
Setibanya di dalam goa, Xu Tian dan Jenderal Qing segera mencari tahu situasi di dalamnya.
"Nak, apa kau merasakannya?" Tanya Jenderal Qing, dirinya merasa aura yang cukup gelap berada di dalam goa.
"Emm....aku merasakannya, mungkin ini salah satu alasan Tetua Ji memasang banyak formasi." Jelas Xu Tian setelah mencerna semua hal yang terjadi.
"Kau benar."
Di dalam gua sendiri, saat ini Tetua Ji sedang mencoba mengendalikan energi iblis yang terus saja menggerogoti tubuhnya.
"Arghhh...." Teriaknya dengan aura iblis yang cukup kuat, keluar dari dalam tubuhnya.
"Kalian mundur!" Teriak Xu Tian, memberikan perintah.
Hingga tiba-tiba Tetua Ji melesat ke arah mereka. Terlihat sebuah tanduk yang muncul di keningnya.
"Tapi-"
"Dhuaaarrrr....." Serangan tapak iblis Tetua Ji di tahan Xu Tian.
"Boooommmsss...."
Xu Tian terlempar membentur dinding gua.
"Sangat kuat." Xu Tian membatin, dengan tangan bergetar.
"Pergilah!" Teriak Tetua Ji dengan terus berusaha mengendalikan dirinya.
"Swushh... Swushh...." Jenderal Qing dan Pria bertopeng segera membantu Xu Tian berdiri.
"Kalian mundurlah!" Perintah Xu Tian sekali lagi.
Tanpa menunda waktu lagi, Jenderal Qing dan Pria bertopeng segera mundur menjauh area pertempuran.
Tetua Ji semakin tidak terkendali, bahkan kini aura hitam mulai menyelimuti tubuhnya.
"Aura Dewa Naga!"
"Swushh.." Kedua aura berbeda warna saling bertabrakan.
"Cahaya Keabadian!" Tubuh Xu Tian mulai memancarkan cahaya.
Meski merasa tertekan akibat teknik yang di gunakan oleh Xu Tian, namun Tetua Ji masih tetap berusaha bergerak menyerang Xu Tian.
"Swushh...." Keduanya sama-sama melesat.
"Dhuaaarrrr..." Xu Tian dan Tetua Ji mundur beberapa langkah ke belakang.
Melihat lawan sedikit lengah, Xu Tian segera membuat sajak kuno dengan gerakan melebihi kecepatan cahaya.
"Formasi Sangkar Abadi!" Xu Tian menggunakan formasi yang sama dengan formasi yang dia gunakan kepada Ming Gong untuk mengurung pergerakan Tetua Ji.
Sebuah Formasi mulai menutupi Tetua Ji.
Di dalam formasi, tetua Ji terus berusaha menghancurkan formasi tersebut. Berbagai cara dia lakukan, namun tetap saja gagal.
"Teknik Jiwa-Pemurnian Jiwa!"
"Swushh..." Sajak kuno yang di buat Xu Tian berubah menjadi cahaya emas memasuki Formasi Sangkar Abadi.
"Murnikan!"
"Swushh..." Cahaya emas melesat ke arah tetua Ji, kemudian memasuki tubuhnya.
"Arghhhh....." Tetua Ji meraung kesakitan, setelah merasakan sebuah energi asing masuk ke dalam tubuhnya.
Jenderal Qing dan Pria bertopeng terus menunggu hal yang akan di lakukan oleh Xu Tian tanpa bergerak sedikitpun dari tempatnya.
Hingga tidak lama kemudian, Tetua Ji mulai sadar. Lalu menatap tempat di sekitarnya dengan bingung.
"Jenderal Qing." Ucap Tetua Ji saat melihat orang yang di kenali nya.
"Tetua, jangan membuat banyak gerakan." Xu Tian memperingati Tetua Ji.
"Nak, siapa kau?"
"Tetua Ji, ikuti saja perkataannya. Aku akan menjelaskan kepada tetua nanti." Jenderal Qing menimpali.
Tetua Ji pun menganggukan kepala, kemudian dengan patuh berdiri tanpa membuat gerakan.
"Jiwa tetua Ji saat ini terluka dengan serius, jika membuat banyak gerakan maka akan membahayakan nyawa Tetua sendiri." Jelas Xu Tian.
Tetua Ji sendiri merasa aneh, karena dirinya tidak merasakan apapun.
Xu Tian hanya tersenyum, dia dapat mengetahui isi pikiran Tetua Ji.
