Lahirnya Penguasa Alam

Lahirnya Penguasa Alam
Ch146-Menyusun Rencana


" Apa kau kira aku takut dengan Sekte Elang Hitam? Sekalipun dunia ini ingin menghancurkan diriku, maka aku lah yang akan terlebih dulu menghancurkannya." Ucap Xu Tian, dengan menatap tajam tetua tersebut.


Tetua Sekte Elang Hitam pun merasa, jika apa yang di katakan oleh Xu Tian hanyalah omong kosong.


" Nak, meski kau mampu mengalahkan diriku, namun kau belum tentu mampu mengalahkan Sekteku."


" Akan aku perlihatkan kepada dirimu, bagaimana cara aku menghancurkan sekte yang kau banggakan itu." Ucap Xu Tian dengan tegas.


Kemudian Xu Tian mengalihkan pandangannya ke arah orang-orang yang sedang menatap ke arahnya.


" Dengarkan aku, jangan pernah bicarakan hal yang terjadi di sini kepada siapapun itu. Jika masalah ini sampai tersebar luas, maka kalian yang pertama akan aku cari." Ucap Xu Tian menatap semua orang yang ada di dalam ruangan.


Kemudian dengan lambaian tangan, Xu Tian memasukan tetua serta ketiga pemuda anggota Sekte Elang Hitam ke dalam dunia jiwa.


" Swushh...." Keempatnya lenyap dari pandangan semua orang.


Melihat apa yang di lakukan oleh Xu Tian, semua orang hanya mampu menahan nafasnya dengan tubuh bergedik ngeri.


" Mengerikan." Batin semua orang, mereka berfikir jika keempatnya telah tewas tanpa menyisakan apapun.


Setelah memasukan mereka ke dalam dunia jiwa, kemudian Xu Tian segera pergi menuju kamarnya.


Sedangkan orang-orang yang ada di dalam ruangan, merasa sangat bingung.


" Apa kita akan tetap diam saja?" Tanya salah satu dari mereka.


" Aku tidak tahu."


" Jika begitu, biar aku yang mengatakan hal ini kepada tuan wali kota. Aku yakin, dengan bantuan dirinya, akan membuat kota kita ini terbebas dari tekanan Sekte Elang Hitam." Salah satu dari mereka memberanikan diri.


" Tap-"


" Tenanglah, aku yakin jika pemuda itu adalah orang yang baik."


" Maksud saudara?"


" Apa kalian tidak melihatnya? Bagaimana aura yang di keluarkan olehnya menunjukkan bahwa dia bukanlah orang yang serakah atau pun orang-orang aliran hitam."


" Saudara benar.."


" Tapi ingat, jangan bicarakan hal ini kepada siapapun. Biar tuan wali kota yang membicarakan masalah ini dengannya, atau nyawa kita yang menjadi taruhannya."


" Baik..." Lalu mereka semua segera pergi dari ruangan itu.


*********


Di dalam ruangan, terlihat dua orang wanita yang sedang membicarakan sesuatu hal.


" Nona, bagaimana menurut anda?" Ucap wanita dengan pakaian pelayan.


" Tidak buruk, sepertinya memang dia di takdir kan oleh langit untuk membantu kota ini." Ucap wanita yang sedang duduk, menggunakan pakaian berwarna hijau.


" Nona benar..., pemuda yang luar biasa, masih berusia sangat muda, namun mampu mengalahkan b*jingan tua itu."


" Baiklah, tetap awasi dia dan jangan membuat dia tersinggung."


" Baik nona, saya akan melakukan perintah nona dengan sebaik mungkin." Lalu segera keluar dari dalam ruangan.


" Semoga saja dengan kehadirannya, mampu membuat kota ini menjadi kota yang nyaman dan tenang seperti dulu."


*********


Di dalam kamar.


Xu Tian yang sudah berada di dalam kamar pun segera membersihkan dirinya.


Hingga tidak lama kemudian, dirinya telah selesai. Dengan menggunakan pakaian berwarna putih, Xu Tian terlihat sangat tampan.


" Sepertinya aku harus mencari informasi mengenai Benua Utara terlebih dulu, setelah itu baru aku akan melakukan rencana selanjutnya." Ucap pelan Xu Tian, setelah memikirkan apa yang akan dia lakukan.


Karena kedatangan dirinya ke Benua Utara untuk beberapa tujuan, maka dirinya membutuhkan banyak informasi yang harus dia ketahui.


