
Kerajaan Lin
Saat ini Xu Tian dan lainnya baru saja tiba di kerajaan Lin yang langsung di sambut oleh Xu Ying dan juga Xu Meng yang sebelumnya datang bersama mereka namun tidak ikut menuju reruntuhan kuno.
" Saudara akhirnya kalian semua kembali." Ucap Xu Ying begitu senang saat melihat kedatangan mereka semua.
" Apa kau sudah sangat merindukanku?" Ucap Xu Jin menggoda Xu Ying.
" Kau ini benar-benar menyebalkan." Dengus Xu Ying yang begitu malas mendengar ucapan Xu Feng yang menggodanya.
" Emm..Saudara sebaiknya kalian semua segera masuk dan kita dapat melanjutkan obrolan kita di dalam." Ucap Xu Meng yang berada di sebelah Xu Ying.
Mereka semua kemudian melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam istana kerajaan Lin, namun belum juga mereka masuk tiba-tiba merasakan aura yang tidak asing yang sedang menuju ke arahnya.
Tidak lama kemudian terlihat Long Hei, Xu Han, Dan juga Xu Cang tiba di tempat mereka.
" Akhirnya kalian semua telah kembali." Ucap Xu Tian melihat ke arah mereka dengan senyum ramah.
" Maafkan kami karena terlalu lama membuat kalian menunggu." Ucap Xu Feng melihat ke arah semua orang.
" Tidak masalah karena kami juga baru saja datang." Kemudian mengajak mereka untuk masuk ke dalam istana.
Setelah memasuki istana kerajaan mereka semua kemudian berkumpul di sebuah ruangan.
Para pelayan istana pun segera menyajikan makanan dan juga minuman untuk mereka semua.
Setelah para pelayan menyelesaikan tugasnya kemudian Xu Tian segera mengalihkan pandangannya ke arah Long Hei, Xu Han dan Xu Cang.
" Informasi apa yang kalian dapatkan selama berada di kerajaan Mo?"
" Tuan kami mendapatkan beberapa informasi bahwa Kerajaan Mo berniat menyerang kerajaan Lin begitupun Klan Tang yang berada di kota awan biru juga akan menyerang klan Xu untuk dalang dari kedua penyerangan tersebut adalah kerajaan Tang sendiri yang akan membantu keduanya dalam penyerangan yang akan mereka lakukan saat kompetisi kekaisaran di adakan." Ucap Long Hei menjelaskan informasi yang dia dapatkan.
" Saudara aku juga mendengar bahwa mereka akan menculik bibi Lin Hua dan membunuh Patriak Xu di depan matanya. Dan dari apa yang aku dengar bahwa kerajaan Tang mendapatkan dukungan langsung dari kekaisaran Tang sendiri jika kekaisaran Qing ikut campur dalam masalah tersebut." Lanjut Xu Han melihat ke arah Xu Tian dengan serius.
" Saudara mereka juga akan menculik Mei'er dan menjadikannya sebagai budak pemuas n*fsu mereka." Ucap Xu Cang dengan nada pelan karena takut Xu Tian tidak dapat mengontrol emosinya.
Terlihat api kemarahan yang begitu besar di mata Xu Tian setelah mendengar informasi dari mereka.
Bagaimana bisa dia akan melepaskan orang-orang yang ingin melukai keluarganya bahkan dengan beraninya ingin menculik ibu yang begitu dia sayangi dan ingin menjadikan adik nya sebagai pemuas n*fsu mereka.
" B*jingan! Aku bersumpah akan menghancurkan mereka semua, meski langit menghalangi sekalipun maka aku Xu Tian yang akan menghancurkannya!" Ucap Xu Tian dengan tegas serta tekad yang kuat bahkan langit pun mulai bergemuruh saat mendengar ucapannya.
Di sisi lain para prajurit serta orang-orang yang berada di kerajaan Lin terlihat bingung karena tiba-tiba Langit berubah menjadi gelap di sertai suara gemuruh petir yang saling bersahutan.
Kota Lin.
" Saudara apa yang sebenarnya terjadi?."
" Aku tidak tahu saudara."
" Komandan apa yang terjadi?" Tanya salah satu prajurit kerajaan Lin
" Haiss.. kau ini aku pun tidak mengetahuinya." Balas sang komandan.
