Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 42. kesalahpahaman


" Kalau aku bilang tidak bisa ya tidak bisa . Bagaimanapun juga sudah terlanjur . Ah ... kita sudah menyia - nyiakan perjuangan selama setengah tahun ini . Dan lagi , proyek ini sepertinya akan direbut oleh Grup Smith . Oh iya , si Karl itu yang memberi tahu Grup Smith , dia jugalah yang sudah melaporkan hal ini ke Badan Perlindungan Lingkungan itu ! "


" Karl? Bagaimana dia bisa mengetahui proyek ini ! "


Zachary yang begitu emosi sampai malas menjelaskan lagi .


Di tempat lain , setelah Mai menutup teleponnya , suasana hatinya seketika memburuk .


" Ibu , ada apa ? "


Melihat ekspresi ibunya , Elena tahu kalau ada masalah .


" Proyek ayahmu itu sepertinya akan direbut oleh Grup Smith . Menantu dari Ipar Ketiga , si Karl itulah yang sudah membocorkan rahasianya . Keluarga ipar ketiga itu benar - benar berengsek ! " maki Mai .


" Karl? Bagaimana dia bisa mengetahui hal ini ! " Elena merasa ada yang janggal , hal ini seharusnya hanya diketahui oleh mereka sekeluarga dan para petinggi perusahaan saja .


" Bagaimana aku bisa tahu . Sepertinya ada yang membocorkan hal ini . Oh iya , beberapa hari yang lalu Diana melihat Jansen di Jalan New Bond Street sedang berbincang - bincang dengan Karl ! "


Mai tiba - tiba teringat . Ekspresi wajah Elena seketika berubah . Dia sudah mendengar hal ini dari Diana , dalam hatinya dia merasa marah dan juga kecewa . Dia merasa marah karena dalam hatinya dia bertanya - tanya akan tujuan Jansen masuk ke dalam keluarga mereka . Apakah demi uang ? Kalau Karl menyuap Jansen dengan uang , ada kemungkinan bahwa Jansen tidak - lah yang membocorkan hal ini !


Elena sudah berusaha keras untuk mengubah pandangannya akan Jansen , tapi pada akhirnya Jansen malah berbuat seperti ini ! Karena itu Elena menjadi kecewa .


" Lapor polisi saja . Perbuatan Jansen ini bisa dianggap sebagai membocorkan rahasia perusahaan ! "


Mai juga semakin emosi . Ini adalah proyek senilai dua puluh Juta Yuan , mana bisa dia tenang !


" Kita tunggu dulu , mungkin ini adalah sebuah kesalahpahaman ! "


Hati Elena terasa campur aduk . Waktu itu dia sudah salah sangka terhadap Jansen mengenai kejadian di Plaza store, karena itu dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama . Setelah berpikir sejenak , Elena segera menelepon Diana , dia ingin menanyakan semuanya dengan jelas !


" Diana , beberapa hari ini apakah Jansen ada bertemu dengan orang lain lagi ? "


" Kakak , kenapa kamu menanyakan hal ini padaku . Tapi kakak ipar memang ada bertemu dengan orang lain . Pagi hari ini aku dengar Tuan Muda Zacky memberikan kakak ipar sebuah Lambhorgini ! "


" Apakah benar waktu itu kamu melihat Jansen dan Karl berbincang di jalan ? "


" Bener ! "


Setelah menanyakan beberapa hal , Elena menutup teleponnya . Hatinya semakin terasa campur aduk !


" Lamborghini merupakan merek mobil sport mahal . Mana mungkin ada orang yang memberikan mobil sport seperti itu tanpa alasan yang jelas . Sudah pasti Jansen yang membocorkan hal ini . Ah . menantu yang menikah masuk ke dalam keluarga wanita , dia benar - benar seorang yang tidak tahu terima kasih ! "


Mendengar telepon dari Diana, Mai langsung menghela napas .


" Ibu , jangan panik , aku akan menanyakan hal ini pada Jansen ! "


Elena tetap menaruh secercah kepercayaan pada Jansen.


" Apa gunanya kamu bertanya pada dia ? Mana mungkin dia akan mengaku . Kalaupun dia mengakuinya lantas apa gunanya ? Sekarang dia sudah mendapatkan uangnya , mobilnya juga sudah di tangannya , apa yang perlu dia takutkan ! " maki mai .


Elena menelepon Jansen lalu dia bertanya ,


" Jansen , katakan padaku sejujurnya , apakah Karl ada mencarimu untuk mencari tahu soal perusahaan ayahku ? "


Suasana di telepon menjadi muram , lalu Jansen menjawab ,


" Kemarin lusa , Karl memang mencariku dan menanyakan hal ini ! "


Tut tut tut ! Tapi belum selesai Jansen berbicara , teleponnya sudah diputus .


Mendengar jawaban dari Jansen, Elena sudah tahu siapa sebenarnya yang sudah mengadukan ayahnya . Dia benar - benar kecewa terhadap Jansen .


" Jangan - jangan terjadi masalah pada kerja sama antara perusahaan ayah dengan Grup Vitex ? "


Di sisi lain , Jansen mengernyitkan alisnya . Karl memang mencarinya dan bertanya mengenai masalah perusahaan Zachary tapi Jansen sama sekali tidak mengatakan apa - apa !


