Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch110-Di Mulainya Pertempuran


Semua orang kini tengah fokus mendengarkan strategi yang di sampaikan oleh para patriak.


" Situasi saat ini di istana kekaisaran sudah di penuhi oleh pasukan yang berbaris rapih, aku yakin mereka sudah mengetahui pergerakan yang di lakukan oleh kita." Ucap Kaisar Qing Jiang menatap semua orang.


" Kaisar benar, dan untuk masalah ini kita tidak boleh lengah, bisa saja mereka memanfaatkan lokasi pertempuran yang berada di daerah mereka." Patriak Ling Chen menimpali.


" Lalu bagaimana pendapat yang lainnya, apa kita akan langsung menyerang mereka atau menunggu kabar selanjutnya dari mata-mata yang sudah kita kirim mengenai situasi ini?" Kaisar Qing Jiang menatap semua orang.


Mereka mencoba berfikir, apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.


" Jalan satu-satunya adalah langsung bergerak sekarang juga, karena jika kita terus menunda dan berdiam diri di tempat ini, maka mereka akan mempunyai banyak waktu untuk mempersiapkan pasukan yang mereka miliki. Aku yakin mereka saat ini tengah meminta bantuan kepada sekutu mereka yang lainnya." Jelas Xu Tian memberikan pendapatnya.


" Yang di katakan tuan muda benar, lalu bagaimana strategi yang akan kita gunakan dalam pertempuran ini?" Tanya Ming Cheng.


Semua orang menatap Xu Tian.


" Bagi jumlah pasukan yang kita miliki, untuk kultivator yang memiliki ranah kultivasi yang tinggi akan menyerang menuju istana, sedangkan untuk prajurit yang memiliki tingkat kultivasi rendah mengamankan situasi untuk membantu para penduduk mencari tempat yang aman." Ucap Xu Tian kemudian meminta mereka untuk mengumpulkan para kultivator yang berada di ranah Kaisar ke atas untuk menyerang ke dalam istana, sebagian lagi berhadapan dengan pasukan kekaisaran Tang dan untuk ranah paling rendah membantu penduduk agar tidak memakan banyak korban.


" Apa itu tidak berbahaya? Karena kita tidak mengetahui kekuatan mereka dengan pasti?" Tanya Patriak Wang Dunrui.


Jika mereka menyerang secara langsung menuju istana dengan membagi pasukan, Patriak Wang Dunrui merasa khawatir dengan pasukan yang berada di luar, karena bisa saja kekaisaran Tang sudah menempatkan pasukannya di sekitar istana.


" Memang sedikit berbahaya, namun yang harus kalian ketahui bahwa pasukan kekaisaran Tang saat ini tidak berbeda jauh dengan pasukan Kekaisaran Ming terdahulu. Dan bukankah kalian mengetahui bagaimana kejatuhan Kaisar Ming sebelumnya menimbulkan tanda tanya besar? Aku yakin sebagian dari mereka masih ada yang setia dengan kaisar sebelumnya."


Semua orang terdiam, kemudian menatap Kaisar Ming Cheng.


" Apa yang di katakan tuan muda memang benar, saat itu kami memiliki banyak penghianat sehingga kekacauan itu tidak memakan banyak korban, hanya orang-orang yang setia denganku yang mereka bunuh."


Mereka mencoba mencerna kata-kata Leluhur Ming Cheng. Hingga beberapa saat kemudian Patriak Xu Yuan mulai sedikit memahami.


" Aku mengerti, jika dari apa yang di katakan oleh Kaisar Ming Cheng mengenai kekacauan tersebut, maka aku dapat memastikan jika banyak pasukan yang masih tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya terjadi. Dan bisa di katakan jika mereka juga tidak mengetahui keberadaan Kaisar mereka yang tidak lain Kaisar Ming Cheng apa masih hidup atau sudah tewas." Ucap Xu Yuan yang di benarkan oleh Leluhur Ming Cheng.


" Meski mereka tidak mengetahui kebenarannya, namun jika Kaisar Ming Cheng memperlihatkan diri maka pasukan Kekaisaran Ming sebelumnya akan berfikir ulang untuk bertempur." Kaisar Qing Jiang mulai memahami.


" Tepat, dan sudah di pastikan jika musuh kita yang sebenarnya adalah Klan Tang dan orang yang berada di belakangnya, dan aku yakin mereka akan berada di dalam istana." Ucap Xu Tian dengan tersenyum.


Semua orang kini tersenyum senang, namun tiba-tiba senyum mereka menghilang setelah mendengar pertanyaan dari salah satu Patriak Klan yang berada di kekaisaran Qing.