"Wajar saja Tetua tidak menyadarinya, karena saat ini teknik pemurnian jiwaku sedang melindungi jiwa Tetua Ji. Untuk saat ini tetua Ji fokus untuk menyembuhkan jiwa yang terluka dengan membiarkan energi asing yang berada di tubuh Tetua berkerja dengan semestinya."
Tetua Ji pun menganggukan kepala, kemudian segera duduk dengan sikap kultivasi untuk membantu proses penyembuhan pada jiwa nya.
Xu Tian mengibaskan tangannya untuk menghilangkan formasi sangkar abadi, kemudian segera menyebarkan kristal Jiwa untuk membantu Tetua Ji.
Jenderal Qing menatap dengan tidak percaya melihat sumber daya yang sangat berharga, namun seperti sebuah sampah untuk Xu Tian.
Xu Tian hanya tersenyum melihat reaksi yang di tunjukan oleh mereka.
"Selagi kita menunggu Tetua Ji, aku akan menjelaskan tentang semua hal yang berkaitan dengan hutan kematian." Ucap Jenderal Qing menatap Xu Tian yang sedang berjalan ke arahnya.
"Baiklah." Ucap Xu Tian dengan senang, sejujurnya dia ingin berkultivasi terlebih dulu untuk mengembalikan energi yang terkuras cukup banyak akibat Teknik yang sebelumnya dia keluarkan.
Namun karena dia sudah begitu penasaran dengan rahasia hutan kematian, maka dari itu dia lebih memilih mendengarkan terlebih dulu.
Setelah menemukan tempat yang cukup nyaman, Jenderal Qing mulai menjelaskan kepada Xu Tian.
"Nak, informasi ini hanya di ketahui oleh tuanku dan tetua Ji saja, termasuk diriku. Hutan kematian dulunya hanya hutan biasa saja, tidak terlalu istimewa. Namun setelah pertempuran yang terjadi, hutan kematian menjadi salah satu hutan terlarang di dunia ini. Jika kalian tahu yang sebenarnya, mungkin kalian tidak akan datang ke tempat ini." Jenderal Qing menghentikan ucapannya, kemudian menatap lekat Xu Tian.
"Hutan kematian adalah pintu atau jalan keluar bagi bangsa iblis yang terkurung di suatu tempat. Alasan mereka hanya dapat di hutan kematian sendiri, karena hutan kematian telah di pasangi sebuah segel kuno. Alasan mereka mencari tetua Ji, karena kunci dari segel tersebut berada di tangannya." Jenderal Qing terus menjelaskan rahasia yang terdapat di hutan kematian.
Bukan hanya sebagai pintu bagi bangsa Iblis, karena jika seseorang akan pergi ke dunia yang lebih tinggi lagi, maka hutan kematian lah yang memiliki gerbang dimensi tersebut.
Hanya saja pintu dimensi itu telah di segel oleh tuan Jenderal Qing, sehingga tidak ada yang mampu naik ke dunia atas meskipun memiliki ranah yang lebih tinggi dari ranah Fana.
Alasannya sendiri sebagai bentuk persiapan para kultivator di dunia fana untuk membangun kekuatan hingga ranah Immortal.
Karena tuan Jenderal Qing sudah memprediksi jika suatu saat nanti bangsa iblis akan bangkit dan menjadikan dunia fana sebagai dunia kekuasaannya.
Xu Tian yang mendengar rahasia itu pun begitu kaget, jika memang suatu saat nanti akan terjadi pertempuran antara kultivator dunia fana dan bangsa iblis, maka mau tidak mau Xu Tian harus mempersiapkan diri dari sekarang.
Dia juga bertekad akan menyatukan semua kekuatan yang ada di dunia fana untuk melawan bangsa iblis.
Maka dari itu, setelah urusan di sini selesai, Xu Tian akan berpetualang di seluruh benua dan membangun kekuatan di setiap benua nya.
Mungkin saja Faksi Naga Phoenix Langit akan berubah menjadi sebuah Sekte yang memiliki cabang di mana.
"Begitulah nak, Hutan kematian tidak sederhana yang orang lain liat, mereka hanya mengetahui jika hutan kematian adalah tempat para hewan tingkat tinggi berada, asal mereka tahu, jika hewan tingkat tinggi di hutan kematian bahkan berasal dari tempat lain yang di bawa oleh tuanku ke tempat ini agar para kultivator dunia fana tidak mendatangi hutan kematian." Jenderal Qing mengakhiri penjelasannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Berhubung aku baru fit, dan hari ini harus masuk kerja. Jadi 1 Chapter dulu ya. Insya Allah setelah pulang kerja lanjut lagi. See you ♥️