
Cathy hanya tersenyum canggung, tapi tidak berani menyinggungnya, jadi dia hanya duduk.
Tuan Harrison tiba-tiba bertindak nakal dengan tangannya. Satu tangannya diletakan di kaki Cathy, tangan lainnya melingkari pinggangnya, bahkan dia berada sangat dekat dengannya.
"Tuan Harrison, lihatlah kontrak perusahaan kami."
Cathy merasa sangat jijik, tapi dia tetap menahan dirinya!
Meskipun dia tidak percaya bahwa Joshua dapat menandatangani kontraknya, tapi dia tetap ingin bekerja sama dengan Tuan Harrison.
"Malam ini kita bermain saja, sementara jangan bicarakan tentang pekerjaan!"
Tuan Harrison orang yang sangat licik. Dia tidak membicarakan tentang kontrak dan terus menuangkan anggur untuk Cathy, "Nona Cathy, kamu harus meminum anggur ini, kalau tidak berarti kamu tidak menghargaiku!"
"Baik, baik!"
Cathy hanya bisa menemaninya minum.
Mike dan yang lainnya tersenyum melihat pemandangan ini, siapa pun tidak ada yang berani ikut campur, karena sudah biasa melihatnya!
Sebaliknya, wajah Joshua menjadi muram. Beberapa kali dia ingin melawannya, tapi pada akhirnya dia tetap tidak berani!
Dia juga takut akan memperburuk hal baik yang telah dibuat Cathy!
"Nona Cathy, aku telah meminta sekretaris untuk menindaklanjuti kerja sama dengan perusahaanmu. Tidak lama lagi kamu akan mendapat balasannya!"
Tuan Harrison menuangkan segelas anggur lagi untuk Cathy. Di bawah penglihatan semua orang, tangannya terulur masuk ke gaun Cathy!
Yang lainnya berpura-pura tidak melihat ini, karena tidak berani menyinggung pelanggan besar ini!
Joshua merasa tidak menahannya lagi. Tiba-tiba dia berdiri dan menyiramkan segelas anggur ke wajah Tuan Harrison, lalu berkata dengan marah, "Pria brengsek, lepaskan Cathy!"
"Apa yang kamu lakukan!"
Tuan Harrison menatapnya.
"Joshua, apa yang kamu lakukan!"
Cathy juga memarahinya, sudah hampir berhasil tapi Joshua lagi-lagi merusak semuanya!
"Nona Cathy, apa maksudmu ini? Aku pikir malam ini kamu dengan tulus mengundangku untuk minum, ternyata kamu membiarkan orangmu memperlakukanku seperti ini?"
Tuan Harrison tiba-tiba berkata dengan dingin, "Kalau kamu tidak mau bekerja sama denganku katakan saja, aku juga tidak memaksamu. Tapi tidak perlu mempermainkanku seperti ini, lupakan saja masalah kemarin kamu tidak menepati janjimu, hari ini begini lagi?"
"Tuan Harrison, sudah jangan marah, otak Joshua memang tidak normal!"
Cathy buru-buru meminta maaf dan menatap Joshua dengan marah, "Joshua, dasar kamu sampah, masih tidak cepat meminta maaf kepada Tuan Harrison?"
"Minta maaf? Berlututlah dan tuangkan tiga botol anggur, baru aku akan memaafkannya!"
Tuan Harrison berkata dengan keras.
"Apakah kamu sudah mendengar apa yang Tuan Harrison katakan?"
Cathy langsung menatap Joshua.
Mike dan yang lainnya mencibirnya terus menerus, Joshua ini masih berani membual? Awalnya itu terdengar seperti lelucon, sekarang ini seperti lelucon besar, bahkan dia tidak pantas menjadi seorang pria.
"Cathy, dia memanfaatkanmu, bukan aku tapi kamu!"
Joshua menjadi sangat marah sampai matanya memerah!
"Diam kamu!"
Cathy tahu Joshua ingin mengatakan dia adalah pacarnya, tapi dia tidak bisa membiarkan Joshua mengatakannya, dia berkata menegurnya, "Kamu masih tidak melakukan apa yang dikatakan Tuan Harrison? Berlututlah!"
Wajah Joshua menjadi muram dan hati nya kecewa!
Dia bertindak seperti itu karena tidak tahan melihat Cathy dipermalukan. Hasilnya Cathy malah tidak menghargainya. Sebaliknya, dia menyalahkannya, memarahinya dan menyuruh pacarnya berlutut di depan pria lain!
Sepertinya ujian yang dikatakan Jansen benar!
"Nona Cathy, apa seperti ini ketulusanmu?"
Melihat Joshua masih tidak berlutut, wajah Tuan Harrison terlihat kesal!
Plak!
Tapi saat ini, sebuah tamparan jatuh di wajahnya, entah kapan Jansen menghampirinya dan menampar wajahnya!
Seluruh ruangan menjadi sunyi!
Menyiram orang dengan anggur masih bisa dimaafkan, tapi menampar wajah orang tidak semua orang bisa menerimanya!
"Sekarang, keluar dari sini!"
Jansen mengabaikan Tuan Harrison dan berkata dengan kasar.
Berani menyuruh sahabatnya berlutut, dia tidak tahan lagi!
"Kamu berani memukulku? Apa kamu cari mati?"
Tuan Harrison mengelus wajahnya yang gemuk dengan penuh kemarahan!
Plak!
