
Satu Minggu kemudian.
Di perbatasan.
" Patriak Xu, apa sudah ada kabar dari nak Tian. Karena sudah seminggu kita berdiam diri di tempat ini." Tanya Kaisar Qing Jiang.
Saat ini para Patriak dan juga jenderal Kekaisaran sedang berkumpul bersama kaisar Qing Jiang, terlihat juga Feng Louzhi yang setia berada di samping Patriak Xu Yuan.
" Hingga saat ini aku belum mendapatkan kabar darinya, mungkin Feng Louzhi lebih mengetahui masalah ini." Ucap Patriak Xu Yuan, kemudian menatap ke arah Feng Louzhi.
" Kalian semua tetap tenang, aku yakin tuan muda sedang merencanakan sesuatu di sana. Dan mungkin beberapa hari lagi kita akan mulai bergerak, karena dari kabar yang aku dapatkan sebelumnya, jika tuan muda dan yang lainnya saat ini sedang berada di Klan Ming." Jelas Feng Louzhi, meminta semua orang untuk tetap bersikap tenang dan menunggu perintah selanjutnya.
Mendengar apa yang di katakan oleh Feng Louzhi, semua orang hanya dapat menganggukan kepala dan mempercayakan rencana yang telah di buat oleh Xu Tian.
Namun yang mereka bingung, bagaimana caranya Xu Tian dapat bertemu dengan Klan Ming.
" Maaf sebelumnya, namun aku masih belum paham tentang bagaimana tuan muda Tian dapat bertemu dengan Klan Ming, yang bahkan orang-orang Benua tengah tidak mengetahui keberadaan klan tersebut?" Tanya Patriak Ling Chen memberanikan diri untuk bertanya.
Feng Louzhi tersenyum tipis, kemudian menjawab. " Mungkin untuk orang lain itu akan sulit, namun tidak untuk tuan muda." Feng Louzhi menjawab dengan singkat, tanpa ingin memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi.
Menurut Feng Louzhi akan membuang banyak waktu, dan informasi tersebut juga tidak terlalu penting untuk saat ini.
" Sebaiknya kalian segera mempersiapkan diri, karena kita tidak tahu kapan kita akan bergerak." Lanjut Feng Louzhi.
" Benar, apa yang di katakan oleh Feng Louzhi. Sebaiknya kita tetap bersikap waspada serta menyiapkan diri kita untuk segala kemungkinan yang akan terjadi." Ucap Matriak Xin Xia, entah kenapa dirinya merasa begitu percaya dengan Xu Tian.
Semua orang akhirnya setuju, kemudian segera membubarkan diri untuk melanjutkan tugas mereka mengatur pasukan serta berlatih.
Kekaisaran Tang sendiri, saat ini masih belum mengetahui jika mereka akan mendapatkan serangan dari kekaisaran Qing.
Itu semua karena campur tangan Feng Louzhi yang sama sekali tidak membiarkan mata-mata dari kekaisaran Tang mengetahui jika pihak kekaisaran Qing saat ini berada di perbatasan.
Feng Louzhi sendiri mengetahui jika bukan hanya mata-mata dari pihak kekaisaran Tang yang mencoba menuju perbatasan, dengan kemampuan yang dimiliki oleh Feng Louzhi, itu bukanlah hal yang sulit untuknya.
Karena beberapa hari yang lalu, dirinya pernah merasakan sosok yang memiliki aura yang cukup kuat mengawasi barak pasukan kekaisaran Qing.
Namun karena merasa bahwa sosok tersebut tidak mempunyai niat jahat, maka dari itu Feng Louzhi tidak terlalu memperdulikan, tetapi dia akan terus bersikap waspada dengan sosok tersebut.
*********
Hutan Perbatasan.
Terlihat lima orang yang sedang berdiri di hadapan pria berpakaian putih.
" Bagaimana?" Tanya Pria berpakaian putih.
" Pemimpin tidak perlu terlalu cemas, karena saat ini kekaisaran Qing berada di bawah perlindungan yang aku sendiri pun tidak mengetahui berada pada ranah apa, tetapi aku dapat merasakan jika kekuatannya bahkan menyamai tuan kita." Jelas salah satu dari kelima orang yang sedang berdiri di hadapannya.
