
" Kakak ipar dari Diana, bagaimana kalau naik ke ring dan temani aku bermain ? Aku janji , aku tidak akan melukaimu . Aku hanya akan memberitahu kamu , apa yang disebut laki - laki sejati ! " Mirza menatap langsung ke mata Jansen, suaranya terdengar mencemooh .
" Kakak Ipar , naik sana , apa yang perlu ditakutkan dari dia ! "
Diana seketika berteriak menyemangati Jansen , suaranya tinggi seperti nyamuk yang sedang terbang . Diana sudah pernah melihat kehebatan Jansen . Di Klub Golf silver mountain waktu itu , bahkan lebih dari sepuluh orang pengawal pun tidak bisa mengalahkan Jansen, apalagi si Mirza itu , dia pasti akan langsung dihabisi .
" Mirza , seni bela diri dipelajari bukan untuk menindas orang yang lemah , tetapi untuk melatih tubuh . Kamu sudah melanggar larangan dari seni bela diri ! " Jansen merasa Mirza hanya sedang mengejek nya saja .
" Hahaha , kalau berani ayo naik , kalau tidak berani akui saja , tidak perlu banyak omong kosong ! " Mirza tertawa lalu berkata ,
" Cuma bisa menggonggong saja . Kalau tidak berani menerima tantanganku berarti kamu bukanlah laki - laki sejati ! "
Mendengar ucapan Mirza itu , sejumlah mata langsung menatap ke arah Jansen , mereka menunggu Jansen bertindak . Meskipun mereka merasa Jansen bukanlah tandingan dari Mirza , tapi laki - laki mana yang bisa menelan ejekan seperti itu .
Namun Jansen tetap menggelengkan kepalanya dan berkata ,
" Kamu juga tidak bisa membuktikan apakah aku adalah laki - laki sejati atau bukan ! "
" Cih ! "
Beberapa mahasiswa awalnya sangat menantikan reaksi dari Jansen , tetapi melihat wujud Jansen yang terlihat takut mereka semua mulai mengeluarkan suara mencemooh .
" Kakak Ipar , kenapa kamu begitu pengecut . Jangan - jangan , Kakak juga merasa Kakak tidak bisa mengalahkannya ? " Diana langsung merasa panik .
" Diana, jangan mengorbankan kakak iparmu . Dia benar - benar bukan merupakan tandingan dari Mirza ! "
Teman - teman dari Diana memang tidak mengetahui kemampuan dari Jansen . Mereka merasa Diana yang sedang menyemangati Jansen untuk bertarung nantinya hanya akan melukai Jansen.
" Hehe , menantu laki - laki yang menikah masuk ke keluarga wanita , benar - benar tidak berguna ! "
Mirza yang melihat Jansen tidak berani naik ke ring malah merasa reaksi Jansen ini sangatlah wajar . Bagaimanapun juga , tidak semua orang punya kemampuan , dengan tubuh yang terlihat lemah seperti Jansen itu , dia pasti tidak akan bisa menerima pukulan dari Mirza .
Karena Jansen tidak berani maju , Mirza pun merasa puas . Mirza juga tahu , Diana sebenarnya sangat mengagumi kakak iparnya itu .
Bagus , sekarang Diana juga bisa melihat dengan jelas siapa yang memang merupakan laki - laki sejati !
" Diana , jangan takut , ada aku ! " teriak Noah .
Setelah itu , Noah memasang kuda - kuda bersiap untuk bertarung , sosoknya terlihat tidak tertandingi .
" Jurus Shaolin ? " Pengamatan Mirza cukup tajam , dia bisa mengenali kuda - kuda dari Noah .
" Boleh juga . Jurus Belalang Sembah ! "
Noah menganggukkan kepalanya dengan angkuh , lalu dia menerjang ke arah Mirza . Gerakannya itu membuat penonton yang melihatnya bersemangat .
Tetapi jurus yang dikeluarkan oleh Noah itu tidak memiliki kekuatan untuk menyerang , dia mempelajari gerakan itu dari kakek tetangganya . Ditambah dengan semangat yang pantang menyerah , gerakan itu hanya untuk melatih tubuh , mana bisa melukai orang !
" Jurus yang tidak ada gunanya ! "
Mirza hanya perlu mengeluarkan satu pukulan untuk melawan beberapa pukulan dari Noah. Pukulan dari Mirza itu mendarat di dada Noah dan membuat Noah terus berjalan mundur lalu terbatuk tanpa henti .
" Seni bela diri Huaxia tidak ada apa - apanya . Kalau membicarakan masalah jurus serangan , mana bisa mengalahkan jurus taekwondo . Kamu benar - benar bodoh ! Kenapa tidak belajar taekwondo , malah belajar seni bela diri Huaxia, ada yang salah dengan matamu itu ! "
Mirza kembali melanjutkan serangannya , dia kembali mendaratkan pukulan di dada Noah hingga Noah pun terjatuh . Tapi Mirza benar - benar bengis , dengan satu kakinya , Mirza menginjak dada Noah .
" Ah ! "
Akhirnya Noah berteriak kesakitan , wajahnya berubah menjadi pucat pasi .
Dari kejauhan , Jansen mengernyitkan alisnya . Jansen bisa melihat tulang rusuk Noah sudah diinjak sampai patah , kondisinya kritis . Mirza menyerang dengan sekuat tenaga , dia sama sekali tidak tahu bagaimana mengontrol kekuatannya .
