Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 1118. Teknik Menembak Jari


"Karena kamu sudah datang hari ini, jangan pikir kamu bisa pergi! Aku akan bunuh kamu! Tugas yang diberikan Tuan Justin akhirnya berhasil dituntaskan juga!"


"Aku merawat anakku sejak dia kecil. Kalau kamu berani membunuhnya, aku akan memenggal kepalamu untuk dijadikan persembahan!"


Pria tua itu pun makin marah. Tiba-tiba, terdengar suara ledakan keras. Pria tua itu langsung menghilang di tempat.


Meskipun tubuhnya tampak kekar, dia memiliki gerakan yang sangat cepat.


Dia melompat di udara dan mengeluarkan sepuluh kali pukulan secara berturut-turut. Semua pukulan itu terlihat sangat menakjubkan.


Itu adalah Jurus Tinju Kelelawar!


Pencapaian seni bela diri Raja Kelelawar sudah sangat tinggi. Raja Kelelawar bukan hanya memiliki aura kuat Trancedent, tetapi juga memliki gerakan yang sangat bertenaga.


Dengan kemampuan yang dimilikinya, Raja Kelelawar memang pantas menempati urutan ke-tiga puluh dalam daftar peringkat dunia Jianghu.


"Dokter Jansen, orang-orang dunia Jianghu tahu bahwa kamu punya kemampuan bela diri yang luar biasa hebat. Akan tetapi, aku rasa kamu tidak akan bisa mengadang pukulanku ini!"


Dia pun menyerang Jansen dengan Jurus Kelelawar Galau.


"Belum tentu!"


Jansen berkata dengan sinis lalu mengeluarkan pukulan Taici. Tubuhnya bergerak dengan luwes, begitu pula dengan kedua tangannya.


Bam! Bam! Bam!


Dalam sekejap, Jansen juga mengerahkan energi di telapak tangan dan saling beradu tenaga dengan Raja Kelelawar yang menggunakan Jurus Kelelawar Galau. Beberapa kali suara ledakan pun terdengar.


Di luar bar, suara ledakan ini terdengar persis seperti suara petasan.


Wajah semua tokoh besar dunia Jianghu terlihat sangat serius.


"Apakah dia adalah Jansen? Jadi, dia adalah pemuda yang menghancurkan Serambi Bangau Putih?"


"Itu pasti dia. Kenapa dia malah mencari Raja Kelelawar? Raja Kelelawar adalah Ketua Dewan Kehormatan di Sekte Bangau Putih. Kekuatannya bahkan jauh lebih hebat dibandingkan dengan Tiga Belas Serambi. Jansen benar-benar cari mati!"


"Jangan meremehkan Jansen. Dia sangat misterius. Kemampuan bela diri yang dimilikinya sangat tidak mudah ditebak!"


Mereka saling mengutarakan pendapat masing-masing. Secara keseluruhan, mereka masih sangat percaya dengan kemampuan Raja Kelelawar.


Bagaimanapun juga, Raja Kelelawar menempati peringkat ke-tiga puluh dalam daftar peringkat dunia Jianghu.


Jansen memang punya bakat alami yang luar biasa, tetapi usianya masih sangat muda. Kemampuan bela diri yang dimiliki Jansen tentu masih kalah bila dibandingkan dengan Raja Kelelawar.


Bam! Bam! Bam!


Suara keributan kembali terdengar. Seisi bar seolah porak-poranda.


Raja Kelelawar makin terkejut saat bertarung sengit dengan Jansen. Apa yang sebenarnya terjadi? Ternyata, Jansen mampu mematahkan semua jurus yang dikeluarkan oleh Raja Kelelawar!


Raja Kelelawar adalah petarung dengan kecepatan gerakan, serangan dan pertahanan yang kuat. Dia juga memiliki energi Qi yang dahsyat.


Namun, semua jurus yang dikeluarkannya berhasil dipatahkan oleh seorang pemuda. Ini benar-benar luar biasa!


Yang lebih menakutkan lagi, Raja Kelelawar merasa bahwa energi Qi yang dimiliki Jansen malah lebih hebat daripada dirinya.


"Teknik Menembak Jari!"


Raja Kelelawar menarik napas dalam lalu mengerahkan energi Qi dan mengalirkannya ke jari tangan lalu menyentil dengan kekuatan dahsyat.


Sentilan jarinya terlihat tidak begitu kuat, tetapi Energi Qi yang ditembakkan lebih dahsyat daripada tembakan peluru.


Ini adalah jurus andalan yang dimiliki Raja Kelelawar.


