
" Dokter Jansen , kumohon periksalah ! "
Ethan memberikan tatapan memohon kepada Jansen.
" Kak Jansen tolong bantu pamanku ! " Melody juga menarik - narik Jansen .
Jansen menghela napas berat , " Demi Melody karena dia adalah muridku , aku tidak akan memedulikan masalah sebelumnya ! "
" Terima kasih , Dokter Jansen ! "
Nessa buru - buru mengucapkan terima kasih , " Selama Dokter Jansen dapat menyembuhkan ayahku , aku bersedia memberikan sejumlah uang ! "
" Nessa , apakah kamu sedang menghina Dokter Jansen ? Dokter Jansen ini menyembuhkan pasien bukan karena uang tetapi karena kebajikan . Terlebih lagi uang yang kamu miliki mungkin tidak seberapa jika dibandingkan dengan uang Dokter Jansen . Cepat minta maaf ! " Nyonya Lena tiba - tiba menegur Nessa dengan geram .
Pada awalnya , dia hanya ingin memukul Jansen dengan uang , alhasil hampir saja dia mengalami bencana yang besar , maka daripada itu dia jadi lebih tahu temperamen Jansen .
" Maaf , maaf ! "
Jantung Nessa berdebar kencang kemudian memberikan hormat kepada Jansen . Bagaimanapun juga dokter yang tidak dapat dibeli dengan uang adalah kebajikan yang sesungguhnya !
" Boleh saja aku memeriksanya , tetapi aku tidak suka melihat dokter pengobatan barat yang terkenal ini ! "
Jansen tiba - tiba menunjuk ke arah Dokter Kenedy.
" Kamu mengusirku ? Apakah kamu tahu siapa aku ? " Dokter Kenedy hampir berteriak dan dia sudah tidak menaruh wajahnya di manapun juga .
Nessa tidak berani menyinggung Jansen , maka daripada itu dia berseru dengan canggung , " Maaf , Dokter Kenedy ! "
" Kalian , huh ! Percaya dengan dokter gadungan ini, cepat atau lambat kalian akan menyesalinya ! "
Ini adalah kedua kalinya dia diusir oleh Jansen , pertama adalah Klinik Aula Rakyat - nya , tiba - tiba dia merasa selama di tempat itu ada Jansen , dia menjadi tidak punya tempat untuk berdiri .
Begitu Dokter Kenedy pergi , Jansen langsung menatap Vino sambil menghela napas berat , " Jujur saja , penyakit yang diderita oleh Pak Vino ini sebenarnya disebabkan oleh kerusakan fungsi tubuh yang berlebihan . Selain itu aura kematian telah menyelimutinya , jadi sudah tidak dapat disembuhkan lagi . Mungkin dia hanya memiliki setengah tahun untuk hidup . Tetapi jika dia menggantungkan hidupnya , mungkin dia bisa hidup sampai tahun depan , tentu saja , jika dia bisa menyerahkan sesuatu , dia bisa hidup selama tiga tahun lagi ! "
" Dokter Jansen , jadi ayahku ini benar - benar tidak memiliki harapan ? " Seketika wajah Nessa menjadi pucat pasi .
" Oh , Nessa , aku tahu urusanku sendiri , apa yang dia katakan benar ! " Dan kemudian , Vino yang dari tadi diam akhirnya membuka mulut .
" Dokter Jansen , ucapanmu perihal lingkaran energi di rumah mereka yang baik - baik saja tetapi aku malah berpikir dia memiliki energi negatif , lantas apakah ini konflik ? " celetuk Master Fandy tiba - tiba .
" Tidak ada konflik . Sebenarnya apa yang dikatakan Master Fandy benar , tetapi energi negatif yang ada di tubuhnya buka dari rumahnya , tetapi berasal dari diri tubuh Tuan Vino ini sendiri ! " ujar Jansen dengan datar , " Kalau aku tidak salah lihat , sepertinya Tuan Vino memiliki sesuatu yang hanya nada yang dimiliki oleh orang mati selain itu sudah berusia beberapa tahun dan benda itu adalah gelang ! "
" Gelang ? "
Raut wajah Nessa berubah , dia teringat kalau ayahnya sering melamun sambil menatap sebuah gelang , Mungkinkah hal ini penyebabnya ? Hanya saja , gelang ini ditinggalkan oleh ibu kandungnya sendiri !
" Gelang , maksudmu gelang yang ditinggalkan oleh Yusi untukku ? "
Tiba - tiba Vino mengeluarkan sebuah gelang giok lalu melihatnya dengan penuh kasih .
" Benar , awalnya ruhmu ini masih baik tetapi fungsi tubuh serta organ utamamu telah menurun . Jika kamu dapat sembuh dengan baik , mungkin itu akan menyelamatkan tiga tahun hidupmu . Akan tetapi karena keberadaan gelang ini , kamu hanya akan memiliki umur setengah tahun lagi saja . Gelang ini adalah benda yang dimiliki oleh orang mati serta aura negatifnya sangat berat , tidak cocok untuk kamu pakai ! " seru Jansen .
" Hanya saja ibuku telah meninggal lebih dari sepuluh tahun yang lalu , sejak itu ayahku selalu membawa gelang ini bersamanya , tetapi dia baik - baik saja ! " ujar Nessa .