" Aku beritahu kamu , di dunia ini , seni bela diri Huaxia tidak ada gunanya . Seni bela diri nomor satu yang diakui dunia adalah karate , nomor duanya adalah taekwondo , nomor tiga adalah tinju . Jurus seperti Jurus Belalang Sembah , atau wing cun hahaha , itu hanyalah mainan orang tua saja ! "
Wajah Mirza yang sedang menginjak Noah dipenuhi oleh rasa puas . Kali ini , Diana pasti bisa melihat pesona laki - laki sejatinya !
Tetapi perkataan Mirza ini justru membuat banyak orang tidak senang . Awalnya , ini hanyalah perselisihan pribadi , orang - orang hanya ikut - ikutan menonton . Namun mereka tidak menyangka Mirza akan begitu bengis , bahkan menghina seni bela diri yang menjadi kebanggaan orang Huaxia.
" Mirza , kamu sudah keterlaluan . Bukankah kamu adalah orang Huaxia , kenapa kamu malah meremehkan warisan dari leluhurmu ! " keluh salah satu penonton .
" Hehe , aku beritahu kamu ya . Aku dari awal sudah berniat untuk pindah ke luar negeri , lagi pula bukannya aku meremehkan seni bela diri Huaxia, tapi memang seni bela diri itu tidak berguna . Seni bela diri Huaxia hanya digunakan untuk melatih tubuh orang tua saja . Bocah - bocah seperti kalian sudah terlalu banyak menonton film seri ! " kata Mirza dengan nada tidak senang .
Melihat penonton yang merasa tidak terima , Mirza tersenyum menghina lalu berkata , " Kalau tidak terima , coba cari orang yang menguasai seni bela diri Huaxia sana . Jangan bilang orang itu adalah si Noah ini . Ya ampun , hanya dengan satu pukulan saja dia langsung kalah ! "
Seluruh penonton yang ada di tempat itu merasa emosi , semuanya mengepalkan tangannya dengan penuh amarah , tapi mereka juga tidak bisa melawan Mirza . Di mata orang Huaxia , seni bela diri Huaxia adalah suatu warisan yang legendaris , ada banyak orang yang menghormati warisan ini .
Tetapi di zaman sekarang ini , orang - orang yang menjunjung nilai warisan tradisional seperti ini malah menjadi semakin sedikit . Saking sedikitnya , orang - orang menjadi ragu apakah ada yang meneruskan seni bela diri Huaxia ini .
" Cukup ! "
Tepat pada saat itu , terdengar suara yang penuh emosi di udara . Meskipun suaranya tidak keras , tapi anehnya suara itu seolah - olah terdengar jelas di telinga semua orang .
" Tulang rusuknya sudah patah , kalau kamu menginjaknya lagi , lukanya akan menjadi tambah parah ! "
Jansen berjalan mendekat .
Seluruh penonton terkejut , Jansen yang sebelumnya takut dan terus berdalih untuk menghindar , sekarang malah menunjukkan dirinya ?
Bahkan Diana pun menjadi terkejut , dia tidak mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh Jansen !
Jansen perlahan - lahan naik ke atas ring . Satu tangannya mendorong Mirza lalu tangannya yang lain bergerak ke arah Noah, Jansen berniat untuk membenarkan tulang Noah yang bergeser .
Pada saat itu , serombongan tim medis datang sambil berlari , mereka membawa tandu untuk membopong Noah ke UKS . Mirza yang didorong oleh Jansen juga tidak merasa emosi . Mirza melipatkan tangannya di depan dada dan berkata sambil menatap Jansen ,
" Tidak kelihatan , ternyata menantu yang menikah masuk ke rumah mertua seperti kamu ini juga punya tangan yang kekar ! "
" Apakah kamu meremehkan menantu yang menikah masuk keluarga wanita ? "
Tatapan mata Jansen terlihat dingin .
" Tentu saja , menantu yang menikah masuk ke keluarga wanita adalah seorang pengecut . Dia makan dan tinggal di rumah mertua , tidak bisa dianggap sebagai laki - laki sejati ! "
Ekspresi wajah Mirza dipenuhi tatapan mencemooh . Sebenarnya dia juga tidak mengerti , seorang gadis cantik seperti Diana itu bagaimana bisa memuja menantu yang tinggal di rumah mertua seperti Jansen ini !
Jansen menganggukkan kepalanya lalu tiba - tiba tertawa dan berkata , " Dulu kamu bilang seni bela diri Huaxia tidak ada apa apanya , bukan ? Baiklah , sekarang aku akan menerima tantanganmu ! "
" Kakak ipar dari Diana , apakah kamu menerima tantanganku ? Dengan badan seperti itu ? "
Mendengar ucapan Jansen , banyak orang merasa terkejut . Bukannya mereka meremehkan Jansen , tapi dari wujudnya , tinggi badan seperti Jansen bahkan tidak lebih tinggi dari Noah .
Ditambah lagi , kalau Jansen benar - benar memiliki kemampuan , kenapa tadi dia tidak berani untuk naik ring ?
Tentu saja , mereka bersimpati padanya dan mereka juga merasa sedikit kagum pada Jansen . Bagaimanapun juga , bocah ini naik ring demi membela warisan negara , dia terlihat sedikit perkasa !
" Diana, kenapa kamu tidak menghalangi kakak iparmu itu ! "
Gadis dengan tubuh yang imut dan montok itu menarik Gita dengan panik . " Takut apa ! "
Gita mengepalkan tangannya ke udara , lalu berteriak dengan keras ,
" Kakak Ipar , habisi Mirza , tunjukkan apa yang disebut sebagai master beladiri sejati ! "