
" Jadi , begitu . Jansen , ayo ke sini lihat bersama bibi . " Wanita itu juga tertarik .
Terutama karena setelah ia menikah dengan keluarga Josep , sudah bertahun - tahun mereka belum dikaruniai anak . Ia sangat cemas .
Meskipun orang tua keluarganya tidak mengabaikannya karena hal ini , tapi ia tahu kalau para tetua itu sangat menginginkan cucu .
" Josep , apakah dokter sudah dapat ? Cepat suruh dia melihat Rose . " Saat itu seorang wanita berumur jalan menghampiri .
Namun , setelah ia menatap Jansen , wajahnya pun jadi agak ragu . Meskipun sebelumnya ia sudah mendengar kalau Profesor Oscar dan dokter hebat lainnya mengakui keterampilan medis pemuda ini , tapi ia masih merasa kalau Jansen masih terlalu mudah . Ia takut kalau Jansen kurang pengalaman .
Wanita ini adalah ibu kandung Josep . Orang - orang memanggilnya Nenek Catherine . Jansen buru - buru menyapanya , lalu menyuruh Bibi Rose untuk duduk dan dicek denyut nadinya .
" Bagaimana ? " Josep dan Orlando menatap Jansen dengan gugup .
" Tidak apa - apa . Bibi Rose hanya memiliki rahim yang dingin dan beberapa peradangan ginekologi . Saat muda dulu ia mungkin tidak memperhatikannya dan membiarkan beberapa penyakit di dalamnya . Akan tetapi , ini bukan masalah besar . Dia dapat pulih setelah kubuatkan beberapa resep herbal . Ingatlah untuk lebih menjaga rahimnya . " Jansen tersenyum dan berkata ,
" Paman Josep , kamu juga harus menjaga rahimnya . "
Melihat Jansen berkata bukan masalah besar membuat Josep menjadi lebih tenang , tapi ia belum mendengar Jansen kapan akan membuatkan obatnya . Jadi , ia masih agak khawatir .
Nenek Catherine dan Rose masih skeptis . Lagi pula , Rose juga sudah memeriksakannya ke berbagai rumah sakit besar , tapi saran dari mereka juga sama .
Sudah bertahun - tahun Rose makan obat , tapi memberi efek sama sekali . Nenek Catherine tidak terlalu memikirkan hal ini dan berkata pada semua orang yang menontonnya ,
" Semuanya , mumpung kalian datang ke sini , tetaplah tinggal dulu dan makan siang di sini . "
Jansen mengingatkan Josep perihal tindakan pencegahan untuk persiapan kehamilan istrinya . Saat Nenek Catherine membawa makanan , Jansen juga makan bersama dengan yang lain . Namun , tidak perlu diragukan lagi , meskipun makanannya biasa saja , tapi rasanya sangat enak .
Setelah makan , orlando berbaring di atas sofa sambil memejamkan matanya sedikit . Seolah - olah ia menarik nafas yang dalam.
Saat jansen melihat itu , ia tiba - tiba tersenyum dan berkata ,
" guru besar Orlando , bukankah kamu merasa makanannya lezat ? Kenapa Anda tampak kesulitan bernapas ? "
" Ya , itu penyakit lama . Dokter bilang karena terlalu banyak makan . Biasanya aku tidak makan sebanyak ini , tapi karena murid - muridku datang hari ini , jadi aku makan agak banyak , " ucap orlando sambil mengangguk dan tersenyum .
" Guru besar Orlando , kamu pasti sudah berkali - kali pergi ke dokter . Kebanyakan dokter mengatakan kalau ini karena kamu makan terlalu banyak . Semua darah mengalir ke perut sehingga menyebabkan kekurangan oksigen ke otak , bukan ? "
Setelah melanjutkan kalimatnya ,
" Para dokter juga sudah meresepkan banyak obat dan obat - obatannya juga efektif , tapi itu tidak menyembuhkan akar masalahnya . Iya , kan ? "
" Bagaimana kamu tahu ? " Orlando membuka kedua matanya terkejut .
Saat Jansen mendengar kalimat itu , ia tahu kalau Guru besar Orlando tidak terlalu mempercayai keterampilan medisnya . Lagi pula Jansen sendiri adalah dokter , bagaimana bisa ia tidak tahu ? Jansen juga tidak peduli dan berkata ,
" Karena sebenarnya penyakit ini tidak ada hubungannya kebanyakan makanan . Tubuh Guru besar Orlando sehat , jadi tidak ada hubungannya dengan tubuhmu . "
" Kok bisa ada hal seperti ini ? " Orlando pun menjadi tertarik .
Jansen merenung sejenak , lalu berkata secara perjalan ,
" Sebenarnya hal ini disebabkan karena Guru besar Orlando memiliki alergi terhadap tanaman . "
Saat itu semua orang merasa aneh . Apa hubungannya antara pernapasan tidak lancar dengan alergi tanaman ? Kalaupun ada , kenapa semua orang yang datang itu baik - baik saja ?