" Saat itu ayahmu dipenuhi oleh energi Yang (Yin dan yang) membara dalam tubuhnya , sehingga sulit bagi energi negatif untuk masuk . Selain itu energi negatif ini bukan hanya mempengaruhi ayahmu tetapi juga melindunginya . Namun selama bertahun - tahun , penuaan tubuhnya sangat serius , dengan begitu energi negatif manapun akan berdampak besar kepadanya ! " Ujar Jansen menjelaskan , " Dan kurasa , gelang ini bukan milik ibumu , karena umurnya sudah agak tua dan seharusnya benda ini dikuburkan di dalam makam ! "
" Ini tidak mungkin , aku telah melihat ibuku memakai gelang ini sejak aku masih kecil ! " Nessa seketika langsung menggelengkan kepalanya .
Vino terus menatap gelang itu , lalu tiba - tiba menghela napas dan berkata , " Nessa , apa yang dia katakan itu benar , dulu ibumu adalah seorang profesor di Departemen Arkeologi Universitas Pulau Hongkong . Dia sangat menyukai arkeologi , gelang ini secara tidak sengaja diperoleh ibumu di makam . Saat itu kamu baru berusia dua tahun jadi kamu tidak mengetahuinya ! "
" Benar ! "
Jansen mengangguk .
Master Fandy juga menyeletuk , " Gelang semacam ini telah menemani pemilik makam terlalu lama , maka daripada itu energi negatif yang dimilikinya sangat berat . Jika dibiarkan , juga akan berbahaya bagi yang lainnya , jadi lebih baik melakukan sebuah ritual untuk menghancurkan gelang ini ! "
" Tidak ada yang bisa mengambil Yusi , tidak ada yang bisa ! "
Mendengar gelang itu akan diambil , Vino seketika menggila , lalu meraih gelang itu dan menatap kerumunan dengan tatapan penuh murka .
" Ayah , ibu sudah pergi selama bertahun - tahun , demi tubuh ayah , gelang ini harus dikuburkan kembali ! "
Melihat ayahnya kumat , Nessa juga jadi ketakutan sampai menangis , kemudian terus - menerus memohon .
" Vino , Istrimu sudah lama pergi , kamu harus rela melepaskannya , sepuluh tahun sudah berlalu ! " Ethan juga ikut menasihatinya .
Tetapi Vino tidak mendengarkan siapa pun , matanya merah padam , siapa yang ingin mengambil gelang itu , maka harus melangkahi mayatnya dulu !
Sekarang semua orang merasa tidak berdaya !
" Kak Jansen , tolonglah ! "
Tiba - tiba Melody berseru seraya menatap Jansen , dia harap Jansen bisa memberikan solusi.
Jansen mengangguk dan melangkah maju .
" Kamu jangan datang ke sini , siapapun itu aku tidak akan mengizinkannya mengambil Yusi , aku tidak mengizinkannya ! "
Melihat Jansen yang datang menghampirinya , Vino segera mundur selangkah dan mengambil kursi dengan satu tangan untuk memukul Jansen .
" Meskipun istrimu sudah meninggal , tetapi bukankah selama lebih dari sepuluh tahun ini kamu selalu melihatnya ? "
Jansen menghentikan langkahnya dan berkata dengan samar , " Terlepas dari melihatnya atau tidak , selama lebih dari sepuluh tahun ini , lantas kenapa tidak ingin melepaskannya . Kamu tahu , jiwa istrimu telah terperangkap di dalam gelang ini , supaya tidak menyakitimu , dia selalu memisahkan energi negatifnya darimu ! Dan karena kamu , selama ini dia tidak bisa terlahir kembali , dia telah terperangkap di sana selama lebih dari sepuluh tahun ! "
Mendengar ucapan Jansen , seluruh tubuh Vino bergetar dan raut wajahnya berubah drastis , " Apakah kamu tahu tentang istriku ? "
" aku tahu lebih baik darimu , jika kamu tidak juga melepaskannya , mungkin dia akan kehilangan kesempatan terakhir untuk bereinkarnasi , dan kalau kamu mati , mungkin dia akan kehilangan akal sehatnya ! " ujar Jansen menjelaskan .
" Tidak , Yusi jangan pergi ! "
Vino memegang gelang itu di tangannya kemudian berlutut , " Aku - lah yang terlalu egois dan aku terlalu mencintaimu , maka itu aku selalu tidak rela melepaskanmu ! "
Melihat tingkahnya , akhirnya Nessa tahu kenapa Vino selalu berbicara sendiri setiap malam , itu karena sebenarnya dia sedang berbincang dengan ibunya !
Namun , Ethan dan yang lainnya bergidik ketakutan begitu memikirkan memang benar ada hantu di dunia ini .
" Dokter Jansen , kenapa bisa begini ? "
Setelah Vino menangis tersedu - sedu , dia balik menatap Jansen lagi .
" Gelang ini adalah hal yang sangat jahat , dia dapat menjebak jiwa istrimu . Kalau aku tidak salah , seharusnya istrimu juga sering memakai gelang ini sebelum dia meninggal ! " ucap Jansen .
" Dia meninggal di sebuah makam kuno dan memang , dia selalu memakai gelang itu sepanjang waktu . Ketika aku menguburkan jenazahnya , aku sangat tidak rela untuk membiarkannya pergi , jadi maka daripada itu aku selalu membawa gelang ini kemana - mana ! "
Vino mengangguk , lalu memohon , " Dokter Jansen , sekarang aku lega sepertinya hidupku ini sudah mencapai batasnya , aku tidak ingin menjebak istriku , aku harus melepaskan dia , tolong bantu aku melepaskannya pergi ! "