
Mendengar ucapan Xu Tian yang terlihat marah, membuat Patriak Ming Li Fang dan Tetua Klan Ming segera berdiri.
" Maaf tuan muda, buka-"
" Jangan di pikirkan, hanya saja aku merasa tidak nyaman jika di perlakukan seperti itu." Ucap Xu Tian memotong ucapan Patriak Ming Li Fang.
" Terima kasih."
" Baiklah, aku akan segera kembali. Jika terjadi sesuatu segera kabari aku, dan jangan lupa pesan yang telah aku sampaikan."
" Baik tuan muda." Ucap Patriak dan lainnya.
Kemudian Xu Tian segera keluar dari goa bersama Long Hei. Setelah berada di luar, mereka segera kembali menuju Klan Ming.
" Long Hei, segera kabari Feng Louzhi untuk segera bersiap." Perintah Xu Tian saat sedang perjalanan menuju Klan Ming.
" Baik tuan muda." Kemudian Long Hei segera mengeluarkan batu komunikasi, untuk memberikan kabar kepada Feng Louzhi yang berada di perbatasan.
Hingga tidak lama kemudian mereka berdua tiba di Klan Ming.
" Pemimpin, jenderal." Ucap para anggota Faksi dengan hormat.
" Persiapkan diri kalian, karena sudah saatnya kita bergerak."
" Baik."
********
Perbatasan.
" Patriak, Saudara Long Hei telah memberikan kabar untuk kita segera bersiap." Lapor Feng Louzhi kepada Xu Yuan.
" Jika begitu kita segera menemui Kaisar Qing Jiang." Kemudian Xu Yuan segera keluar dari ruangannya, lalu menuju tempat Kaisar Qing Jiang bersama Feng Louzhi yang mengikuti di belakangnya.
Kaisar Qing Jiang yang sedang bersantai menikmati teh pun segera berdiri menyambut kedatangan keduanya.
" Patriak Xu, apa ada sesuatu yang terjadi?"
" Feng Louzhi baru saja mendapatkan kabar, jika kita di minta untuk segera bersiap." Jelas Patriak Xu Yuan.
Mendengar apa yang di katakan oleh Xu Yuan, Kaisar Qing Jiang kemudian segera meminta para jenderal untuk segera mengumpulkan para Patriak.
Hingga tidak lama kemudian semua orang kini sudah berkumpul.
" Kaisar, apa sudah ada kabar dari tuan muda Tian?" Tanya Matriak Xin Xia.
" Benar, kita di minta untuk segera mempersiapkan diri." Jelas Kaisar Qing Jiang.
" Apakah setelah itu kita akan segera berangkat menuju benua tengah?"
Kaisar Qing Jiang mengalihkan pandangannya ke arah Feng Louzhi.
Feng Louzhi segera berdiri. " Kita akan bergerak menuju benua tengah besok pagi, kemudian berkumpul di hutan Huyang yang terletak tidak jauh dari perbatasan antara dua benua timur dan benua tengah, di sana nanti kita menemui seseorang yang akan menjelaskan rencana selanjutnya." Jelas Feng Louzhi.
" Jika begitu, maka kita segera bersiap untuk menuju benua tengah." Ucap Patriak Ling Chen, semua orang menganggukan kepala.
Setelah itu mereka semua segera membubarkan diri.
*********
Kekaisaran Tang.
" Pemimpin, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Kaisar Tang Shan.
" Segera persiapkan pasukan, aku yakin mereka saat ini tengah mempersiapkan diri."
" Apa itu tidak terlalu cepat?"
" Apa kau bodoh! Sudah dua kali pasukan yang kita kirim gagal melaksanakan misi. Pasukan yang kita kirimkan menuju perbatasan sudah di hancurkan, dan baru-baru ini pasukan yang kita kirim menuju Hutan Kematian pun telah di hancurkan." Ucapnya dengan aura yang begitu membuat Kaisar Tang Shan tertekan.
" Maaf pemimpin." Ucap Kaisar Tang Shan ketakutan.
" Jika begitu segera siapkan pasukanmu, aku akan segera kembali menuju markas." Ucap seseorang yang di panggil pemimpin, lalu segera menghilang dari tempatnya.
Melihat orang tersebut telah pergi, Kaisar Tang Shan hanya mampu mendengus dengan kesal.
" B*jingan! Andai aku sudah lebih kuat, pasti aku telah membunuh orang sepertimu yang telah berkhianat terhadap Klan mu sendiri." Batin Kaisar Tang Shan dengan menahan amarah.
