Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 199. Suami cinta sepenuh hati


Marsha mencibir , " Elena , suamimu tidak mungkin mengirimimu obat - obatan tradisional kan ! "


" Suami Elena adalah seorang dokter , jadi memang mungkin saja untuk mengirim obat - obatan tradisional , hanya saja untuk membujuk istrinya masa mengirimkan obat - obatan tradisional , bukankah ini agak memalukan ! "


" Tidak peduli bagaimana , suami Elena sangat amat mencintainya . Jadi meskipun hadiahnya biasa tapi kasih sayang itu sangat banyak ! "


" Aku tidak setuju dengan sudut pandang ini . Namanya juga masyarakat zaman sekarang , tidak peduli seberapa miskinnya kamu dan apakah kamu dapat menghemat 10 ribu yuan selama tiga bulan . Tidak mengherankan jika menggunakan uang ini untuk membeli hadiah untuk istri sendiri ! "


Semua rekan kerja menatap hadiah di tangan Elena dengan pendapat masing - masing . Bagaimanapun Elena sama sekali tidak peduli dengan pendapat semua orang . Dia hanya tersenyum berseri - seri dan membuka kotak karton itu . Di dalamnya terdapat kotak merah kecil yang sepertinya digunakan oleh generasi tua untuk menyimpang cincin dan kalung .


" Poof ! "


Marsha sampai tidak bisa menahannya , " Wah benda ini sangat indah ! "


Mana mungkin dia tahu kalau setelah Jansen selesai membuat mutiara merlot - nya , dia tidak dapat menemukan sebuah bungkusan yang bagus jadi dia meminta sebuah kotak kecil berwarna merah kepada kakek , yang juga digunakan oleh Nenek Jansen untuk meletakkan cincin itu . Tentu saja sudah agak kuno .


Elena membuka kotak itu dan mengeluarkan sebuah mutiara yang merah menyala !


" Haha , kerikil ! "


Marsha tertawa terbahak - bahak , " Sangat ekonomis , untuk membujuk istrinya ternyata dia hanya mengambil kerikil di tepi sungai , dasar pelit ! "


" Ini memang agak pelit ! "


Semua rekannya juga terlihat kecewa , mereka semua mengira kalau itu adalah sesuatu yang baik , alhasil itu hanya kerikil yang tidak berharga . Tentu saja , kerikil lebih baik daripada obat - obatan tradisional , ini juga termasuk hadiah dengan niat !


" Elena , tempo hari aku melihat tasmu juga sudah rusak , nah kebetulan aku melewati toko tas sekalian membelikannya untukmu ! "


Pada saat ini , Glenn dengan kepribadiannya seperti orang kaya , datang mendekat dan menyerahkan sebuah kotak hadiah kepada Elena !


" Ini tidak terlalu baik ! "


Elena mengerutkan keningnya , tapi malah tidak menerimanya .


" Elena , saat pertama kali kakakku datang ke sini , kamu - lah yang membantunya memperkenalkan lingkungan sekitar , anggap saja sebagai hadiah terima kasih , ayo , buka dan lihat apa itu ! " Marsha buru - buru membujuknya .


" Ya , coba lihat ! "


Orang lain juga menantikannya .


Elena hanya bisa menghela napas berat , dia harus membuka kotak kado itu demi memuaskan rasa penasaran semua orang .


" Sudah singkirkan saja kerikil ini toh tidak akan hilang , lagipula siapa juga yang menginginkan sampah semacam ini ! "


Melihat Elena masih memegang kerikil itu di tangannya , Marsha segera merampasnya , " Aku akan menyimpannya untukmu ! "


Elena agak enggan melihat kerikil itu , tapi dia tetap mengangguk dan membuka kotak kado . Marsha diam - diam tersenyum mencibir , kemudian segera melemparkan kerikil itu ke lantai , nanti tunggu bibi menyapu sampah kerikil itu juga akan ikut tersapu , dasar tidak tahu malu !


" Wah , tas kulit Louis Vuitton tas ini setidaknya seharga 20 ribu yuan , Elena kamu sangat diberkati . Aku sudah lama ingin membeli tas ini , tetapi uangku selalu tidak cukup ! "


" Aku sangat iri padamu , tas ini adalah gaya yang paling klasik ! "


Setelah Elena membuka kotak kadonya semua orang langsung memandangnya dengan tatapan iri , kemudian seseorang menatap ke arah Glenn dan berkata , " Petugas Glenn kamu sangat murah hati bahkan edisi terbatas seperti ini bisa kamu dapatkan ! "


" Haha , itu hanya hadiah kecil ! "


Glenn tidak peduli , tapi dalam hatinya sangat bahagia !


" Lihat kan ? Ini baru namanya hadiah , ini menunjukkan bahwa kakakku adalah pria yang sangat penyayang dan lembut , jauh lebih baik daripada memberi kerikil ! " Marsha buru - buru mencari kesempatan untuk memuji kakaknya .


Sebenarnya Elena hanya ingin memuaskan rasa ingin tahu semua orang bukan berarti dia akan menerima hadiah ini . Kemudian di meletakkan tas LV di atas meja sambil menatap Marsha , " Marsha , dimana kerikilku ! "


" Di sini , eh ? Kenapa hilang ! " Marsha mengangguk kemudian melihat ke mejanya dan langsung berpura - pura kaget .


