Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch142-Kebersamaan Di Dunia Jiwa


Dunia Jiwa.


" Swushh...." Semua orang muncul di dalam dunia jiwa.


Mereka semua menatap dengan takjub.


" Ibu, tempat apa ini?" Tanya Xu Mei dengan bersemangat, dirinya sudah tidak sabar ingin bermain di dalam dunia jiwa.


Lin Hua tersenyum melihat tingkah kedua gadis kecil yang terlihat begitu bersemangat.


Hingga tidak lama kemudian, Xu Tian muncul di samping Qing Ling yang sedang fokus melihat-lihat tempat di sekitarnya.


" Gege...." Ucap pelan Qing Ling, menatap ke arah Xu Tian.


Xu Tian tersenyum lembut, menatap wajah cantik Qing Ling.


Mereka berdua pun saling menatap dalam satu sama lain. Hingga suara deheman Kaisar Qing Jiang terdengar, menyadarkan mereka berdua.


Xu Tian sendiri bersikap cuek, dan merasa tidak terjadi apa-apa, sedangkan Qing Ling sendiri merasa malu dan hanya mampu menundukkan kepala.


Permaisuri Yan Li Wei pun terkekeh pelan, dan mencubit Kaisar Qing Jiang.


" Kau ini, selalu saja membuat putrimu malu." Bisik Permaisuri Yan Li Wei.


Karena bukan rahasia lagi jika Qing Ling adalah gadis yang pemalu, itu semua akibat dia yang selalu membatasi dirinya terhadap orang luar.


" Nak, tempat apa ini?" Tanya Lin Zuan, yang sudah sangat penasaran.


Xu Tian kemudian menjelaskan kepada semua orang, jika saat ini mereka sedang berada di dalam dunia jiwa. Lalu mulai menjelaskan apa itu dunia jiwa, sama seperti saat dirinya menjelaskan dunia jiwa kepada para saudaranya yang terlebih dulu mengetahui dunia jiwa.


Hingga beberapa waktu kemudian, Xu Tian menyelesaikan penjelasannya mengenai dunia jiwa.


" Kakak...apa aku boleh pergi ke istana itu?" Tanya Xu Mei, dengan menunjuk ke arah Istana Phoenix.


" Aku juga mau pergi ke sana." Han Zishu menimpali, dengan semangat.


Xu Tian tersenyum. " Tentu saja, kalian berdua bebas ingin pergi kemana saja."


" Tapi nak, mereka harus istirahat." Ucap Lin Hua dengan menatap ke arah Xu Tian.


" Tenang saja Bu, aku sudah mengubah waktu di dunia jiwa dengan satu hari di dunia luar, sama dengan tujuh hari di dalam dunia jiwa." Xu Tian menjelaskan.


Mendengar hal itu, semua orang merasa sangat senang, karena dengan ini, artinya mereka memiliki banyak waktu untuk bersama-sama.


Apalagi saat mendengar Xu Tian yang akan pergi esok hari. Qing Ling pun begitu senang, dengan ini dirinya dapat memiliki banyak waktu bersama Xu Tian.


Semua orang pun kemudian menuju Istana Phoenix, untuk menyusul Xu Mei dan Han Zishu yang sudah terlebih dulu pergi ke sana.


Kini hanya tinggal Xu Tian dan Qing Ling yang masih berdiam diri di tempatnya.


Melihat Qing Ling masih diam dan tidak mengikuti yang lainnya, Xu Tian pun menggenggam tangannya, lalu membawa Qing Ling menuju gazebo yang terletak di pinggir danau.


" Swushh..." Mereka berdua terbang menuju arah timur dunia jiwa.


Saat di perjalanan, Qing Ling tidak henti-hentinya takjub dengan keindahan dunia jiwa.


" Gege...ini sangat indah." Ucap Qing Ling dengan senyum yang selalu terpancar di wajah cantiknya.


Xu Tian menatap Qing Ling. " Apa Ling'er ingin tetap di dunia jiwa?"


" Emm...aku tidak tahu, sebenarnya aku ingin selalu berada di dekat Gege." Ucap Qing Ling dengan pelan.


Hingga tidak lama kemudian, mereka akhirnya tiba. Xu Tian segera membawa Qing Ling untuk duduk.


" Bersabarlah, mungkin aku akan pergi terlebih dulu ke benua Utara. nanti aku akan mengajak Ling'er untuk ikut berpetualang." Ucap Xu Tian dengan mengusap lembut pipi Qing Ling.


