Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch203-Pasukan Naga Vs Sekte Racun 2


Tetua Ma melesat ke arah Xu Tian dengan tangan yang kini telah berubah warna menjadi hijau pekat. Kemarahan pada dirinya begitu memuncak ketika melihat bagaimana Xu Tian dengan liarnya menyerang pasukan miliknya.


Xu Tian yang melihat hal itu pun masih bersikap tenang, namun dirinya terus memperhatikan tangan Tetua Ma yang kini terdapat racun yang cukup mematikan.


" Tidak heran Sekte Racun begitu di takuti di Benua Selatan, bukan hanya memiliki racun tingkat tinggi tetapi mereka juga memiliki anggota yang cukup besar." Xu Tian membatin, yang kemudian segera melesat ke atas langit untuk menghindari serangan Tetua Ma.


" Apa kau hanya bisa menghindar? Di mana keberanian mu sebelumnya hah!" Tetua Ma yang kini sudah di kuasai oleh emosi.


Tetua Ma yang awalnya begitu tenang namun kini terlihat begitu marah ketika melihat salah satu murid kesayangan nya terlempar dengan luka yang cukup parah akibat ayunan tombak yang membabi buta milik Xu Tian.


" Sepertinya kau sudah tidak sabaran." Balas Xu Tian dengan tersenyum.


" Langkah Dewa Naga!"


" Swusshh....." Xu Tian melesat ke arah Tetua Ma dengan tombak naga yang di selimuti energi berwarna emas dengan ledakan petir di sekitarnya.


Tetua Ma pun tidak tinggal diam, dengan menyilangkan kedua tangannya di depan dada, tiba-tiba gelombang air berwarna hijau mulai keluar.


" Gelombang Racun Penghancur!" Tetua Ma dengan menggerakkan tangannya menuju ke arah di mana Xu Tian berada.


Xu Tian yang sedang melesat ke arah Tetua Ma pun menghentikan gerakannya, dengan mengangkat tombak ke atas.


" Tombak Penghancur Lautan!"


" Swusshh......" Tombak Naga membesar, kemudian bergerak membelah Gelombang Racun yang di lesatkan oleh Tetua Ma.


Pertarungan di antara keduanya semakin hebat, di tambah dengan pergerakan pasukan Sekte Racun yang mulai mempersiapkan teknik-tekniknya untuk memulai penyerangan ke dalam kota.


Bai Luan dan Shang bersaudara yang melihat hal itu pun tidak ingin tinggal diam, dengan cepat mereka berempat bergerak mengahalau pasukan Sekte Racun.


Xu Feng yang melihat itu pun begitu bingung.


" Han, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Xu Feng kepada Xu Han melalui telepati.


" Tetap diam dan menjaga formasi ini." Xu Han dengan cepat.


" Baik." Xu Feng kemudian meminta pasukan Naga untuk tetap fokus pada formasi.


Xu Feng berharap pasukan Naga mampu menahannya, karena mereka juga harus menahan nafasnya selama mungkin sebelum Xu Tian memberikan perintah.


Qe Qun yang mengetahui keadaan pasukan Naga pun tersenyum dengan licik, kemudian segera meminta pasukan Sekte Racun untuk fokus menyerang ke arah pasukan Naga terlebih dahulu untuk mengganggu kosentrasi Xu Tian.


" Hancurkan mereka terlebih dahulu! Setelah itu kita ratakan kota ini!" Teriak Qe Qun dengan arogan, lalu segera melesat ke arah Pasukan Naga.


" Swusshh...., Swusshh...." Satu persatu anggota Sekte Racun melesat ke arah Pasukan Naga yang kini mulai tidak dapat bersikap dengan tenang.


Xu Feng yang melihat hal itu pun segera meminta pasukannya untuk tetap tenang.


" Tetap tenang, yakinlah pada diri kalian jika kalian semua mampu mengahadapi mereka semua!" Xu Feng memberikan motivasi kepada pasukannya.


Mendengar ucapan Xu Feng membuat pasukan Naga kembali tenang, bahkan pancaran mata mereka kini menunjukkan keberanian yang begitu kuat.


" Hahahaha... bukankah ini menyenangkan!" Xu Han dengan tertawa tanpa rasa takut sedikitpun.


