menuju ruangan masing-masing untuk beristirahat.
***
Pagi hari pun tiba kini Xu Tian sedang berkumpul bersama Lin Zuan, Xie Mayleen dan keluarga Lin lainnya.
Di tempat itu hadir juga para saudara Xu Tian,Lin Dong, Shen Xiayu dan kedua putranya.
Mereka menikmati hari terakhir kebersamaan mereka sebelum melanjutkan perjalanan dengan berbincang-bincang dengan santai menikmati hidangan yang telah di siapkan oleh para pelayan istana.
" Nak, apakah Ayah,Ibu dan adikmu juga akan datang dalam kompetisi kekaisaran nanti?" Tanya Xie Mayleen penasaran.
" Tentu saja Nek, mereka akan datang bersama tetua klan Xu nanti." Sambil menyesap minumannya.
" Jika begitu Nenek juga akan datang ke Ibu Kota untuk bertemu dengan mereka."
" Jika begitu maka sudah di putuskan bahwa kita akan berkumpul di Ibu kota nanti." Ucap Lin Zuan dengan senang.
Kemudian mereka melanjutkan kembali obrolan mereka hingga sore hari. mereka semua segera kembali ke tempat masing-masing untuk mempersiapkan diri, karena besok pagi akan segera pergi dari kerajaan Lin.
****
Klan Xu.
Saat ini semua orang sedang berkumpul untuk membicarakan keberangkatan mereka menuju kekaisaran.
" Patriak tenang saja, aku akan menjaga klan dengan nyawaku sendiri selama Patriak dan tetua lainnya pergi." Ucap Xu Long tetua agung klan Xu.
" Jika begitu maka sudah di putuskan siapa saja yang akan pergi dan siapa saja yang akan tetap berada di klan untuk menjaga klan kita."
Untuk klan Xu, Patriak bersama istri dan putrinya akan pergi menuju kekaisaran bersama dengan beberapa tetua.
Feng Huang pun akan ikut bersama dengannya untuk menemani perjalanan mereka, karena sebelumnya Xu Tian telah memberikan perintah kepada Feng Huang untuk menjaga keluarganya yang akan pergi menuju kompetisi kekaisaran.
*****
Istana Kekaisaran.
" Yang mulia kaisar, semua perintah yang mulia telah kami laksanakan dan hanya tinggal menunggu para peserta dari berbagai tempat yang mengikuti kompetisi datang." Ucap penasehat Kekaisaran kepada Qing Jiang.
" Terima kasih banyak, karena kalian semua telah bekerja keras melakukan tugas yang aku perintahkan dengan baik."
" Itu semua sudah menjadi kewajiban kami semua kepada yang mulia kaisar Qing Jiang." Ucap perdana Mentri.
" Untuk para jendral lakukan pengawasan dan perketat penjagaan di seluruh penjuru ibu kota, karena ini adalah acara penting untuk kekaisaran kita maka aku tidak ingin terjadi suatu hal yang merepotkan nantinya."
" Baik Kaisar, saya akan memberikan perintah kepada para komandan agar segera melaksanakan perintah dari Kaisar." Ucap Jendral utama Kekaisaran Qing.
Terlihat di berbagai sudut ibu kota kekaisaran kini telah ramai di penuhi para penduduk dari berbagi kalangan yang sudah tidak sabar menunggu di mulainya kompetisi.
Kompetisi kekaisaran sendiri akan di mulai sekitar sepuluh hari, namun sudah banyak para kultivator bebas maupun para peserta yang mulai menuju ibu kota.
Berbagai kelompok dari sekte-sekte yang berada di kekaisaran Qing pun tidak mau ketinggalan untuk mengirim jenius yang mereka miliki, begitupun para Klan yang terpilih untuk mengirimkan jenius mereka dalam kompetisi kekaisaran.
Untuk sekte sendiri kekaisaran hanya mengundang mereka yang berasal dari aliran putih dan netral, tidak untuk sekte aliran hitam.
Hal ini juga memicu kecemburuan dari para kultivator aliran hitam yang tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Awalnya sekte aliran hitam masih bisa mengikuti kompetisi, namun setelah kejadian di mana para peserta aliran hitam berbuat curang akhirnya mereka di larang untuk mengikuti kompetisi kekaisaran yang di adakan setiap lima tahun sekali.
Maka dari itu pihak kekaisaran selalu bersikap waspada dengan menempatkan berbagai prajurit di setiap sudut ibu kota untuk menjaga keamanan saat acara kompetisi akan di mulai.
Begitupun para peserta dari aliran putih yang di jaga oleh tetua tingkat tinggi yang mereka miliki untuk berjaga jika terjadi penyerangan yang di lakukan oleh orang-orang dari sekte aliran hitam saat di dalam perjalanan.
Konflik di antara keduanya untuk saat ini sedang memanas di karenakan adanya kompetisi, di mana sekte aliran putih lah yang menentang sekte aliran hitam untuk ikut berpartisipasi dalam kompetisi.