Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch165-Melawan Klan Mu


Xu Tian yang mendengar suara tersebut pun masih bersikap tenang, kemudian segera mengeluarkan tombak naga miliknya.


" Trarkk.... Trarkk.." Tiba-tiba sebuah ledakan petir keluar dari kedua tangan Xu Tian yang kemudian menyelimuti tombak naga.


Semua orang segera menatap ke arah Xu Tian dengan perasaan campur aduk.


" Apa dia akan melawan Klan Mu seorang diri?" Batin Prajurit, dengan menatap Xu Tian dengan penuh tanda tanya.


" Siapa pemuda itu sebenarnya?" Ucap salah satu pejalan kaki.


" Entahlah... namun tindakannya terkesan ceroboh karena telah menyinggung Klan Mu." Ucap rekannya menimpali.


Sedangkan Mu Yang menatap Xu Tian dengan jijik. " Bodoh! Apa kau akan melawan kami seorang diri?" Teriaknya dengan menatap ke arah Xu Tian.


" Swushh......" Sekali lagi, aura yang begitu kuat keluar dari tubuh Xu Tian.


" Diriku datang ke kota ini secara baik-baik, tetapi kalian semua terlalu arogan dan menganggap tinggi diri kalian! Jadi jangan salahkan diriku jika hari ini Klan kalian akan aku hancurkan!" Xu Tian dengan menatap tajam orang-orang dari Klan Mu.


Mendengar ucapan Xu Tian, membuat Klan Mu menertawai dirinya.


" Nak, aku tahu kau masih muda dan bertindak ceroboh, tetapi jangan pernah bicara omong kosong di depanku! Aku Mu Bai... Patriak Klan Mu tidak akan pernah memaafkan siapa pun yang telah dengan berani mengancam orang-orangku dan juga Klan Mu!"


Xu Tian tersenyum tipis menanggapi ucapan Patriak Mu Bai. " Jika begitu, maka aku Xu Tian dari Klan Xu akan menunjukkan kepada kalian jika ucapanku sebelumnya bukan hanya sebuah omong kosong saja!"


" Swushh...." Xu Tian melesat dengan cepat, dengan tombak di tangan kanannya.


" Tombak Penguasa Naga!"


" Roarrrgghhhh...." Suara Auman naga keluar dari dalam tombak.


" Menghindar!" Teriak Patriak Mu Bai, meminta anggotanya untuk menghindari serangan yang di lancarkan oleh Xu Tian.


" Mati!"


" Dhuaaarrrr...." Dua tetua yang bersama Mu Yang sebelumnya terlambat untuk menghindari serangan tersebut, hingga membuatnya terlempar.


Melihat anggotanya terlempar, membuat Patriak Mu Bai begitu marah.


" Swushh...." Dengan gerakan cepat dirinya melesatkan serangan tapak ke arah Xu Tian.


" Tubuh Dewa Naga!"


" Langkah Dewa Naga!"


Xu Tian segera menggunakan dua tekniknya untuk menghindari serangan tapak Patriak Mu Bai.


Semua orang menatap pertarungan itu dengan bergedik ngeri, bagaimana teknik yang di gunakan oleh keduanya adalah teknik tingkat tinggi.


Namun mereka semua masih begitu penasaran dengan kemampuan yang dimiliki oleh Xu Tian.


Melihat pertarungan yang semakin membesar, membuat prajurit yang berada di gerbang segera masuk ke dalam kota untuk melaporkan situasi yang sedang terjadi.


Xu Tian sendiri berhasil menghindari serangan tapak, dengan gerakan cepat dirinya kembali muncul di sebelah Mu Yang.


" Tapak Dewa Naga!"


" Dhuaaarrrr...." Mu Yang yang tidak mengira jika Xu Tian akan menyerangnya pun harus terkena serangan Tapak Dewa Naga.


" Boooommmsss..." Mu Yang terlempar hingga puluhan meter jauhnya, dengan luka yang begitu parah.


" Arghhhh..... B*jingan! Apa yang kau lakukan hah!" Teriak Patriak Mu Bai dengan wajah yang sudah memerah.


" Apa kau buta?" Ucap Xu Tian dengan santai. Dirinya terus mencoba memprovokasi Patriak Mu Bai


Semua orang terkejut dengan keberanian yang di tunjukan oleh Xu Tian, di sisi lain mereka begitu bahagia karena ada yang berani melawan orang-orang dari Klan Mu.


Selama ini mereka hanya dapat membiarkan orang-orang dari Klan Mu bertindak semaunya di kota Yan.