" Saatnya berpesta! Siapa yang dapat memisahkan kepala dari badan paling banyak akan mendapatkan sumber daya tingkat tinggi milik ku!" Xu Cang menimpali dengan tersenyum lebar.


Pasukan Naga yang mendengar bagaimana santainya pemimpin pasukan Naga mereka pun kini semakin terlihat santai.


" Bagus! Tunjukan kepada mereka bahwa kita bukan pasukan yang lemah, hancurkan semua musuh yang menghalangi kita!" Xu Feng dengan mengeluarkan Tombak miliknya.


Pasukan Naga pun segera mengeluarkan senjata mereka dari dalam cincin penyimpanan.


Dirinya memang sengaja melakukan hal itu, dia ingin melihat sejauh mana perkembangan pasukan Naga miliknya. Setelah melihat apa yang terjadi sebelumnya, Xu Tian kini sudah cukup puas dengan apa yang di lakukan pasukan nya itu.


Sedangkan Xu Feng yang melihat Xu Tian hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


" Ternyata memang benar dugaanku, tuan muda selalu memiliki rencana."


Sedangkan pasukan Sekte Racun yang melihat perubahan yang terjadi pada pasukan Naga pun kini mulai gelisah.


Qe Qun terus mencoba memberikan arahan kepada pasukannya untuk tidak menahan diri.


" Jangan takut! Mereka hanya sedang mencoba menghibur diri sebelum kematian menghampiri nya." Qe Qun dengan percaya diri, kemudian segera melemparkan racun-racun yang sudah di persiapkan.


Pasukan Sekte Racun pun mengikuti apa yang di lakukan oleh Qe Qun.


Tetua Ma yang sedang bertarung dengan Xu Tian pun tersenyum puas melihat hal itu.


" Nak, bagaimana?" Ucapnya dengan tersenyum tipis menatap ke arah Xu Tian.


Xu Tian mundur beberapa meter ke belakang.


" Sepertinya pertarungan yang sesungguhnya baru saja di mulai." Ucap Xu Tian dengan menutup kedua matanya.


" Aura Dewa Naga!"


" Swusshh....." Aura yang begitu besar keluar dari dalam tubuh Xu Tian, kemudian menyebar ke seluruh sudut formasi Cincin Naga yang di buat oleh Pasukan Naga dan Xu Tian sebelumnya.


Aura Naga terus membesar dengan aliran energi berwarna emas yang kini mulai menyatu pada dinding formasi.


Dengan gerakan cepat, Xu Tian melesat ke berbagai arah tanpa dapat di ikuti oleh pandangan semua orang.


Setiap tempat yang di lewati olehnya, Xu Tian akan menyentuhkan tapak tangannya menuju badan Pasukan Naga.


Pasukan Naga yang sedang fokus mempersiapkan diri itu pun dapat merasakan energi yang mengalir menyelimuti dirinya.


" Energi yang begitu menenangkan." Batin anggota pasukan Naga setelah di sentuh Xu Tian.


Hingga hanya memerlukan waktu setengah menit saja Xu Tian telah menyelesaikan semuanya.


" Bersiap! Gunakan teknik pengendalian api kalian!" Ucap Xu Tian memberikan perintah kepada pasukannya.


" Hahahaha... nak, apa kau mulai putus asa?" Tetua Ma tertawa, yang kemudian di ikuti oleh Pasukan Sekte Racun.


" Kita lihat saja, sejauh mana kehebatan kalian dalam teknik racun." Xu Tian dengan tersenyum, kemudian segera mengeluarkan api berwarna emas kebiruan dari tapak tangannya.


" Api penyucian!"


" Swusshh....." Satu persatu api dari pasukan Naga mulai melesat dan membesar.


Tetua Ma yang melihat itu begitu kaget, karena apa yang di lakukan oleh Xu Tian dan pasukan naga sama saja dengan memperkuat racun milik pasukannya.


Hal itu sama saja dengan bunuh diri bersama-sama.


" Bagaimana? Bukankah ini lebih menarik bagi kalian?" Xu Tian dengan terus melemparkan api di tangannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Karena aku sibuk di real, jadi Up kalo ada waktu senggang. Thanks