Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch95-Situasi Semakin Memburuk


Kini di Aula Istana hanya tersisa Pihak Kekaisaran Qing dan Klan Xu.


" Nak, apa rencanmu selanjutnya?" Tanya Xu Yuan menatap ke arah Xu Tian.


" Emm... Mungkin aku akan menjalani latihan tertutup hingga beberapa hari kedepan, dan aku berharap ayah dan tetua lainnya juga melakukan hal yang sama."


" Jika kau berkata seperti itu, maka kami akan melakukannya." Jawab Xu Yuan yang di angguki oleh tetua klan Xu.


Xu Tian kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Kaisar Qing Jiang yang masih sibuk berbicara dengan para Jenderal kekaisaran.


" Perketat penjagaan di setiap sudut ibu kota, aku tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali." Perintah Kaisar Qing Jiang menatap para Jenderal.


" Baik Kaisar." Jawab Jenderal Chou, Jenderal Le, dan Jenderal Kai yang baru saja diangkat menjadi seorang Jenderal untuk menggantikan posisi Jenderal Guang yang telah berkhianat.


Ketiga Jenderal kemudian segera keluar dari Aula untuk melaksanakan perintah yang telah Kaisar Qing Jiang berikan kepadanya.


" Penasehat Zeng, bagaimana pendapat anda?" Tanya Kaisar Qing Jiang.


" Apa kita mencoba untuk meminta bantuan kepada Kekaisaran yang lainnya?" Usul Penasehat Zeng.


" Itu bukan ide yang buruk, hanya saja apa mereka mau membantu kita?"


" Tidak ada salahnya kita mencoba, meski kekaisaran Tang terkenal dengan pasukan khususnya yang menakutkan lawan, tetapi banyak juga yang tidak menyukai sikap mereka."


Penasehat Zeng mengakui jika kekaisaran Tang tidak bisa di anggap remeh, bagaimana Klan Tang yang sebelumnya hanya Klan kecil di benua tengah tiba-tiba memberontak dan menjadikan leluhur mereka sebagai seorang Kaisar menggantikan Kaisar Ming Cheng.


Xu Tian yang mendengar jika Kaisar benua tengah yang sebelumnya berasal dari Klan Ming pun mulai tertarik dengan informasi tersebut.


" Mohon maaf jika mengganggu pembicaraan Kaisar Jiang dan Penasehat Zeng, hanya saja diriku begitu tertarik dengan Klan Ming." Ucap Xu Tian ikut masuk dalam pembicaraan keduanya.


" Aku tidak menyangka, jika tuan muda Tian tertarik dengan masalah ini." Ucap Penasehat Zeng tersenyum.


Xu Tian hanya tersenyum menanggapi ucapan Penasehat Zeng, kemudian Penasehat Zeng pun mulai menceritakan informasi yang dia ketahui.


Benua tengah adalah salah satu Benua terkuat, bahkan Benua yang lainnya pun begitu segan dengan mereka yang memiliki kekuatan sangat tinggi dengan adanya Kaisar Ming Chen dan Klan Ming.


Hingga tiba-tiba pemberontakan terjadi yang di lakukan oleh Klan Tang yang di anggap sebagai Klan terlemah pada saat itu, namun yang membuat semua orang begitu kaget adalah pasukan khusus yang mereka miliki, dengan identitas menggunakan pakaian serba hitam.


Bagaimana dalam penyerangan tersebut begitu terencana, dan semua orang menganggap jika Klan Tang sudah merencanakan itu semua hingga pada akhirnya mereka dapat memenangkan pertempuran tersebut dan mengkudeta Kaisar Ming.


Semua orang Benua tengah begitu kaget mendengar hal ini, karena mereka tidak pernah menganggap Klan Tang, hingga setelah kejadian itu pun semua orang dapat melihat bagaimana kekuatan Klan Tang yang begitu luar biasa dengan adanya pasukan Khusus mereka.


" Itu lah informasi yang aku ketahui, dan aku yakin jika ada kekuatan lain yang berada di belakang mereka." Penasehat Zeng mengakhiri penjelasannya.


Xu Yuan yang mendengar informasi yang di sampaikan oleh Penasehat Zeng pun begitu kaget.


Penasehat Zeng sendiri yang melihat reaksi Xu Yuan pun menjelaskan kembali.


" Patriak Xu pasti begitu kaget dengan informasi ini." Ucap penasehat menatap Xu Yuan.


