
" Cukup ! "
Pada saat ini , Jansen mengetuk - ngetuk meja yang menarik perhatian semua orang , kemudian dia menunjuk ke dua cangkir teh yang ada di atas meja , " Teh ini adalah teh yang sebelumnya dituangkan oleh Kak Natasha untuk kalian tetapi kalian tidak meminumnya , apakah kalian mau meminumnya sekarang ? "
Agatha dan Jifan sama - sama geram dan merasa direndahkan , mereka tidak meminum dua cangkir teh ini karena mereka tidak ingin memberikan wajah untuk Natasha , selain itu mereka juga tidak menyetujui akan masalah Natasha . Namun sekarang , Jansen malah bertanya apakah mereka mau meminumnya atau tidak !
" Guru Jansen menyuruh kalian minum teh itu adalah berkah , coba kalian pikirkan sendiri saja ! " Tiba - tiba Verrel nyeletuk memberi peringatan dengan nada yang dingin .
" Minum , minum , kita akan meminumnya ! "
Agatha dan Jifan mengambil teh yang sudah dingin itu dan meneguknya . Meskipun sebenarnya mereka enggan meminumnya tapi mereka terpaksa melakukannya !
" Aku anggap kalian pintar ! "
Jansen baru mengangguk , setelah secangkir teh ini selesai diminum , hal ini mewakilkan mulai sekarang Natasha sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi dengan Keluarga Bonson !
Natasha menyorotkan tatapan rumit kepada Agatha dan yang lainnya , dan pada akhirnya dia hanya menghela napas pelan , " Datanglah ke perusahaan untuk menandatangani surat transfer saham besok . Dengan ini mulai sekarang dan seterusnya aku sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi dengan keluarga Bonson ! "
Dia mengembalikan semuanya kepada keluarga Bonson . Meskipun tidak memiliki uang , tapi Natasha yakin kalau dirinya lebih hebat daripada keluarga Bonson !
Begitu Jansen beserta yang lainnya pergi , seluruh aula masih hening , sekarang semua orang merasa sangat serba salah !
Kemudian Erik mendongak dan menatap Verrel , hanya mendapati Verrel tengah menyesap tehnya dengan ekspresi yang suram , lalu bertanya dengan nada bicara yang sangat halus , " Tuan Verrel , orang macam apa Jansen ini ? "
" Orang macam apa ? "
Akhirnya emosi Verrel meledak , " Dia adalah seseorang yang tidak mampu kamu provokasi , kalian juga keterlaluan ! Sekali buka mulut langsung menyebut orang laki - laki matre . Kalau bukan karena dia yang tidak memedulikan ini , mungkin dari awal kalian sudah mengalami bencana ! "
" Tuan Verrel , kenapa harus berkata seperti ini ! " Robin sangat takut sampai wajahnya berubah pucat pasi .
" Ayahmu adalah wakil Biro kan ? Pernah tidak kamu makan di tempat tuan besar Orlando . Kalau pernah , pasti kamu pernah melihat dia karena dia adalah teman tuan besar Orlando dan bahkan dokter pribadinya . Betapa pentingnya dia kamu sendiri sudah tahu ! "
Verrel berujar dengan nada yang datar , " Ngomong - ngomong dia juga Dokter Hebat Jansen dari Aula Xinglin , kalau kamu tidak tahu pulanglah dan tanyakan pada ayahmu ! "
" Dia adalah Dokter Jansen yang hebat itu ! "
Seketika raut wajah Robin berubah drastis , dia tidak menyangka bahwa Jansen yang tadi dia anggap sebagai laki - laki matre serta hidup berantakan itu adalah seorang dokter yang terkenal . Hal ini membalikkan pandangannya akan dunia dan dia merasa bahwa seluruh dunia sudah gila !
Bagaimanapun , dia juga tahu tentang Dokter Hebat Jansen dari Aula Xinglin . Dulu ayahnya sendiri yang memberitahunya bahwa ada beberapa orang di Kota Asmenia yang tidak dapat disinggung , termasuk Dokter hebat ini !
" Tuan Robin , ada apa denganmu ! "
Melihat ekspresi Robin , satu demi satu dari mereka mulai menebak - nebak .
" Bibi Agatha , paman Jifan , aku tidak akan ikut campur dalam urusan keluarga kalian , eh tidak seharusnya memang bukan urusanku , kedepannya jangan panggil aku lagi ! "
Dahi Robin penuh dengan peluh dingin . Setelah berpamitan , dia bergegas pergi . Jika menyangkut Dokter Jansen , dirinya benar - benar tidak berani campur tangan , rasanya ingin sekali segera menyudahi masalah ini !
" Tuan Robin ! "
Agatha beserta yang lainnya juga ingin membuat Robin tetap tinggal , tetapi Robin sudah bertekad untuk pergi
" Sudah tidak perlu berteriak , dia adalah pejabat pemerintah dia mengerti kalau ada beberapa orang dan beberapa hal yang tidak dapat dia singgung . Sekarang dia berkata ingin pergi karena lebih berkata begitu daripada kabur ! "
Celetuk Verrel tiba - tiba , " Ngomong - ngomong , sebelumnya kamu berkata perihal Dawning Internasional kan , tiba - tiba aku teringat kalau Guru Jansen juga pemegang saham terbesar di Dawning Internasional sekarang , bahkan Natasha hanyalah bawahannya ! "
" Ini tidak mungkin ! "
Seru Agatha yang tersentak kaget .
Jifan dan Erik langsung terduduk lemas di sofa . Ekspresi mereka terlihat seperti habis melihat hantu . Selama ini mereka selalu mengira kalau Jansen hanyalah laki - laki matre di hidup Natasha . Singkatnya , dia hanyalah seorang pecundang yang suka mengandalkan wanita !