Tidak lama kemudian muncul seseorang di samping Kaisar Tang Shan.
" Siapkan pasukan milik kita." Perintahnya Kaisar Tang Shan.
" Baik tuan, lalu bagaimana dengan rencana kita?"
" Kita akan memanfaatkan kekacauan ini, aku akan memancing dirinya untuk bertarung habis-habisan, setelah itu baru aku akan membunuhnya." Kaisar Tang Shan dengan tersenyum licik.
Kemudian orang yang bersama Kaisar Tang Shan segera pergi untuk mempersiapkan pasukan.
********
Kerjaan Tang.
" Penasehat, apa yang terjadi?" Tanya Raja Tang Yu Lou saat melihat sang penasehat kerajaan datang terburu-buru.
" Raja, Kaisar Tang Shang meminta kita untuk segera bersiap." Lapor penasehat kerajaan.
" Ouh, benarkah?" Tanya Tang Yu Lou dengan kaget.
" Benar raja."
" Hahahaha.... Xu Yuan! Kini sudah waktunya dirimu hancur!" Tawa Raja Tang Yu Lou dengan begitu senang.
" Lalu apalagi yang di katakan oleh Kaisar Tang Shan?" Raja Tang Yu Lou bertanya dengan semangat.
" Hanya itu saja raja."
" Jika begitu, segera siapkan pasukan milik kita. Sudah saatnya kita bersenang-senang."
" Baik." Lalu segera pergi dari hadapan Tang Yu Lou.
Setelah kepergian Penasehat kerajaan, Raja Tang Yu Lou tersenyum begitu lebar. Dirinya merasa sangat senang, karena sudah lama dirinya menunggu saat-saat seperti ini.
********
Hutan Kematian.
Di suatu tempat, kini terlihat sebuah sosok yang sedang berkultivasi untuk memulihakan dirinya. Hingga tidak lama kemudian sosok tersebut membuka kedua matanya.
" Sepertinya si tua Ming telah membaik, aku kira dia akan mati." Ucapnya melihat jauh ke arah di mana Leluhur Ming Cheng berada.
" Tapi siapa yang dapat menyembuhkan dia. Ini cukup menarik, jika dia dapat menyembuhkan si tua Ming, apa dia juga mampun menyembuhkan diriku." Batin sosok tersebut bertanya-tanya.
Sosok tersebut saat ini sedang memulihakan diri, dirinya saat ini tengah terluka cukup parah.
Sosok tersebut tidak lain adalah orang yang di maksudkan oleh Tetua Ming Zhu, sebagai sosok terkuat yang berada di hutan kematian.
Alasan sosok tersebut tidak pernah ingin ikut campur dengan dunia luar karena sedang terluka sangat parah, maka dari itu dia hanya akan keluar jika ada sesuatu yang membahayakan dirinya.
**********
Di tempat lain, kini Leluhur Ming Cheng telah sadarkan diri.
" Fang'er, siapa yang telah menyembuhkan diriku?"
" Ayah, dia adalah seorang tuan muda yang berasal dari salah satu Klan yang berada di Benua timur."
Leluhur Ming Cheng mengerutkan keningnya mendengar ucapan Ming Li Fang.
" Apa dia masih muda?"
" Benar ayah, dia bahkan belum mencapai umur 20 tahun, namun memiliki kemampuan yang begitu tinggi. Bukan hanya dalam pengobatan saja, bahkan saat bertarung melawan orang yang berada di Ranah Nirwana 5 pun dia mampu mengalahkannya dengan mudah." Jelas Ming Li Fang dengan semangat.
" Aku begitu penasaran dengannya."
" Ayah dapat menemuinya nanti, untuk saat ini sebaiknya ayah fokus memulihkan diri terlebih dahulu." Ucap Ming Li Fang lalu memberikan sumber daya yang sebelumnya di berikan oleh Xu Tian.
Leluhur Ming Cheng menerimanya dengan tangan yang bergetar, dirinya dapat mengetahui Pil serta sumber daya yang di terimanya bukanlah sumber daya yang dengan mudah di dapatkan.
" Dari mana kau mendapatkan ini semua? Apakah ini juga pemberian darinya?"
" Benar ayah." Jawab Ming Li Fang.
Leluhur Ming Cheng menganggukan kepala Meski banyak yang ingin dia tanyakan, namun dirinya harus mampu menahannya terlebih dahulu. Karena yang paling penting saat ini adalah memulihkan dirinya agar kembali seperti semula.
Lalu leluhur Ming Cheng segera menuju kolam yang telah di isi air dengan campuran susu stalkit untuk berendam di dalamnya.