Bahkan Klan Yan yang menjadi Klan Penguasa saja tidak berani untuk menyinggung Klan Mu yang memiliki pendukung yang cukup kuat di belakangnya.


Patriak Mu Bai menatap tajam penuh kemarahan. " Nak, jangan sombong dirimu hanya seorang diri!" Sambil bergerak ke arah Xu Tian dengan melesatkan pukulan.


" Keluarkan seluruh kekuatan yang kalian miliki!" Sambil menahan pukulan yang di lancarkan oleh Patriak Mu Bai.


Sesekali Xu Tian akan melepaskan serangan Tapak ke arah Patriak Mu Bai.


" Dhuaaarrrr...."


" Dhuaaarrrr...."


Keduanya bertarung dengan cepat, bahkan sudah tiga puluh menit terlewati tetapi mereka berdua sama sekali tidak mengendorkan serangan yang di lepaskan.


Di tempat lain.


Terlihat seorang pria dewasa bersama beberapa orang yang menggunakan pakaian seorang Jenderal berada di sampingnya.


" Tuan, apa kita akan menghentikan pertarungan mereka." Tanya Jenderal yang berada di sampingnya, dengan menatap ke arah pertarungan.


" Kita awasi terlebih dulu, aku begitu penasaran dengan pemuda itu." Ucap pria dewasa yang tidak lain tuan Walikota Kota Yan, Yan Li Kun.


Sang Jenderal pun menganggukan kepala, namun dirinya begitu penasaran dengan rencana sang tuan.


" Jenderal.."


" Iya tuan.."


" Aku tahu apa yang sedang kau pikirkan, namun aku melakukan ini semua bukan berarti Klan Yan lemah, hanya saja aku tidak ingin memancing kekuatan lainnya."


" Baik tuan... Saya mengerti." Ucap Jenderal dengan hormat.


***********


Kembali Ke Tempat Xu Tian.


Kini terlihat Patriak Mu Bai yang mulai kehilangan karena terus melepaskan teknik tingkat tinggi miliknya.


" B*jingan! Seberapa kuat dia sebenarnya." Patriak Mu Bai membatin.


Kemudian segera menatap anggota yang ikut bersamanya.


" Kenapa kalian hanya dia saja hah!" Teriaknya dengan marah.


" Jangan mengarahkan pandangan ke tempat lain saat bertarung!" Ucap Xu Tian, dengan mengayunkan tombak naga.


" Dhuaaarrrr....." Patriak Mu Bai yang kehilangan kosentrasi pun terlempar hingga jatuh ke tanah.


" Boooommmsss....."


" Patriak.." Ucap anggota Klan Mu, yang kemudian segera berlari ke arahnya.


" Swushh....." Xu Tian kembali melesat dengan cepat.


" Gelombang Petir Abadi!"


" Trarkk .... Trarkk.. " Energi petir yang begitu besar muncul dari kehampaan.


" Buat formasi pertahanan." Teriak salah satu tetua dari Klan Mu.


Anggota Klan Mu pun segera berkumpul membuat formasi pertahanan untuk menahan serangan petir yang di lepaskan oleh Xu Tian.


Melihat hal itu, Xu Tian pun tidak tinggal diam.


" Tombak Penguasa Alam!"


" Whung..... Whung...." Tombak Naga segera melesat ke atas langit dengan aura yang begitu kuat.


Di atas langit tombak naga berputar dengan angin kencang yang mengelilinginya.


Xu Tian segera melesat ke atas langit, dengan gerakan cepat dirinya membuat segel.


" Formasi Bintang!"


Energi transparan muncul dari kehampaan menutupi area di sekitar anggota Klan Mu yang sedang fokus menahan serangan gelombang petir yang sebelumnya di lepaskan oleh Xu Tian.


Tombak Naga segera melesat ke arah Xu Tian, kemudian Xu Tian mengangakat tombak naga ke atas langit.


" Tombak Penghancur Alam! "


" Swushh..... Swushh...." Udara di sekitarnya tiba-tiba menjadi hening, hingga beberapa detik kemudian aura yang begitu besar keluar dari ujung tombak.


Semua orang menatap ke arah langit dengan mulut terbuka lebar, mereka tidak menyangka jika ada teknik yang begitu mengerikan seperti yang mereka lihat saat ini.


Bahkan Walikota Yan Li Kun dan para jenderal yang ikut bersama dengannya pun memiliki ekspresi yang sama, mereka tidak percaya dapat melihat teknik yang begitu mengerikan.


" Hancurkan! " Teriak Xu Tian dengan mengarahkan tangan ke arah Klan Mu yang berada di dalam formasi.


" Swushh...."


" Swushh...."