Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch71-Kekaisaran Qing dan Klan Xu


Di Aula Keluarga.


Klan Xu yang sebelumnya di bawa oleh seorang komandan kini telah berada di dalam ruangan tersebut.


" Patriak, apa yang harus kita lakukan?" Tanya tetua Xu Peng menatap Xu Yuan.


Xu Yuan yang di tanya oleh tetua Xu Peng kemudian melihat ke arahnya." Untuk saat ini kita hanya bisa menunggu hingga kaisar datang menemui kita." Ucapnya dengan tenang.


Semua orang kemudian kembali diam sibuk dengan pikiran mereka masing-masing, Xu Mei dan Han Zishu pun hanya bisa memegang tangan Lin Hua dengan perasaan takut.


" Semoga saja bukan sesuatu yang merepotkan." Batin Xu Yuan melihat semua orang dengan perasaan campur aduk.


" Ibu.." Panggil Xu Mei melihat ke arah Lin Hua.


" Mei'er yang tenang yah, kita akan baik-baik saja." Lin Hua mencoba terus menenangkan putrinya.


Feng Louzhi sudah begitu geram menahan emosinya, karena harus menunggu cukup lama. Apalagi di saat dia melihat Xu Mei dan Han Zishu yang terus saja terlihat ketakutan.


" Prajurit! Dimana kaisar? Mengapa begitu lama menemui kita semua." Tanya Feng Louzhi menatap tajam prajurit yang menemani mereka.


Namun sebelum prajurit menjawab pertanyaan dari Feng Louzhi, tiba-tiba pintu terbuka.


" Untung saja kaisar cepat datang." Batin prajurit dengan senang, awalnya para prajurit sudah begitu ketakutan dan bingung harus menjawab apa.


Kaisar Qing Jiang masuk ke dalam ruangan, yang di ikuti oleh Permaisuri Yan Li Wei, Xu Tian, Qing Ling dan Qing Longzi.


Xu Mei yang awalnya ketakutan, kini terlihat begitu senang setelah melihat sang kakak datang.


" Kakak..." Teriak Xu Mei yang langsung berlari menuju Xu Tian tanpa memikirkan hal lainya, begitupun rasa takutnya yang tiba-tiba hilang seketika.


Xu Tian sendiri begitu kaget saat melihat Keluarga serta orang-orang klan Xu berada di dalam ruangan.


" Mei'er..." Ucap Xu Tian memeluk sang adik.


" Kakak.. Mei'er kangen, Mei'er begitu takut karena tiba-tiba di bawa ke tempat ini."


" Mei'er tidak perlu takut, bukankah ada Ayah, Ibu dan lainya. Dan sekarang juga ada kakak disini." Ucap Xu Tian dengan lembut penuh kasih sayang.


Harta paling berharga adalah keluarga, jika kau mempunyai kekuatan, kekuasaan, serta kekayaan yang begitu besar. Namun kau harus kehilangan keluarga, maka semua itu tidak ada artinya lagi. Hargai selagi ada di depanmu, bahagiakan saat kau masih dapat melihatnya, lindungi selalu mereka dari orang-orang yang berniat jahat kepadanya. 


Biarkan takdir yang mengikutiku, bukan aku yang mengikuti takdirku. Menuju puncak bersama keluarga dan orang-orang yang berharga bagi diriku adalah suatu kehormatan yang begitu luar biasa untuk diriku.


Sedangkan semua orang hanya bisa melihat mereka berdua, bagaimana rasa sayang di antara kedua pasangan adik kakak tersebut begitu besar.


" Baiklah Mei'er..., sebaiknya kita duduk terlebih dahulu, dan apakah kamu tidak malu di perhatikan semua orang." Ucap Xu Tian mengelus puncak kepala Xu Mei.


Xu Mei hanya bisa menundukkan kepalanya karena malu menjadi pusat perhatian.


" Baiklah, karena semua orang telah berkumpul disini maka aku akan menyampaikan kenapa kalian saya undang untuk datang ke istana." Ucap Kaisar Qing Jiang melihat ke arah anggota klan Xu yang masih kebingungan.


" Pertama saya akan menyampaikan sebuah kabar baik kepada kalian semua, dan kabar bahagia ini menyangkut tentang hubungan di antara putri saya dan juga putra Patriak klan Xu." Lanjutnya.


" Maaf kaisar, maksud kaisar bagaimana? Karena kami semua masih belum dapat memahami situasi ini." Tanya Xu Yuan mewakili pertanyaan dari orang-orang yang ikut bersamanya.


" Maafkan aku karena tidak menjelaskan secara detailnya, tetapi saat ini aku akan memberitahukan kepada kalian sebuah rahasia yang selama ini aku jaga dengan baik-baik, bahkan aku tidak pernah mengatakan masalah ini kepada orang lain." Kaisar Qing Jiang sebenarnya telah memiliki hubungan dengan klan Xu sejak lama, dan masalah ini hanya dia yang mengetahui nya.