" Nyonya Catherine , jika Dokter Jansen berkata demikian , pasti dia memiliki alasan . Mari dengarkan apa yang dia ingin katakan . "
Profesor Oscar buru - buru berkata apa yang dimaksud oleh Jansen . Ia tahu keterampilan medis jansen lebih baik daripada siapa pun . Jansen menunjuk ke sisi berlawan dari ruang tamu dan berkata ,
" Nenek Catherine , tidak banyak tanaman di dalam rumah , tapi ada banyak tanaman di luar rumah yang ke arah itu . Di luar itu pasti ada tanaman murbei . Sekresi putih tanaman murbei dapat membuat beberapa orang terkena alergi . Apalagi sekarang adalah musim mereka berbunga , serbuk sarinya juga dapat membuat orang terkena demam . "
" Selain itu , arah tembok itu penuh dengan tumbuhan merambat , bunga morning glory , dan tanaman mentimun . Memang sejuk , tapi karena tanaman itu ada banyak sekali dan itu berada di timur , jadi sinar mata hari pagi yang dari sana tidak bisa menyinari ke dalam rumah sepanjang tahun . Ini bisa menyebabkan kelembapan dan tidak baik untuk tubuh manusia . Pikirkanlah , Guru besar Orlando mengalami kesulitan bernapas itu saat tanaman memenuhi dinding , bukan ? "
Josep berkata, " Sebenarnya kalau diingat - ingat , saat itu ayah pingsan . Aku pikir ada terlalu banyak gas formalin . Jadi , aku secara khusus meminta seseorang untuk mengeceknya . Aku ingat dengan jelas kalau saat itu tanamannya merayap dan memenuhi dinding . "
" Omong kosong ! " Nenek Catherine mendengus dingin . Di belakang rumahnya ada tanaman merambat dan pohon yang ia tanam . Lagi pula semua orang yang datang bermain ke rumahnya pada bilang kalau tanaman merambat yang memenuhi dinding bisa membuat hangat saat di musim dingin . Itu sangat cocok untuk ditinggali . Bahkan mereka meminta saran padanya bagaimana menanam tanaman itu.
Namun sekarang , Jansen bilang kalau tanaman seperti ini tidak baik . Bukankah ini konyol ? Memang benar , anak muda tidak bisa dipercaya .
" Istriku , jangan bicara dulu . "
Orlando tiba - tiba menegur istrinya dan memberi isyarat kepada Jansen untuk melanjutkan . Jansen pun mengangguk dan meneruskan kalimatnya ,
" Sebenarnya , sebelumnya tadi aku melihat kalau tubuh Bibi Rose baik - baik saja , tapi rahimnya dingin . Lalu , saya duduk di dalam rumah dan menemukan kalau suhu di sini memang agak dingin . Itu tidak cocok untuk wanita yang sedang menyiapkan kehamilan . Mungkin itu sebabnya Bibi Rose belum hamil selama bertahun - tahun . "
" Hmph , lalu kenapa kami baik - baik saja ? "
Nenek Catherine masih tidak yakin . Jansen berkata dengan santai seraya tersenyum ,
" Karena alergi tiap orang berbeda - beda . guru besar Orlando sudah tua tapi sangat kuat . Namun , ia alergi terhadap tanaman murbei . Untuk Bibi Rose, awalnya tubuhnya kedinginan dan tidak kuat dingin . Sebaliknya , Paman Josep dan Nenek Catherine tidak kuat terhadap panas dan kering . Misal , kalian tidak bisa makan makanan pedas dan mudah marah . "
" Jadi , meskipun rumahnya teduh nan sejuk , itu tidak mempengaruhi kalian . Namun , itu menjadi hal buruk bagi Bibi Rose. Inilah alasan dari setiap tubuh orang - orang . "
Mendengar Jansen berkata tadi , Nenek Catherine pun mengejek karena Rose tidak bisa hamil karena ada hubungannya dengan tanaman .
Josep merenung , lalu berkata , " Mengapa kita tidak memotong tanaman itu dan mencobanya . "
" Tidak bisa . Aku sudah menanam tanaman ini bertahun - tahun . Sekarang tanamannya sudah besar , bagaimana bisa kamu memotongnya begitu saja ! " Nenek Catherine menggeleng tidak setuju .
Ia menatap kesal pada Jansen . Ia merasa kalau Jansen datang ke sini untuk membuat masalah .
" Bu , Dokter Jansen berkata seperti itu pasti ada alasannya . Bukankah kamu ingin menggendong cucu ? " Kata Josep menghibur .
Akhirnya hati Nenek Catherine pun tergerak saat Josep membahas tentang cucu . Nenek Catherine menghela napas dan berkata ,
" , Baiklah terserah kalian saja . "
Melihat ibunya yang setuju , Josep pun segera mengajak orang - orang untuk ke belakang rumah . Mereka bekerja selama dua jam untuk menebang semua tanaman di belakang rumah .
Setelah tanaman - tanaman itu ditebang , cahaya matahari pun masuk melalui jendela . Semua orang pun merasa ada yang berbeda . Seolah - olah udaranya menjadi jauh lebih segar.
" Aneh sekali . "
Saat itu Orlando tiba - tiba mengerutkan keningnya . Ia memperhatikan kalau seluruh tubuhnya tampak sangat ringan dan merasa hangat . Perlu diketahui kalau Orlando merasa tubuhnya sangat berat . Ia berpikir karena usianya sudah tua . Namun sekarang , perasaan itu menghilang.
" Ini sangat hangat . "
Rose tiba - tiba berkata kalau ia mudah kedinginan . Karena itu , ia mengenakan baju yang lebih tebal daripada yang lain . Ia selalu mengira kalau fisiknya lemah , tapi sekarang ia benar - benar merasa hangat .