" Aku tidak tahu apa tujuan orang tersebut, tetapi jika dia tidak mempunyai maksud lain yang membahayakan kekaisaran Qing, maka aku meminta kepada kalian untuk tidak melakukan hal yang tidak perlu. Apa lagi hingga mengusik orang tersebut." Ucap pria berpakaian putih mengingatkan.
" Kami mengerti pemimpin." Ucap kelimanya.
Kemudian kelimanya segera melesat pergi dari hadapan pria berpakaian putih.
" Kapan aku bisa pergi dari dunia ini, karena sudah cukup lama aku berada di tempat ini tanpa melakukan apapun." Batin pria berpakaian putih, kemudian segera masuk kembali ke dalam goa.
*********
Klan Ming.
Saat ini Xu Tian sedang berada di sebuah ruangan yang sebelumnya telah di sediakan oleh Patriak Ming Li Fang.
" Sudah satu Minggu berlalu, aku rasa sudah waktunya aku keluar dan melihat sejauh mana mereka mampu meningkatkan kekuatannya." Ucap pelan Xu Tian, lalu segera bangun dari duduknya.
Selama satu Minggu ini, Xu Tian meminta semua orang untuk berlatih. Begitupun untuk anggota Faksinya, sedangkan dirinya fokus membuat pil cedera emas untuk membantu pasukan yang akan berperang nanti, agar kerugian di pihaknya tidak terlalu besar.
Setelah membersihkan diri, Xu Tian kemudian berjalan keluar menuju Aula Klan Ming.
Di dalam perjalanan, dirinya bertemu dengan anggota Klan Ming.
" Tuan muda, anda sudah keluar." Ucap anggota Klan Ming dengan ramah penuh hormat.
Semua anggota Klan Ming sudah mengetahui Xu Tian, maka dari itu mereka begitu menghormatinya.
" Emm.. apa ada sesuatu yang ingin kau sampaikan?" Tanya Xu Tian, karena dirinya merasa jika selama satu minggu ini ada aura yang berada di sekitar ruangan yang dia tempati.
" Patriak memintaku untuk menjaga tuan muda yang sedang melakukan latihan tertutup, karena tuan muda sudah keluar maka aku akan melayani tuan muda jika membutuhkan sesuatu."
" Terima kasih, karena telah menjagaku. Berlatih lah lebih giat, agar suatu saat nanti dirimu bisa menjadi kultivator yang hebat." Ucap Xu Tian dengan tulus, kemudian memberikan beberapa pil tingkat illahi kepadanya.
" Tapi-"
" Ambilah, aku akan merasa kecewa jika kau menolak."
" Terima kasih tuan muda, aku akan berlatih lebih giat agar suatu saat nanti dapat seperti tuan muda."
" Siapa namamu?"
" Saya Ming Zhao tuan muda."
" Baiklah Ming Zhao, suatu saat nanti jika kau membutuhkan sesuatu, kau dapat mencari di mana keberadaan Istana Xufelong." Xu Tian memberikan Ming Zhao lencana anggota Faksi Naga Phoenix Langit.
" Baik! Terima kasih Tuan muda." Ucap Ming Zhao dengan semangat.
Xu Tian dapat melihat bahwa Ming Zhao tidak kalah jenius dengan para jenius di luar sana, dengan usianya yang masih muda, Xu Tian percaya jika suatu saat nanti Ming Zhao akan menjadi seorang kultivator yang hebat.
Setelah mengobrol beberapa saat, kemudian Xu Tian segera melanjutkan langkah kakinya untuk menuju Aula Klan Ming.
" Tuan muda." Ucap Long Hei saat melihat Xu Tian memasuki ruangan.
Xu Tian menganggukan kepala dengan tersenyum hangat. " Bagaiamana?"
" Tuan muda tenang saja, semua perintah tuan muda berjalan dengan sempurna." Jawab Long Hei.
" Apa kau sudah mengetahui sosok tersebut." Tanya Xu Tian menatap Long Hei dengan serius.
Long Hei menggelengkan kepala dengan lemah, namun dirinya sudah mengetahui kekuatan orang yang dia selidiki sebelumnya.
" Tidak masalah, dengan informasi yang kau dapatkan, maka hanya tinggal menunggu waktu saja untuk kita menemuinya."
Dengan informasi yang di katakan oleh Long Hei, maka Xu Tian akan lebih mudah untuk menemukan sosok tersebut.