Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 331. Saham Ini Pasti Turun


" Hehe , tiga sampai empat ribu yuan , Dokter Jansen benar - benar tidak diragukan lagi adalah dokter yang baik ! " Arnav tersenyum tipis , tersirat rasa superior dalam senyumannya , istrinya juga tersenyum dengan bangga .


Apalagi Nela , dia memberikan tatapan penuh penghinaan pada Jansen dan berkata , " Jika dihitung - hitung , Arnav - ku ini mendapatkan gaji 5 juta yuan pertahun . Oleh karena itu , profesi dokter masih belum sebanding dengan manajer umum . "


" Wah ! "


Semua orang terperangah !


Gaji tahunan sebesar 5 juta yuan di Kota Asmenia sudah menjadi orang kelas atas , bahkan di seluruh Huaxia juga termasuk gaji papan atas !


" Kita semua jarang sekali berkumpul , sudah , tidak perlu bicarakan hal ini ! "


Saat ini , seorang wanita yang mengenakan pakaian biasa menyela .


" Iya , kita semua sudah tua , biarkanlah anak - anak kita sendiri yang mengatur masa depan mereka , kita hanya tinggal menikmati hidup saja ! "


Semua orang lainnya juga ikutan berseru , mereka semua sudah berumur dan juga tidak ingin saling membandingkan .


Tentu saja , sebenarnya hanya ada sedikit orang yang berbicara , mereka yang berseru semua dari lingkungan keluarga yang biasa - biasa saja , sebaliknya beberapa orang yang keadaan keluarganya lebih baik diam - diam mendengus kesal . Orang - orang ini telah miskin sepanjang hidupnya , seharusnya mereka juga berpikiran terbuka , karena mentalitas inilah mereka menjadi miskin sepanjang hidup mereka !


" Liliy , ini pasti anakmu dan menantu laki - lakimu , kan ? Aku ingat waktu itu kamu bilang putrimu bekerja di sebuah pabrik rajutan , lantas menantumu bekerja di mana ? "


Tanya Nela tiba - tiba sambil menatap wanita itu , dia sengaja ingin mengunjukkan diri kepada pihak lain .


Namun , Liliy sudah tua , jadi mana mungkin dia peduli dengan pendapat orang lain , hanya mendengar wanita itu terkekeh dan kemudian tertawa , " Menantu laki - lakiku , Daniel bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan , karena dia baru saja mundur dari ketentaraan , gajinya tidak tinggi , hanya sekitar 4 ribu yuan bulan , tetapi sudah cukup untuk hidup stabil ! " Ujarnya sambil tersenyum puas.


" Iya , hidup stabil adalah hal yang terpenting , sebenarnya uang itu bukan sesuatu yang dibawa mati, hidup sederhana dan bahagia lebih baik ! "


Beberapa orang tua beruban juga setuju dan terus mengangguk .


Seketika Nela merasa sulit untuk menjawab ucapan ini dan suasana hatinya menjadi lebih tidak nyaman.


" Keluarga adalah berkah , mau uangmu banyak atau sedikit , itu tidaklah penting ! "


Melihat Nela yang secara terang - terangan gagal untuk pamer , Ibu Elena juga mengucapkan beberapa patah kata sambil menatap pemuda itu , " Menurutku , Nak Daniel ini adalah pria yang baik , jujur , dan teguh , dia adalah menantu laki - laki yang baik ! "


" Mai , menantu laki - lakimu juga tidak buruk kok , dia menyelamatkan nyawa orang dan membantu yang terluka ! "


Wanita yang berpakaian biasa itu tersenyum , ketika dia mendengar gaji Jansen juga tidak tinggi , dia langsung merasa bahwa Jansen sangat akrab dengannya .


Jansen juga mengangguk sedikit pada Daniel , kemudian dia tersenyum sopan tapi juga tidak rendah hati , ada sedikit aura seorang tentara di senyumnya !


" Oh iya , Bu , ngomong - ngomong , terkahir kali bukankah kamu memintaku untuk memperhatikan pasar saham ? Akhir - akhir ini aku melihat sepertinya Perusahaan ini adalah saham yang bagus , pergerakan mereka sangat sehat dan stabil belakangan ini , volume perdagangan mereka juga membesar , sebentar lagi saham mereka pasti akan naik ! "


Saat ini , Arnav tiba - tiba menyeletuk kepada Nela , ketika dia berbicara , dia mengeluarkan laptopnya sambil menunjuk ke layar.


Begitu membicarakan saham , seketika banyak tatapan orang tua yang berbinar - binar , karena mereka sudah pensiun , jadi biasanya waktu luang mereka digunakan untuk bermain saham , begitu mereka mendengar rekomendasi saham bagus dari Arnav , mereka semua jadi agak tergerak .


Dan mengingat lagi tentang karier Arnav sebagai seorang manajer investasi , konsultan keuangan , dan manajer umum dari Lukas yang memiliki separuh kota Asmenia , saham yang dia rekomendasikan pasti dapat dipercaya .


" Arnav , bisakah kamu menjelaskannya dengan lebih detil lagi ? " Tanya seorang wanita tua dengan sopan.


" Tidak masalah ! "


Saat mendengar saham ini memiliki prospek yang sangat bagus , bahkan Ibu Elena yang tidak begitu mengerti saham juga tergerak , adapun semua orang tua yang ada di sana juga menjadi lebih antusias dan ramah kepada Arnav , hal ini sangat memuaskan kesombongan Nela .


Meskipun Jansen tidak begitu memahami pasar saham , tetapi begitu melihat grafiknya yang mencatat banyak data dan tebakan , Jansen merasa ini semua adalah tebakan Arnav sendiri .


