
"Kalian lihat , hubungan suami istri mereka sangat baik, bahkan di kantor pun mereka saling menunjukkan cinta ! "
Seorang bibi yang suka bergosip terkekeh , " Waktu aku dan suamiku masih muda dulu juga seperti itu , setiap harinya dia selalu menggangguku sampai aku tidak berdaya ! "
Glenn semakin panas saat mendengar ucapan ini .
" Hey , Elena ini pertama kalinya aku melihatmu membawa suamimu ke kantor ! "
Saat ini , seorang wanita sedang berjalan menuju koridor , postur tubuhnya tinggi dan dandanannya bagus dengan temperamen seorang wanita kaya .
" Dia suamiku , kenapa aku tidak bisa membawanya kemari ? Memang ada kebijakan biro yang mengatakan bahwa anggota keluarga tidak diperbolehkan datang ? "
Anehnya , sikap Elena menjadi sangat buruk saat bertemu dengan wanita ini . Wanita tinggi dengan kaki yang jenjang dengan stoking sutra berwarna daging itu dengan ringan menghentakkan kakinya ke lantai , kemudian membuat ekspresi menggoda , " Haha , dengar - dengar suamimu ini adalah menantu rumahan ya ? Hanya seorang dokter kecil , tidak kusangka wanita berkelas dan cantik seperti dirimu , tidak ingin pria kaya , tidak ingin bintang baru di biro tapi kamu malah ingin bersama dengan suami yang pengecut ! "
Dia juga pernah mendengar sedikit tentang Jansen , tentu saja hanya di awal - awal , kemudian setelah Jansen melakukan beberapa hal dia tidak begitu tahu , selain itu dengan sikap Elena yang seperti ini tentu saja dia tidak suka membanggakan suaminya kemana - mana . Maka daripada itu orang - orang biro tidak tahu banyak tentang kemampuan Jansen .
" Yona , seperti apa suamiku itu bukanlah urusanmu ! "
Elena menjadi lebih tegas , dia tidak suka jika ada orang . lain yang membicarakan Jansen !
Baik Yona ataupun Elena , keduanya adalah bunga polisi termuda di biro tersebut . Namun , selama kompetisi , Elena - lah yang lebih menonjol serta memiliki eksistensi yang mempesona . Bahkan beredar rumor bahwa beberapa orang di atas optimis dengan Elena , mereka tengah bersiap memindahkan Elena ke tempat kerja yang baru .
Dan perpindahan ini tidak diragukan lagi , artinya sama dengan promosi !
Maka daripada itu , Yona sangat tidak senang dengan Elena , dia berpikir kalau biro hanya boleh memiliki satu bunga polisi saja dan itu adalah Yona , bukan Elena !
Selain itu , biasanya Elena juga jarang berbicara , sedangkan Yona selalu berbicara lebih banyak dan sangat antusias tentang semua orang . Namun , kebetulan semua orang suka berbicara dengan Elena , dan malah bersikap dingin dengan Yona . Hal ini semakin membuat Yona merasa tidak adil dia juga tidak mengerti apa alasannya !
Ini semua adalah alasan lain , yang paling utama adalah Glenn , seorang bintang polisi baru yang dikirim dari provinsi juga sangat menyukai Elena . Setiap harinya , dia selalu membelikan Elena sarapan dan memberinya hadiah tetapi tidak pernah memberikan apapun kepadanya , bahkan mengundang makan pun tidak pernah !
Bahkan pernah waktu itu ada sebuah film baru di bioskop dan Yona inisiatif mengundang Glenn tetapi malah ditolak .
" Kalian lihat , sepertinya Yona dan Elena bertengkar lagi ! "
Di kejauhan koridor banyak rekan - rekan yang tengah menonton , tetapi mereka tidak banyak berpendapat tentang Yona . Alasan utamanya adalah mereka selalu berpikir bahwa wanita ini licik dan sering menimbulkan masalah . Oleh karena itu , meskipun Yona sangat perhatian tetapi kebanyakan dari mereka tidak ingin dekat - dekat dengan-nya.
" Elena , aku juga tidak peduli tentang pria macam apa suamimu ini . Aku hanya berpikir saja , kamu kan sudah menikah tapi kenapa kamu berselingkuh dengan seseorang di biro di belakang suamimu ? Mungkin kamu menyukai perasaan saat diperebutkan ? " Ucapan pedas Yona menaburkan rasa perselisihan !
Jika Jansen adalah pria yang emosian , sepulang nanti dia pasti sudah mencurigai Elena .
" Kamu bicara omong kosong , aku tidak begitu ! " Seketika napas Elena menjadi tersekat .
Meskipun dia merasa tidak bersalah , tapi Elena hanya takut Jansen tidak senang , dia sangat memedulikan suasana hati Jansen .
Yona melirik Jansen sekilas kemudian meneruskan tertawa , " Haha , jawabanmu ini seperti berasal dari hati nurani yang bersalah ! "
Namun , Jansen sama sekali tidak mencurigai Elena , malah sebaliknya , dia merasa tidak senang dengan wanita cantik yang tinggi ini , karena dia melihat istrinya sebentar lagi akan menangis karena kesal !
Memang sedari awal Elena tidak pandai berkata - kata , dan tentu saja pertengkaran semacam ini dia melakukan yang terbaik untuk menang .