Istana Xufelong
" Sepertinya tuan begitu marah." Ucap Feng Huang yang sedang melihat ke arah kerajaan Lin.
" Kau benar, aku sudah tidak sabar melihat tuan menghancurkan mereka." Feng Louzhi yang berada di sampingnya tidak kalah marah. Karena dia mengetahui mengapa sang tuan saat ini begitu marah.
Kekaisaran Qing
" Ayah apakah akan ada bencana yang datang?" Ucap seorang pemuda yang cukup tampan.
" Ayah tidak mengetahui nya dengan pasti, tetapi ayah yakin akan terjadi kekacauan yang besar hingga menghilangkan banyak nyawa." Ucap Kaisar Qing Jiang yang tidak mengalihkan pandangannya dan tetap melihat ke arah langit.
Begitupun di tempat lainnya, semua orang bertanya-tanya apa yang akan terjadi sehingga membuat langit tiba-tiba berubah gelap di sertai suara gemuruh petir yang saling bersahutan.
Kerajaan Lin.
Saat ini semua orang memperhatikan dan menunggu apa yang akan di lakukan Xu Tian selanjutnya. Menyadari semua orang kini sedang menatapnya kemudian Xu Tian mencoba menenangkan dirinya agar tidak bertindak gegabah.
" Saudara Lin Hao kumpulkan prajurit yang berada pada ranah Penyempurnaan Roh ke atas berapa pun jumlah nya tidak masalah." Ucap Xu Tian melihat ke arah Lin Hao.
" Baik saudara, tetapi mengapa kita hanya mengumpulkan mereka yang berada di ranah Penyempurnaan roh ke atas, Apa tidak sebaiknya aku mengumpulkan semua prajurit yang ada?" Lin Hao merasa bingung dengan apa yang di minta oleh saudaranya.
" Tidak perlu karena aku tidak ingin membawa mereka yang masih lemah untuk turun langsung ke dalam rencana kita. Sebaiknya untuk mereka yang berada di bawah ranah Penyempurnaan roh untuk tetap berada di kerajaan."
" Saudara mohon penjelasanya?" Tanya Lin Hao sekali lagi.
" Untung penyerangan kali ini aku tidak ingin mengorbankan banyak orang di pihak kita karena bagaimanapun mereka yang lemah lah yang berpeluang paling besar kehilangan nyawanya, Dan aku tidak ingin itu semua terjadi." Xu Tian menjelaskan alasan kenapa tidak membawa seluruh pasukan yang ada.
" Saudara aku mengerti." Lalu segera pergi dari ruangan untuk mengumpulkan prajurit yang di minta Xu Tian.
" Saudari Ying dimana Bibi Xiayu?" Tanya Xu Tian saat tidak melihat Shen Xiayu dari pertama kali tiba.
" Bibi Xiayu baru saja memasuki kultivasi tertutupnya karena mengetahui kalian akan segera kembali jadi aku dan saudari Meng meminta Bibi untuk melakukan kultivasinya." Xu Ying menjelaskan kepada Xu Tian.
" Emm..Aku mengerti jika begitu persiapkan diri kalian karena setelah Kakek dan Paman keluar kita akan segera menuju kerajaan Mo, Dan untuk Long Hei aku minta kau latih para prajurit yang akan kita bawa nantinya." Mereka semua pun mengerti lalu segera keluar dari ruangan untuk mempersiapkan diri mereka.
Semua orang pun mulai sibuk mempersiapkan segala sesuatunya, Long Hei melatih para prajurit dengan keras. Xu Feng dan lainnya pun berlatih tanding untuk memperkuat teknik yang mereka miliki dan terkadang akan ikut melatih para prajurit.
Xu Tian saat ini tengah membuat beberapa pil cedera emas untuk persiapan nantinya yang akan dia berikan kepada semua orang.
Dia juga memasang formasi pertahanan di sekitar istana kerajaan Lin untuk berjaga-jaga.
Sedangkan para tetua klan Lin pun sudah memasuki pelatihan tertutup satu Minggu yang lalu setelah di beritahu oleh Shen Xiayu tentang rencana yang akan di lakukan.