Para jagoan dunia Jianghu seperti Pendekar Pedang Gesun dan Raja langit kroya jelas bukanlah tandingannya.


Pendekar Pedang Gesun mampu menggerakkan pedang dengan sangat cepat. Akan tetapi, Teknik Menembak Jari yang dimiliki Raja Kelelawar mampu mengadang serangan pedang tersebut dan membuat Pendekar Pedang Gesun tidak dapat mendekati Raja Kelelawar.


Raja Surgawi memiliki Aura Pelindung yang sangat menakutkan. Namun, Teknik Menembak Jari memang khusus digunakan untuk menghancurkan pertahanan dari Teknik Pelindung Ajaib.


Raja Kelelawar tidak takut kepada siapa pun selain ketiga puluh master dalam urutan teratas daftar peringkat dunia Jianghu.


"Dia punya kemampuan bela diri yang hebat!"


Jansen pun tersenyum sinis saat merasakan datangnya energi yang kuat.


Ini adalah cara untuk menekan Profound Qi dan memaksanya keluar. Hal ini menambah wawasan baru bagi dirinya.


Pengumpulan energi terpusat semacam ini kemungkinan besar merupakan teknik lanjutan yang diwariskan oleh para legenda seni bela diri.


"Hancurkan pertahanan!"


Jansen melontarkan jarum perak.


Teknik Menembak Jari milik Raja Kelelawar memang memiliki kecepatan yang sangat dahysat dan mematikan. Tubuh Jansen bahkan hampir tertembus saat diserang dengan teknik itu.


Jarum perak ditembakkan dalam jumlah banyak. Namun, semua jarum tersebut malah hancur terkena kekuatan energi dari Teknik Menembak Jari.


Kekuatan energi ini sepuluh kali lebih dahsyat dibandingkan kekuatan peluru.


puf puf puf!


Energi dalam jumlah besar melesat ke arah Jansen, memaksa Jansen untuk melompat ke atas. Energi tersebut menghantam dinding di dalam bar yang penuh dengan lubang bekas tembakan dan bahkan menembus hingga beberapa ruangan.


"Kamu pasti sudah menyesal dan merasa ketakutan. Semua sudah terlambat!"


Meskipun Jansen berhasil menghindar dari gelombang pertama serangan Teknik Menembak Jari, Raja Kelelawar sangat yakin bahwa kemenangan sudah berada di depan mata.


Lagi pula, Jansen sedang terbang di udara. Tak peduli seberapa kuat pun ilmu ringan badan yang dikuasainya, Jansen tetap tak akan bisa mendarat dengan leluasa di atas tanah.


Ini juga berarti bahwa Jansen sudah sangat dekat dengan kematian.


Raja Kelelawar terus menembakkan energi ke udara.


Jansen memang tak terbendung di udara. Meskipun ilmu ringan badan yang dikuasainya sangat hebat, kecepatan Jansen di udara masih kalah jauh dibandingkan kecepatan di darat.


"Dia punya keterampilan bela diri yang sangat hebat!"


"Sungguh disayangkan, aku awalnya mengira bahwa kekuatan dari pendekar yang menempati peringkat ke-tiga puluh dalam daftar peringkat dunia Jianghu dapat membuatku mengerahkan seluruh tenaga untuk bertarung dengan dirinya. Akan tetapi, dia hanya membuatku mengeluarkan tujuh puluh persen kemampuanku!"


Di atas udara, Jansen tidak menggunakan ilmu ringan badan, sehingga tubuhnya pun terjun bebas ke bawah.


"Omong kosong!"


Raja Kelelawar masih berani berbicara dengan arogan meskipun ajalnya sudah mendekat. Dia menggerakkan jari tangannya dengan lebih cepat karena merasa penasaran terhadap kemampuan Jansen dalam mengadang Teknik Menembak Jari tersebut.


Pada saat itu, cahaya pedang yang silau pun muncul.


Semua persis sesuai perkiraan Jansen. Raja Kelelawar memang bukan anggota Sekte Tersembunyi. Jansen bahkan tidak perlu menggunakan Api Yang dan Jurus Menghilang saat bertarung dengan Raja Kelelawar.


Dia merasa bahwa sudah cukup hanya dengan menggunakan pedang.


Cahaya pedang berkilau terang dan menyilaukan mata.


Ting! Tong! Ting! Tong!


Teknik Menembak Jari yang digunakan oleh Raja Kelelawar malah berhasil dihadang.


"Apa?"


Mata Raja Kelelawar terbelalak. 'Dia memakai pedang?'