Seperti hal nya kekuatan yang ada di benua utara, tempat-tempat terlarang, dan informasi mengenai tempat yang cukup bagus untuk di jadikan markas anggota Faksi Naga Phoenix Langit saat berada di benua utara.


Xu Tian segera membuat formasi di dalam kamarnya, setelah itu masuk ke dalam dunia jiwa.


Dunia Jiwa.


" Swushh...." Tubuh Xu Tian muncul di dalam dunia jiwa.


Terlihat Tetua dan ketiga pemuda Sekte Elang Hitam yang tengah memulihkan diri.


" Sepertinya aku membutuhkan orang untuk menempati dunia jiwa." Xu Tian membatin, dengan menatap sekelilingnya.


Di dalam dunia jiwa sendiri, sama sekali tidak adanya makhluk hidup yang berada di tempat tersebut.


Hanya ada Istana, Danau buatan, kebun tanaman spiritual, gunung-gunung yang menjulang tinggi ke langit.


Itu semua membuat Dunia jiwa seakan dunia mati, yang tidak memiliki penghuni di dalamnya.


Xu Tian pun kemudian membuat formasi, agar mereka tidak bisa pergi kemana-mana.


Setelah membuat formasi, kemudian Xu Tian segera menuju Istana Naga.


Setibanya di istana Naga, Xu Tian segera duduk dan memejamkan matanya, kemudian segera berkultivasi sambil menunggu pagi hari tiba.


*********


Di tempat lain.


Di sebuah ruangan, terlihat seorang gadis cantik sedang berkonsentrasi menaikan tingkat kultivasinya.


" Swushh...." Energi yang cukup kuat, dengan aura dingin yang keluar dari dalam tubuhnya terlihat terus berputar mengelilinginya.


Satu jam terlewati, namun gadis tersebut belum juga membuka matanya.


Hingga lima jam kemudian, tiba-tiba aura yang begitu kuat semakin terpancar dari dalam tubuhnya.


" Booomss...." Suara ledakan terdengar.


" Swushh...." Energi tingkat Kaisar 1 muncul, dengan memancarkan aura dingin yang sangat kuat.


Namun gadis tersebut belum juga membuka matanya, dan terus berkultivasi untuk memperkuat pondasinya.


Di luar ruangan sendiri, duduk dua orang pria yang menatap ke arah pintu, di mana di dalamnya terdapat gadis cantik yang baru saja naik tingkat.


" Sepertinya tuan putri berhasil naik tingkat." Ucap salah satu dari mereka.


" Aku rasa juga demikian."


Mereka berdua, tidak lain adalah Long Hei dan Feng Huang yang sedang menjaga Qing Ling yang mencoba untuk naik tingkat.


Long Hei menatap ke arah Feng Huang dengan serius.


" Aku mengetahui apa yang ada di dalam pikiran saudara, namun sebaiknya kita tidak perlu mengatakan hal ini terlebih dulu, takutnya akan menjadi tuan putri terbebani dan mempengaruhi perkembangannya dalam kultivasi."


" Bukankah akan lebih baik jika kita mengatakan hal ini?" Tanya Long Hei dengan bingung.


" Memang benar, tapi berbeda dengan tuan putri yang pernah mengalami kesulitan, di tambah lagi dirinya memiliki tuan muda yang ada di sampingnya. Jika kita mengatakan itu semua sekarang, maka akan membebani tuan putri."


" Saudara benar, bahkan setelah kepergian tuan muda, tuan putri terus saja berlatih."


" Saudara benar, aku harap saudara dapat mengerti masalah ini."


Apa yang terjadi dengan Qing Ling, mungkin saja Xu Tian telah mengetahuinya. Maka dari itu Feng Huang mengatakan kepada Long Hei untuk tidak memberitahukan mengenai masalah ini terlebih dulu kepada Qing Ling.


Feng Huang berfikir jika tuan mudanya pasti memiliki rencana sendiri mengenai hal ini.


Mereka berdua pun kemudian kembali berbincang-bincang mengenai hal lainnya.


Untuk Feng Louzhi sendiri, kini dia telah pergi menuju rumah lelang untuk melakukan kerja sama dan mengerjakan tugas yang telah di berikan oleh Xu Tian.


Feng Huang sendiri, selalu mengawasi Qing Ling saat sedang melakukan kultivasi tertutup.


Untuk Komandan Faksi Naga Phoenix Langit sendiri, kini tengah mengatur pasukan mereka dan mengawasi pembangunan markas baru yang tidak lama lagi akan selesai di bangun.