" Ah ! "


Dengan wajah yang gelisah Elena buru - buru mencarinya kemana - mana . Melihat paras Elena , semua orang yang ada di sana langsung tahu betapa pedulinya Elena dengan kerikil itu . Lalu mereka buru - buru membantunya mencari kerikil itu .


" Sudahlah , lupakan saja Elena , toh itu hanya sebuah kerikil , bukan perhiasan apapun , hadiah tak berperasaan semacam ini tidak akan bisa menandingi tas yang diberikan kakakku ! "


Dalam hati Marsha sangat tidak senang , semakin dia melihat Elena menghargai Jansen , semakin dia merasa kesempatan yang dimiliki kakaknya semakin kecil .


Pengalamannya memberitahunya bahwa hati Elena sekarang hanya dipenuhi dengan Jansen .


" Ya , Elena kalau kamu menyukai perhiasan , nanti aku akan membelikannya untukmu , itu hanyalah sebuah kerikil harganya juga tidak seberapa ! " Celetuk Glenn dengan nada cemburu .


" Kamu tidak mengerti . Ini adalah hadiah pertama yang diberikan Jansen kepadaku , aku ingin menyimpannya ! " Elena masih berjongkok di tanah sembari mencari kerikilnya .


" Hadiah pertama hanya memberi sebuah kerikil , tampaknya dia hanya mengambilnya di tepi sungai air limbah ! " ujar Marsha jengkel .


Orang lain juga berpikir kalau itu adalah sebuah batu kerikil yang tidak berharga , lambat laun mereka juga terlalu malas untuk menemukannya . Sebaliknya mereka lebih serius dalam meyakinkan Elena kalau itu hanyalah sebuah batu bukan perhiasan yang berharga !


" Marsha , apa kamu kamu belum selesai bekerja ? "


Pada saat ini , seorang pemuda yang mengenakan setelan biru muda dan berpakaian seperti anak bangsawan masuk ke dalam , dengan memegang bunga di satu tangan dan kotak perhiasan yang sangat indah di tangan lainnya . Kemudian begitu dia membuka kotak perhiasan terpampanglah wujud sebuah mutiara putih !


" Untukmu , aku harap Nona Marsha bisa makan bersamaku setelah bekerja ! "


Begitu semua melihat mutiara ini , mereka langsung terkejut bukan main , dengan penuh rasa iri mereka merengek , " Wow , Marsha hadiah yang kamu terima benar - benar satu demi satu lebih mahal dari yang lain ! "


Marsha tersenyum dengan sombongnya , " Hadiah hari ini adalah mutiara yang memanjakan mata , seharusnya ini adalah mutiara kelas A , dan harganya ratusan ribu yuan ! "


" Betul , ini adalah mutiara kelas A aku membelinya di paviliun Xiving! "


Seraya tersenyum pemuda itu mengangguk , yang membuat Marsha merasa lebih bangga kemudian Marsha berkata kepada Elena , " Elena sudahlah jangan cari kerikil itu lagi , pria yang sangat mencintaimu seharusnya mengirimkan mutiara semacam ini . Oleh karena itu , suamimu itu sama sekali tidak mencintaimu , meskipun kita tidak boleh mengukur cinta dengan uang itu vulgar , tapi cinta sejati juga tidak bisa diukur dengan perasaan dan roti ! "


" Kerikil ? Apa yang ada di kakiku ini ?


Pemuda itu tiba - tiba menemukan sebuah batu berwarna merah api yang tergeletak di kakinya dan segera memungutnya .


" Ini milikku , terima kasih ! "


Elena berdiri dengan sangat gembira !


Melihat kerikil itu berhasil ditemukan , Marsha malah semakin kesal kemudian terkekeh , " Pak Zenn , pernahkah kamu melihat seseorang memberi kerikil sebagai hadiah ? Sangat rendahan , sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan hadiah yang aku terima , bahkan hadiah yang kakakku berikan tidak sebanding dengan kerikil itu ! "


" Marsha , kamu salah ! "


Tiba - tiba , Zenn menyela ucapan Marsha , dengan cermat dia mengamati kerikil di tangannya lalu dengan nada yang sungguh - sungguh berkata , " Ini bukan batu kerikil , tapi mutiara , dan mutiara ini memiliki kelas yang lebih tinggi daripada yang aku berikan , tampaknya mencapai 3A , semua hadiahmu tidak akan seberharga mutiara ini ! "


" Karena mutiara ini sejernih kaca , dengan garis api di permukaannya juga dikenal dengan sebutan mutiara naga atau mutiara api . Mutiara seperti ini hanya bisa diproduksi oleh siput merlot serta tidak dapat dibudidayakan secara manual , ditambah lagi mutiara ini melebihi 20 mml nilai pasarnya paling rendah mungkin bisa mencapai 50 juta. Kamu ber - uang pun belum tentu bisa membelinya , hanya bangsawan asing yang berhak memegangnya ! "


Kemudian , Zenn mengembalikan mutiara itu kepada Elena dengan hati - hati " Suamimu , benar - benar cinta sepenuh hati kepadamu ! "


Mendengar ucapan ini , jantung semua orang seperti ingin meledak!