Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Bab 262. Kekaguman Semua Orang


Setelah merasa Jenderal Zhu hampir kehilangan nafasnya, Xu Tian segera menghentikan penyiksaan nya.


" Swusshh...." Xu Tian kembali menarik aura yang di lepaskan. Lalu berjalan ke arah Kaisar Meng Li Kai.


" Brakk...." Dengan tenang Xu Tian melempar tubuh Jenderal Zhu ke hadapan Kaisar Meng Li Kai.


Semua orang hanya diam tanpa berani mengeluarkan sepatah katapun. " Nak, apa yang sebenarnya kau inginkan lakukan di kekaisaran ku ini." Ucap Kaisar Meng Li Kai dengan hati-hati.


Melihat Jenderal Zhu yang tidak ubahnya hanya seekor semut di hadapan harimau, membuat Kaisar Meng Li Kai kini lebih berhati-hati dengan sosok pemuda yang ada di hadapannya.


Xu Tian menarik nafasnya, dengan gerakan cepat membuat segel tangan.


" Swusshh....." Tulisan kuno muncul di kehampaan yang secar perlahan melesat ke arah Jenderal Zhu.


" Pengikat Jiwa - Penghancur Iblis! " Xu Tian segera melepaskan teknik Pengikat Jiwa yang sebelumnya dia gunakan juga kepada Raja Tang Yu Lou.


Hanya saja, teknik yang di gunakan kali ini untuk mengikat atau menyiksa jiwa. Setelah menggunakan teknik ini, maka jiwa orang yang terkena akan di pindahkan ke suatu tempat, sedangkan tubuhnya akan berubah menjadi wujud aslinya.


" Arghh.....!!!" Teriak kesakitan Jenderal Zhu saat terkena teknik Jiwa Xu Tian.


" Segel!" Teriak Xu Tian menggerakan tangan membuat pola rumit.


Hingga tiba-tiba sebuah pola berbentuk segitiga transparan mengambang di udara yang keluar dari tapak tangan Xu Tian. kemudian melesat ke arah tubuh Jenderal Zhu.


Tubuh Jenderal Zhu di selimuti sebuah energi emas, hingga beberapa detik kemudian menghilang dengan tubuh Jenderal Zhu yang kini menghitam dengan pola segitiga berada di keningnya.


" Swusshh..." Semua orang dapat melihat bagaimana sosok Jenderal Zhu yang berubah menjadi Iblis bertanduk merah.


Kaisar Meng Li Kai, Meng Di, Meng Du, dan para petinggi Kekaisaran menatap dengan kaget.


Meng Du segera menatap ke arah Xu Tian. " Junior Tian, apa yang sebenarnya terjadi?"


" Seperti yang Senior lihat. Jenderal Zhu yang sebelumnya kalian semua kenal telah lama tewas di tangannya. Iblis ini dengan sengaja menggunakan tubuh Jenderal Zhu sebagai tempat jiwa miliknya." Jelas Xu Tian dengan tenang.


Kaisar Meng Li Kai terdiam dengan pikiran kacau, dia sangat terpukul setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


Namun dengan cepat dia kembali menguasai tubuhnya. " Tuan muda, aku Kaisar Meng Li Kai meminta maaf atas apa yang sebelumnya telah aku perbuat. Dan aku juga sangat berterima kasih kepada tuan muda, tanpa bantuan tuan muda kami semua tidak akan pernah mengetahui tentang hal ini. Dengan ini, Kekaisaran Benua Selatan berutang Budi terhadap tuan muda." Ucapnya dengan hormat, yang kemudian di ikuti oleh yang lainnya.


Xu Tian tersenyum, lalu menatap ke arah Meng Du. " Jadi, apa kalian telah mempercayai jika sosok yang datang bersama ku adalah Pangeran kedua Kekaisaran ini?"


Meng Di dengan cepat memeluk adiknya yang telah lama menghilang. Bahkan dari apa yang di katakan oleh sosok yang menyamar sebagai Jenderal Zhu mengatakan jika Meng Du telah tewas.


Terlihat raut kegembiraan, kerinduan, serta kesedihan yang terpancar dari semua orang.


Komandan Ho berjalan mendekati Xu Tian. " Tuan muda, aku sangat berterima kasih kepada tuan muda."