" Kejadian ini sudah sangat lama terjadi, pada saat itu aku yang masih berumur lima belas tahun di kenalkan kepada sepasang suami istri oleh ayahku. Ayahku mengatakan jika mereka adalah orang terkuat di dunia ini, tetapi yang membuat aku merasa tidak percaya adalah karena aku tidak dapat merasakan tingkat kultivasinya." Kaisar Qing Jiang menghentikan ucapannya terlebih dahulu.


" Mereka hanya berada di istana beberapa saat saja, namun setelah mereka berdua pergi aku pun segera bertanya kepada ayahku tentang identitas mereka berdua, Dan ayahku mengatakan jika mereka berasal dari Klan Xu."


" Mohon maaf kaisar, tetapi jika kami boleh tahu siapa nama sepasang suami istri itu?." Tanya Xu Yuan yang sudah tidak sabar mengetahui tentang nama kedua orang yang di maksud kaisar Qing Jiang.


" Nama mereka adalah Xu Lou Yuan dan Qian Xialin. Yang tidak lain leluhur dari Klan Xu kalian, jika kalian semua menganggap mereka berdua telah tiada itu salah, karena sebenarnya mereka berdua pada saat itu sedang mencari gerbang menuju dunia atas. Dan aku yakin jika mereka saat ini telah naik ke dunia atas, karena hingga saat ini aku tidak pernah mendengar lagi kabar dari kedua orang tersebut." Qing Jiang menjelaskan.


Para anggota klan Xu begitu kaget mendengar informasi yang di sampaikan oleh Kaisar Qing Jiang, yang awalnya mereka semua mengira jika leluhur mereka yang telah lama menghilang karena tewas, tetapi setelah mendengar penjelasan tersebut kini mereka mengetahui bahwa leluhur Klan Xu masih ada.


" Aku tidak mengetahui nya dengan pasti, tetapi setelah aku mendengar salah satu nama tersebut bermarga Qian apakah dia berasal dari Klan Qian yang berada di dunia Dewa." Batin Feng Louzhi yang mengetahui bahwa di dunia Dewa terdapat Klan yang cukup kuat, dan itu adalah klan Qian.


Xu Tian yang melihat reaksi yang di tunjukan oleh Feng Louzhi begitu mencurigakan hanya bisa menahan diri untuk bertanya.


Feng Louzhi sendiri yang mengetahui bahwa dirinya di perhatikan oleh Xu Tian mencoba untuk tetap bersikap tenang.


" Jika aku boleh tahu, apakah Ayah dari kaisar Qing Jiang masih ada?" Tanya Xu Peng yang penasaran.


" Soal itu aku pun tidak mengetahuinya, karena lima tahun setelah kedatangan mereka ayahku juga menghilang hingga saat ini." Jawab Qing Jiang dengan tidak berdaya.


" Soal itu lebih baik kita bahas di lain waktu lagi, karena aku juga ingin menyampaikan bahwa putriku Qing Ling telah di lamar oleh anakmu Xu Tian." Ucap Qing Jiang mengalihkan pembicaraan.


Ucapan Kaisar Qing Jiang begitu membuat Xu Yuan dan lainnya begitu terkejut, mereka semua kemudian melihat ke arah Xu Tian.


" Emm.. apa yang dikatakan oleh Kaisar Qing Jiang benar, aku disini ingin meminta izin kepada Ayah dan Ibu serta para tetua untuk merestui hubungan kami." Ucap Xu Tian yang sedang menjadi pusat perhatian.


" An'er.. kamu harus menjelaskan kepada ibu." Ucap Lin Hua menatap Xu Tian.


" An'er akan menjelaskan kepada ibu nanti."


" Kalian tenang saja, karena semua terjadi karena murni kemauan mereka berdua tanpa adanya paksaan ataupun suatu masalah yang telah terjadi." Jelas kaisar Qing Jiang mencoba membantu Xu Tian.


" Jika apa yang dikatakan oleh Kaisar benar, maka aku sebagai ayah dari Xu Tian akan merestui hubungan mereka berdua." Ucap Xu Yuan, yang lainnya pun ikut menyetujui.


" Syukurlah jika begitu, sebenarnya aku ingin mengadakan perayaan kecil tetapi karena situasi tidak mendukung maka kita akan menunda perayaan tersebut terlebih dahulu." Ucap Kaisar Qing Jiang.


" Jika kami boleh tahu apa pihak kekaisaran sedang mengalami suatu masalah?" Tanya Xu Yuan merasa bingung, karena kompetisi akan di mulai tiga hari lagi dan bukankah masih ada waktu pikirnya.