" Terima kasih."


Qing Ling menggelengkan kepala. " Gege tidak perlu terlalu memikirkan hal itu, Ling'er percaya dengan semua rencana yang akan Gege lakukan, Ling'er juga tidak akan mengecewakan Gege." Ucap Qing Ling, yang kini menyadarkan kepalanya ke pundak Xu Tian.


Xu Tian pun membelai rambut hitam panjang Qing Ling dengan lembut.


Mereka berdua sama-sama menikmati kebersamaan yang sangat jarang mereka lakukan.


Hingga tidak lama kemudian, Qing Ling telah tertidur.


" Maafkan aku, karena harus pergi meninggalkan dirimu, aku janji akan melakukan semua hal dengan cepat, agar kita memiliki banyak waktu untuk melakukan hal seperti ini kembali." Batin Xu Tian, kemudian mengecup kening Qing Ling.


Kemudian, Xu Tian menggendong Qing Ling, dan membawanya menuju istana naga.


Setibanya di istana naga, Xu Tian segera membawa Qing Ling menuju kamar. Lalu meletakkan tubuh Qing Ling di atas ranjang.


Xu Tian sekali lagi mengecup kening Qing Ling, kemudian menatap wajah cantik yang tengah tertidur dengan senyum indah.


Merasa sudah puas menatap wajah cantik Qing Ling, Xu Tian kemudian segera keluar untuk menemui Ming Zhou.


********


Di tempat lain, kini Xu Meng dan Xu Ying tengah mengunjungi penginapan langit, untuk mengecek pekerjaan anggota yang bertugas di penginapan.


Sebagai ketua Pasukan Langit, salah satu pasukan milik Faksi Naga Phoenix Langit sendiri, Xu Meng dan Xu Ying kini telah ikut turun secara langsung untuk mengawasi misi dan pekerjaan anggota Faksi.


" Saudari..." Panggil Xu Meng kepada Xu Ying.


" Emm...ada apa?"


" Apa kau tidak merindukan saudara Tian, sudah lama sekali aku tidak melihatnya. Yang aku dengar jika Saudara Tian akan pergi dalam waktu yang cukup lama."


" Emm...aku juga merindukannya, hanya saja tugas kita masih banyak, belum lagi kita pergi menuju kota lainnya."


Xu Meng pun hanya dapat membuang nafasnya pelan, dia begitu merindukan saat-saat bersama dengan saudara yang lainnya.


Meski begitu, dia merasa senang, karena kini keadaan Klan Xu sudah sangat membaik, bahkan dia dan saudara yang lainnya kini sudah dapat berkontribusi untuk klan, dan ikut membantu serta melawan kejahatan yang terjadi.


Mereka berdua pun kemudian melanjutkan pekerjaan mereka yang sempat tertunda.


Faksi Naga Phoenix Langit sendiri kini tengah melakukan pergerakan secara besar-besaran.


Di mulai dari pembangunan tempat baru, mengganti nama dan menjadikan sebuah Sekte, merekrut anggota baru, mencari informasi dan menyebarkan anggota ke setiap tempat yang ada.


Feng Huang dan seluruh anggota kini tengah bergerak menuju tempat di mana tempat baru mereka akan di bangun.


Long Hei sendiri kini tengah berada di tempat tersebut, bersama dengan anggota yang sebelumnya ikut menuju benua timur.


Mereka juga mendapatkan tugas untuk mengawasi kediaman baru Klan Xu yang sedang di bangun tidak jauh dari tempat Faksi Naga Phoenik Langit di bangun.


**********


Tidak terasa kini di dunia luar sudah pagi, Xu Tian dan yang lainnya pun sudah keluar dari dalam dunia jiwa.


Untuk saat ini semua orang tengah berada di halaman istana kekaisaran, karena sebentar lagi Xu Tian akan pergi dari benua timur untuk memulai awal perjalanan dirinya.


Xu Tian pun sudah berpamitan kepada semua orang, hingga kini saatnya dia untuk pergi. begitupun dengan Ming Zhou yang sudah keluar dari dalam dunia jiwa, dan kemudian akan ikut bersama Feng Louzhi.


Xu Tian tersenyum menatap semua orang yang ada di hadapannya. " Aku pergi.." Ucap Xu Tian, lalu segera melesat dengan kecepatan tinggi.


" Swushh...."