" Komandan tidak perlu berterima kasih. Aku senang melakukan hal seperti ini."


" Tuan muda, memiliki umur yang masih sangat muda. Bukan hanya kuat dan cerdas, bahkan tuan muda memiliki hati yang sangat bersih." Ucap Komandan Ho yang kini mengagumi sosok Xu Tian.


Xu Tian tersenyum tipis mendengar ucapan Komandan Ho.


"Jangan pernah percaya bahwa setiap tugas harus diselesaikan dengan sempurna. Jika satu-satunya mimpi yang kita miliki adalah tentang kehidupan yang sempurna, kita pasti akan kecewa karena mimpi seperti itu tidak bisa menjadi kenyataan di dunia nyata. Mungkin hal terbesar yang dapat kamu lakukan untuk diri sendiri saat mencoba mempelajari keterampilan baru adalah mengizinkan dirimu untuk menjadi tidak sempurna. Kamu akan membuat kesalahan saat pertama kali memulai, dan kamu mungkin menemukan bahwa kamu melakukan kesalahan pada saat-saat yang memalukan, tetapi itu bukan alasan untuk tidak menyelesaikannya." Ucap pelan Xu Tian.


Komandan Ho yang mendengar hal itu menatap ke arah Xu Tian dengan bingung.


" Tuan muda?"


" Aku mengerti dan memahami apa yang telah Komandan lakukan, dan apa yang sedang Komandan kejar. Komandan orang yang sangat jujur dan setia terhadap Kaisar Meng Li Kai. Jangan pernah sesali apa yang telah terjadi. Aku hanya ingin mengingatkan kepada Komandan untuk melakukan segala hal tanpa merasa terbebani untuk menjadi sempurna di hadapan tuannya. Berlatih lebih keras, dan belajar dari kesalahan yang telah terjadi. Aku yakin suatu saat nanti Komandan akan menjadi pilar Kekaisaran ini."


Komandan Ho terdiam dengan mencoba memahami kata-kata Xu Tian. Hingga beberapa saat kemudian dia mulai menyadari apa yang telah di lakukan olehnya akhir-akhir ini.


" Tuan muda benar, aku sangat memaksakan diri, dan merasa selalu gagal melakukan tugas yang di berikan. Bahkan setelah kehilangan Pangeran Meng Du membuat aku sangat terpuruk. Tuan muda, sekali lagi aku ucapkan terima kasih." Ucap Komandan Ho dengan tersenyum. Dia merasa beban di pundaknya seakan terangkat dan merasa lebih baik untuk saat ini.


" Komandan, ada hal penting yang harus segera kita lakukan bukan?" Tanya Xu Tian mengingat masih ada sesuatu hal penting yang harus di lakukan olehnya.


" Maksud tuan muda?"


" Aku merasa ada dua aura yang sangat kacau berada di Istana utama." Ucap Xu Tian yang kemudian menjelaskan tentang apa yang dia rasakan saat pertama kali memasuki halaman Istana.


" Tuan muda benar, saat ini Permaisuri dan Tuan Putri sedang dalam kondisi yang sangat memperhatinkan." Komandan Ho mengatakan dengan cepat.


" Alangkah lebih baik kita mengobati mereka sebelum semuanya terlambat."


" Baik." Komandan Ho kemudian segera berjalan mendekati Kaisar Meng Li Kai, Meng Du dan Meng Di yang sedang berbincang.


Xu Tian menarik nafasnya. " Setelah masalah ini selesai, saatnya mempersiapkan pasukan untuk melakukan penyerangan menuju Sekte Racun agar aku dapat segera menyegel gerbang teleportasi di sana. Semoga saja semua berjalan sesuai dengan rencana." Ucap pelan Xu Tian.


Komandan Ho yang sudah tiba di tempat ketiganya segera menjelaskan tentang apa yang di katakan oleh Xu Tian sebelumnya.


" Apa tuan muda dapat membantu kita?" Tanya Kaisar Meng Li Kai dengan penuh harap.


" Hamba tidak mengetahui Kaisar."


Meng Du terdiam menatap ke arah Xu Tian yang juga menatap ke arahnya. " Ayahanda, aku yakin Junior Tian mampu mengobati Ibu dan Adik."