Setengah dari alasan kenapa sampai sekarang keluarga Bonson dapat menjadi hidup dengan enak adalah karena Jansen . Jika memanggil Jansen dengan sebutan pemberi berkah pun sama sekali tidak berlebihan juga .
" Tidak heran kalau dia tidak akan membiarkan aku menjadi manajer umum ! "
Erik mengeluh dengan suara yang parau , akhirnya dia tahu kenapa Jansen berani mengucapkan kalimat itu . Toh jika dia mendapatkan saham milik Natasha juga dia harus mendapatkan persetujuan dari Direktur untuk menjadi manajer umum .
" Kalau dari awal tahu dia sangat penting , pasti sebelumnya kami akan , akan , akan ! " Raut wajah Agatha juga penuh dengan penyesalan .
Verrel memberikan tatapan yang meremehkan kepada semua orang yang konyol ini , lalu dia menggelengkan kepalanya dan berkata , " Laki - laki matre ? Kalau dipikir - pikir kalian benar benar rugi , kalian benar - benar berbicara tentang uang dengannya , bahkan uang seluruh keluargamu jika dikumpulkan juga tidak akan sebanyak guru Jansen ! "
Setelah ucapan ini dilontarkan , Verrel langsung membawa dua pengawalnya pergi .
" Bagaimana ini ! "
Seluruh aula itu sunyi dengan atmosfer yang menyedihkan . Di saat semua orang sedang duduk sejenak tiba - tiba ada sebuah bayangan seseorang berjalan masuk ke dalam . Sosok ini adalah seorang pria berumur tiga puluhan mengenakan kacamata dan aura yang bermartabat .
Setelah pria itu masuk , dia langsung duduk dengan tingkahnya seperti kerabat yang akrab , kemudian tertawa , " Pasti kalian keluarga Natasha , keluarga Bonson ! "
" Memang benar , kamu adalah ... ? "
Agatha dan lainnya merasa bingung , tetapi begitu melihat temperamen pria yang luar biasa itu , mereka jadi tidak berani menyinggungnya .
" Perkenalkan saya adalah pengacara Paul dari Firma Hukum Caster , dan kedatangan saya kesini adalah untuk mewakili bos saya . Tampaknya kalian mengalami masalah , maka daripada itu bos kami berencana ingin membantu kalian ! " Pria itu mendorong kacamatanya .
" Membantu kami ? "
" Benar , seharusnya kalian bisa mendapatkan bagian dari saham Dawning Internasional . Tetapi sekarang bos di belakang Dawning Internasional adalah Jansen tetapi bos saya ini memiliki cara untuk menghancurkan Jansen , supaya kalian mendapatkan seluruh Dawning Internasional ! " seru pria itu menjelaskan .
" Benarkah ? Tapi dia adalah dokter Jansen , orang yang tidak mampu kami singgung ! " Erik terkejut .
" Huh , dia hanya sekedar dokter tapi status apa yang dia miliki di dunia bisnis ? Jika bos saya ingin mematikan dia , itu semudah membalikan telapak tangan saja ! " ujar pria itu dengan nada yang sombong namun saat melihat tidak ada orang yang mempercayainya , dia tersenyum , " Saya beri kalian pegangan , bos kami ada salah satu dari empat raksasa besar Kota Asmenia ! "
" Empat besar ! "
Agatha serta yang lainnya merasa kaget terguncang !
Meskipun Jansen memang sangat hebat , tapi bisakah dia dibandingkan dengan empat raksasa Kota Asmenia ?
Dapat dikatakan bahwa empat raksasa di Kota Asmenia ini memegang kuasa atas politik , bisnis serta dunia Malam !
" Bos kami sangat optnimis dengan proyek teh herbal milik Dawning Internasional . Oleh karena itu dia membutuhkan kalian sebagai perantara untuk mengontrol Dawning Internasional dan membeli semuanya ! " ujar pria itu menambahkan .
" Tidak masalah , hanya saja saham kita ? " tanya Agatha seraya tersenyum .
" Saham kalian masih menjadi milik kalian , tetapi karena bos kami ingin mengakuisisi Dawning Internasional , maka itu menjadi milik bos kami tetapi kalian masih tetap mendapatkan dividen tahunan yang tentu saja tidak kecil ! " Jawab pria itu .
" Baiklah kami setuju , tentu saja kami setuju ! "
Semua anggota keluarga Bonson lainnya mengangguk .
Mana ada alasan untuk mereka tidak setuju , orang yang ada di belakang ini adalah salah satu dari empat raksasa !
Ini adalah sapi perah yang bisa dimanfaatkan . Selain itu , mereka juga tidak suka melihat Jansen , sebelumnya mereka terpaksa merendahkan diri karena terpaksa saja .
" Baiklah kalau begitu kalian bersiap dulu saja dan langsung bertemu denganku di Dawning Internasional besok . Jika Jansen tidak setuju , lantas kalian bisa memaksa atas nama Keluarga Bonson karena bagaimanapun Dawning Internasional telah diciptakan oleh Jiyan Bonson . Oleh karena itu , keluarga Bonson memiliki hak untuk berbicara ! "
Setelah meninggalkan setumpuk dokumen , pria itu mengambil tasnya dan lekas pergi . Suasana hati keluarga Bonson langsung berubah , dari tertekan menjadi sangat bersemangat . Seolah - olah seluruh Kota Asmenia adalah milik mereka .
Di sisi lain setelah pengacara Paul pergi , dia datang ke sebuah Bentley yang diparkir di pinggir jalan . Jendela mobil itu diturunkan dan seorang pria berkata dengan nada yang datar , " Bagaimana ? "