" Jansen ? Ah ... kamu tidak perlu mengungkit hal ini lagi ! "


Suasana hati Zachary jelas - jelas tidak baik , dia tidak ingin berkata apa - apa . Jansen tahu Zachary tidak akan menceritakan hal ini , dia segera menanyakan lokasi Zachary lalu bergegas mengendarai mobilnya ke tempat itu .


" Lane, kamu pulang saja , aku ingin jalan - jalan sendiri ! "


kata Zachary kepada sopirnya , Lane, setelah pergi meninggalkan Hotel Jekins .


" Pak Zachary , bagaimana kalau saya antar Bapak ! "


Lane mengkhawatirkan Zachary karena dia tahu Perusahaan Golden milik Zachary tidak lolos seleksi . Mengingat kesibukan Pak Zachary selama setengah tahun belakangan ini , tetapi hasilnya malah direbut oleh orang lain , Lane juga bisa memahami hati Zachary .


" Aku tidak apa - apa , aku hanya ingin jalan - jalan . Kamu pulang saja ! "


Zachary menggelengkan kepalanya sambil tertawa kemudian berjalan seorang diri . Zachary menggenggam sebotol Bir moatai di tangannya , sambil berjalan dia menegak bir itu .


" Aku benar - benar tidak berguna , tidak heran kakak mengataiku bodoh . Bisnis yang begitu bagus malah direbut oleh orang lain , aku sudah tidak punya muka untuk berhadapan dengan Keluarga Lawrence lagi . "


Zachary menyalahkan dirinya sendiri . Ketika dia teringat akan istri dan anaknya yang tidak sabar menunggu dirinya pulang , Zachary semakin merasa pahit .


" Paman , apakah Paman minum - minum sendiri ? "


Pada saat itu , sebuah mobil Lamborghini tiba - tiba berhenti di pinggir jalan . Setelah itu , seorang pemuda yang mengenakan setelan jas berjalan mendekat . Pemuda itu adalah Jay Smith dari Grup Smith !


" Kamu ! "


Zachary menatap pemuda itu dengan tatapan benci . Namun kemudian dia menghela napas dan berkata dengan pelan ,


" Jay Smith, kamu datang untuk mengejekku ya ? Tertawakan saja aku . Grup Smith adalah perusahaan besar yang sukses . Perusahaan kecil seperti Perusahaan Golden milikku itu sama sekali bukan tandinganmu ! "


Langkah Jay Smith terhenti di hadapan Zachary , dia berpura - pura khawatir dan berkata ,


" Paman , apa maksud Paman ? "


" Jay Smith, kamu tidak perlu berpura - pura lagi , Grup Smith sudah menandatangani kontrak dengan Grup Vitex. Dan lagi , Karl juga pasti adalah suruhanmu , bukan ! "


Zachary tidak bodoh , dia tahu sedikit banyak semua ini pasti ada hubungannya dengan Jay Smith tetapi dia tidak menyangka bahwa Jay Smith benar - benar akan bertindak seperti itu .


" Paman Zachary , kamu sudah salah paham terhadapku . Aku juga baru mengetahui hal ini ! "


Jay Smith menggelengkan kepalanya dan berkata ,


" Kalau aku tahu lebih awal bahwa itu adalah perusahaan Paman , aku tidak akan menandatangani kontrak itu . Tetapi sekarang semuanya sudah terlambat , ayahku sudah mengetahui masalah kontrak ini . Bagaimanapun juga , ayahku akan mengambil kontrak ini , karena itu aku juga tidak bisa berbuat apa - apa ! "


" Hehe ! "


Tentu saja Zachary tidak akan memercayai perkataan Jay Smith ini !


Jay Smith terlihat sopan , tapi ada kilatan cahaya dingin di tatapan matanya . Semua ini memang sebenarnya merupakan rencananya . Setelah acara pesta ulang tahun waktu itu , Jay Smith sudah meminta Karl untuk menyelidiki masalah Perusahaan Golden.


Pada dua kesempatan sebelumnya , dia sudah mengejar Elena dengan baik - baik , tapi hasilnya dia malah dipermalukan habis - habisan . Karena itu , sekarang dia memutuskan untuk menunjukan wajah aslinya dan menggunakan cara yang licik ! Jay Smith kembali berkata ,


" Paman Zachary , ini hanya sebuah kesalahpahaman . Bagaimana kalau kita mencari tempat untuk berbincang - bincang ! "


" Tidak ada hal yang perlu dibicarakan di antara aku dan kamu ! "


" Paman Zachary, kalau aku tidak salah tebak , Paman juga sudah menginvestasikan banyak uang agar Perusahaan Golden bisa memenuhi standar ramah lingkungan . Perusahaan itu berada dalam kondisi kritis dan sedang menunggu pertolongan dari Grup Vitex, tapi sekarang proyek kerja samanya sudah batal , perusahaan kalian hanya menunggu bangkrut saja ! "


" Jay Smith , kamu menyelidiku ? "


Emosi Zachary meledak . Jay Smith juga malas menyembunyikan apa pun , dia lalu menganggukkan kepalanya dan berkata ,


" Paman , Paman seharusnya tahu aku menyukai Elena , aku sangat - sangat menyukainya . Karena itu , asalkan Paman menyuruh Elena bercerai maka Grup Smith akan mempertimbangkan kembali untuk memberikan proyek itu pada Paman ! "