" Patriak tidak perlu bingung dengan hal ini, meski mereka memiliki pasukan khusus dan kekuatan lain yang berada di belakangnya, tetapi mereka tidak akan pernah mau ikut campur tentang masalah pribadi jika tidak menguntungkan mereka." Penasehat menjelaskan kepada Xu Yuan.


Xu Yuan akhirnya kini mengetahui, awalnya dirinya begitu bingung dengan hal ini, bagaimana Raja Tang yang tidak lain adalah anggota Klan Tang itu sendiri tidak menggerakkan pasukan tersebut untuk menghancurkan Kerajaan Lin dan Klan Xu yang memiliki masalah dengannya.


Namun apa yang di katakan oleh Penasehat Zeng tidak sepenuhnya benar, karena mereka semua tidak mengetahui jika ada kekuatan lain yang berada di belakang kekaisaran Qing untuk menjaga keamanan kekaisaran dari pihak luar.


Kekuatan di belakang Kekaisaran Qing tidak pernah memperlihatkan diri mereka, kekuatan tersebut selalu bergerak secara rahasia, bahkan Kaisar Qing Jiang sendiri pun tidak mengetahui hal ini.


" Terima kasih atas informasi yang telah Penasehat berikan kepada kami." Ucap Xu Yuan dan Xu Tian.


" Lalu bagaimana? Apa kita akan meminta bantuan kepada Kekaisaran lain?" Tanya Penasehat Zeng menatap Kaisar Qing Jiang yang terlihat begitu bingung.


" Menurutku tidak perlu, karena aku yakin dengan kemampuan yang kita miliki" Ucap Kaisar Qing Jiang dengan tegas. Karena jika meminta bantuan kepada pihak luar lainnya, maka akan berdampak begitu besar nantinya.


Mereka pun kemudian melanjutkan pembicaraan, hingga sore hari mereka segera kembali ke tempat masing-masing.


*******


Benua Tengah.


" Apa...!!!" Teriak Pangeran Tang Fan Lie begitu kaget.


" Benar pangeran, pasukan yang sebelumnya menuju perbatasan telah di hancurkan, bahkan tidak ada yang selamat."


" Apa kemampuan kalian telah menurun? Sehingga hal seperti ini saja kalian gagal!" Teriak Tang Fan Lie begitu marah, karena dirinya telah banyak kehilangan pasukannya.


" Aku tidak mau tahu, segera berserakan masalah ini. Jika tidak aku akan melaporkan masalah ini kepada pemimpin kalian!" Tang Fan Lie menatap tajam orang yang ada di hadapannya.


" Pangeran tidak perlu khawatir, kami akan segera membereskan masalah ini." Jawabnya lalu segera pergi dari hadapan Tang Fan Lie.


Melihat bawahannya telah pergi, Tang Fan Lie segera menuju tempat di mana Kaisar Tang Shan yang tidak lain Ayahnya.


Tang Fan Lie segera saja mengetuk pintu setelah tiba di depan pintu ruangan di mana Kaisar Tang Shan berada.


" Masuk." Ucap Kaisar Tang Shan.


Kemudian Tang Fan Lie segera masuk ke dalam ruangan. " Salam ayah." Ucapnya memberikan hormat.


" Bangunlah, apa ada sesuatu yang membuatmu marah?"


Tang Fan Lie menganggukan kepala, kemudian menjelaskan apa yang telah terjadi.


Kaisar Tang Shan masih bersikap tenang. " Apa hanya itu saja?"


" Benar ayah."


" Baiklah, kau tidak perlu khawatir. Ayah akan mengatakan masalah ini kepada Pemimpin Iblis untuk membantu kita membereskan para cecunguk Qing itu." Ucap Tang Shan dengan tenang.


" Terima kasih banyak Ayah, aku pamit undur diri." Tang Fan Lie memberi hormat kemudian segera pergi.


Setelah kepergian sang putra, Kaisar Tang Shan tersenyum tipis seperti seorang iblis yang begitu merindukan darah segar manusia.


" Sepertinya pesta akan segera di mulai, aku sudah begitu lama menantikan hal ini." Ucap nya pelan, kemudian tertawa.


******


Di sebuah hutan kini terlihat seorang pria sepuh sedang duduk berkultivasi dengan tenang di atas batu.


Tidak lama kemudian dirinya membuka mata. " Sepertinya kekacauan ini memang tidak dapat di hindari." Batinnya menatap ke suatu tempat.


" Tuan tenang saja, selagi masih ada diriku, maka aku akan melakukan yang terbaik." Ucapnya pelan penuh dengan kerinduan di setiap kata-katanya. Kemudian Pria sepuh itu pun kembali memejamkan matanya.