" Kamu bilang Elena selingkuh dengan pria di biro ? " Tiba - tiba Jansen tersentak tertawa .
Kedua mata Yona berbinar cerah , dia sangat berharap Elena dan suaminya bertengkar , kemudian dia mengangguk , " Aku juga hanya dengar - dengar saja , sebenarnya seperti itu atau tidak tanyakan saja pada istrimu ! "
" Jadi maksudmu , kamu juga belum pernah melihatnya hanya mendengar saja atau kamu menebaknya , betul kan ? Sepertinya kamu sakit. " ujar Jansen melanjutkan .
Yona terdiam membeku , dia kira Jansen akan mempercayainya dan siap mengecam Elena di biro , tapi yang terjadi malah sebaliknya , dia disebut sakit !
" Apa maksudmu , apakah kamu tahu sopan santun ? Asal tunjuk orang bilang sakit , kamu tidak kompeten , oh iya apakah Elena yang menghasutmu ! " Seru Yona dengan geram, kemudian dia berteriak di di koridor , " Semuanya lihat sini , suami Elena memaki orang lain ! Dia bahkan tidak kompeten sama sekali jika dibandingkan dengan bintang baru biro ! "
Sedari tadi Koridor sudah dipenuhi banyak orang yang sedang asyik menyaksikan pemandangan hiruk pikuk ini , mereka semua menunjuk - nunjuk jari .
Yona merasa sedikit bangga , membuat reputasi Elena menjadi buruk juga bagus , kemudian dia mencibir , " Elena , aku tidak menyangka kalau suamimu ini akan begitu tidak kompeten . Dia bahkan berani mengutuk orang di biro ' sakit' , hahaha , jika kamu bukan anggota keluarganya pasti aku sudah melaporkannya atas dasar tuduhan palsu dan penipuan ! "
" Yona , cukup ! "
Emosi Elena seperti bom yang tiba - tiba meledak , bahkan Jansen yang berada di dekatnya bisa merasakannya . Jansen tidak menyangka kalau reaksi Elena akan begitu sengit . Namun , bagaimana bisa Jansen membiarkan orang lain menindas istrinya sesuka hati ?
Dia langsung mengulurkan tangannya untuk menghentikan Elena yang muka kemudian berjalan ke arah Yona . " Apa yang ingin kamu lakukan , apakah kamu ingin menyerang polisi ? " Yona mengerutkan keningnya .
PLAK !
Jansen tiba - tiba memukul nyamuk di samping Yona sambil tertawa , " Aku hanya menepuk nyamuk saja , jangan terlalu banyak dipikirkan , aku tidak benar - benar ingin menganiaya dirimu , tapi kamu benar - benar sakit kalau kamu tidak percaya lihat saja sendiri , kamu ngompol di celana ! "
" Beraninya kamu bicara omong kosong ! " Yona sangat marah , dan tanpa sadar dia mengikuti Jansen melihat rok putihnya !
Tapi begitu melihat ini , semua orang jadi tercengang melihat rok Yona yang tadinya putih tiba - tiba berubah menjadi kuning , lalu ada lebih banyak air mengalir keluar di sepanjang roknya dan menetes ke lantai !
" Sial , apa itu ! "
" Sepertinya Yona ngompol di celana , eh tidak , ada kotoran juga apakah dia diare ? "
" Bau sekali , menyemprotkan kotoran di biro sungguh sangat memalukan ! "
Dalam sekejap koridor menjadi sangat ramai , bahkan ada beberapa pria yang melongo , bagaimanapun Yona merupakan bunga cantik di biro , jadi tentu saja ada banyak orang yang menaksir dirinya tapi sekarang dewi cantik seperti dia telah menyemprotkan kotoran . Memikirkannya saja membuat mual !
" Ah ! "
Yona berteriak dan lari dengan kaki menjinjit , tetapi dia tetap meneteskan air saat berlari , dia bahkan menjatuhkan kotoran kuning dalam jumlah yang banyak !
" Bibi , cepat datang dan bersihkan ini ! "
Teriak seseorang seraya menjepit hidungnya dan masuk ke kantor untuk berlindung !
" Ada apa ini ? "
Elena juga langsung menarik Jansen pergi , tapi tiba - tiba dia menatap Jansen , " Jansen , apakah hal ini ada hubungannya denganmu ? "
" Kenapa ada hubungannya denganku , dia hanya salah makan makanan saja ! " jawab Jansen .
Faktanya , sebelumnya dia memang terlihat seperti menampar nyamuk , tetapi sebenarnya dia menabrak dua titik akupuntur di ginjal Yona dengan Profound Qi , yang membuat Yona kehilangan kontrol untuk menahan buang air besar serta pipis . Meskipun ini sangat tidak sopan , tapi siapa suruh Yona menggertak Elena !
Bagi Jansen , siapapun yang menindas Elena adalah musuhnya !
Tampaknya Elena dapat menebak sesuatu . Lalu terus berjalan bersama Jansen , sampai keluar dari koridor , dia tiba - tiba berkata sambil tertawa , " Terima kasih , suamiku ! "
Jansen segera berhenti , lalu mengusap kepalanya sambil tersenyum menyeringai . Setelah pertengkaran yang hebat dengan istrinya akhirnya dia dapat melihat senyum istrinya lagi . Tampaknya pertengkaran ini telah benar - benar berakhir .