Di antara tiga puluh besar ahli bela diri dalam daftar peringkat dunia Jianghu, hanya Pendekar Pedang Gesun seorang yang menggunakan pedang. Akan tetapi, pedang yang digunakannya masih kalah cepat dibandingkan Teknik Menembak Jari yang digunakan oleh Raja Kelelawar.


Apakah pedang Jansen memiliki kecepatan yang melebihi kecepatan pedang Pendekar Pedang Gesun?


"Mustahil! Pendekar Pedang Gesun pun tidak punya pedang seperti pedangmu ini!"


Raja Kelelawar berteriak keras.


"Pendekar Pedang Gesun? Aku bahkan telah mematahkan salah satu lengannya!"


Angin dingin berembus kencang. Sekujur tubuh Raja Kelelawar pun gemetar kedinginan.


Ketika saling beradu pedang, Jansen pun berhasil mematahkan salah satu lengan Pendekar Pedang Gesun.


Apakah kecepatan pedang Jansen jauh lebih cepat?


"Gawat!"


Raja Kelelawar kembali meraung keras saat melihat pedang datang ke arahnya.


Pedang itu datang dengan sangat cepat.


Kecepatan pedang hampir secepat kedipan mata.


Raja Kelelawar tiba-tiba terpikir dengan legenda kuno di dunia Jianghu. Di zaman dahulu, ada seorang pendekar pedang yang mempelajari teknik pedang selama sepuluh tahun lamanya. Namun, karena sifat keras kepala dan kemampuan bela dirinya yang lemah, pendekar itu pun ditertawakan orang-orang hingga kini.


Setelah berlatih keras selama beberapa dekade, pendekar itu kembali muncul di dunia Jianghu dan berhasil menjadi pendekar tak terkalahkan di seluruh dunia Jianghu hanya dengan mengandalkan kemampuan teknik pedang.


Teknik itu juga dikenal dengan sebutan Teknik Pedang Kedipan.


Teknik ini memiliki ciri khas di mana serangan pedang akan dilancarkan secepat kedipan mata, sehingga tak akan mampu dihadang oleh lawan dan sangat mematikan.


Semua orang tentu mengedipkan mata dan tak dapat mengimbangi kecepatan pedang tersebut.


Sua! Sua! Sua!


Ketika terpikir akan hal ini, Raja Kelelawar langsung diam di tempat.


Pada saat bersamaan, seseorang tiba-tiba muncul di belakangnya sambil menyalakan sebatang rokok dan mengisapnya.


"Sejak istriku mengalami kecelakaan, aku telah bersumpah bahwa aku tidak akan membiarkan orang yang aku cintai terluka. Karena kamu telah mencari masalah dengan orang-orang rumahku dan para tetanggaku, kamu akan berhadapan denganku!"


Tiba-tiba, terdengar pula suara langkah laki seseorang. Jansen berjalan perlahan meninggalkan bar itu.


Raja Kelelawar masih berdiri diam di tempat. Dia pun menatap langit dengan perasaan kecewa dan tidak rela karena pada akhirnya, dia malah berubah menjadi seorang pecundang.


Dia akhirnya takluk di tangan seorang pemuda yang lebih hebat daripada dirinya.


Dokter Jansen telah berhasil mengalahkan Raja Kelelawar yang menempati peringkat ke-tiga puluh dalam daftar peringkat dunia Jianghu.


Raja Kelelawar yang awalnya merasa kecewa malah makin terkejut. Raja Kelelawar ingin memberitahukan kabar ini kepada Justin agar Justin sendiri jelas betapa mengerikannya orang yang diganggu oleh Justin.


Sayangnya, semua sudah terlambat.


Gedebuk!


Raja Kelelawar pun jatuh tergeletak. Darah mengucur deras di kepalanya. Dahinya tertusuk pedang hingga tertembus dalam.


"Dia sudah tidak bersuara? Dia seharusnya sudah mati. Entah siapa yang keluar sebagai pemenang!"


"Omong kosong! Raja Kelelawar menempati peringkat ke-tiga puluh dalam daftar peringkat dunia Jianghu. Dia pasti menang!"


Di luar bar, semua master dunia Jianghu terlihat sangat tegang. Saat ini, pintu bar tiba-tiba terbuka.


Pria tua yang diprediksi akan keluar dari dalam bar sebagai pemenang malah gagal. Orang yang berhasil keluar dari dalam bar adalah seorang pemuda, yaitu Jansen.


Pada saat ini, semua orang sontak terkejut bak disambar petir.