Begitu Jansen melihat Ibu Elena juga ingin bermain , seketika dia langsung menelepon Ellisa dan beberapa saat kemudian Jansen menutup telepon sambil menggelengkan kepalanya , berkata , " Saham ini kurang bagus , jika kalian berinvestasi , maka dalam dua atau tiga hari kemudian kalian akan rugi ! "


Ellisa sangat pandai dalam hal komputer , ditambah lagi dengan Jansen yang memiliki koneksi yang baik , hanya dengan bertanya sedikit saja Jansen mungkin sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi !


" Apa yang kamu bicarakan ! "


Arnav tengah memperkenalkan saham , begitu disela Jansen dengan ucapan seperti itu , seketika raut wajahnya menjadi gusar , " Aku itu lulusan luar negeri jurusan keuangan , dan aku pernah bekerja di Wall Street , aku telah melihat banyak kasus , makanya aku yakin kalau saham ini 90 % akan naik . Kalau kamu tidak mau bermain , ya terserah , tapi kenapa kamu malah menghalangi para paman dan bibi yang mau menghasilkan uang ? "


Ketika Arnav mengatakan ini , semua bibi mulai mengeluh sambil menatap Jansen .


Dengan raut wajah tidak peduli Jansen tertawa , " Jika semua investasi di dunia ini dapat dihitung dari teori dan kasus , maka para millionire sudah memenuhi jalan sekarang ! "


" Apakah kamu sedang meragukan aku ? " Tanya Arnav sambil menatap Jansen dengan sengit.


" Tidak bisa dibilang meragukan juga, maksudku adalah teori yang kamu pelajari pasti berasal dari buku , dan jika orang yang menulis buku itu begitu hebat , lantas mungkin dari awal dia sudah berkuasa , untuk apa lagi dia menghasilkan uang dari menjual buku ? Adapun untuk kasus , pasar saham ini terus berubah - rubah dan perdetiknya pasti ada ribuan kasus , kecuali kamu pernah memegang semua kasus , maka pengalaman tidak akan banyak membantu , selain itu grafik saham ada di tangan para kapitalis , dan saham yang kamu katakan ini berasal dari sebuah perusahaan di Kota Asmenia , dalam kata lain , orang yang mengontrol saham ini juga orang kaya di Kota Asmenia ! "


"Omong kosong ! "


Tiba - tiba Arnav memukul meja dengan keras , " Berucap sangat hangat hebat , lantas apakah kamu mengenal para orang kaya di Kota Asmenia ? Jadi kamu mendapatkan sedikit info dari mereka ? Pada dasarnya , investasi saham adalah perjudian , bahkan jika itu adalah seorang kapitalis maka dia hanya lebih banyak berinvestasi dari pada orang biasa , ini hanyalah masalah keberuntungan siapa yang lebih baik , itu saja ! "


" Tampaknya , pengetahuan teori sahammu bagus , tetapi kamu belum banyak berinvestasi ! "


Jansen menggelengkan kepalanya , " Kalau begitu , bagaimana kalau kita bertaruh ? "


" Bertaruh bagaimana ? "


Emosi Arnav juga tersulut , baru saja dia kembali dari wisuda dan bekerja di perusahaan Tuan Lukas , semua orang sangat optimis tentang dia , tetapi seorang dokter kecil ini berani meragukannya , hal ini sangat menginjak - injak jurusan dan pengetahuan akademisnya yang telah dia dalami selama bertahun - tahun .


Tentu saja , dia tahu apa maksud Jansen menentangnya , sepertinya karena dia tidak ingin ibu mertuanya dikalahkan . Tetapi , dia yang mengkhususkan diri dalam bidang medis ingin bertarung di bidang yang sangat Arnav sangat kuasai , bukankah ini sama saja dengan cari mati ?


" Taruhan saja di saham yang kamu katakan ini , dalam kurun waktu setengah jam pasti akan turun ! " seru Jansen dengan nada yang datar , sebelumnya ketika dia bertanya di telepon , Ellisa juga telah menjelaskan karateristik saham ini , bahkan orang yang ada di belakang layar adalah Marcus !


" Saham sebesar ini akan jatuh dalam waktu setengah jam ? Apakah kamu sedang menggodaku ? Baiklah aku akan bertaruh denganmu , tetapi jika kamu kalah , kamu harus meminta maaf kepada ibuku dan kepadaku dengan tulus ! " ujar Arnav dengan senyum yang sinis .


" Setuju , tapi jika kamu kalah , maka kamu - lah yang harus meminta maaf kepada diriku yang hanyalah seorang dokter ! "


Jansen mengangguk , kemudian dia langsung membuat menelepon lagi , " Ellisa , tolong bantu aku beli saham yang tadi , bisa beli berapapun , terserah kamu , pokoknya tidak melebihi 5 juta! "


" Tapi , Pak Jansen , saham ini benar - benar sebuah jebakan , Marcus hanya menggunakan saham ini untuk mengumpulkan uang , kalau kamu beli , kamu pasti pasti akan rugi ! "


" Tidak apa - apa , uang ini bisa aku minta lagi kepada Kak Marcus , lakukan saja sesuka hatimu ! " Setelah itu , Jansen menutup teleponnya , wajahnya terlihat sangat santai .


Dengan raut wajah yang meremehkan , Arnav tertawa , " Hanya tahu berpura - pura saja , masih bilang 5 juta pula , memang kamu memiliki begitu banyak uang ? "


Bibi dan paman yang hadir di sana juga tidak percaya dengan Jansen , bagaimanapun Jansen hanyalah seorang dokter , mana mungkin Jansen bisa lebih baik daripada Arnav dalam bidang investasi ?