Jansen dengan dingin berkata, "Masih bertanya apa aku berani memukulmu? Tamparan ini, apakah cukup jelas?"
Tuan Harrison menggertakkan giginya kesal, lalu tiba-tiba menatap Cathy dan berkata, "Nona Cathy, bagus, kalian sedang bermain drama, sengaja mempermainkanku datang ke sini, lalu menjilatku? Oke, kalian tunggu saja!"
Dia pergi dengan marah!
Tetapi semua orang tahu bahwa dia pasti tidak akan melupakannya begitu saja!
Meskipun perusahaan Tuan Harrison kecil tapi posisinya tidaklah kecil. Itu adalah Grup Aliansi Bintang.
Cathy duduk di sofa dengan cipratan air dan tahu semuanya sudah berakhir!
Mike sama sekali tidak khawatir, dia memandang Jansen dan Joshua sambil tersenyum, bahkan Tuan Harrison berani ditamparnya, habislah kedua orang bodoh ini!
"Joshua!"
Tiba-tiba teriakan tajam datang dan Cathy terlihat marah, "Kebencian macam apa kamu miliki kepadaku, demi perusahaan, aku memberikan segalanya. Lupakan saja kalau kamu tidak dapat membantuku, kenapa kamu juga menyakitiku!"
Dalam keadaan emosi, matanya menjadi basah dan mulutnya mulai mengutuk.
"Kamu tidak ingin hidup dengan baik, kenapa ikut menyeretku juga!"
"Kamu tidak punya kekuatan, kenapa kamu selalu merusak hal baikku!"
"Perusahaanku, dihancurkan olehmu, apa kamu puas? Kita putus!"
Suaranya sangat keras dan penuh dengan kekesalan!
"Cathy, aku..."
Joshua tiba-tiba merasa bersalah!
Jansen diam-diam menggelengkan kepalanya, walaupun Joshua sudah melihat dengan jelas sifat Cathy, tapi dia tetap mencintainya!
Cathy dengan mudahnya mengatakan hal-hal ini, tapi dia tidak ingat kalau awal mulanya semua uangnya berasal dari Joshua!
Tapi Cathy berkata semua uang yang dikeluarkan Joshua semuanya transparan. Tapi uangnya pun tidak terlihat ataupun disebutkannya!
"Jangan bicara lagi, kita putus, seumur hidupku aku tidak akan kembali kepadamu!"
Cathy tidak memberikan Joshua kesempatan untuk menjelaskan dan berkata dengan tegas.
Mike tiba-tiba menatap Jansen, "Bukankah kamu mengatakan ini adalah masalah yang sangat mudah ditangani? Sekarang orangnya sudah pergi karenamu, bagaimana dengan kontrakmu?"
Sangat senang melihat orang lain menderita.
Cathy juga memandang Jansen dengan wajah marah, "Kamu teman sekelasnya yang miskin, kamu menabur persrlusihan di depan Joshua, semuanya demi uang kan? Kamu juga membual akan menandatangani kontraknya, hebat sekali, dua tamparanmu menghilangkan 3 juta!"
"Hanya kontrak 3 juta yuan saja!"
Jansen duduk kembali dan minum dengan santai!
Pfft!
Mike tidak bisa menahan tawanya, "Hanya 3 juta yuan, sombong sekali!"
"Bukannya aku sombong, tapi aku tahu orang itu tidak akan pergi jauh dan akan kembali!" Jansen mengeluarkan ponselnya untuk menelepon.
"Benar akan kembali, tapi dia akan kembali untuk membuat perhitungan denganmu!"
Mike merasa Jansen adalah orang bodoh!
"Kembali? Jangan bilang dia akan kembali dan memohon padamu? Apakah Kamu dari goa, baru pertama kali keluar hidup bermasyarakat?"
Cathy tidak bisa berkata-kata lagi.
Tidak tahu Tuan Harrison itu siapa?'
Orang dari Grup Aliansi Bintang adalah sepuluh perusahaan besar di Huaxia, ada yang memiliki sifat baik dan buruk, lalu mereka suruh memohon kepadamu orang miskin yang mencari nafkah ke Ibu Kota?
Kecuali orang itu bodoh baru mau melakukan itu!
Joshua juga menghela napasnya dan menatap Jansen. Meskipun dia berterima kasih kepada Jansen karena membantunya, tapi dia juga merasa Jansen terlalu sombong.
Saat kuliah dulu, Jansen tidak bergabung dengan yang lainnya. Meskipun nilainya lumayan bagus, tapi masih biasa saja.
Dia tidak mempunyai latar belakang keadaan keluarga yang bagus, tidak punya kemampuan, dengan dasar apa Tuan Harrison akan kembali untuknya?
Dan juga, dengan jabatan apa menyuruh Tuan Harrison kembali!
Bruk!
Pada saat ini, pintu ruangan ditendang dengan keras, membuat Cathy dan yang lainnya terkejut. Mereka tahu kalau masalah akan datang!
Terlihat seorang wanita berpakaian tradisional berusia sekitar 30 dengan langkah cepat masuk. Matanya mengamati sekeliling dan tiba-tiba tertuju pada Jansen.
Melihat penampilan wanita ini yang luar biasa, pasti dia punya banyak latar belakang yang hebat!
"Halo Tuan Jansen Scott, kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kamu datang ke Masterpiece?"
Kalimat pertama wanita itu tiba-tiba membuat seisi ruangan itu terdiam.