" Apa sudah di pastikan jika pasukan kekaisaran Tang akan berada di pihak kita?"


Xu Tian tersenyum senang di dalam hatinya, karena masih ada yang bertanya mengenai hal ini.


" Aku menyukai pertanyaan dari Patriak Ye, memang tidak seratus persen mereka akan berada di pihak kita. Namun aku yakin sekitar delapan puluh persen mereka akan berada di pihak kita, setelah apa yang di lakukan oleh Kaisar Tang Shan terhadap rakyatnya sendiri, membuat mereka tidak terlalu menyukainya dan sering membandingkan Kaisar Ming dan Kaisar Tang." Jelas Xu Tian dengan senyum ramah.


" Hahaha... Aku mulai mengerti sekarang, bukan hanya mempunyai kekuatan yang tinggi, bahkan tuan muda memiliki pemikiran tiga langkah lebih jauh kedepan dari kita semua. Memang tidak salah aku memilih tuan muda menjadi tuanku." Ucap Kaisar Ming Cheng, sebelum itu dirinya merasa kurang yakin dengan apa yang di katakan Xu Tian, namun dirinya saat ini begitu kagum dengan pengamatan serta pengambilan keputusan yang di ambil Xu Tian.


Semua orang pun menatap Xu Tian dengan hormat, bukan hanya kali ini saja Xu Tian selalu dapat memecahkan masalah yang sedang terjadi.


Bahkan Patriak yang sebelumnya tidak menyukai Klan Xu kini begitu malu, mereka mulai berfikir ingin menjalin hubungan baik dengan Klan Xu, terutama kepada Xu Tian.


Kaisar Qing Jiang sendiri merasa bangga, dia berfikir jika keberuntungan putrinya begitu luar biasa karena mendapatkan sosok seperti Xu Tian.


" Baiklah, segera bersiap! Satu jam dari sekarang kita akan mulai menyerang." Ucap Xu Tian menatap semua orang


" Baik." Lalu mereka segera mengumpulkan semua pasukan dan menjelaskan rencana yang akan mereka lakukan.


********


Di tempat lain, kini Klan Ming dan anggota Faksi Naga Phoenix Langit sedang bertempur dengan pasukan kerajaan Tang.


Terlihat sudah banyak pasukan kerajaan Tang yang tewas, dan kini menyisakan jenderal dan petinggi kerajaan.


" B*jingan! Siapa kalian sebenarnya?" Teriak salah satu Jenderal kerajaan Tang dengan putus asa.


" Hahaha... Jika kalian ingin mengetahui siapa kami, maka kalian dapat bertanya dengan Raja bodohmu itu neraka!" Ucap Ming Li Fang, kemudian segera menyerang dengan tapak yang di baluti api berwarna hitam.


Sang Jenderal mencoba mencerna kata-kata yang di ucapkan oleh Ming Li Fang mengenai Raja Tang Yu Lou.


" Apa mungkin? Tidak, ini tidak mungkin." Batin Sang Jenderal mencoba menghilangkan pikiran buruk mengenai Raja Tang Yu Lou, karena dari kata-kata tersebut seperti mengatakan jika Raja mereka telah tewas.


Saat sedang berfikir, tiba-tiba Ming Li Fang menyerang ke arahnya.


" Tapak Api Hitam! " Gerakan Ming Li Fang begitu cepat.


" Dhuaaarrrr......" Jenderal kerajaan Tang terlempar dengan luka bakar di bagian dada.


Dengan nafas yang memburu sang jenderal mencoba berbicara.


" Ampuni ak-" Belum sempat menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba.


" Wushhh...." Ming Li Fang bergerak dengan mengepalkan tangannya ke arah kepala.


" Dhuaaarrrr...." Kepalan tangan Ming Li Fang menghancurkan kepala sang jenderal.


" Tidak ada pengampunan untuk orang-orang sepertimu."


Faksi Naga Phoenix Langit dan anggota Klan Ming yang lainnya pun bergerak dengan brutal tanpa memberikan mereka kesempatan sedikitpun.


" Dhuaaarrrr...."


" Dhuaaarrrr...."


Suara ledakan mengakibatkan area di sekitarnya begitu mengerikan, bahkan saat ini bukan lagi seperti pertempuran antara dua pasukan, karena lebih pantas di sebut pembantaian sepihak.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf karena cuman 1 chapter, karena lagi sibuk banget di real. 🙏🙏🙏


Takut jika di paksakan malah jadi tidak sesuai dengan alurnya. See You ♥️